Pos

Seluruh peserta, panitia dan Dosen dan Pimpinan FILKOM UNUSIDA Berfoto Bersama dalam Pembukaan Pafiliun 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2026 Jadi Awal Mahasiswa Baru Mengembangkan Potensi dan Mengenal Teknologi

SIDOARJO — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Orientasi Mahasiswa Baru bertajuk Pafiliun FILKOM UNUSIDA 2026 dengan tema “Connecting Minds, Creating Futures”. Kegiatan berlangsung di Hall Kampus UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).

Wakil Ketua BEM FILKOM UNUSIDA, Siti Aisyah, mengatakan Pafiliun 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan awal dari perjalanan mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, membangun relasi, dan menciptakan berbagai prestasi.

“Dari kegiatan penyambutan, tetapi menjadi awal dari perjalanan untuk belajar, berkembang, dan membangun relasi serta menciptakan banyak prestasi,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya mengejar keberhasilan di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Menurutnya, keberanian untuk berproses, rasa tanggung jawab, dan kemauan untuk berkontribusi menjadi bagian penting dalam perjalanan mahasiswa.

“Semoga teman-teman tidak hanya sukses secara akademik, tapi juga menjadi mahasiswa aktif, berani, dan bertanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi positif bagi Fakultas Ilmu Komputer,” tuturnya.

Aisyah mengajak untuk menikmati setiap proses selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. “Selamat datang di Pafiliun 2026, selamat berproses dan juga selamat berkembang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Dekan FILKOM UNUSIDA, Neni Kurniati, S.Kom., M.T., memberikan pengenalan mengenai perkembangan teknologi serta bidang-bidang keilmuan yang dapat dipelajari mahasiswa selama menempuh pendidikan di FILKOM.

Ia menekankan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak semestinya membuat mahasiswa berhenti belajar. Menurutnya, meskipun teknologi dapat membantu berbagai pekerjaan, pemahaman terhadap konsep dan kemampuan berpikir tetap menjadi hal mendasar yang harus dimiliki mahasiswa.

“AI itu banyak yang pakai. Tetapi konsepnya harus tetap pintar,” jelas Neni.

Ia kemudian memberikan gambaran mengenai salah satu bidang yang dapat dipelajari mahasiswa Informatika, yakni computer vision. Bidang tersebut berkaitan dengan bagaimana komputer dapat memproses dan memahami informasi visual melalui gambar atau video.

“Computer vision itu membuat bagaimana komputer punya mata seperti matanya manusia,” terangnya.

Neni memberikan contoh sederhana mengenai penerapan computer vision, seperti sistem yang dapat menganalisis gambar dari kamera dan mengenali objek maupun karakteristik tertentu berdasarkan data yang diproses.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang yang luas bagi mahasiswa FILKOM untuk mempelajari berbagai bidang. Tidak hanya computer vision, mahasiswa juga dapat mengenal bidang seperti data science, kecerdasan bisnis, arsitektur bisnis, hingga pengembangan berbagai layanan berbasis teknologi.

Ia mendorong mahasiswa baru untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi bekerja dan mampu mengembangkannya sesuai kebutuhan masyarakat.

“Manfaat kesempatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal potensi keilmuan di fakultas sekaligus membangun jejaring dengan sesama mahasiswa. Manfaatkan masa perkuliahan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta menciptakan karya dan prestasi di bidang teknologi,” pungkasnya.

Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya saat menyampaikan sambutan dalam PAFILIUN 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

PAFILIUN 2026, Dekan FILKOM UNUSIDA Tekankan Konsistensi Prestasi Internasional Mahasiswa

SIDOARJO — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Orientasi Mahasiswa Baru bertajuk Pafiliun FILKOM UNUSIDA 2026 dengan tema ‘Connecting Minds, Creating Futures’, di Hall Kampus UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).

Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjalani perkuliahan, tetapi juga aktif mengembangkan potensi dan mengambil berbagai kesempatan yang tersedia selama menjadi bagian dari FILKOM UNUSIDA.

