Pos

Dosen UNUSIDA, Afifatus Sholikhah, S.M., M.M. (Foto: Humas UNUSIDA)

Kartini Masa Kini Hadir dalam Setiap Perempuan yang Menjalani Perannya

Dalam momentum Hari Kartini, Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Afifatus Sholikhah, S.M., M.M. menyampaikan gagasan reflektif bahwa Kartini tidak lagi sekadar sosok sejarah, melainkan representasi nyata dari perempuan masa kini yang menjalani perannya dengan keberanian, ketulusan, dan makna.

Menurutnya, Kartini hari ini hadir dalam berbagai wajah: perempuan pekerja, ibu rumah tangga, mahasiswi, pelaku usaha, hingga mereka yang berjuang dalam diam. Tidak ada standar tunggal tentang bagaimana menjadi perempuan hebat, karena setiap perempuan adalah Kartini dengan versinya masing-masing.

“Dunia tidak membutuhkan perempuan yang seragam, tetapi perempuan yang autentik, yang mampu menjalani perannya dengan kesadaran dan tanggung jawab,” ujarnya.

Kepala Bagian Humas dan Informasi Publik UNUSIDA tersebut menyoroti perempuan yang bekerja sebagai wujud nyata emansipasi yang hidup dalam tindakan sehari-hari. Bangun pagi, menghadapi tuntutan pekerjaan, menyelesaikan tanggung jawab, hingga tetap berusaha memberikan yang terbaik adalah bentuk perjuangan yang sering kali tak terlihat, namun sangat bermakna.

Di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa peran ibu rumah tangga memiliki kemuliaan yang sama. Mengurus rumah, mendidik anak, dan menjaga keharmonisan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban. “Dari tangan seorang ibu, lahir generasi yang kuat, berakhlak, dan berdaya,” tambahnya.

Baginya, baik perempuan yang bekerja, ibu rumah tangga, maupun yang menjalani keduanya, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Yang membedakan hanyalah jalan yang dipilih, bukan nilai dari peran itu sendiri.

Lebih jauh, ia mengajak perempuan masa kini untuk berani bermimpi, berkembang, dan tidak terjebak pada standar sosial yang tidak realistis. Menjadi perempuan hebat bukan berarti harus sempurna, tetapi berani menjadi diri sendiri dan terus bertumbuh.

Hari Kartini, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan belum selesai. Namun perjuangan itu bisa dimulai dari hal kecil: keberanian untuk berbicara, keteguhan untuk bertahan, dan ketulusan dalam menjalani peran sehari-hari. Dalam refleksi ini, alumni UNUSIDA tersebut mengajak untuk merayakan setiap perjuangan perempuan, sekecil apa pun, serta menghargai setiap peran yang dijalani dengan penuh keyakinan bahwa tidak ada usaha yang sia-sia.

“Sebagai perempuan, kita tidak harus menjadi orang lain untuk dianggap hebat. Kita hanya perlu menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri,” pungkasnya.

Evaluasi VMTS FE dan Visi Keilmuan Prodi Manajemen UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Prodi Manajemen UNUSIDA Gelar Evaluasi VMTS dan FGD Kurikulum, Perkuat Relevansi Lulusan dengan Dunia Kerja

SIDOARJO – Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Evaluasi Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) serta Visi Keilmuan Program Studi Manajemen di Ruang Pertemuan Gedung B Kampus 2 UNUSIDA, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai stakeholder terkait.

Dekan FE UNUSIDA, Dr. Hj. Muhafidhah Novie, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Kaprodi, Sekretaris serta seluruh Dosen di Prodi Manajemen atas kerja keras dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Kurikulum harus terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan dunia kerja. Kami berharap melalui FGD ini akan muncul berbagai masukan yang benar-benar relevan untuk pengembangan skill mahasiswa, sehingga output pembelajaran siap diterapkan di dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masukan dari berbagai pihak, mulai dari mahasiswa, alumni, hingga mitra industri, menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kurikulum. Hal ini bertujuan agar lulusan Fakultas Ekonomi tidak hanya siap menjadi entrepreneur, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai sektor profesional.

