Dekan FILKOM beserta Kaprodi DKV UNUSIDA saat membuka KASINEMA 24 (Foto: Humas UNUSIDA)

DKV UNUSIDA Gelar KASINEMA 24, Tampilkan Film Pendek Karya Mahasiswa

SIDOARJO — Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menghadirkan KASINEMA ’24, sebuah ajang pemutaran film pendek karya mahasiswa sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pembelajaran mata kuliah Videografi. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 506 Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA, Selasa-Kamis (14–16/7/2026).

Melalui KASINEMA ’24, penonton diajak menikmati beragam film pendek hasil kreativitas mahasiswa DKV UNUSIDA, di antaranya Parasosial, Titik Balik, Come and Go, Rumpang, Perfect, dan Sesal.

Kepala Program Studi DKV UNUSIDA, Putra Uji Deva Satrio, menjelaskan bahwa seluruh film yang diputar merupakan hasil Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Videografi yang dikemas secara profesional agar layak dinikmati oleh masyarakat luas. Ia berharap kegiatan  menjadi ruang apresiasi sekaligus media edukasi mengenai perkembangan industri film pendek di kalangan mahasiswa.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap film pendek. KASINEMA ’24 menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa karya mahasiswa DKV UNUSIDA memiliki kualitas yang luar biasa dan tidak kalah dengan karya mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Mungkin selama ini yang kurang hanya eksposurnya, padahal dari poster hingga teaser yang dibuat sudah sangat menarik perhatian penonton,” ujarnya.

Menurutnya, KASINEMA ’24 tidak hanya menjadi ajang penayangan karya, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memperkenalkan hasil kreativitas mereka kepada publik. Melalui apresiasi dan masukan dari penonton, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan di industri kreatif.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, menilai kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan kemampuan mahasiswa kepada masyarakat.

“Karya yang bagus harus berani ditampilkan. Jangan hanya mahir membuat film, tetapi juga harus mampu mempresentasikan, mempromosikan, dan mengajak masyarakat untuk menontonnya. Di era digital saat ini, kemampuan membangun promosi dan menarik perhatian publik menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi seorang kreator,” katanya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi pendukung, mulai dari penyajian audio visual, pengemasan karya, hingga strategi promosi melalui berbagai platform digital. Menurutnya, kualitas sebuah karya akan memberikan dampak yang lebih luas apabila mampu menjangkau lebih banyak penonton.

“Melalui penyelenggaraan KASINEMA ’24, kami berharap akan tercipta ruang apresiasi yang mampu mempertemukan karya mahasiswa dengan masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghasilkan karya yang kreatif, inovatif, dan kompetitif. Selain menjadi bagian dari proses akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat budaya berkarya, berkolaborasi, dan membangun ekosistem industri kreatif di lingkungan kampus,” pungkasnya.

Dari Ruang Kuliah ke Dunia Industri: Nilma Firda Buktikan Lulusan UNUSIDA Siap Berkarya Secara Profesional 1

Dari Ruang Kuliah ke Dunia Industri: Nilma Firda Buktikan Lulusan UNUSIDA Siap Berkarya Secara Profesional

Kesuksesan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kesiapan dalam menghadapi tantangan nyata di lingkungan profesional. Hal tersebut dibuktikan oleh salah satu alumni Program Studi S1 Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Nilma Firda Nur Fidia, S.M., yang kini berkarier sebagai tenaga administrasi di PT Young Tree Industries.

Lulusan tahun 2023 ini menjadi salah satu contoh bagaimana ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNUSIDA mampu menjadi bekal yang relevan untuk memasuki dunia industri. Berbekal pemahaman manajemen, administrasi, komunikasi, serta kemampuan bekerja secara sistematis, Nilma mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan profesional di perusahaan tempatnya bekerja.

Bagi Nilma, perjalanan menuju dunia kerja bukan sekadar tentang memperoleh pekerjaan setelah lulus, tetapi juga tentang mengimplementasikan seluruh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama masa perkuliahan. Menurutnya, proses pembelajaran di UNUSIDA memberikan fondasi yang kuat untuk memahami dinamika pekerjaan di lingkungan perusahaan.

“Ilmu yang saya peroleh selama kuliah di UNUSIDA sangat selaras dengan pekerjaan yang saya jalani saat ini. Bekal tersebut membuat saya lebih mudah memahami dunia kerja dan menjalankan tanggung jawab secara profesional,” ungkap Nilma.

Sebagai tenaga administrasi di PT Young Tree Industries, Nilma memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan. Pekerjaan administrasi menuntut ketelitian, kemampuan mengelola dokumen, menyusun laporan, mengatur data, hingga berkomunikasi dengan berbagai pihak. Seluruh tanggung jawab tersebut membutuhkan kemampuan manajerial yang baik, disiplin tinggi, serta kecermatan dalam setiap proses kerja.