“Marhaban, selamat datang untuk teman-teman mahasiswa angkatan 2026 di Fakultas Ilmu Komputer,” ujar Arda.

Menurutnya, FILKOM merupakan salah satu fakultas di UNUSIDA yang memiliki tingkat aktivitas dan capaian prestasi yang cukup tinggi. Ia menyebut, mahasiswa FILKOM secara konsisten mencatatkan prestasi dalam kompetisi internasional setiap tahunnya sejak 2022.

“Mulai tahun 2022 sampai sekarang, alhamdulillah setiap tahun pasti ada yang juara, ada yang ketiga dan satu. Jadi kalian tidak usah berkecil hati ketika kalian kuliah di sini,” ungkapnya.

Arda menegaskan bahwa mahasiswa baru memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Dukungan dari dosen serta lingkungan akademik di FILKOM diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai bidang sesuai minat masing-masing.

FILKOM UNUSIDA sendiri terdiri atas tiga program studi, yakni Informatika, Sistem Informasi, dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Dalam sambutannya, Arda juga menyinggung semakin berkembangnya teknologi internet, media sosial, serta kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, mahasiswa FILKOM tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan dan mengembangkan teknologi sebagai solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“Di Fakultas Ilmu Komputer saya harapkan kalian ini bukan hanya jadi pengguna teknologi, tapi kalian juga bisa memanfaatkan AI ini untuk membantu atau untuk mengembangkan solusi di masyarakat,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari perguruan tinggi memiliki peran untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk tidak ragu mengeksplorasi berbagai potensi yang dimiliki sejak awal masa perkuliahan.

Selain bidang akademik dan teknologi, Arda juga mengajak mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan dan organisasi di lingkungan kampus. Bagi mahasiswa yang memiliki minat terhadap kompetisi, FILKOM siap memberikan ruang untuk mengikuti berbagai ajang, termasuk kompetisi tingkat internasional.

Sementara bagi mahasiswa yang tertarik pada organisasi dan pengembangan kemampuan nonakademik, ia mendorong mereka untuk aktif berproses dan belajar mengelola kegiatan.

“Apapun bakat kalian, silakan kembangkan di Fakultas Ilmu Komputer. Jangan takut, karena kita lihat dosennya juga support,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan dosen. Menurutnya, suasana akademik yang akrab dan komunikatif dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan diri, dengan tetap menjaga etika serta batasan sebagai sivitas akademika.

Lebih lanjut, Arda menyinggung keberadaan mahasiswa internasional di FILKOM sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pembelajaran yang semakin terbuka. Interaksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun komunikasi lintas negara.

Ia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kompetensi, prestasi, organisasi, maupun kemampuan personal. “Harapan kami, kalian bisa mengembangkan potensi dan pengembangan diri kalian, sehingga besok ketika lulus kalian bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Momen foto bersama seluruh mahasiswa FILKOM UNUSIDA saat kunjungan industri di OMADATA, Surabaya (Foto: Humas UNUSIDA)

Mahasiswa FILKOM UNUSIDA Kenali Dunia Industri melalui Kunjungan ke Suara Surabaya dan OMADATA

SURABAYA — Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melaksanakan Kunjungan Industri Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengunjungi Radio Suara Surabaya dan OMADATA, Selasa (8/9/2026).

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Radio Suara Surabaya dan OMADATA atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa FILKOM UNUSIDA.

“Terima kasih kepada Radio Suara Surabaya dan OMADATA atas kesempatan, ilmu, dan pengalaman yang diberikan kepada mahasiswa FILKOM UNUSIDA,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman belajar di luar kampus seperti kunjungan industri penting untuk memperkaya perspektif mahasiswa. Interaksi langsung dengan praktisi dan lingkungan kerja diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia profesional.

Dr. Arda menjelaskan bahwa kunjungan industri menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus mendapatkan gambaran lebih konkret mengenai peluang dan dinamika industri di bidang teknologi informasi.

“Dari ruang kelas menuju dunia industri, dari teori menuju pengalaman nyata,” ujarnya.