“Semoga kolaborasi antara kampus dan mitra dapat terus berlanjut guna menciptakan lulusan yang berkualitas, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menegaskan pentingnya relevansi antara dunia pendidikan dan dunia kerja sebagaimana ditekankan oleh kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Perguruan tinggi tidak boleh tertutup terhadap inovasi. Harus ada pembaruan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Kompetensi mahasiswa juga harus dikembangkan secara cepat agar mampu membaca peluang dan menghadapi perubahan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pembelajaran di kelas harus terhubung dengan implementasi nyata di lapangan. Selain itu, mahasiswa turut didorong untuk aktif memberikan masukan terhadap kurikulum yang diterapkan, guna menjaga kredibilitas institusi pendidikan di mata masyarakat.

Melalui forum ini, berbagai masukan strategis dihimpun sebagai bahan evaluasi dan pengembangan kurikulum ke depan. FGD ini menghadirkan berbagai pihak, mulai dari mahasiswa, organisasi mahasiswa seperti BEM Fakultas Ekonomi dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen, alumni, hingga mitra industri.

Di antaranya Direktur Utama PT Surya Inti Aneka Pangan (SIAP) Andri Halim Gunawan, perwakilan dari PT Sekala Biru Amerta Hardiansyah,perwakilan dari PT Aliyan Jaya Perkasa Moh Viky Aliyan, CV. Mysneaker Retail Indo Zharvan Pradito Utomo. Selain itu, juga dihadiri oleh beberapa alumni, seperti Finance Supervisor PT Dream Dare Discovery Izzah Nadhifah Kirana, S.M., HRD PT Cin Rui Internasional Konstruksi Moch Tegar Pratama, S.M., Direktur CJB M Syafril Nurdiansyah, S.M.

Alumni Prodi Manajemen UNUSIDA Tahun 2023, Izzah Nadlifah Kirana (Foto: Humas UNUSIDA)

Inspirasi Alumni UNUSIDA: Izzah Nadlifah Kirana, dari Bangku Kuliah Menuju Finance Supervisor ZUMA Indonesia

Perjalanan pendidikan di bangku kuliah sering kali menjadi titik awal bagi seseorang untuk menemukan arah masa depan. Hal inilah yang dirasakan oleh Izzah Nadlifah Kirana, S.M., alumni Program Studi Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) yang kini berkarier sebagai Finance Supervisor di PT Dream Dare Discover atau yang lebih dikenal dengan ZUMA Indonesia.

Perempuan yang lulus pada tahun 2023 ini mengaku bahwa empat tahun masa kuliahnya di UNUSIDA menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan penuh makna. Selama menempuh pendidikan, ia tidak hanya memperoleh ilmu akademik, tetapi juga berbagai pengalaman, relasi, serta kesempatan belajar yang sangat berharga sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

“Empat tahun menempuh perjalanan kuliah di UNUSIDA sungguh luar biasa. Segala ilmu, relasi hingga pengalaman berharga saya dapatkan di sana,” ungkap Izzah ketika mengenang masa-masa kuliahnya.

Menurutnya, lingkungan akademik yang terbuka dan komunikatif menjadi salah satu faktor penting yang membentuk cara berpikirnya hingga saat ini. Di UNUSIDA, para dosen tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis di dalam kelas, tetapi juga aktif mengajak mahasiswa untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman.

Hal tersebut menjadi pengalaman belajar yang sangat berkesan bagi Izzah. Ia merasakan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan dosen benar-benar mendorong mahasiswa untuk memahami ilmu secara lebih mendalam serta mengaitkannya dengan situasi nyata di masyarakat maupun di dunia kerja.