Kemampuan tersebut tidak hadir secara instan. Selama menempuh pendidikan di Program Studi S1 Manajemen UNUSIDA, Nilma memperoleh berbagai materi yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menekankan penerapan dalam dunia kerja. Mata kuliah mengenai manajemen organisasi, administrasi bisnis, komunikasi, pengambilan keputusan, hingga pengelolaan sumber daya menjadi bekal yang sangat membantu ketika memasuki lingkungan profesional.

Selain aspek akademik, pengalaman selama menjadi mahasiswa juga turut membentuk karakter kerja yang adaptif. Berbagai tugas kelompok, presentasi, diskusi kelas, maupun aktivitas organisasi melatih kemampuan bekerja sama, menyampaikan ide, mengelola waktu, serta menyelesaikan persoalan secara efektif. Soft skills inilah yang menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia industri yang dinamis.

Bagi Nilma, dunia kerja menghadirkan tantangan yang berbeda dengan kehidupan di bangku kuliah. Ritme kerja yang cepat, target yang harus dipenuhi, serta tuntutan profesionalisme mengharuskan setiap individu untuk terus belajar dan beradaptasi. Namun, pengalaman selama kuliah di UNUSIDA membuat proses transisi tersebut terasa lebih mudah karena telah terbiasa menghadapi berbagai bentuk tanggung jawab dan penyelesaian tugas secara sistematis.

Keberhasilan Nilma menunjukkan bahwa lulusan UNUSIDA memiliki daya saing yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. Kurikulum yang terus disesuaikan dengan perkembangan industri menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik profesional.

Program Studi S1 Manajemen UNUSIDA sendiri terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki integritas. Proses pembelajaran dirancang agar mahasiswa mampu menguasai ilmu manajemen sekaligus memiliki kemampuan analitis, komunikasi, kepemimpinan, serta pemecahan masalah yang menjadi kebutuhan utama berbagai sektor industri.

Kisah Nilma menjadi inspirasi bahwa kesungguhan selama menjalani perkuliahan akan memberikan dampak nyata ketika memasuki dunia kerja. Setiap materi yang dipelajari, setiap tugas yang dikerjakan, hingga setiap pengalaman organisasi sesungguhnya merupakan proses pembentukan kompetensi yang akan sangat bermanfaat di masa depan.

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, kemampuan untuk terus belajar dan mengembangkan diri menjadi modal utama. Nilma percaya bahwa pendidikan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas diri sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan industri.

Perjalanan kariernya juga menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif UNUSIDA agar memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin. Tidak hanya mengejar prestasi akademik, mahasiswa juga didorong untuk memperkaya pengalaman melalui berbagai kegiatan kampus, pelatihan, organisasi, maupun program pengembangan kompetensi yang tersedia. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia profesional.

Inspirasi dari Nilma Firda Nur Fidia membuktikan bahwa lulusan UNUSIDA mampu hadir sebagai sumber daya manusia yang siap memberikan kontribusi nyata di dunia kerja. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, serta semangat untuk terus berkembang, alumni UNUSIDA terus menunjukkan kiprahnya di berbagai bidang profesi.

UNUSIDA akan terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat. Kisah sukses para alumni menjadi cerminan bahwa pendidikan yang berkualitas mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah sekaligus menjadi motivasi bagi generasi mahasiswa berikutnya untuk terus belajar, berkarya, dan mengharumkan nama almamater di tingkat nasional maupun internasional.

International Seminar 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

BEM UNUSIDA Gelar Seminar Internasional, Dorong Mahasiswa Ubah Aktivitas Digital Menjadi Sumber Penghasilan

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar International Seminar 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA. Seminar yang mengusung tema ‘From Scroll to Salary: How Students Earn Passive Income Through Digital Products’ tersebut berlangsung di Hall Gedung A Kampus II UNUSIDA secara hybrid, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Assoc. Prof. Ts. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, serta narasumber nasional Mohammad Zikky, M.T., Wakil Ketua LPT PWNU Jawa Timur. Seminar diikuti mahasiswa UNUSIDA sebagai wadah untuk memperluas wawasan mengenai peluang ekonomi digital dan pengembangan produk digital di era transformasi teknologi.

Presiden Mahasiswa UNUSIDA, Rafly Afandi, mengatakan seminar internasional ini diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus ruang diskusi yang mampu melahirkan inspirasi bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia digital.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tersebut berharap mahasiswa semakin siap menghadapi perkembangan teknologi, mampu beradaptasi dengan dunia digital, serta memiliki semangat untuk menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa.