Menurut Arda, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen FILKOM UNUSIDA dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kunjungan langsung, mahasiswa dapat mengenal lingkungan kerja profesional sekaligus melihat bagaimana teknologi dan kompetensi di bidang ilmu komputer diterapkan dalam praktik.

Kunjungan industri juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengamati proses kerja secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri sekaligus membantu mereka menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan profesional di lapangan.

Dengan mengunjungi dua institusi yang bergerak di bidang media dan teknologi, mahasiswa FILKOM UNUSIDA mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses kerja maupun pengembangan berbagai layanan industri.

Arda menegaskan bahwa pembelajaran tidak seharusnya hanya berhenti di ruang kelas. Mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan dunia profesional agar memiliki gambaran mengenai tantangan dan peluang yang akan dihadapi setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara akademis, tetapi juga memiliki gambaran mengenai kompetensi, keterampilan, dan budaya kerja yang dibutuhkan ketika memasuki dunia industri,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidangnya, membangun jejaring profesional, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan industri teknologi yang terus berubah.

“Kunjungan industri ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan proses pendidikan yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga siap berkarya dan berkontribusi di dunia profesional,” pungkasnya.

Dekan FILKOM beserta Kaprodi DKV UNUSIDA saat membuka KASINEMA 24 (Foto: Humas UNUSIDA)

DKV UNUSIDA Gelar KASINEMA 24, Tampilkan Film Pendek Karya Mahasiswa

SIDOARJO — Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menghadirkan KASINEMA ’24, sebuah ajang pemutaran film pendek karya mahasiswa sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pembelajaran mata kuliah Videografi. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 506 Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA, Selasa-Kamis (14–16/7/2026).

Melalui KASINEMA ’24, penonton diajak menikmati beragam film pendek hasil kreativitas mahasiswa DKV UNUSIDA, di antaranya Parasosial, Titik Balik, Come and Go, Rumpang, Perfect, dan Sesal.

Kepala Program Studi DKV UNUSIDA, Putra Uji Deva Satrio, menjelaskan bahwa seluruh film yang diputar merupakan hasil Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Videografi yang dikemas secara profesional agar layak dinikmati oleh masyarakat luas. Ia berharap kegiatan  menjadi ruang apresiasi sekaligus media edukasi mengenai perkembangan industri film pendek di kalangan mahasiswa.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap film pendek. KASINEMA ’24 menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa karya mahasiswa DKV UNUSIDA memiliki kualitas yang luar biasa dan tidak kalah dengan karya mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Mungkin selama ini yang kurang hanya eksposurnya, padahal dari poster hingga teaser yang dibuat sudah sangat menarik perhatian penonton,” ujarnya.

Menurutnya, KASINEMA ’24 tidak hanya menjadi ajang penayangan karya, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memperkenalkan hasil kreativitas mereka kepada publik. Melalui apresiasi dan masukan dari penonton, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan di industri kreatif.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, menilai kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan kemampuan mahasiswa kepada masyarakat.

“Karya yang bagus harus berani ditampilkan. Jangan hanya mahir membuat film, tetapi juga harus mampu mempresentasikan, mempromosikan, dan mengajak masyarakat untuk menontonnya. Di era digital saat ini, kemampuan membangun promosi dan menarik perhatian publik menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi seorang kreator,” katanya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi pendukung, mulai dari penyajian audio visual, pengemasan karya, hingga strategi promosi melalui berbagai platform digital. Menurutnya, kualitas sebuah karya akan memberikan dampak yang lebih luas apabila mampu menjangkau lebih banyak penonton.

“Melalui penyelenggaraan KASINEMA ’24, kami berharap akan tercipta ruang apresiasi yang mampu mempertemukan karya mahasiswa dengan masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghasilkan karya yang kreatif, inovatif, dan kompetitif. Selain menjadi bagian dari proses akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat budaya berkarya, berkolaborasi, dan membangun ekosistem industri kreatif di lingkungan kampus,” pungkasnya.