“Yang paling menyenangkan adalah ketika dosen-dosen saya tidak pernah bosan untuk mengajak sharing dan diskusi. Seakan mereka selalu memastikan bahwa apa yang telah mereka ajarkan secara teori benar-benar mahasiswa terapkan dalam kehidupan nyata,” jelasnya.

Bagi Izzah, metode pembelajaran seperti ini membuat mahasiswa tidak hanya menjadi pendengar pasif di kelas, tetapi juga terlibat aktif dalam proses berpikir kritis. Diskusi yang dilakukan bersama dosen dan teman-teman kuliah sering kali membuka wawasan baru serta membantu mahasiswa memahami bagaimana teori manajemen dapat diterapkan secara praktis.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal penting ketika ia memasuki dunia kerja. Setelah menyelesaikan studi di Program Studi Manajemen UNUSIDA, Izzah berhasil mendapatkan pekerjaan di PT Dream Dare Discover atau ZUMA Indonesia. Di perusahaan tersebut, ia dipercaya untuk mengemban tanggung jawab sebagai Finance Supervisor.

Posisi tersebut tentu tidak mudah karena membutuhkan kemampuan analisis keuangan, ketelitian dalam mengelola data, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat. Namun, Izzah merasa bahwa ilmu yang ia pelajari selama kuliah memberikan fondasi yang kuat untuk menjalankan tugas tersebut.

Ia mengaku banyak materi perkuliahan yang ternyata sangat relevan dengan pekerjaan yang dijalaninya saat ini, mulai dari manajemen keuangan, pengelolaan anggaran, hingga kemampuan analisis data dan pengambilan keputusan dalam organisasi.

“Hal itulah yang membuat saya akhirnya mendapatkan pekerjaan sesuai dengan ilmu yang saya dapatkan di kuliah,” katanya.

Selain ilmu akademik, pengalaman berdiskusi dan membangun relasi selama masa kuliah juga membantu Izzah dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim. Kemampuan tersebut menjadi salah satu keterampilan penting dalam dunia profesional, terutama ketika harus berkoordinasi dengan berbagai divisi di perusahaan.

Sebagai seorang supervisor di bidang keuangan, Izzah tidak hanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan data finansial perusahaan, tetapi juga harus mampu memimpin tim dan memastikan seluruh proses keuangan berjalan secara efektif dan akurat. Tanggung jawab ini menuntut ketelitian, kedisiplinan, serta kemampuan berpikir strategis.

Menurutnya, pengalaman selama kuliah di UNUSIDA telah membantunya membangun kepercayaan diri untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja. Ia merasa bahwa bekal yang diberikan selama masa studi tidak hanya berupa teori, tetapi juga cara berpikir dan sikap profesional yang sangat dibutuhkan dalam karier.

Izzah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dosen yang telah membimbing dan memberikan banyak ilmu selama ia menempuh pendidikan di UNUSIDA. Baginya, dukungan dan dedikasi para dosen menjadi salah satu faktor penting yang membantunya mencapai posisi saat ini.

“Terima kasih bapak ibu dosen atas semua ilmu dan bimbingannya,” ujarnya.

Kini, setelah merasakan langsung manfaat dari pendidikan yang ia jalani, Izzah berharap kisah perjalanannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa UNUSIDA. Ia percaya bahwa kesungguhan dalam belajar serta kemauan untuk terus berdiskusi dan berkembang akan membuka banyak peluang di masa depan.

Baginya, masa kuliah bukan hanya tentang mendapatkan gelar sarjana, tetapi juga tentang membangun karakter, memperluas jaringan, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan dunia profesional.

Dengan penuh rasa bangga, Izzah menutup ceritanya dengan satu kalimat sederhana yang mencerminkan rasa cintanya terhadap almamater.

“UNUSIDA THE BEST!,” pungkasnya.

