UNUSIDA Masuk 5 Besar Kampus NU dengan SINTA Score Tertinggi di Indonesia
SIDOARJO — Dunia pendidikan tinggi Indonesia kembali mencatat pencapaian membanggakan dari jaringan kampus Nahdlatul Ulama (NU). Melalui pengukuran Science and Technology Index (SINTA) Score yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI), sejumlah kampus NU menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang riset dan publikasi ilmiah.
Pada periode September 2025, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) berhasil menempati peringkat ke-5 dengan SINTA Score sebesar 83 ribu. Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi UNUSIDA sebagai salah satu kampus unggulan dalam jaringan perguruan tinggi NU di Indonesia.
Seperti diketahui, SINTA Score merupakan indikator utama dalam menilai kinerja akademik perguruan tinggi, khususnya dalam hal publikasi ilmiah, penelitian, dan sitasi. Semakin tinggi skor yang diraih, semakin menunjukkan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kontribusi riset bagi masyarakat.
Selain UNUSIDA, terdapat sembilan kampus NU lainnya yang masuk dalam daftar 10 besar dengan SINTA Score tertinggi. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi calon mahasiswa maupun akademisi yang tengah mencari kampus NU terbaik untuk studi dan riset.
Melalui laman resmi SINTA Kemendikbud Ristek sinta.kemdiktisaintek.go.id, tercatat 12 program studi di UNUSIDA konsisten melaksanakan budaya penelitian dan pengabdian yang berdampak.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUSIDA, Elsa Rosyidah, S.TP., M.I.L, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan kerja keras dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan penelitian selama ini.
Pihaknya mengaku selalu memfasilitasi untuk memperkuat kegiatan penelitian, seperti secara rutin dan berkelanjutan menggelar pelatihan dan workshop, termasuk kegiatan terbaru bertajuk Workshop Penyusunan Roadmap Riset dan PKM untuk seluruh Dosen di setiap Program Studi dan Fakultas di UNUSIDA. Menurutnya, hal tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun arah penelitian yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
“Saya terharu dengan semangat bapak-ibu dosen yang menunjukkan progress dalam melaksanakan penelitian seperti ini. Saya berharap setiap program studi dan fakultas dapat terus bersinergi dalam melaksanakan penelitian yang lebih terarah,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
Elsa juga menegaskan bahwa keberhasilan UNUSIDA menembus lima besar nasional menjadi bukti nyata keseriusan sivitas akademika dalam membangun budaya penelitian yang kuat serta memperkuat reputasi kampus di tingkat nasional.
“Dengan sinergi antara dosen, mahasiswa, dan lembaga, UNUSIDA optimis dapat terus menghasilkan riset yang inovatif, berdaya guna, serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (MY)










