Mahasiswi FKIP UNUSIDA Raih Prestasi Best Intern Putri Program Magang WIJABA
SURABAYA – Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Ainina Halizah Rahma, mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), berhasil meraih penghargaan sebagai Best Intern Putri Divisi Edukasi Lingkungan dalam program Magang WIJABA.
Penghargaan tersebut diterima Ainina pada rangkaian acara graduation program Magang WIJABA yang dilaksanakan di Excotel Hotel Surabaya, Jalan Ahmad Yani No. 119, Jemur Wonosari, Surabaya. Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan karena Ainina terpilih sebagai peserta magang terbaik putri dari tiga regional, yakni Sidoarjo, Bali, dan Kediri.
Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa UNUSIDA mampu mengembangkan potensi dan kompetensinya tidak hanya melalui kegiatan akademik di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman profesional di luar kampus. Keikutsertaan dalam program magang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, membangun pengalaman kerja, memperluas jejaring, serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Sebagai mahasiswa PGSD, Ainina memiliki latar belakang pendidikan yang erat dengan dunia pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda. Melalui keterlibatannya dalam Divisi Edukasi Lingkungan, ia memperoleh pengalaman untuk berkontribusi dalam kegiatan edukatif yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Penghargaan Best Intern Putri Divisi Edukasi Lingkungan menjadi bukti atas dedikasi, tanggung jawab, serta kontribusi Ainina selama mengikuti program magang. Capaian tersebut juga menjadi motivasi bahwa mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi lintas bidang dengan memanfaatkan berbagai kesempatan pembelajaran yang tersedia.
Program Magang WIJABA memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman langsung dalam lingkungan kerja dan kegiatan profesional. Selama menjalani program, peserta dituntut untuk mampu beradaptasi, bekerja sama dalam tim, menyelesaikan tanggung jawab, serta menunjukkan kreativitas dalam menjalankan berbagai tugas yang diberikan.
Bagi Ainina, pengalaman tersebut menjadi proses pembelajaran yang berharga. Tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, ia juga berkesempatan mengembangkan kemampuan komunikasi, koordinasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pengelolaan kegiatan. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Keberhasilan Ainina menjadi Best Intern Putri dari tiga regional juga menunjukkan bahwa persaingan dalam program tersebut berlangsung secara luas. Peserta berasal dari beberapa wilayah dengan latar belakang dan potensi yang beragam. Karena itu, capaian yang diraih Ainina menjadi prestasi yang patut diapresiasi sekaligus menjadi representasi positif mahasiswa UNUSIDA dalam mengikuti program pengembangan diri di luar kampus.
Prestasi ini juga selaras dengan komitmen UNUSIDA dalam mendorong mahasiswa untuk menjadi pribadi yang unggul, adaptif, dan berdampak. Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam memberikan bekal pengetahuan akademik, tetapi juga perlu membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis dan mengembangkan soft skill yang dibutuhkan di dunia profesional.
Bagi mahasiswa PGSD, pengalaman di bidang edukasi lingkungan memiliki nilai tambah tersendiri. Guru masa depan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan mengajar, tetapi juga mampu menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap lingkungan kepada peserta didik. Pengalaman yang diperoleh Ainina selama mengikuti program magang dapat menjadi modal berharga untuk dikembangkan dalam dunia pendidikan.
Kegiatan graduation menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah menyelesaikan rangkaian program Magang WIJABA. Penghargaan yang diterima Ainina menjadi salah satu capaian yang menambah deretan prestasi mahasiswa UNUSIDA sekaligus menunjukkan pentingnya keberanian mahasiswa dalam mengambil kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Ke depan, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNUSIDA lainnya untuk aktif mengikuti berbagai program magang, kompetisi, organisasi, maupun kegiatan pengembangan kompetensi. Setiap pengalaman yang dijalani selama masa perkuliahan dapat menjadi bagian penting dalam membangun portofolio dan kesiapan menghadapi dunia profesional.
Prestasi Ainina Halizah Rahma juga menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak terbatas pada ruang kelas. Pengalaman langsung, interaksi dengan berbagai pihak, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil tanggung jawab merupakan bagian penting dari perjalanan mahasiswa menuju dunia kerja.
Dengan diraihnya penghargaan Best Intern Putri Divisi Edukasi Lingkungan, Ainina telah membawa nama baik FKIP dan Program Studi PGSD UNUSIDA dalam program Magang WIJABA. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk terus menorehkan prestasi sekaligus memberikan kontribusi positif di bidang pendidikan dan lingkungan.
UNUSIDA pun terus mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, kompetensi, kreativitas, dan kepedulian sosial. Prestasi Ainina menjadi bukti bahwa dengan dedikasi, kemauan belajar, dan keberanian mengambil peluang, mahasiswa mampu menghasilkan pencapaian yang membanggakan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.