Prodi Manajemen UNUSIDA Gelar Seminar Konsentrasi (Foto: Humas UNUSIDA)

Prodi Manajemen UNUSIDA Gelar Seminar Konsentrasi: Bekali Mahasiswa Kenali Potensi Diri di Bidang Marketing, Finance, dan HR

SIDOARJO – Program Studi Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Seminar Konsentrasi bertajuk ‘Starting Your Journey: Discovering Your True Potential in Marketing, Finance, and Human Resources’, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa sebelum menentukan konsentrasi bidang studi yang akan ditempuh.

Seminar menghadirkan tiga narasumber dari dunia praktisi, yakni Nur Rahmawati, S.E. (Owner Rahma Fashion dan SBR Fruit Salad), Ina Diyanti, S.E. (HRD CV Sari Bakery), serta Rinaldi Nugraha (Asisten Manajer Otoritas Jasa Keuangan/OJK Jawa Timur).

Kaprodi Manajemen UNUSIDA, M. Mustaqim, S.E., M.M., menegaskan pentingnya spesialisasi di era modern. Menurutnya, perkembangan dunia kerja menuntut mahasiswa untuk tidak hanya memahami ilmu manajemen secara umum, tetapi juga mendalami bidang tertentu seperti pemasaran, sumber daya manusia, atau keuangan.

Ia berharap, melalui seminat ini mahasiswa dapat mampu mengenali minat serta kekuatan masing-masing, sehingga dapat menentukan konsentrasi secara tepat dan siap menjadi lulusan Manajemen UNUSIDA yang kompeten, mandiri, serta berdaya saing.

“Dulu manusia memenuhi kebutuhannya sendiri. Sekarang semuanya berbasis spesialisasi. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini sesuai minat dan potensinya, agar setelah lulus benar-benar siap terjun ke dunia profesional,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi (FE) UNUSIDA, Ayu Lucy Larassaty, S.E., M.M., menyampaikan bahwa seminar ini dirancang agar mahasiswa tidak memilih konsentrasi secara asal, melainkan berdasarkan pemahaman yang matang. Sehingga tidak memilih secara asal, melainkan berdasarkan minat, potensi diri, serta gambaran nyata dunia kerja.

“Kami hadirkan langsung praktisi marketing, HR, dan keuangan agar mahasiswa mendapat gambaran nyata dunia kerja. Selain itu, profil lulusan Manajemen juga diarahkan pada jiwa wirausaha, sehingga mahasiswa bisa belajar langsung dari pelaku usaha,” ujarnya.

Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.HI., M.Pd., turut memberikan motivasi kepada peserta. Ia menekankan bahwa kesiapan karier harus dibangun sejak awal perkuliahan, termasuk melalui penguatan karakter dan kompetensi diri.

“Konsentrasi ini bukan sekadar pilihan akademik, tapi langkah strategis membangun masa depan. Yang terpenting adalah kemauan belajar, konsistensi, dan keberanian mengembangkan potensi diri,” pesannya.

Mahmuda, S.M., Alumni Manajemen UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Dari Bangku Kuliah ke Dunia Kerja: Kisah Inspiratif Mahmuda, Alumni Manajemen UNUSIDA

Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) terus melahirkan alumni-alumni yang mampu berkiprah di dunia profesional. Salah satunya adalah Mahmuda, S.M., alumni Program Studi Manajemen pertama tahun 2014, yang kini berkarier di PT Sinar Surya Trans pada bagian Administrasi.

Mahmuda mengungkapkan bahwa mengungkapkan bahwa UNUSIDA memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya. Menurutnya, kampus tidak hanya membekali ilmu akademik, tetapi juga menyediakan ruang pengembangan diri melalui organisasi dan program magang yang membantunya memahami dunia kerja secara nyata. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting yang mengantarkannya lebih percaya diri memasuki dunia profesional.

Perjalanan kariernya tidak lepas dari pengalaman aktif selama masa kuliah. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan kampus, termasuk bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Menurutnya, organisasi menjadi ruang penting untuk mengasah soft skill sekaligus memperluas jejaring.

“Lewat organisasi, kita bisa memperluas jaringan dengan sesama mahasiswa maupun dosen. Dari situ wawasan dan pengalaman juga bertambah,” ujarnya saat dihubungi oleh Humas UNUSIDA, Selasa (27/1/2026).