Suasana Kunjungan Industri 2026 di PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk (Foto: Humas UNUSIDA)

FILKOM UNUSIDA Gelar Kunjungan Industri 2026, Bekali Mahasiswa dengan Pengalaman Dunia Kerja

GRESIK — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Kunjungan Industri 2026 ke Radio Suara Surabaya dan PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV), Informatika, dan Sistem Informasi.

Mengusung konsep learning beyond the classroom, kunjungan industri ini diikuti oleh mahasiswa FILKOM UNUSIDA untuk memperluas wawasan mengenai implementasi ilmu komputer di sektor media dan industri manufaktur.

Di Radio Suara Surabaya, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat proses kerja media profesional, mulai dari mekanisme penyiaran, pengelolaan ruang redaksi, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat.

Sementara itu, di PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk, peserta memperoleh pengalaman mengenai sistem produksi, inovasi, serta manajemen industri manufaktur berskala nasional. Mahasiswa juga diperkenalkan pada penerapan teknologi dalam proses bisnis, pengendalian kualitas produk, hingga budaya kerja yang diterapkan perusahaan.

Selain memperoleh pengetahuan teknis, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, pengembangan karier, kemampuan adaptasi, serta pentingnya kolaborasi dan inovasi di era transformasi digital.

Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis. Kunjungan industri ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dengan mengenalkan mahasiswa secara langsung pada dunia industri.

“Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan lulusan FILKOM UNUSIDA yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.

Melalui kunjungan industri ini, ia terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, keterampilan, dan kesiapan untuk berkontribusi di dunia profesional.

“Terima kasih kepada Radio Suara Surabaya dan PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk atas sambutan hangat serta kesempatan belajar yang diberikan kepada seluruh peserta. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di era digital,” pungkasnya.

Plt. Rektor UNUSIDA saat Mengunjungi SWAKARYA 2026, Pameran Tugas Akhir Mahasiswa DKV UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Mahasiswa DKV UNUSIDA Gelar Swakarya Pameran Tugas Akhir, Tampilkan Puluhan Karya Kreatif

SIDOARJO — Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Swakarya: Pameran Tugas Akhir Mahasiswa yang berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu (25–27 Juni 2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa angkatan 2022 untuk memamerkan hasil karya terbaik mereka sebelum memasuki tahapan akhir akademik berupa ujian skripsi, yudisium, dan wisuda.

Pameran yang digelar di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UNUSIDA tersebut menampilkan beragam karya kreatif mahasiswa DKV, mulai dari branding, ilustrasi, desain kampanye, fotografi, videografi, hingga berbagai karya visual yang lahir dari proses riset dan perancangan selama masa studi.

Dosen DKV sekaligus pembimbing tugas akhir, Sonhaji Arif, S.Pd., M.Sn., menyampaikan apresiasi atas perjuangan mahasiswa yang telah berhasil mencapai tahap pameran tugas akhir. Menurutnya, perjalanan hingga titik ini tidaklah mudah dan membutuhkan konsistensi serta kesungguhan yang tinggi.

“Setelah pameran ini, tahapan berikutnya adalah ujian skripsi, kemudian yudisium dan wisuda. Artinya, kalian tinggal menyelesaikan beberapa langkah terakhir sebelum resmi menjadi sarjana,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 66 mahasiswa angkatan 2022, hanya sekitar 35 mahasiswa yang berhasil mencapai tahap pameran tugas akhir saat ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan semata, tetapi juga oleh komitmen dan konsistensi dalam menjalani proses.

“Banyak orang yang terlihat lebih hebat, tetapi belum tentu mampu bertahan hingga akhir. Yang membawa kalian sampai di sini adalah kesungguhan, kerja keras, dan konsistensi. Modal itulah yang nantinya juga akan sangat dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., menekankan bahwa pameran merupakan bagian penting dalam disiplin ilmu DKV yang berbasis seni dan komunikasi visual.

“DKV adalah rumpun keilmuan seni. Karena itu karya harus ditampilkan dan dikomunikasikan kepada publik. Pameran menjadi sarana untuk menunjukkan hasil proses kreatif yang selama ini dikerjakan mahasiswa,” jelasnya.