“Seminar ini kami hadirkan sebagai ruang belajar, ruang diskusi, dan ruang inspirasi. Harapannya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat menjawab realitas dunia digital saat ini. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini bisa diterapkan dan dibagikan kepada yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa tema seminar sejalan dengan semangat Harlah ke-12 UNUSIDA, yakni ‘Bersama Bergerak, Nyata Berdampak’. Menurutnya, ilmu yang diperoleh mahasiswa harus mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

“Apa yang kita miliki harus berdampak nyata, paling tidak bagi diri kita sendiri sebagai mahasiswa. Jangan sampai ilmu yang kita peroleh hanya berhenti sebagai pengetahuan. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tema From Scroll to Salary mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu menghasilkan karya dan produk yang bernilai ekonomi.

“Selama ini kita banyak melakukan aktivitas digital, tetapi belum semuanya menghasilkan manfaat nyata. Harapannya, mahasiswa mampu menciptakan produk digital yang bisa menjadi sumber penghasilan, membantu membiayai pendidikan secara mandiri, bahkan meringankan beban orang tua,” tambahnya.

Dr. Hadi juga membagikan kisah inspiratif mengenai mahasiswa yang mampu memanfaatkan keterampilan digital hingga menghasilkan karya yang diakui dan digunakan oleh perusahaan internasional. Menurutnya, pengalaman tersebut membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi mahasiswa dapat membuka peluang besar apabila terus dikembangkan dengan serius.

Pada kesempatan yang sama, narasumber internasional, Assoc. Prof. Ts. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi, menyampaikan bahwa ekonomi digital telah membuka banyak peluang baru bagi generasi muda. Ia berharap seminar ini dapat memunculkan ide-ide inovatif yang membantu mahasiswa mengembangkan produk digital sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Semoga seminar ini dapat melahirkan ide-ide baru yang mampu membantu perekonomian mahasiswa melalui pengembangan produk digital yang kreatif dan bernilai,” tuturnya.

Suasana Kunjungan Industri 2026 di PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk (Foto: Humas UNUSIDA)

FILKOM UNUSIDA Gelar Kunjungan Industri 2026, Bekali Mahasiswa dengan Pengalaman Dunia Kerja

GRESIK — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Kunjungan Industri 2026 ke Radio Suara Surabaya dan PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV), Informatika, dan Sistem Informasi.

Mengusung konsep learning beyond the classroom, kunjungan industri ini diikuti oleh mahasiswa FILKOM UNUSIDA untuk memperluas wawasan mengenai implementasi ilmu komputer di sektor media dan industri manufaktur.

Di Radio Suara Surabaya, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat proses kerja media profesional, mulai dari mekanisme penyiaran, pengelolaan ruang redaksi, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat.

Sementara itu, di PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk, peserta memperoleh pengalaman mengenai sistem produksi, inovasi, serta manajemen industri manufaktur berskala nasional. Mahasiswa juga diperkenalkan pada penerapan teknologi dalam proses bisnis, pengendalian kualitas produk, hingga budaya kerja yang diterapkan perusahaan.

Selain memperoleh pengetahuan teknis, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, pengembangan karier, kemampuan adaptasi, serta pentingnya kolaborasi dan inovasi di era transformasi digital.

Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis. Kunjungan industri ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dengan mengenalkan mahasiswa secara langsung pada dunia industri.

“Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan lulusan FILKOM UNUSIDA yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.

Melalui kunjungan industri ini, ia terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, keterampilan, dan kesiapan untuk berkontribusi di dunia profesional.

“Terima kasih kepada Radio Suara Surabaya dan PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk atas sambutan hangat serta kesempatan belajar yang diberikan kepada seluruh peserta. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di era digital,” pungkasnya.

Inspiratif! Eggik Anandarta Sabrian, Alumni DKV UNUSIDA yang Sukses Berkarier di Dunia Digital Marketing 2

Inspiratif! Eggik Anandarta Sabrian, Alumni DKV UNUSIDA yang Sukses Berkarier di Dunia Digital Marketing

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menghadirkan kisah inspiratif dari alumninya. Eggik Anandarta Sabrian, S.Ds., alumni Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) UNUSIDA tahun lulus 2025, kini meniti karier di bidang digital marketing bersama Moonzaya Indonesia.

Perjalanan Eggik di dunia profesional menjadi salah satu bukti bahwa kompetensi kreatif yang diperoleh selama masa perkuliahan dapat menjadi modal penting dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang. Berbekal pengetahuan desain, fotografi, komunikasi visual, serta pengalaman dalam mengolah ide kreatif, Eggik mampu mengembangkan potensinya untuk berkontribusi di bidang digital marketing.

