Simak Pesan Wisudawan Terbaik UNUSIDA 2025: Gelar Sarjana adalah Bukti Perjuangan
SURABAYA – Momentum Wisuda IX Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menjadi momen yang penuh makna bagi seluruh wisudawan, khususnya bagi Dewi Sri Rahayu, S. Ak, wisudawan terbaik dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi angkatan 2021 dengan IPK 3,94. Wisuda tersebut dilaksanakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (6/9/2025).
Dewi sapaan akrabnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan untuk berdiri mewakili rekan-rekan wisudawan dalam memberikan sambutan. Dalam pidatonya, Dewi mengajak wisudawan untuk sejenak menoleh ke belakang, mengingat perjalanan panjang yang telah dilalui sejak awal perkuliahan.
“Rasanya baru kemarin kita mengikuti PKKMB, masih canggung, masih mencari teman karena semester awal kita masih melakukan kuliah daring akibat pandemi. Tapi dari situlah perjalanan kita dimulai,” ujarnya.
Ia mengenang suka duka masa kuliah, mulai dari menumpuknya tugas, menghadapi dosen yang tegas namun penuh perhatian, begadang demi menyelesaikan makalah, hingga melewati fase penting seperti LKMM-TD, PKL, KKN, hingga menyusun skripsi. Semua momen tersebut, menurutnya, kini berbuah manis dengan toga dan gelar sarjana yang disandang.
Dewi juga menegaskan bahwa perjalanan setiap wisudawan tidaklah mudah. Ada yang berjuang mempertahankan beasiswa, ada yang membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan, bahkan ada yang tetap berjuang sambil memikul tanggung jawab keluarga.
“Semua punya cerita, tapi satu pesan yang sama: dengan usaha, tidak ada yang mustahil. Seperti pesan Presiden ke-3 RI, Prof. B.J. Habibie: Keberhasilan bukan milik orang yang pintar, melainkan milik mereka yang senantiasa berusaha,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Dewi menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, mulai dari orang tua, dosen, tenaga kependidikan, sahabat, hingga almamater tercinta, UNUSIDA. Ia juga menekankan kebanggaannya atas prestasi UNUSIDA yang meski masih berusia muda, sudah mencatatkan berbagai pencapaian gemilang, seperti penghargaan Anugerah Pendidikan Nahdlatul Ulama 2025, peringkat Klaster Utama Perguruan Tinggi Nasional 2024, hingga Gold Winner Anugerah Diktiristek 2023 dalam bidang pengabdian masyarakat.
Lebih lanjut, Dewi juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu memilih UNUSIDA sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. Sebab UNUSIDA telah membuktikan bahwa mahasiswa dan alumninya memiliki daya saing, kreativitas, dan kemampuan untuk berdiri sejajar dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lainnya.
“Di sini, Anda tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik yang mumpuni, tetapi juga tumbuh dalam suasana kampus yang mendidik karakter, memperkuat akhlak, serta mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dewi menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru. Ia berharap UNUSIDA semakin maju, semakin dikenal, tidak hanya di Sidoarjo tetapi juga di kancah nasional maupun internasional, serta terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
“Apapun jalan yang kita tempuh setelah ini bekerja, melanjutkan studi, berwirausaha, maupun membangun keluarga yang terpenting adalah tetap berusaha, terus belajar, dan menjaga nama baik almamater. Semoga ilmu yang kita peroleh menjadi amal jariyah bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pungkasnya. (MY)