Menurut Arda, kegiatan pameran tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan masyarakat, industri kreatif, hingga calon pengguna jasa desain yang berkunjung ke lokasi pameran.

“Kalau pameran, tentu harus ada yang dipamerkan. Karya-karya mahasiswa inilah yang menjadi bukti kompetensi mereka. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan dapat melibatkan lebih banyak pihak dari luar kampus sehingga karya mahasiswa semakin dikenal luas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mampu menjaga kualitas sekaligus menyelesaikan studi tepat waktu.

“Masuk UNUSIDA harus bermutu dan lulus tepat waktu. Khusus di DKV, mutu itu dibuktikan melalui karya. Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa telah menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun profesional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian dan keberanian mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Menurutnya, kemampuan teknis harus dibarengi dengan keberanian untuk menunjukkan hasil karya kepada publik.

“Jangan takut menunjukkan karya. Jangan berkecil hati. Kalian sudah berani memamerkan hasil kerja keras kepada masyarakat. Itu adalah langkah awal yang sangat penting untuk memasuki dunia profesional,” tuturnya.

Selain pameran karya, SWAKARYA 2026 juga menghadirkan seminar bersama praktisi kreatif yang membagikan pengalaman dan wawasan mengenai dunia industri kreatif. Pada hari pertama, seminar menghadirkan Habib Maulana, S.Ds. dengan tema Every Perspective Tells Motions. Sementara pada hari kedua, Charis Shodiq, S.Ds. berbagi materi bertajuk Menata Karier Pekerja Kreatif di Era Industri Digital.

Pameran ini dibuka untuk umum yang menjadi ruang apresiasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan menyelesaikan studi dengan mutu yang baik serta tepat waktu.

Tim DKV UNUSIDA Raih Juara 1 Kategori Karya Terapan & Inovatif pada Aksi Inklusi Nasional 2025 (Foto: Humas UNUSIDA)

Tim DKV UNUSIDA Raih Juara 1 Kategori Karya Terapan & Inovatif pada Lomba Aksi Inklusi Nasional

SIDOARJO — Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Tiga mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) angkatan 2022 berhasil meraih Juara 1 Kategori Karya Terapan & Inovatif (Karya HKI) dalam ajang Lomba Aksi Inklusi Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Lentera Sanggar Rainbow.

Adapun mahasiswa berprestasi tersebut yakni Maulidatul Qomariyah (NIM 22422062) selaku ketua tim, bersama Elysia Hilda Maghfiroh (NIM 22422048) dan Mir’a Tia Musfiro (NIM 22422064) sebagai anggota.

Prestasi ini diraih melalui karya berupa video podcast edukatif yang mengangkat tema anak dengan keterbatasan dalam berbicara. Karya tersebut dinilai berhasil menyampaikan pesan inklusi secara kreatif, empatik, dan komunikatif, sekaligus memberikan ruang suara bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar lebih dipahami oleh masyarakat luas.

Ketua tim, Maulidatul Qomariyah, menyampaikan bahwa ide karya ini berangkat dari kepedulian terhadap isu inklusivitas dan minimnya media edukasi yang mengangkat perspektif anak dengan hambatan komunikasi. Melalui format podcast visual, tim berupaya menghadirkan pendekatan yang hangat dan mudah diterima berbagai kalangan.

“Harapannya, karya ini tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga mampu menumbuhkan empati serta kesadaran publik tentang pentingnya dukungan bagi anak-anak dengan keterbatasan berbicara,” ungkapnya kepada Humas UNUSIDA, Rabu (4/2/2026).

Hal tersebut mendapatkan atensi dari Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., yang mengapresiasi karya mahasiswa DKV UNUSIDA karena mampu menghadirkan isu sosial melalui pendekatan kreatif berbasis digital. Menurutnya, mahasiswa Desain Komunikasi Visual memiliki peran strategis dalam mengangkat tema-tema pendidikan inklusif melalui medium kreatif seperti podcast dan konten visual lainnya.