Dunia digital marketing saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu memahami strategi pemasaran, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap visual, tren, dan perilaku audiens. Konten digital yang menarik menjadi salah satu elemen penting dalam membangun komunikasi antara sebuah brand dengan masyarakat. Dalam konteks tersebut, latar belakang pendidikan Desain Komunikasi Visual menjadi kekuatan tersendiri bagi Eggik dalam menjalankan pekerjaannya.

Sebagai alumni DKV UNUSIDA, Eggik memandang pengalaman kuliah sebagai proses pembelajaran yang membentuk cara berpikir kreatif sekaligus profesional. Ia menilai bahwa berbagai materi yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya di bidang desain dan fotografi, memberikan bekal berharga dalam perjalanan kariernya hingga saat ini.

“Ilmu yang saya peroleh selama kuliah, khususnya di bidang desain dan fotografi, menjadi bekal berharga dalam perjalanan karier saya hingga saat ini. Pengalaman belajar di UNUSIDA tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mengasah kreativitas dan keterampilan yang terus saya gunakan di dunia profesional,” ungkap Eggik.

Menurutnya, pembelajaran di bangku kuliah tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan praktik. Mahasiswa dilatih untuk memahami konsep visual, menyusun pesan komunikasi, mengolah ide, hingga menghasilkan karya yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat maupun dunia industri.

Kemampuan tersebut menjadi semakin relevan ketika memasuki dunia kerja. Di era digital, seorang profesional di bidang pemasaran dituntut untuk mampu menyampaikan informasi secara efektif melalui berbagai kanal media. Konten visual yang kuat, pesan yang tepat sasaran, serta strategi komunikasi yang kreatif menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan audiens terhadap sebuah produk atau layanan.

Dalam pekerjaannya di Moonzaya Indonesia, Eggik mengaplikasikan berbagai kemampuan yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan di UNUSIDA. Latar belakang desain membantunya dalam memahami komposisi visual, pemilihan elemen grafis, serta penyusunan materi promosi yang menarik. Sementara itu, keterampilan fotografi turut mendukung proses penciptaan konten yang memiliki nilai estetika dan mampu menarik perhatian audiens di media digital.

Bagi Eggik, kreativitas bukan hanya tentang menghasilkan desain yang menarik secara visual. Kreativitas juga berkaitan dengan kemampuan membaca kebutuhan pasar, memahami karakter audiens, serta menyusun pendekatan komunikasi yang relevan. Oleh karena itu, pengalaman belajar di Prodi DKV UNUSIDA menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk kepercayaan dirinya untuk berkarya di dunia profesional.

Kisah Eggik menunjukkan bahwa lulusan Desain Komunikasi Visual memiliki peluang yang luas untuk berkembang di berbagai sektor industri. Kompetensi yang dimiliki mahasiswa DKV tidak hanya dapat diterapkan dalam pekerjaan sebagai desainer grafis, ilustrator, fotografer, atau videografer, tetapi juga dapat menjadi nilai tambah dalam bidang digital marketing, branding, media sosial, periklanan, hingga pengembangan komunikasi perusahaan.

Perkembangan teknologi digital juga membuka ruang baru bagi generasi muda untuk menciptakan karya dan membangun karier. Media sosial, platform digital, serta berbagai kanal komunikasi daring telah menjadi ruang penting bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk, membangun identitas brand, dan menjalin hubungan dengan konsumen. Kondisi ini membutuhkan tenaga profesional yang mampu memadukan kreativitas dengan strategi komunikasi yang efektif.

UNUSIDA melalui Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual terus berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pembelajaran yang mengintegrasikan teori, praktik, kreativitas, dan pengembangan karakter diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.

Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga didorong untuk memiliki sikap profesional, semangat belajar, kemampuan bekerja sama, serta keberanian dalam menghadapi tantangan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi alumni ketika memasuki lingkungan kerja yang dinamis dan kompetitif.

Keberhasilan Eggik dalam meniti karier di bidang digital marketing menjadi motivasi bagi mahasiswa dan calon mahasiswa UNUSIDA untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Perjalanan karier tidak selalu harus berjalan dalam satu jalur yang sempit. Kompetensi yang diperoleh selama kuliah dapat dikembangkan dan diterapkan dalam berbagai bidang sesuai dengan minat, kebutuhan industri, serta peluang yang tersedia.

Eggik juga menjadi gambaran bahwa lulusan DKV mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia digital. Dengan memadukan kemampuan desain, fotografi, komunikasi, dan kreativitas, alumni DKV dapat mengambil peran penting dalam membangun komunikasi brand yang lebih kuat, menarik, dan berdampak.

Melalui semangat belajar dan kemauan untuk terus berkembang, Eggik Anandarta Sabrian membuktikan bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi pijakan untuk membuka peluang karier yang lebih luas. Pengalaman akademik yang diperoleh selama berada di UNUSIDA menjadi bagian dari perjalanan yang membawanya menuju dunia kerja profesional.