Tak hanya itu, Mahmuda juga menyebut bahwa UNUSIDA memiliki peran besar dalam pengembangan dirinya melalui program magang. Ia pernah menjalani magang di The Sun Hotel pada bagian HR & GA, pengalaman yang menjadi bekal berharga saat memasuki dunia kerja profesional.

“Kampus menyediakan wadah untuk pengembangan diri, salah satunya lewat magang. Dari sana saya belajar langsung bagaimana dunia kerja berjalan,” tuturnya.

Kini, sebagai staf administrasi di PT Sinar Surya Trans, Mahmuda terus mengembangkan kompetensinya dengan semangat belajar yang sama seperti saat masih menjadi mahasiswa. Ia berharap kisahnya ini dapat memotivasi mahasiswa UNUSIDA untuk aktif berorganisasi, memanfaatkan peluang magang, dan berani mengembangkan potensi diri sejak dini.

Bagi Mahmuda yang lulus pada tahun 2019 lalu, masa kuliah bukan hanya tentang mengejar nilai akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, relasi, dan pengalaman hidup yang kelak menjadi bekal berharga di dunia kerja.

“Pengalaman akademik maupun non akademik di luar kelas ketika kuliah adalah bekal berharga untuk membentuk karakter, memperluas jejaring, dan menyiapkan diri menghadapi dunia kerja. UNUSIDA, kampus yang tepat untuk tumbuh, berprestasi, dan menjemput masa depan,” ungkapnya.

Research Camp FE UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Research Camp FE UNUSIDA Dorong Keunggulan Riset melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence

SIDOARJO — Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menyelenggarakan kegiatan Research Camp dengan mengusung tema ‘Accelerating Research Excellence: Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Efektivitas dan Kualitas Penelitian’, Rabu (7/1/2026). Research Camp kali ini diikuti oleh mahasiswa semester akhir Fakultas Ekonomi UNUSIDA.

Rektor UNUSIDA, Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., menekankan bahwa keunggulan riset merupakan salah satu pilar utama dalam penguatan reputasi dan daya saing perguruan tinggi. Oleh karena itu, penguasaan teknologi, termasuk Artificial Intelligence, menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebagai peneliti.

Artificial Intelligence membuka peluang besar dalam dunia penelitian, mulai dari efisiensi waktu, ketepatan analisis, hingga perluasan wawasan keilmuan. Namun, AI harus digunakan secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Peran peneliti tetap tidak tergantikan, terutama dalam merumuskan masalah, menafsirkan hasil, dan menjaga nilai-nilai akademik,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi UNUSIDA, Dr. Hj. Muhafidhah Novie, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital dalam dunia akademik merupakan keniscayaan yang harus direspons secara cerdas dan terarah. Menurutnya, Artificial Intelligence bukan sekadar tren teknologi, melainkan instrumen penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas riset dosen.

Kegiatan dirancang secara intensif untuk memberikan penguatan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu strategis dalam proses penelitian ilmiah, mulai dari penelusuran literatur, pengolahan data, hingga peningkatan kualitas publikasi ilmiah.

“Pemanfaatan AI dalam penelitian harus diposisikan sebagai alat bantu akademik yang memperkuat daya analisis dan ketajaman berpikir peneliti. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat membantu dosen bekerja lebih efektif tanpa meninggalkan integritas ilmiah dan etika akademik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Fakultas Ekonomi UNUSIDA untuk terus memfasilitasi peningkatan kapasitas mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNUSIDA dalam memperkuat budaya riset dosen yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berorientasi pada peningkatan mutu dan luaran penelitian.

“FE UNUSIDA harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperkuat kualitas riset dosen maupun mahasiswa. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mendorong terwujudnya research excellence yang berkelanjutan, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat serta pembangunan nasional,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan Research Camp, peserta mendapatkan berbagai materi bersama narasumber Prof. Dr. Indrawati Yuhertiana, MM., Ak., CMA., dan Ryan Purnomo, S.Pd., M.Pd. Hingga sesi diskusi mengenai strategi pemanfaatan AI dalam penelusuran literatur ilmiah, pengolahan data penelitian, serta peningkatan kualitas penulisan artikel ilmiah. Pendekatan yang digunakan bersifat aplikatif sehingga dapat langsung diimplementasikan dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi.

LPMPP UNUSIDA Beri Apresiasi Monev Pembelajaran Terbaik 2025 (Foto: LPMPP UNUSIDA)

LPMPP UNUSIDA Beri Apresiasi Monev Pembelajaran Terbaik 2025, Prodi Manajemen dan Teknik Industri Raih Nilai Tertinggi

SIDOARJO – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) memberikan apresiasi kepada program studi dengan capaian terbaik dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembelajaran Internal Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hall Lantai 5 Kampus II UNUSIDA Gedung A, Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan hasil penilaian Monev, Program Studi (Prodi) Manajemen berhasil meraih capaian tertinggi dengan nilai 94,45 jadi Prodi Terbaik di Bidang Sosial Humaniora. Disusul Program Studi Teknik Industri dengan nilai 88,33 menjadi Prodi Terbaik di Bidang Sains dan Teknologi. Capaian ini menjadi bukti komitmen kedua program studi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Wakil Rektor I UNUSIDA Bidang Akademik, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd.I. menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keseriusan program studi dalam penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan dalam menjaga mutu pembelajaran, penguatan tata kelola akademik, serta peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan UNUSIDA,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan penilaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh program studi di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo untuk terus berinovasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta konsisten dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Ia menegaskan bahwa penguatan kualitas akademik dan tata kelola pendidikan yang berkelanjutan merupakan kunci utama dalam meningkatkan daya saing lulusan agar mampu berkontribusi secara nyata di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh program studi untuk terus berinovasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta meningkatkan daya saing lulusan,” harapnya.

Ketua LPMPP UNUSIDA, Atik Widiyanti, S.Si., M.T., menyebutkan bahwa penilaian kali ini telah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Penilaian Monev Pembelajaran Internal ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya LPMPP UNUSIDA dalam memastikan kualitas proses pembelajaran berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Melalui pelaksanaan Monev Pembelajaran Internal, LPMPP UNUSIDA terus mendorong terciptanya budaya mutu di lingkungan universitas. Upaya ini sejalan dengan komitmen UNUSIDA dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

“Dengan penilaian ini, Program Studi Manajemen dan Teknik Industri harus mampu menjadi role model dalam pengelolaan pembelajaran yang berkualitas serta berkontribusi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan di UNUSIDA,” pungkasnya.

Rihlah Riyadloh Mahasiswa Manajemen 2023A UNUSIDA, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan (Foto: class_mj2023)

Rihlah Riyadhah ke Makam Auliya’, Mahasiswa Manajemen 2023A UNUSIDA Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan

PASURUAN – Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023 kelas A, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), melaksanakan kegiatan Rihlah Riyadhah ke makan auliya’ di sekitar Kota Pasuruan, Sabtu (13/12/2025) lalu. Adapun lokasi ziarah meliputi Makam KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid) di Kota Pasuruan dan Makam Mbah Ratu Ayu di Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang dikenal sebagai ulama dan tokoh spiritual yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah dakwah Islam di Jawa Timur.

Rihlah riyadhah ini diprakarsai oleh mahasiswa Manajemen 2023 A ini sebagai bagian dari upaya penguatan nilai spiritual, refleksi diri, serta mempererat kebersamaan antar mahasiswa melalui ziarah ke makam para auliya’.

Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan titik kumpul yang telah ditentukan. Panitia melakukan pengecekan kehadiran peserta serta memberikan pengarahan singkat terkait tata tertib dan teknis kegiatan. Selanjutnya, seluruh peserta berangkat menuju lokasi rihlah menggunakan odong-odong sebagai sarana transportasi. Pemilihan moda transportasi ini menghadirkan suasana yang unik, santai, dan penuh keakraban, sehingga perjalanan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keceriaan.

Sepanjang perjalanan, suasana kekeluargaan tampak begitu kuat. Seluruh mahasiswa tampak terlihat antusias, saling bercengkerama, berdiskusi ringan, serta menjaga sikap santun selama kegiatan berlangsung. Interaksi yang terjalin mencerminkan keharmonisan dan solidaritas yang baik di antara mahasiswa, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial di luar kegiatan akademik.

Setibanya di Makam Mbah Hamid Pasuruan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, tahlil, dan tawassul yang dipimpin oleh perwakilan mahasiswa. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat, penuh ketenangan, dan rasa hormat. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Mbah Ratu Ayu di Bangil untuk melaksanakan rangkaian doa dan ziarah dengan tata cara yang sama.

Secara keseluruhan, kegiatan Rihlah Riyadhah ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Selain memperoleh ketenangan batin dan penguatan spiritual, para peserta juga mendapatkan pengalaman kebersamaan yang mempererat hubungan antar mahasiswa.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan,” ungkap salah satu peserta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Manajemen 2023A UNUSIDA tidak hanya diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ziarah dan doa, tetapi juga meneladani nilai-nilai ketawadhuan, keikhlasan, dan perjuangan para ulama. Rihlah riyadhah ini menjadi salah satu wujud nyata integrasi nilai akademik dan spiritual yang terus ditanamkan di lingkungan kampus.

Mahasiswa Dikenalkan Visi dan Misi Program Studi Manajemen oleh Kaprodi dalam MANIFEST 2025 (Foto: Hima Manajemen UNUSIDA)

MANIFEST 2025 Jadi Momentum Pengenalan Visi dan Misi Program Studi Manajemen Kepada Mahasiswa

TRAWAS – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMA Manajemen) UNUSIDA memberikan penguatan fundamental kepada mahasiswa baru melalui sesi pengenalan visi dan misi Program Studi Manajemen dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk Management Family Establishment (MANIFEST) 2025. Kegiatan yang digelar di Villa Pondok Darul Mutta’allimin, Trawas, Mojokerto pada 20–21 Oktober 2025 tersebut menghadirkan Kepala Program Studi Manajemen, Mustaqim, S.E., M.M sebagai narasumber utama.

Dalam penyampaiannya, Mustaqim menegaskan bahwa Program Studi Manajemen UNUSIDA memiliki visi menjadi prodi unggul yang menghasilkan lulusan berkompeten melalui integrasi keilmuan manajemen bisnis, kewirausahaan, dan nilai-nilai Aqidah Islam Ahlussunnah Wal Jamaah an-Nahdliyah. Visi tersebut menjadi identitas dan fondasi dalam merancang seluruh kebijakan akademik maupun arah pengembangan karakter mahasiswa.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Prodi Manajemen menerapkan sejumlah strategi, di antaranya:

  • Peningkatan mutu pembelajaran melalui metode pengajaran adaptif, kolaboratif, dan berbasis proyek.

  • Penguatan riset yang berdampak, termasuk fasilitasi publikasi jurnal penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat melalui Fakultas Ekonomi.

  • Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) yang berorientasi pada manajemen berkelanjutan serta selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya bidang pertumbuhan ekonomi inklusif dan pekerjaan layak.

Tak hanya itu, Prodi Manajemen juga terus mengembangkan kurikulum yang selaras dengan perkembangan kebutuhan industri dan dunia usaha. Pengembangan tersebut diwujudkan melalui:

  • Pelatihan kepemimpinan dan soft skills manajerial.

  • Penyediaan program sertifikasi kompetensi BNSP untuk meningkatkan daya saing lulusan.

  • Integrasi nilai-nilai keagamaan dan etika profesi dalam seluruh aktivitas akademik dan non-akademik.

