FKUB Sidoarjo Serahkan Sertifikat Kerja Sama Pendirian Posko Covid-19 1

FKUB Sidoarjo Serahkan Sertifikat Kerja Sama Pendirian Posko Covid-19

Posko Bantuan Terdampak Covid 19 FKUB dan Unusida telah resmi ditutup dan berakhir kegiatannya. Hal itu ditunjukkan dengan diserahkannya salinan laporan kegiatan posko kepada Rektor Unusida Dr. Fatkul Anam oleh ketua posko.

Menurut ketua Posko Suratidjan bahwa berakhirnya kerja sama di posko tersebut bukan berarti tidak ada lagi kerja sama antara FKUB dan Unusida. “Akan ada kerja sama lainnya, akan kita bicarakan setelah ini,” ungkapnya.

Pihak Unusida pun berharap keberlanjutan kerja sama di bidang lainnya tetap terjalin. Salah satunya dalam penyelenggaraan KKN mahasiswa dan kegiatan pengabdian masyarakat lainnya.

“Kita gabungkan potensi FKUB dan Unusida untuk bersinergi,” kata Rektor, Rabu 1 Juli 2020.

Di antaranya program kegiatan yang bisa digarap bersama adalah pengecatan dan perbaikan rumah ibadah, serta fasilitas sosial lainnya.

Dalam kesempatan itu diserahkan laporan kegiatan lengkap dengan laporan keuangan dan berbagai kebutuhan lainnya. Selain itu secara simbolis juga diserahkan sertifikat ucapan terima kasih.

Buku Pedoman dan Surat Keterangan KKN 2020 2

Buku Pedoman dan Surat Keterangan KKN 2020

Assalamualaikum wr. wb.

Berikut ini kami sampaikan buku pedoman untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unusida Tahun 2020 sebagai petunjuk dan referensi dalam melakukan kegiatan KKN.

Download : https://bit.ly/31K0H85

Dibawah ini kami juga menyertakan Surat Keterangan Mengikuti Kegiatan KKN yang dapat didownload oleh peserta KKN.

Download : https://bit.ly/2VMJ43S

Demikian pemberitahuan kami.

Wassalamualaikum wr. wb.

WEBINAR PEMBEKALAN KKN TAHUN 2020 3

WEBINAR PEMBEKALAN KKN TAHUN 2020

WEBINAR PEMBEKALAN KKN TAHUN 2020 4

Assalamualaikum wr. wb.

Diberitahukan kepada mahasiswa UNUSIDA yang menjadi peserta KKN Tahun 2020 dapat mengikuti kegiatan pembekalan program KKN melalui webinar menggunakan aplikasi ZOOM Meeting yang akan dilaksanakan pada :

Hari : Jumat, 10 Juli 2020
Pukul : 13.30 WIB s/d 15.30 WIB
Link : https://bit.ly/2ZKv9fW
Meeting ID : 712 0350 8106
Password : UNUSIDA

Demikian pemberitahuan yang bisa kami sampaikan.
Terima Kasih….

Wassalamualaikum wr. wb.

Pengumuman Peserta KKN UNUSIDA Tahun 2020

Pengumuman Peserta KKN UNUSIDA Tahun 2020 5

Assalamualaikum wr. wb.

Berikut ini kami sampaikan pengumuman peserta KKN Unusida Tahun 2020. Adapun mahasiswa yang namanya tercantum pada file di bawah merupakan mahasiswa yang telah lolos verifikasi pendaftaran oleh panitia penyelenggara KKN.

Download : https://bit.ly/2ZWXvn8

Sekian pengumuman mahasiswa peserta KKN Unusida tahun 2020.
Terima kasih….

Wassalamualaikum wr. wb.

Kartini Terinspirasi Albaqarah: 257

Kebanyakan kita mengenal RA. Kartini sebagai bagian kaum ningrat Jawa. Menarik untuk menelisik perjuangannya melalui ungkapan “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang merupakan judul buku terjemahan dari buku kumpulan tulisan RA Kartini Door Duisternis Toot Licht  oleh Armin Pane.

Terjemah harfiyah mestinya “Melalui Gelap Menuju Cahaya”. Kata-kata ini memiliki asbabulwurud yang bisa dilacak dari perjalanan intelektual dan spiritual RA Kartini.

Menurut penuturan Bu Nyai Fadlilah Sholeh yang merupakan Cucu dari Kiai Sholeh Darat Semarang, RA. Kartini merupakan murid Kiai Sholeh Darat. Kiai Sholeh Darat sendiri merupakan guru dari Hadlratus Syeikh Hasyim Asyari, KH A. Dahlan dan beberapa ulama nusantara terkemuka.

Diceritakan masa itu agama Islam di lingkup istana hanya diajarkan baca dan hafalan Alquran tanpa pemaknaan. Belanda melarang penerjemahan Alquran. Kuatir umat Islam bangkit.

RA Kartini galau. Ingin mengerti agama, tapi hanya diajari hafalan dan bacaan tanpa makna. Takdir mempertemukan RA Kartini dengan Kyai Sholeh Darat ketika mengisi pengajian di rumah Adipati Demak Pangeran Ario Diningrat, paman RA. Kartini.

Uraian makna surat Alfatihah saat pengajian memukau RA. Kartini. Hasrat tinggi muncul untuk memahami makna surat lainnya. Diantar sang paman, RA. Kartini sowan Kiai dan mohon agar berkenan menerjemahkan Alquran keseluruhan.