Kisah alumni seperti Eggik diharapkan dapat terus menginspirasi mahasiswa UNUSIDA untuk berani bermimpi, mengasah keterampilan, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Dengan kompetensi, kreativitas, dan karakter yang kuat, generasi muda dapat terus berkarya serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, industri, dan bangsa.

UNUSIDA terus bangga melihat para alumninya tumbuh, berproses, dan berkontribusi di berbagai bidang. Dari ruang kelas hingga dunia profesional, setiap perjalanan alumni menjadi bukti bahwa ilmu, pengalaman, dan kreativitas dapat menjadi cahaya untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Pesona Pendidik Masa Depan, Cak dan Neng PGSD UNUSIDA 2026 Resmi Terpilih 3

Pesona Pendidik Masa Depan, Cak dan Neng PGSD UNUSIDA 2026 Resmi Terpilih

SIDOARJO — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), sukses menggelar Grand Final Cak dan Neng PGSD 2026 pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Program Studi PGSD UNUSIDA ke-12.

Mengusung tema “Charm of Educators: Pesona Pendidik Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Pemilihan Cak dan Neng PGSD Tahun 2026. Para finalis sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, wawancara, karantina, pembekalan, hingga penampilan pada malam grand final.

Ajang Cak dan Neng PGSD tidak hanya menjadi kompetisi untuk menentukan pasangan duta mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, pengembangan potensi, serta penguatan rasa kekeluargaan di lingkungan Program Studi PGSD. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk tampil percaya diri, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, berwawasan luas, berjiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi representasi mahasiswa PGSD dalam kegiatan akademik maupun nonakademik.

Grand final dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta alumni Cak dan Neng PGSD. Kehadiran para alumni turut memberikan dukungan dan semangat kepada para finalis yang tampil membawa semangat baru bagi Prodi PGSD UNUSIDA.

Dalam malam puncak tersebut, Moch. Ricky Alfiansyah dari kelas 2025E dan Munzilatun Jinan dari kelas 2025B berhasil terpilih sebagai Cak dan Neng PGSD 2026. Keduanya dinilai mampu menunjukkan performa terbaik melalui rangkaian penilaian yang meliputi pengetahuan, komunikasi, kepribadian, penampilan, serta kemampuan menjawab pertanyaan dari dewan juri.

Ketua Himpunan Mahasiswa PGSD FKIP UNUSIDA, Zafrina Jihan Sajida, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, seluruh proses pemilihan Cak dan Neng PGSD 2026 telah dipersiapkan secara maksimal oleh panitia dengan dukungan dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini dirancang dengan sebaik mungkin agar dapat berjalan dengan semestinya. Kami segenap panitia berharap kegiatan ini dapat membangun sinergi dan rasa kekeluargaan tanpa sekat,” ujarnya.

Zafrina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dosen fakultas, dosen program studi, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan penuh selama persiapan hingga pelaksanaan acara.

“Saya berterima kasih banyak kepada seluruh panitia dan dosen, baik fakultas maupun prodi, atas dukungan dan support-nya untuk tetap memaksimalkan acara ini. Cinta PGSD, jaya selalu UNUSIDA,” tambahnya.

Ia berharap terpilihnya Cak dan Neng PGSD 2026 dapat menjadi awal bagi lahirnya generasi mahasiswa yang semakin aktif, inspiratif, dan mampu meneruskan berbagai prestasi yang telah diraih oleh angkatan sebelumnya. Selain menjadi ikon prodi, Cak dan Neng PGSD diharapkan mampu membangun citra positif serta memperkuat eksistensi PGSD UNUSIDA di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD FKIP UNUSIDA, Wahyu Maulida Lestari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pemilihan Cak dan Neng PGSD merupakan wadah penting dalam pembinaan karakter dan pengembangan potensi mahasiswa.

“Kompetisi ini bukan hanya sekadar kegiatan biasa. Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat wajah-wajah regenerasi Cak dan Neng PGSD yang akan bersiap menjadi ikon PGSD serta membawa nama program studi menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Grand Final Cak dan Neng PGSD 2026 yang bertepatan dengan Hari Lahir Prodi PGSD ke-12 menjadi bentuk rasa syukur sekaligus wujud cinta seluruh civitas akademika terhadap program studi.

“Kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur dan cinta kita karena hari ini bertepatan dengan lahirnya prodi kita tercinta, yaitu Prodi PGSD,” lanjutnya.