“Karya seperti ini sangat relevan dengan arah pengembangan UNUSIDA sebagai kampus inklusif, modern, dan islami. Mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan karya yang estetis, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan dan edukatif yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNUSIDA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan karya inovatif yang berdampak sosial. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UNUSIDA dalam mendorong kreativitas mahasiswa yang berpihak pada nilai kemanusiaan dan inklusi.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Selamat dan sukses untuk tim DKV UNUSIDA, Teruslah menginspirasi melalui karya” pungkasnya.

LKMM-TD Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

FILKOM UNUSIDA Gelar LKMM TD, Perkuat Kepemimpinan Etis dan Kolaboratif Mahasiswa

SIDOARJO — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM TD) dengan mengusung tema ‘Ethical and Mindful Youth Leadership, Berkarya dalam Kolaborasi Berdampak dalam Aksi’. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, Selasa-Rabu (6-7/1/2026) di Hall Lantai 5 Gedung A Kampus 2 UNUSIDA & Villa CMA Pacet, Mojokerto.

Wakil Rektor III UNUSIDA, H. Ali Masykuri, M.Pd.I., dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang aktif dan solutif di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus jeli melihat peluang, baik dalam hal akademik maupun dalam membangun relasi sosial. Tingkatkan kemampuan leadership dan problem solving, karena dua hal tersebut akan sangat dibutuhkan ketika terjun langsung di masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis fakultas dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa sejak dini. LKMM TD memiliki peran penting dalam menunjang capaian akademik sekaligus pembentukan karakter mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam aspek keilmuan, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam berbagai situasi.

“Kegiatan ini penting untuk menunjang akademik dan karakter mahasiswa. Kepemimpinan yang baik harus dibangun sejak awal, agar mahasiswa mampu menjadi pribadi yang adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

Melalui LKMM TD ini, mahasiswa FILKOM UNUSIDA dibekali berbagai materi dasar manajemen organisasi, kepemimpinan etis, serta penguatan pola pikir kolaboratif yang berdampak nyata dalam aksi.

Ia berharap, kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Ia mangatakan, kegiatan LKMM TD ini merupakan bagian dari ikhtiar Fakultas Ilmu Komputer dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam karakter dan kepemimpinan.

“Kami berharap mahasiswa FILKOM mampu menjadi pribadi yang beretika, memiliki kesadaran sosial, serta mampu berkolaborasi dan memberi solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Manfaatkan setiap proses pembelajaran, baik di ruang kelas maupun melalui kegiatan kemahasiswaan, sebagai bekal untuk tumbuh menjadi pemimpin muda yang adaptif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

HIMA DKV UNUSIDA Gelar Workshop Visual Identity (Foto: Intan Tiyas - DKV Unusida)

HIMA DKV UNUSIDA Gelar Workshop Visual Identity, Dorong Kreativitas di Era Digital

SIDOARJO – Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMA DKV) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menggelar Workshop Visual Identity: Mengeksplorasi Gaya Ilustrasi Mu yang berlangsung di Hall Kampus 2 UNUSIDA lantai 5, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang menjadi bahan ajar mata kuliah Integrated Marketing Communication (IMC) di Program Studi DKV UNUSIDA.

Workshop ini menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan visual sekaligus memperkuat identitas kreatif di tengah pesatnya perkembangan industri digital dan kreatif. Acara tersebut menghadirkan Murtaji Ni’amillah, ilustrator muda yang dikenal dengan gaya visualnya yang ekspresif dan berkarakter.

Dalam sesi pemaparan materi, Ni’am sapaan akrabnya menekankan pentingnya eksplorasi gaya ilustrasi sebagai fondasi utama dalam membangun visual identity, baik untuk kepentingan personal branding maupun pengembangan karya di ranah profesional.

“Ilustrasi bukan hanya gambar, tetapi bahasa visual yang mencerminkan siapa dirimu. Dengan gaya ilustrasi yang konsisten, kamu bisa membangun identitas yang mudah dikenali dan diingat,” ujar Alumni Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Mojo, Kediri tersebut.

Sebanyak 38 peserta yang terdiri dari siswa SMA hingga mahasiswa lintas jurusan mengikuti workshop ini dengan antusias. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan konsep visual identity, praktik langsung eksplorasi gaya ilustrasi, serta diskusi interaktif mengenai peluang karier di bidang desain komunikasi visual.

Dengan tagline #MenjadiKreatifDiEraDigital, mahasiswa tidak hanya memberikan wawasan teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas jenjang pendidikan yang mempertemukan talenta muda dengan praktisi industri kreatif. Hal tersebut sejalan dengan komitmen UNUSIDA sebagai kampus NU yang terus mendorong pembelajaran berbasis pengalaman dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Salah satu peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari workshop ini. Sebagai mahasiswa DKV, ia berharap kegiatan dapat terus menjadi penggerak lahirnya talenta-talenta kreatif yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era digital, sekaligus memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan industri kreatif yang terus tumbuh.

“Saya jadi lebih percaya diri mengekspresikan gaya ilustrasi pribadi. Workshop ini membuka wawasan bahwa visual identity bisa menjadi pintu karier di dunia kreatif,” ungkapnya.

Athfal Hanif Azwara - Alumni DKV UNUSIDA

Jejak Kreatif Athfal Hanif Azwara: Mengubah Estetika Menjadi Strategi di Industri Creative Marketing

Dunia desain komunikasi visual bukan sekadar tentang menciptakan tampilan yang menarik, melainkan bagaimana sebuah pesan mampu menggerakkan audiens dan memberi nilai strategis bagi sebuah jenama. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Athfal Hanif Azwara, S.Ds., alumni Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA).

Lulus pada tahun 2022, Hanif sapaan akrabnya, kini menapaki karier profesional sebagai tenaga ahli Creative Marketing di PT Inayalesy Indonesia. Perjalanan kariernya menjadi bukti nyata bahwa proses akademik di UNUSIDA mampu mencetak lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap bersaing di industri kreatif yang terus berkembang.

Menghubungkan Kreativitas dengan Kebutuhan Pasar
Hanif mengungkapkan bahwa bekal ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di UNUSIDA memberikan fondasi kuat dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Di perusahaan tempatnya bernaung saat ini, ia tidak hanya berperan sebagai desainer visual, tetapi juga terlibat dalam perumusan strategi pemasaran kreatif yang mampu menghubungkan produk dengan emosi konsumen.

“DKV UNUSIDA mengajarkan saya bahwa desain adalah proses pemecahan masalah. Di dunia Creative Marketing, kami dituntut berpikir kritis: bagaimana visual tidak hanya menarik, tetapi juga selaras dengan tujuan bisnis perusahaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemahaman tentang psikologi visual, manajemen branding, dan riset audiens menjadi aspek penting yang sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Tantangan Era Digital dan Bekal dari UNUSIDA
Bekerja di era digital menuntut kecepatan adaptasi terhadap tren dan teknologi. Menurut Hanif, penguasaan perangkat lunak desain saja tidak cukup, tetapi harus dibarengi dengan kemampuan storytelling dan komunikasi visual yang kuat.

Pengalaman berorganisasi serta pendampingan dosen selama kuliah di UNUSIDA turut membentuk mentalitas profesional yang tangguh, komunikatif, dan beretika.

“Keunggulan lulusan UNUSIDA terletak pada nilai etika dan kemaslahatan. Setiap karya tidak hanya berorientasi pada visual, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai alumni, Hanif memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa DKV dan generasi muda UNUSIDA agar memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang eksplorasi dan pembentukan portofolio.

Ia mendorong mahasiswa untuk tidak ragu menjelajahi bidang-bidang pendukung seperti riset pemasaran, analisis data media sosial, hingga strategi konten digital. Menurutnya, industri kreatif saat ini membutuhkan talenta multidisipliner yang mampu berpikir strategis sekaligus kreatif.

Keberhasilan Athfal Hanif Azwara di PT Inayalesy Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika UNUSIDA. Hal ini menegaskan bahwa lulusan S1 DKV UNUSIDA memiliki daya saing tinggi dan mampu menempati posisi strategis di dunia industri, sekaligus membawa semangat inovasi yang berkelanjutan.