Permohonan disanggupi di bawah ancaman larangan Belanda. Kiai Sholeh Darat mulai menulis terjemah Alquran dalam bentuk Pegon (huruf hijaiyah berbunyi Jawa). Jadilah kitab Faidhur Rohman. Kitab terjemah Alquran dalam bahasa jawa pertama di Nusantara.

Kitab ini dihadiahkan Kiai Sholeh Darat kepada RA. Kartini ketika menikah dengan RM. Joyoningrat Bupati Rembang. RA. Kartini sangat bahagia menerima hadiah ini dan mengatakan:

Selama ini Al-Fatihah gelap bagi saya. Saya tidak mengerti sedikitpun maknanya. Tapi sejak hari ini ia menjadi terang benderang sampai kepada makna tersiratnya. Romo Kiai Sholeh Darat telah menerangkannya dalam bahasa Jawa yang saya mengerti.

Kitab Faidhurrohman hanya sampai surat ke-14 (Surat Ibrohim). Kiai Sholeh Darat keburu dipanggil Allah SWT. Melalui terjemahan Kiai Sholeh Darat itulah RA. Kartini menemukan ayat yang amat menyentuh nuraninya yaitu:

Orang-orang beriman dibimbing Allah dari gelap menuju cahaya (Q.S. Albaqarah : 257)

Dari sinilah ungkapan Door Duisternis Toot Licht muncul.

RA. Kartini banyak belajar dari Kiai Sholeh tentang kungkungan penjajah Belanda hingga muncul sikap minder (inferioritas) dikalangan pribumi. Makin mantap semangat melangkah mengubah tatanan social kaum perempuan dan bangsa secara keseluruhan. Kesadaran melangkah dari inspirasi Alquran hasil didikan Kiai. Itulah ciri seorang Santri Sejati.

Selamat Hari Kartini 2020. Mulialah Perempuan Indonesia. Makmur sejahteralah Bangsa Indonesia. Amin.

Kecerdasan Sosial di Antara Pandemik Covid 19

Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo mengeluarkan surat edaran nomor: 087/U9.1/SE/2020 tentang pelaksanaan pembelajaran daring selama masa Pandemic Covid-19. Hal ini dilakukan dalam menyikapi kewajiban pelayanan akademik.

Pelayanan harus tetap berjalan dengan berbagai alternative, dan di sinilah kemudian diperlukan kecerdasan social bagi para akademisi termasuk para dosen. Kecerdasan sosial (intelegensi interpersonal) yaitu orang yang mampu memahami, berinteraksi, dan berhubungan baik dengan orang lain.

Intelegensi interpersonal ini meliputi memahami orang lain, kemampuan sosial, dan keterampilan menjalin hubungan (Alder, 2001). Selanjutnya Albrecht (2006) mengemukakan kecerdasan sosial adalah kemampuan untuk bergaul dan mengajak orang lain untuk bekerja sama.

Jadi definisi kecerdasan sosial secara teoritis adalah ukuran kemampuan diri seseorang dalam pergaulan di masyarakat dan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang-orang di sekeliling atau di sekitarnya.

Orang yang memiliki kecerdasan sosial tinggi ia mampu memahami siapa dirinya, dimana tempatnya, dan bagaimana posisinya di dalam masyarakat serta mampu hidup dengan harmonis dan selaras dengan lingkungannya.

Artinya kemampuan berinteraksi yang baik dengan tetap melakukan physical distancing di saat pandemic corona ini adalah salah satu dari kecerdasan sosial.

Kecerdasan sosial adalah parameter dari kurikulum di sebuah lembaga itu berjalan baik ataukah belum. Kurikulum mempunyai dua sisi yaitu kurikulum by design dan hiden kurikulum.

Karakter dan kecerdasan sosial banyak terbentuk dari hiden kurikulum. Kurikulum tersembunyi (the hidden curriculum) adalah kurikulum yang tidak direncanakan.

Hilda Taba mengatakan “curriculum is a plan for learning”, yakni aktivitas dan pengalaman harus direncanakan agar menjadi kurikulum. Ada juga yang berpendapat bahwa kurikulum sebenarnya mencakup pengalaman yang direncanakan dan juga yang tidak direncanakan, yang disebut kurikulum tersembunyi.

Pengalaman saat ini  tidak bisa melakukan perkuliahan secara langsung dan digantikkan dengan media daring atau kuliah online. Bagi mahasiswa mempunyai cara tersendiri sebagai reaksi terhadap kurikulum formal. Apakah, kemudian perkuliahan berjalan dengan banyaknya keluhan tentang online ataukah menjadiakan hal ini tantangan yang bukan menjadi penghalang untuk melanjutkan kewajiban sesuai dengan RPS yang disusuaikan.

Sikap-sikap mampu berdaptasi dengan segala situasi inilah bentuk dari kecerdasan sosial yang lahir dari kurikulum baik itu by design maupun hiden. Program studi dengan para dosen Unusida saat ini sedang menyusun kurikulum baru melalui tinjaun kurikulum bersama Badan Penjaminan Mutu UNUSIDA.

Semoga yang sedang disusun dapat menghasilkan kurikulum terbaik untuk mahasiswa dan diharapkan lulusanya memiliki kecerdasan sosial sebagai bekal para mahasiswa untuk bisa bersaing dan sukses dalam kehidupanya.