Wahyu Maulida Lestari turut mengapresiasi seluruh panitia, pembina, dan finalis yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan. Menurutnya, semangat para mahasiswa dalam mengikuti proses seleksi hingga grand final menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD UNUSIDA memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkontribusi dalam berbagai bidang.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FKIP UNUSIDA memberikan motivasi kepada seluruh finalis agar tidak hanya menjadikan gelar Cak dan Neng sebagai simbol prestasi semata. Lebih dari itu, gelar tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas pengalaman, serta membawa nilai-nilai keaswajaan dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Para finalis juga didorong untuk berani tampil sebagai representasi mahasiswa yang mampu membawa perubahan positif. Dengan kemampuan, pengalaman, dan jejaring yang dimiliki, Cak dan Neng PGSD diharapkan dapat menjadi penggerak kegiatan mahasiswa, inspirasi bagi rekan-rekannya, serta mitra program studi dalam memperkenalkan berbagai prestasi dan program unggulan PGSD UNUSIDA.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang dilakukan secara objektif sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, berikut hasil Pemilihan Cak dan Neng PGSD 2026:

  1. Winner Cak PGSD 2026: Moch. Ricky Alfiansyah
  2. Winner Neng PGSD 2026: Munzilatun Jinan
  3. Runner-up Cak PGSD 2026: M. An’im Falakhudin
  4. Runner-up Neng PGSD 2026: Rahma Aulia
  5. Cak Favorit PGSD 2026: Ahmad Mauluddin Yushan
  6. Neng Favorit PGSD 2026: Zumrotul Mardliyah

Terpilihnya para pemenang diharapkan dapat membawa amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Program Studi PGSD FKIP UNUSIDA. Semangat “Charm of Educators: Pesona Pendidik Masa Depan” menjadi pengingat bahwa calon pendidik tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, komunikasi, dan kepedulian sosial.

Melalui Grand Final Cak dan Neng PGSD 2026, PGSD UNUSIDA menegaskan komitmennya untuk terus mencetak calon guru sekolah dasar yang unggul, berkarakter, adaptif, serta siap menjadi pendidik masa depan yang membawa manfaat bagi bangsa dan masyarakat.

Wakil Rektor 2 UNUSIDA, Dr. Christanti Berangkatkan Jalan Sehat Harlah ke-12 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Bazar dan Jalan Sehat Meriahkan Peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Jalan Sehat dan Bazar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kampus UNUSIDA tersebut diikuti oleh civitas akademika, mahasiswa, alumni, kerabat, serta berbagai mitra yang turut memeriahkan acara.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan UNUSIDA yang kini memasuki usia ke-12. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat kebersamaan, menerapkan pola hidup sehat, serta memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan.

“Momentum Harlah ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan UNUSIDA merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar kampus dan para mitra. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk membawa UNUSIDA semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut kesuksesan penyelenggaraan Harlah ke-12 UNUSIDA merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara civitas akademika dengan berbagai sponsor dan mitra yang telah memberikan dukungan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan perguruan tinggi tidak dapat dicapai sendiri, melainkan melalui kerja sama yang saling menguatkan dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kesuksesan penyelenggaraan Harlah ke-12 UNUSIDA tidak lepas dari dukungan berbagai sponsor dan mitra yang telah berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dengan berbagai pihak dalam membangun hubungan yang saling menguatkan,” katanya.

Hadi menjelaskan, peringatan Harlah ke-12 tidak hanya menghadirkan berbagai kegiatan olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara civitas akademika, alumni, masyarakat, serta para mitra yang selama ini mendukung perkembangan UNUSIDA.

Melalui kegiatan jalan sehat dan bazar UMKM, lanjutnya, UNUSIDA berupaya menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Melalui penyelenggaraan jalan sehat dan bazar, UNUSIDA kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM,” jelasnya.

Tampak ratusan peserta mengikuti jalan sehat dengan menempuh rute yang telah disiapkan panitia. Suasana antusiasme penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai sepanjang perjalanan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam peringatan Harlah tahun ini.

Selain jalan sehat, panitia juga menghadirkan cek kesehatan gratis hingga bazar yang melibatkan berbagai pelaku UMKM, sponsor, dan mitra kerja sama. Beragam produk makanan, minuman, hingga produk unggulan lainnya dipasarkan kepada para peserta sehingga turut memberikan ruang promosi bagi para pelaku usaha.

Kemeriahan acara semakin terasa saat pembagian doorprize yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan peserta. Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat, di antaranya sepeda, kulkas, televisi, kompor gas, kipas angin, berbagai peralatan elektronik, serta paket sembako.

 

Penulis: Feni Dwi Agustin (MY)

Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo, Ainun Jariyah, saat menyampaikan sambutan dalam ujahadah dan Istighosah dalam rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Harlah ke-12 UNUSIDA, Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Berharap Kampus Cetak Generasi Pencipta Lapangan Kerja

SIDOARJO — Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sidoarjo, Dra. Hj. Ainun Jariyah, menyampaikan harapan besar kepada Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) agar terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Mujahadah dan Istighosah dalam rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jum’at (3/7/2026).

