HMTI UNUSIDA Sukses Gelar Webinar Nasional ERP, Bekali Peserta Hadapi Transformasi Digital Bisnis 1

HMTI UNUSIDA Sukses Gelar Webinar Nasional ERP, Bekali Peserta Hadapi Transformasi Digital Bisnis

SIDOARJOHimpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Enterprise Resource Planning: Fondasi Digital untuk Efisiensi dan Integritas Bisnis” pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dalam mendukung transformasi digital di dunia industri.

Webinar ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen HMTI UNUSIDA dalam menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Di tengah pesatnya digitalisasi di berbagai sektor, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan bisnis menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh calon lulusan perguruan tinggi.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya mahasiswa UNUSIDA, webinar ini juga menarik perhatian mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, akademisi, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap perkembangan sistem informasi industri dan transformasi digital.

HMTI UNUSIDA menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya, yakni Yelita Anggiane Iskandar, S.T., M.T., dosen Fakultas Teknologi Industri Universitas Pertamina. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem yang mengintegrasikan berbagai proses bisnis dalam satu platform sehingga mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akurasi pengelolaan data pada sebuah organisasi maupun perusahaan.

Menurutnya, penerapan ERP tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengotomatisasi pekerjaan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun tata kelola perusahaan yang lebih transparan, terintegrasi, dan berbasis data. Dengan sistem yang saling terhubung, perusahaan dapat mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat berdasarkan informasi yang diperoleh secara real time.

Baca juga:  UNUSIDA Menjadi Ruang Kreativitas dan Pembentukan Karakter, Kisah Inspiratif Agung Arie Iswanto Alumni Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen

Lebih lanjut, narasumber menjelaskan bahwa implementasi ERP telah menjadi kebutuhan di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, perdagangan, kesehatan, pendidikan, hingga sektor jasa. Perusahaan yang mampu memanfaatkan sistem ERP secara optimal akan memiliki daya saing yang lebih baik karena proses operasional dapat berjalan lebih efektif dengan risiko kesalahan yang lebih rendah.

Materi yang disampaikan juga memberikan gambaran kepada peserta mengenai tantangan implementasi ERP di dunia industri, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, integrasi data, hingga perubahan budaya organisasi. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai calon tenaga profesional perlu membangun pemahaman sejak dini mengenai konsep, manfaat, serta strategi penerapan ERP agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri di masa depan.

Ketua HMTI UNUSIDA, Abdee Alifio Maulana, menyampaikan bahwa penyelenggaraan webinar ini merupakan salah satu bentuk kontribusi organisasi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan akademik yang aplikatif.

“Melalui webinar ini, kami berharap peserta dapat memahami peran ERP sebagai sistem terintegrasi yang mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses bisnis. Pengetahuan seperti ini sangat penting karena dunia industri saat ini terus bergerak menuju digitalisasi yang semakin masif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa HMTI UNUSIDA berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan perkembangan dunia industri. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan baru sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi industri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan webinar. Sesi pemaparan materi berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta mengenai implementasi ERP, peluang karier di bidang sistem informasi industri, serta tantangan transformasi digital yang dihadapi berbagai perusahaan. Diskusi tersebut menunjukkan tingginya minat peserta terhadap isu digitalisasi yang kini menjadi bagian penting dalam perkembangan dunia kerja.

Baca juga:  Berkah Muharram, JPZIS LAZISNU Unusida Santuni Anak Yatim, OB, Driver dan Security

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, panitia memberikan e-sertifikat kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Khusus bagi mahasiswa UNUSIDA, keikutsertaan dalam webinar ini juga memperoleh tambahan poin Sipoma sebagai bentuk pengakuan terhadap aktivitas pengembangan kompetensi di luar kegiatan perkuliahan.

Penyelenggaraan Webinar Nasional ini sekaligus menjadi bukti bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang belajar yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.

Ke depan, HMTI UNUSIDA berharap dapat terus menyelenggarakan berbagai program edukatif yang menghadirkan isu-isu terkini di bidang Teknik Industri, sistem informasi, manufaktur, serta transformasi digital. Sinergi antara organisasi mahasiswa, perguruan tinggi, akademisi, dan praktisi industri diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan era Society 5.0.

Melalui penyelenggaraan Webinar Nasional ERP ini, HMTI UNUSIDA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat budaya akademik yang inovatif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang adaptif terhadap perubahan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan transformasi digital di berbagai sektor industri.