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teoritis dan praktis, tetapi juga karakter keislaman yang moderat, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Melalui paparan visi dan misi ini, Prodi Manajemen UNUSIDA menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang kompeten, moderat, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global. Para mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, menjawab tantangan dunia industri, serta tetap berpegang teguh pada identitas keislaman Nahdlatul Ulama.

“Pengenalan visi dan misi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengikuti seluruh rangkaian MANIFEST 2025 dan perjalanan akademik mereka di Prodi Manajemen UNUSIDA,” tandasnya.

Hima Prodi Manajemen UNUSIDA Sukses Gelar MANIFEST 2025 (Foto: Humas UNUSIDA)

HIMA Manajemen UNUSIDA Gelar MANIFEST 2025: Bangun Harmoni, Kreativitas, dan Kepemimpinan Mahasiswa

SIDOARJO – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMA Manajemen) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan kegiatan tahunan Management Family Establishment (MANIFEST) 2025 dengan mengangkat tema ‘Manifestasi dalam Harmoni, Menata Langkah dan Mulai Berkreatifitas’. Kegiatan ini digelar pada Kamis–Jumat (20–21/10/2025) di Kampus 2 UNUSIDA dan Villa Pondok Darul Muttaalimin, Selotapak, Trawas, Mojokerto.

Kegiatan MANIFEST 2025 dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi UNUSIDA Ayu Lucy Larassaty, S.E., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif HIMA dalam menghadirkan wadah pengembangan diri bagi mahasiswa Manajemen. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan seperti MANIFEST sangat penting untuk memperkuat kompetensi non-akademik mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi kepemimpinan, kreativitas, problem solving, serta ketahanan mental. Sebab sejalan dengan visi dan misi Program Studi, MANIFEST harus menjadi salah satu proses membentuk mahasiswa Manajemen harus menjadi generasi yang adaptif dan berdaya saing.

“MANIFEST bukan hanya kegiatan penyambutan, tetapi sarana strategis untuk mengasah mental, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan problem solving. Ini adalah bagian dari proses pembentukan mahasiswa Manajemen yang unggul dan adaptif,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda berbobot mulai dari materi Mental Health, Problem Solving, Leadership, hingga pelatihan kerja tim. Kegiatan outdoor di Trawas juga dirancang untuk memperkuat kerja sama, kedisiplinan, dan karakter tangguh mahasiswa. Suasana harmonis dan kolaboratif menjadi ciri khas MANIFEST tahun ini.

Ketua HIMA Manajemen UNUSIDA, Romaldi Jabbar, berharap MANIFEST 2025 dapat menjadi momentum untuk menguatkan rasa kekeluargaan antar-angkatan. Dengan terselenggaranya MANIFEST 2025, Ia berharap tradisi ini dapat terus dilanjutkan sebagai wahana penguatan kapasitas dan karakter mahasiswa, sehingga melahirkan generasi Manajemen UNUSIDA yang kreatif, solutif, dan mampu tampil sebagai pemimpin masa depan.

“Kami ingin seluruh mahasiswa Manajemen semakin solid dan saling mengenal. MANIFEST adalah ruang untuk menata langkah dan mulai berkreativitas bersama. Harmoni dan kebersamaan adalah modal penting untuk membangun organisasi yang kuat,” ungkapnya.

MANIFEST 2025 tidak hanya menghadirkan materi, tetapi juga menjadi ajang pembentukan identitas mahasiswa Manajemen sebagai pribadi yang inovatif, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen HIMA Manajemen dalam mendukung pencapaian visi program studi untuk mencetak mahasiswa yang berdaya saing dan berkarakter.

“Semoga kegiatan ini mampu menjadi tradisi akademik yang konsisten mendorong peningkatan soft skill, karakter unggul, serta solidaritas organisasi, agar mahasiswa Manajemen semakin siap menjadi generasi profesional, kreatif, dan kompetitif di masa depan,” harapnya.