Dalam sambutannya, Ainun mendoakan agar kampus yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut semakin berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Selamat Harlah ke-12 UNUSIDA. Mudah-mudahan kampus ini semakin bermanfaat, begitu pula seluruh mahasiswa yang belajar di sini kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu membuka peluang kerja bagi orang lain.

“Saya berharap lulusan UNUSIDA tidak hanya pintar mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan begitu, manfaat keilmuan yang diperoleh bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Ainun menjelaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional. Karena itu, perguruan tinggi perlu mengambil peran aktif dalam memberikan pendampingan, inovasi, dan transfer ilmu kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

“UMKM menjadi penunjang besar perekonomian Indonesia. Karena itu, anak-anak harus mampu mengamalkan ilmu yang didapat di kampus untuk membantu masyarakat, terutama dalam mengembangkan UMKM di Sidoarjo,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian prestasi yang diraih UNUSIDA. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sivitas akademika, tetapi juga membanggakan warga Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat Sidoarjo secara umum

Anggota DPRD Sidoarjo tersebut turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus semangat menuntut ilmu setinggi-tingginya. Namun, ia mengingatkan bahwa segala hasil usaha tetap harus disandarkan kepada Allah SWT.

“Kita boleh mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan setinggi-tingginya dengan berbagai disiplin ilmu. Namun pada akhirnya, rezeki, jabatan, jodoh, dan segala ketentuan tetap kita serahkan kepada Allah SWT. Teruslah belajar, berikhtiar, dan jangan pernah berhenti berdoa,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas akademika UNUSIDA untuk terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, sembari tetap menyandarkan setiap ikhtiar kepada Allah SWT.

“Kita semua harus optimis, UNUSIDA terus berkembang menjadi kampus yang unggul, bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Sidoarjo maupun Indonesia,” pungkasnya.

Di momen Harlah ke-12 UNUSIDA, UNUTRACE Resmi Diluncurkan sebagai Pusat Pelatihan Kompetensi Multi-Fakultas (Foto: Humas UNUSIDA)

Harlah ke-12, UNUSIDA Resmi Launching UNU Trace sebagai Pusat Pelatihan Kompetensi Multi-Fakultas

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Dalam rangkaian kegiatan Mujahadah dan Istighosah dalam rangka memperingati Harlah ke-12, UNUSIDA resmi meluncurkan UNU Trace atau UNUSIDA Training Center di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jumat (3/7/2026).

Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, menyampaikan bahwa tantangan dunia profesi, industri, dan masyarakat saat ini menuntut percepatan kompetensi yang adaptif, solutif, serta mampu menjawab perkembangan zaman.

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) tersebut menyebutkan bahwa peluncuran UNU Trace menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Mujahadah dan Istighotsah Harlah ke-12 UNUSIDA. Ia berharap UNU Trace menjadi ruang pengembangan kompetensi yang menjembatani teori akademik dengan kebutuhan praktis dunia profesi, industri, pendidikan, dan masyarakat.

“UNU Trace hadir sebagai lembaga resmi yang berada langsung di bawah koordinasi Rektor UNUSIDA. Lembaga ini dirancang sebagai payung besar yang mengintegrasikan seluruh kepakaran multi-fakultas di UNUSIDA,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UNU Trace menjadi wadah sinergi keilmuan dari berbagai fakultas di lingkungan UNUSIDA. Mulai dari transformasi digital melalui Fakultas Ilmu Komputer, keahlian praktis melalui Fakultas Teknik, penguatan ekonomi melalui Fakultas Ekonomi, hingga inovasi pembelajaran dan penguatan nilai keislaman melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI).

Melalui integrasi lintas disiplin tersebut, UNU Trace mampu menghadirkan solusi komprehensif dalam berbagai bidang, seperti digital dan teknologi informasi, bisnis dan manajemen, teknik dan rekayasa, manajemen kelembagaan syariah, serta penguatan pendidikan masa depan.

“UNU Trace berkomitmen menjadi jembatan kokoh yang mentransformasikan teori akademik perguruan tinggi menjadi keterampilan praktis yang siap diterapkan di lapangan,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, UNU Trace meluncurkan dua program perdana yang berfokus pada penguatan mutu pendidikan dasar. Program pertama adalah Pelatihan Analisis Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi Guru SD. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pendidik dalam memetakan, menganalisis, serta mengoptimalkan potensi akademik siswa secara lebih akurat.

Program kedua adalah Pelatihan Manajemen Sekolah bagi Kepala Sekolah. Workshop strategis tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas pimpinan sekolah dalam menerapkan tata kelola institusi yang modern, efektif, inovatif, dan visioner.

“UNU Trace nantinya akan menerapkan standarisasi mutu yang ketat untuk memastikan setiap peserta pelatihan tidak hanya memperoleh sertifikat resmi, tetapi juga mendapatkan strategi, keterampilan, dan rekomendasi yang siap diimplementasikan di instansi masing-masing,” ungkapnya.

Ia berkomitmen untuk menciptakan trobosan baru agar UNUSIDA untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdampak. Di usia ke-12 tahun, UNUSIDA terus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi, dunia kerja, industri, serta masyarakat melalui program-program yang relevan dan berkelanjutan.

“Dalam momentum Harlah ke-12, semoga kehadiran UNU Trace ini dapat menjadi mitra strategis bagi sekolah, lembaga, dunia usaha, industri, dan masyarakat dalam meningkatkan kompetensi serta memperluas manfaat pendidikan tinggi,” pungkasnya.

Mujahadah dan Istighosah Harlah ke-12 UNUSIDA di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy'ari (Foto: Humas UNUSIDA)

Mujahadah dan Istighosah Harlah ke-12 UNUSIDA, Momentum Menguatkan Spirit Keilmuan dan Keberkahan

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Mujahadah dan Istighosah dalam rangka memperingati Harlah ke-12 di Masjid K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jumat (03/07/2026). Kegiatan yang diikuti civitas akademika, pengurus PCNU Sidoarjo, Badan Penyelenggara Pendidikan (BPP), serta para tamu undangan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan sekaligus menguatkan komitmen UNUSIDA dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin memanjatkan rasa syukur atas perjalanan UNUSIDA yang terus menunjukkan perkembangan positif hingga memasuki usia ke-12 tahun. Ia menyebut, peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA tahun ini mengusung semangat ‘Bersama Bergerak, Nyata Berdampak’, menjadikan mujahadah dan istighosah sebagai momentum memperkuat sinergi antara ikhtiar lahir dan batin dalam mewujudkan kampus yang unggul, religius, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Syukur alhamdulillah, pada kesempatan ini kita dapat berkumpul dalam rangka mujahadah dan istighosah. Ini tidak lepas dari perjuangan para ulama, akademisi, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di UNUSIDA tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga diarahkan untuk melahirkan insan yang memiliki manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan. Menurutnya, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa rangkaian Harlah ke-12 UNUSIDA telah diawali dengan berbagai kegiatan spiritual maupun akademik, mulai dari riyadhoh, ziarah tokoh-tokoh pendiri, hingga mujahadah dan istighosah sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh civitas akademika mendapatkan keberkahan, sekaligus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Hadi juga memaparkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih UNUSIDA selama satu tahun terakhir. Berbagai prestasi nasional maupun internasional berhasil ditorehkan oleh dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan.

Selain itu, UNUSIDA juga memperoleh berbagai hibah kompetitif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan tata kelola perguruan tinggi. Menurutnya, berbagai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa UNUSIDA terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing.

Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Muhammad Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi atas perkembangan UNUSIDA yang dinilainya sangat pesat selama dua belas tahun terakhir.

“Alhamdulillah, perkembangan UNUSIDA hari ini sangat luar biasa. Selama 12 tahun berkiprah, sudah banyak alumni yang tersebar dan memberikan manfaat di masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi merupakan bagian penting dari cita-cita besar Nahdlatul Ulama dalam menyiapkan kader-kader unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Saya memimpikan Nahdlatul Ulama memiliki gedung-gedung kampus untuk menggodok kader muda NU. UNUSIDA ini disiapkan untuk membentuk kader yang tidak hanya berkiprah di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional sebagai pelopor inovasi dan solusi bagi masyarakat,” jelasnya.

Kiai Zainal juga menegaskan bahwa kekuatan UNUSIDA tidak hanya terletak pada kualitas akademiknya, tetapi juga pada fondasi spiritual yang terus dijaga melalui doa para kiai dan pengamalan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Ia pun mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya sebagai bekal melanjutkan perjuangan para ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama.

“Selamat atas Harlah ke-12 UNUSIDA. Mahasiswa harus semangat, dosen harus bersungguh-sungguh dalam mengajar, dan seluruh tenaga kependidikan harus memberikan pelayanan terbaik. Dengan begitu, perguruan tinggi NU akan semakin memberikan manfaat bagi umat,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo KH. R. Abdussalam Mujib, Ketua BPP UNUSIDA Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., Sekretaris BPP UNUSIDA sekaligus Ketua PC ISNU Sidoarjo Dr. Sholehudin, Rektor UNUSIDA periode 2014–2026 Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Dra. Hj. Ainun Jariyah, serta jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNUSIDA.