Pos

UNUSIDA Gelar Rapat Persiapan Perkuliahan Gasal Tahun Akademik 2025–2026 1

UNUSIDA Gelar Rapat Persiapan Perkuliahan Gasal Tahun Akademik 2025–2026

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2025–2026 pada Kamis, 19 September 2025 di Auditorium Kampus UNUSIDA, Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan universitas, para dekan, kaprodi, dosen, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan UNUSIDA.

Rapat yang berlangsung selama hampir tiga jam ini diisi dengan berbagai agenda penting, mulai dari evaluasi perkuliahan semester genap tahun akademik sebelumnya, pemaparan rencana strategis peningkatan kualitas akademik, hingga pembahasan implementasi teknologi digital dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Dalam suasana yang hangat namun serius, peserta rapat menunjukkan antusiasme tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya masukan dan diskusi yang berkembang, baik terkait perencanaan kurikulum, pembaruan metode pengajaran, maupun penyesuaian sistem administrasi akademik dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.

Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan semua elemen civitas akademika dalam menghadapi perkuliahan semester gasal. “Persiapan perkuliahan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen kita untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa. Kita ingin memastikan bahwa setiap proses pembelajaran berjalan efektif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya. Beliau juga menambahkan, “Tantangan dunia pendidikan saat ini sangat kompleks. Perubahan teknologi, dinamika sosial, hingga kebutuhan industri menuntut kita untuk selalu sigap dan adaptif. Oleh karena itu, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh unsur universitas harus bahu-membahu dalam menyukseskan semester gasal ini.”

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, kesiapan kurikulum yang harus terus diperbarui sesuai capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan kebutuhan pasar kerja. Kedua, peningkatan kualitas dosen melalui pelatihan, workshop, dan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi agar perkuliahan lebih interaktif. Ketiga, pemanfaatan teknologi digital seperti Learning Management System (LMS) UNUSIDA, pemanfaatan platform video conference, serta integrasi sistem administrasi akademik. Keempat, evaluasi fasilitas perkuliahan meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan konektivitas internet. Kelima, peningkatan layanan mahasiswa melalui bimbingan akademik, pengembangan diri, serta percepatan layanan administrasi.

Lebih lanjut, Dr. H. Fatkul Anam menegaskan bahwa kesiapan ini adalah bentuk tanggung jawab bersama. “Kualitas sebuah universitas diukur dari bagaimana kita menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia nyata. Bukan hanya membekali mereka dengan teori, tetapi juga keterampilan, etika, dan karakter. Rapat ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik kita berjalan sesuai visi UNUSIDA, yaitu mencetak lulusan unggul, berkarakter, dan berdaya saing global,” tegasnya. Beliau juga memberikan motivasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan agar terus menjaga semangat pengabdian. “Kita semua adalah pendidik dan pelayan ilmu. Maka, mari jadikan semester gasal ini sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa UNUSIDA mampu menjadi universitas yang memberi manfaat luas, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa,” pungkas Rektor.

Rapat persiapan perkuliahan ini memberikan dampak signifikan bagi jalannya kegiatan akademik di UNUSIDA. Pertama, memperkuat kolaborasi internal antara pimpinan universitas, dekan, kaprodi, dosen, dan tenaga kependidikan sehingga koordinasi akademik lebih terarah. Kedua, meningkatkan kesiapan teknis dan administratif dengan adanya pemetaan kebutuhan perkuliahan, mulai dari kurikulum hingga fasilitas, sehingga pelaksanaan perkuliahan gasal diproyeksikan berjalan lebih lancar. Ketiga, mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui integrasi teknologi digital dalam perkuliahan agar suasana belajar lebih menarik dan efektif. Keempat, memperkuat reputasi UNUSIDA di mata masyarakat melalui keseriusan mempersiapkan semester baru dengan matang.

Menutup rapat, Rektor menyampaikan harapannya agar seluruh elemen civitas akademika mampu menjaga semangat kolaborasi. Ia optimistis bahwa persiapan yang matang akan berdampak positif pada keberlangsungan proses belajar mengajar. Dengan persiapan yang dilakukan secara menyeluruh, UNUSIDA siap menyongsong Semester Gasal Tahun Akademik 2025–2026 dengan penuh optimisme. Mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga relevan dengan tantangan dunia nyata.

Kabar Membanggakan Tujuh Dosen UNUSIDA Raih Kelulusan Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 Kemdikti Saintek 2

Kabar Membanggakan Tujuh Dosen UNUSIDA Raih Kelulusan Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 Kemdikti Saintek

Sidoarjo, 17 September 2025 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak tujuh dosen dari berbagai program studi berhasil lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang 1 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bidang Sains dan Teknologi (Kemdikti Saintek).

Ketujuh dosen yang lolos adalah: Erlyna Tri Rohmiatun, S.E., M.A. (Prodi Akuntansi), Machfudzil Asror, S.Pd.I, M.Pd. (Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Neny Kurniati, S.Kom., M.T. (Prodi Informatika), Syahri Mu’min, S.Kom., M.T. (Prodi Sistem Informasi), Dr. Novaria L. Jannah, S.Pd., M.Pd. (Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Putra Uji Deva Satrio, S.Sn., M.Sn. (Prodi Desain Komunikasi Visual), dan Taqwanur, M.MT. (Prodi Teknik Industri).

Sertifikasi dosen merupakan bentuk pengakuan profesional bagi tenaga pendidik di perguruan tinggi. Melalui proses seleksi yang ketat, dosen yang lulus dinyatakan layak sebagai tenaga pendidik profesional dan berhak memperoleh tunjangan profesi dari pemerintah. Sertifikasi ini tidak hanya mengukur kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga menjadi tolok ukur kualitas seorang dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Hasil kelulusan Serdos Gelombang 1 Tahun 2025 diumumkan secara resmi oleh Kemdikti Saintek pada awal September 2025. Kabar gembira ini menjadi bukti nyata bahwa UNUSIDA semakin berkomitmen meningkatkan kualitas dosen dan mutu pendidikan. Keberhasilan tujuh dosen UNUSIDA bukan hanya pencapaian individu, tetapi juga indikator meningkatnya kualitas tenaga pendidik di kampus. Dengan bertambahnya jumlah dosen tersertifikasi, UNUSIDA semakin siap bersaing dengan perguruan tinggi lain, baik di tingkat regional maupun nasional.

Kepala Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Lolosnya tujuh dosen UNUSIDA dalam sertifikasi dosen gelombang pertama tahun 2025 menunjukkan bahwa kualitas tenaga pendidik kita semakin diakui. Ini juga menjadi bukti bahwa UNUSIDA memiliki sumber daya manusia yang berkompeten, profesional, dan siap mendukung visi kampus untuk menjadi universitas unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses sertifikasi dosen bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan persiapan, kelengkapan administrasi, serta bukti kinerja dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, kelulusan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi para dosen yang patut diapresiasi bersama. “Serdos ini diharapkan dapat semakin memotivasi para dosen untuk meningkatkan kualitas diri, memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta membawa kemajuan bagi UNUSIDA tercinta,” tegas Jeziano.

Keberhasilan tujuh dosen UNUSIDA juga memberikan dampak positif yang luas. Dari sisi institusi, kelulusan ini meningkatkan reputasi kampus karena semakin banyak dosen UNUSIDA yang diakui profesionalitasnya. Dari sisi pembelajaran, mahasiswa akan merasakan proses belajar mengajar yang lebih berkualitas karena dosen tersertifikasi memiliki kompetensi yang teruji dalam hal pedagogik dan profesionalisme. Dari sisi kelembagaan, sertifikasi dosen turut memperkuat akreditasi program studi maupun institusi, mengingat Serdos menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi BAN-PT maupun lembaga penjaminan mutu lainnya.

Tidak kalah penting, capaian ini juga menjadi motivasi bagi dosen lain di UNUSIDA untuk terus meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan diri mengikuti sertifikasi pada gelombang berikutnya. Selain itu, dosen yang tersertifikasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penelitian, pengabdian, serta inovasi yang bermanfaat luas.

Ke depan, UNUSIDA optimis dapat melahirkan lebih banyak dosen profesional yang mampu memberikan kontribusi tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Jeziano menutup keterangannya dengan penuh harapan. “Kami akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan agar semakin banyak dosen UNUSIDA yang berhasil lolos sertifikasi. Dengan begitu, mutu pendidikan di UNUSIDA akan semakin meningkat dan memberi dampak nyata bagi pembangunan bangsa,” jelasnya.

Keberhasilan tujuh dosen UNUSIDA dalam lulus Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 Kemdikti Saintek menjadi bukti komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Capaian ini tidak hanya membanggakan civitas akademika UNUSIDA, tetapi juga menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan bertambahnya jumlah dosen tersertifikasi, UNUSIDA semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang mampu mencetak lulusan unggul, berkarakter, dan adaptif di era global, serta terus bergerak maju membawa kejayaan bagi UNUSIDA tercinta.(AS)

Ayo jadi bagian dari Tim Task Force PMB UNUSIDA! 3

Ayo jadi bagian dari Tim Task Force PMB UNUSIDA!

Hai Sobat NUsantara 👋
Ayo jadi bagian dari Tim Task Force PMB UNUSIDA! ✨

Selain jadi mahasiswa berprestasi, kamu juga bisa berkesempatan jadi tim yang mendukung proses penerimaan mahasiswa baru. Dapatkan banyak manfaat dan pengalaman berharga dengan mendaftar sebagai Tim Task Force PMB UNUSIDA!

📌Syarat dan Ketentuan:
– Mahasiswa aktif UNUSIDA angkatan tahun 2023-2025.
– Memiliki akun media sosial yang aktif.
– Mampu berkomunikasi dengan baik.
– Dapat bekerja sama baik secara tim maupun individu.
– Memiliki kepribadian yang percaya diri, aktif, kreatif, dan inovatif.
– Bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai Tim Task Force PMB.
– Berkomitmen untuk menyelesaikan kegiatan sebagai Tim Task Force PMB selama periode 2024-2025.

📌Benefit yang Didapat:
– Memperluas relasi dan jaringan.
– Meningkatkan soft skill, terutama dalam komunikasi dan kerja tim.
– Mendapatkan pengalaman berharga.
– Memperoleh E-Sertifikat dan Sipoma

Yuk, daftar sekarang di link yang tertera di bio atau langsung klik disini

Jangan sampai ketinggalan, pendaftaran dibuka dari 19-24 September 2025!
Ajak teman-teman kamu yang lain untuk bergabung juga, ya!

 

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2025, Bekali Mahasiswa Baru Tentang Akademik dan Pengembangan Diri di Dunia Teknologi 4

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2025, Bekali Mahasiswa Baru Tentang Akademik dan Pengembangan Diri di Dunia Teknologi

Sidoarjo – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Pengenalan Aktivitas Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA (PAFILIUN) 2025 yang dilaksanakan di Kampus 2 UNUSIDA, Rabu-Kamis (17-18/9/2025). Dengan mengangkat tema ‘DIGITOPIA: Membangun Dunia Digital Berbasis Teknologi dan Kreativitas’, acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik dan pengembangan diri di dunia teknologi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNUSIDA, H. Ali Masykuri, M.Pd.I.,memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih Fakultas Ilmu Komputer sebagai tempat menimba ilmu. “Saya sangat mengapresiasi keputusan kalian memilih FILKOM. Di era globalisasi yang sangat maju saat ini, mahasiswa harus proaktif mencari tahu banyak hal tentang kuliah, tidak hanya menerima tapi juga aktif memberi masukan yang membangun,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap kritis yang positif serta penggunaan akal pikiran yang disertai dengan etika dan akhlak sebagai mahasiswa UNUSIDA. “Gunakan etika dan akhlak yang baik. Jadilah mahasiswa yang tidak mudah terpancing, tapi berpikir jernih dan bertanggung jawab,” tegasnya. Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa perkuliahan bukan hanya soal teknologi dan akademik, tetapi juga bagian dari proses membangun diri menjadi manusia yang beriman dan berilmu.

Ia mengutip surah Al-Hujurat sebagai pengingat bahwa orang-orang beriman yang menuntut ilmu akan diberikan derajat yang tinggi oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jadikan kampus ini sebagai tempat membangun masa depan berbasis iman dan ilmu “Di sinilah tempat kalian menimba ilmu, mengenal bapak ibu dosen, kakak-kakak kelas, serta menjelajahi ruang-ruang kuliah dan laboratorium. Jadikan pengalaman ini sebagai pijakan awal untuk perjalanan akademik kalian di dunia digital yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM FILKOM, Fitto Ardiansyah, menuturkan bahwa UNUSIDA sudah menjadi seperti rumah kita, tempat bertumbuh bersama. Menurutnya, PAFILIUN bukan sekadar acara perkenalan kampus, tapi juga bentuk penyambutan yang mengajak mahasiswa baru untuk merasa memiliki tempat dan peran di lingkungan kampus. “Selamat datang dan selamat bergabung di fakultas tercinta kita ini. Hari ini kalian resmi menjadi bagian dari rumah kita bersama,” ucapnya.

Lebih dari itu, PAFILIUN 2025 menjadi bukti bahwa Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA tidak hanya fokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan. “Di Fakultas Ilmu Komputer, kita tidak hanya belajar koding, jaringan, atau data. Kita belajar berpikir kritis, bekerja sama, dan jadi problem solver,” lanjutnya. Ia juga berpesan agar mahasiswa baru menikmati setiap proses, aktif berorganisasi, menjaga kesehatan mental dan fisik, serta membangun kolaborasi. “Mari kita jadikan PAFILIUN ini langkah awal untuk menciptakan suasana fakultas yang seru, kreatif, dan penuh inovasi. Ingat, masa depan teknologi dimulai dari kalian,” pungkasnya. (MY)

UNUSIDA dan Universiti Malaya Wales Jalin Kemitraan Strategis, Perluas Lingkup Akademik di Kancah Global 5

UNUSIDA dan Universiti Malaya Wales Jalin Kemitraan Strategis, Perluas Lingkup Akademik di Kancah Global

Malaysia,  10 September 2025 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali mencatatkan langkah penting dalam upaya internasionalisasi, dengan resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universiti Malaya Wales (UMW), sebuah institusi pendidikan terkemuka di Malaysia. Kesepakatan strategis ini merupakan wujud nyata komitmen UNUSIDA untuk memperluas jaringan akademik, meningkatkan mutu pendidikan, dan menguatkan relevansi riset di tingkat internasional. MoU ini menjadi landasan kerja sama timbal balik antara UNUSIDA dan UMW. Ruang lingkup kerja sama mencakup beragam kegiatan dan program yang berfokus pada kolaborasi akademik, dengan tetap mematuhi ketersediaan dana dan regulasi yang berlaku di masing-masing universitas.

Beberapa poin utama yang akan diimplementasikan antara lain:

  1. Mobilitas Mahasiswa dan Dosen: Kedua belah pihak akan memfasilitasi program pertukaran bagi mahasiswa dan kunjungan bagi akademisi (visiting scholars) untuk memperkaya pengalaman belajar dan mengajar.
  2. Kolaborasi Program Akademik: Kemitraan ini membuka peluang untuk pengembangan program akademik gabungan.
  3. Riset dan Publikasi Bersama: Melakukan kegiatan penelitian kolaboratif yang hasilnya dapat dipublikasikan secara bersama-sama.
  4. Pertukaran Sumber Daya: Berbagi materi akademik dan informasi lain yang bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan.
  5. Pusat Internasional: Mengelola pusat atau unit internasional untuk mendukung program-program kolaborasi.
  6. Kegiatan Ilmiah: Menyelenggarakan kegiatan ilmiah bersama, seperti seminar, pelatihan, konferensi, dan simposium.
  7. Perjanjian ini juga bersifat non-eksklusif, yang memungkinkan kedua universitas untuk menjalin kemitraan dengan institusi lain. Untuk menjamin kelancaran kolaborasi, MoU ini juga mengatur secara rinci perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), kerahasiaan informasi, dan mekanisme penyelesaian sengketa, memastikan setiap kegiatan berjalan secara profesional.

Penandatanganan ini melibatkan dua pihak utama. Dari UNUSIDA, diwakili oleh Rektor Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, yang menandatangani dokumen ini sebagai perwakilan institusi. Sementara itu, dari pihak UMW, perjanjian ditandatangani oleh Prof. Dr. Roselina Ahmad Saufi, FCMI. Kehadiran para pimpinan tertinggi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen kuat dari kedua universitas dalam mewujudkan kerja sama.Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini secara resmi dilakukan pada 10 September 2025 di Malaysia. Berlangsung di wilayah UMW, menandakan UNUSIDA mengambil peran aktif sebagai mitra internasional.

Menurut Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, kemitraan ini merupakan langkah fundamental untuk mewujudkan visi UNUSIDA sebagai universitas yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah pintu gerbang penting untuk memperluas cakrawala akademik. “Kemitraan dengan UMW ini membuka pintu bagi UNUSIDA untuk memperluas cakrawala akademik. Kami berharap mahasiswa dan dosen kami dapat memperoleh pengalaman internasional yang riil, baik melalui pertukaran, penelitian gabungan, maupun kegiatan akademik lainnya. Perjanjian ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan standar internasional.”

Perjanjian ini berlaku selama lima tahun, memberikan waktu yang memadai bagi kedua pihak untuk merancang dan melaksanakan program-program kolaboratif. Jika salah satu pihak ingin mengakhiri kerja sama, pemberitahuan tertulis harus disampaikan enam bulan sebelumnya. Sebaliknya, jika ingin memperpanjang, pemberitahuan harus diberikan pada tahun keempat masa kerja sama. Fleksibilitas ini menunjukkan komitmen jangka panjang tanpa mengikat pihak mana pun secara permanen.Dampak dari kemitraan ini akan terasa di berbagai lapisan. Bagi mahasiswa, mereka akan mendapatkan kesempatan berharga untuk berpartisipasi dalam program mobilitas, yang akan memungkinkan mereka belajar di lingkungan baru dan memperluas wawasan budaya. Bagi dosen, kolaborasi ini membuka peluang riset bersama dan publikasi internasional, yang akan meningkatkan profil akademik mereka.

Secara lebih luas, kolaborasi ini diharapkan mendorong inovasi dalam program akademik, menciptakan kurikulum yang lebih relevan dengan standar global. Selain itu, pertukaran materi akademik dan informasi akan memperkaya sumber daya belajar bagi kedua institusi. Semua ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan mutu lulusan UNUSIDA, yang diharapkan semakin kompeten dan siap menghadapi tantangan global.

Mengukir Karier Cemerlang: Kisah Inspiratif Alumni UNUSIDA di Dunia Profesional 6

Mengukir Karier Cemerlang: Kisah Inspiratif Alumni UNUSIDA di Dunia Profesional

Sidoarjo – Dunia kerja yang penuh persaingan menuntut kesiapan dan keterampilan yang mumpuni dari setiap lulusan perguruan tinggi. Hal ini juga dirasakan oleh Nafa Putri Maulidya, S.M, salah satu alumni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) yang kini sukses meniti karier di Bagian Sekretariat RSI Siti Hajar Sidoarjo. Perjalanan Nafa menjadi bukti nyata bahwa peran kampus sangat penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia profesional (25-08-2025).

Menurut Nafa, pengalaman yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di UNUSIDA memberikan bekal berharga, bukan hanya berupa teori, tetapi juga keterampilan praktis. Melalui berbagai program kampus seperti kegiatan magang, penguasaan keterampilan, hingga pengabdian masyarakat, Nafa merasa lebih siap untuk melangkah ke dunia kerja yang lebih luas. “Peran kampus dalam karier sangatlah penting dan berpengaruh, khususnya bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang lebih luas dan membangun karier yang lebih sukses,” ungkapnya.

Magang menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan bagi Nafa. Dari program tersebut, ia dapat merasakan langsung suasana kerja yang sesungguhnya, belajar menghadapi dinamika organisasi, serta mengasah kemampuan komunikasi dan manajemen waktu. Pengalaman ini membuatnya semakin percaya diri ketika akhirnya memasuki dunia kerja yang nyata. Selain itu, melalui pengabdian masyarakat, ia belajar bagaimana mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu masyarakat secara langsung, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang tinggi.

Kini, Nafa membuktikan bahwa bekal ilmu dan pengalaman dari kampus mampu menjadi landasan kuat dalam membangun karier. Di posisi strategisnya sebagai staf sekretariat di RSI Siti Hajar Sidoarjo, ia dituntut untuk bekerja dengan teliti, disiplin, serta mampu berkomunikasi dengan berbagai pihak. Semua keterampilan itu, menurutnya, sudah mulai terasah sejak di bangku kuliah. Ia juga menekankan pentingnya keaktifan mahasiswa dalam mengikuti berbagai kegiatan di kampus, karena dari situlah jaringan, pengalaman, dan keterampilan tambahan bisa didapatkan.

Perjalanan karier Nafa memberikan pesan kuat bagi mahasiswa dan generasi muda, khususnya di UNUSIDA. Bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh perjuangan. Keseriusan dalam belajar, memanfaatkan setiap kesempatan magang, aktif dalam organisasi, serta keterlibatan dalam pengabdian masyarakat akan menjadi modal besar untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Kisah inspiratif ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa UNUSIDA agar tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga aktif mengembangkan diri melalui berbagai program kampus yang tersedia. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Bagi Nafa, sukses bukan hanya soal posisi atau jabatan, tetapi tentang bagaimana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi orang lain. Dengan semangat itu, ia terus melangkah maju, sekaligus membawa nama baik almamater tercinta, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. (AS)

UNUSIDA Gelar Rapat Kerja Pimpinan 2025–2026: Perkuat Tata Kelola, Maksimalkan Resources, dan Pastikan Arah Strategis Kampus 7

UNUSIDA Gelar Rapat Kerja Pimpinan 2025–2026: Perkuat Tata Kelola, Maksimalkan Resources, dan Pastikan Arah Strategis Kampus

SIDOARJO, 20 Agustus 2025 — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Tahun Akademik 2025–2026 dengan fokus utama memperkuat tata kelola perguruan tinggi, memaksimalkan pemanfaatan sumber daya, dan memastikan arah strategis universitas terjalin dengan baik dari pimpinan tertinggi hingga unit pelaksana di bawahnya. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA yang dihadiri seluruh jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, kepala program studi, kepala UPT, lembaga, biro, bagian, divisi serta perwakilan Lembaga Perguruan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU).

Rapat kerja ini membahas berbagai program prioritas kampus, termasuk upaya peningkatan kualitas akademik, penguatan riset dan inovasi, serta penataan sistem manajemen agar UNUSIDA mampu bersaing dan beradaptasi dengan dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks. Melalui forum strategis ini, seluruh pimpinan universitas diajak menyamakan visi, memperkuat koordinasi lintas unit, serta merumuskan langkah nyata yang dapat diimplementasikan secara berkesinambungan.

“Internalisasi program ini penting agar semua pimpinan, mulai dari rektorat, fakultas, hingga program studi, mengetahui arah strategis ke depan. Kita juga memastikan bahwa semua resources dapat dimaksimalkan. Jika ada masalah sekecil apa pun, dapat segera diatasi,” ungkap Rektor UNUSIDA dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa mengelola perguruan tinggi jauh lebih kompleks dibandingkan mengelola sekolah, karena tingkat kompetensi, kebutuhan regulasi, dan tuntutan stakeholders jauh lebih tinggi.

Hal senada disampaikan Sekretaris LPT PBNU, yang turut hadir dan memberikan arahan khusus kepada jajaran pimpinan kampus. “Mengelola perguruan tinggi tidaklah sederhana. Pilihannya jelas: kita harus mampu bertahan dan berkembang. Aspek tata kelola menjadi sangat penting agar kampus bisa survive juga mampu berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat kerja ini diharapkan menghasilkan output yang konkret, yaitu rencana program kerja terpadu yang dapat dijalankan secara terukur dan efisien sepanjang tahun akademik 2025–2026. Melalui perencanaan yang matang, UNUSIDA menargetkan peningkatan mutu layanan pendidikan, akreditasi program studi yang lebih baik, serta penguatan kolaborasi dengan mitra industri, pemerintah, dan organisasi masyarakat.

“Rakerpim ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun langkah strategis ke depan. Kami berharap setiap keputusan yang diambil dapat langsung diimplementasikan, sehingga tidak ada kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan,” tambah Rektor.

Dengan komitmen bersama, UNUSIDA berupaya mewujudkan tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan. Sekretaris LPT PBNU menegaskan kembali pentingnya keberlanjutan program yang sudah dirintis. “Kita tidak boleh terjebak hanya pada rutinitas. Setiap program harus berorientasi pada hasil dan berdampak langsung pada masyarakat serta reputasi universitas. Itulah ukuran keberhasilan sebuah perguruan tinggi,” ujarnya.

Penutup rapat kerja menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, antara lain penyelarasan program kerja fakultas dengan rencana strategis universitas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola kampus, serta penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi.

Melalui Rakerpim 2025–2026 ini, UNUSIDA menunjukkan kesungguhannya untuk membangun perguruan tinggi yang tangguh, kompetitif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi ciri khas Nahdlatul Ulama.

Semarak Harlah ke-11 UNUSIDA: Lomba Tumpeng Antar Fakultas dan Mahasiswa 8

Semarak Harlah ke-11 UNUSIDA: Lomba Tumpeng Antar Fakultas dan Mahasiswa

Sidoarjo – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-11, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Lomba Kreasi Tumpeng yang diikuti oleh seluruh bidang dan fakultas serta mahasiswa yang ada di lingkungan kampus. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 3 Juli 2025, di Masjid KH. Hasyim Asyari UNUSIDA, dan menjadi salah satu agenda puncak perayaan Harlah UNUSIDA ke-11 yang penuh dengan semangat kebersamaan dan kreativitas.

Harlah UNUSIDA Ke -11 ini mengusung tema “Bersatu dalam Tradisi, Tumbuh dalam Inovasi”, dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antar civitas akademika UNUSIDA sekaligus melestarikan warisan budaya kuliner nusantara. Masing-masing bidang dan fakultas diberi kebebasan untuk menampilkan tumpeng terbaik mereka dengan kreativitas tinggi, baik dari segi estetika, makna filosofis, maupun kekompakan tim saat penyajian.

Ibu Ayu Lucy Larassaty, S.E., M.M., selaku Penanggung Jawab Lomba Kreasi Tumpeng, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ajang untuk menunjukkan sinergi dan semangat gotong royong antar unit di UNUSIDA.

“Tumpeng bukan sekadar hidangan. Ia simbol perayaan, syukur, dan kebersamaan. Lewat lomba ini, kami ingin menghadirkan semangat itu di tengah perayaan Harlah UNUSIDA ke-11. Yang menarik, setiap tim sangat antusias, bahkan sudah mempersiapkan konsep dan dekorasi jauh-jauh hari,” ujar Ayu Lucy saat ditemui di sela kegiatan.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Harlah UNUSIDA ke-11, Ibu Muawwinatul Laili, S.S., M.Pd., menyatakan bahwa Lomba Kreasi Tumpeng ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam suasana yang menyenangkan.

“Peringatan Hari Lahir UNUSDIA tidak hanya bersifat seremonial, tapi menjadi ruang untuk membangun ikatan sosial antar warga kampus. Lewat kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai kebudayaan dan kekompakan organisasi bisa terus ditumbuhkan,” tutur Bu Laily.

Lomba ini diharapkan dapat memberikan berbagai dampak positif, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal, acara ini memperkuat budaya kerja kolaboratif dan mempererat hubungan antar departemen serta fakultas. Secara eksternal, kegiatan ini juga menunjukkan wajah UNUSIDA sebagai kampus yang menghargai nilai-nilai lokal dan kearifan budaya.

Tidak hanya berisi perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam tentang makna simbolik tumpeng dan filosofi di balik bahan-bahan yang digunakan. Selain itu, keindahan dan keberagaman tumpeng yang dipamerkan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu undangan serta masyarakat sekitar yang turut hadir dalam rangkaian Harlah.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari seluruh unit yang berpartisipasi. Beberapa tumpeng yang ditampilkan sangat unik. Dengan itu menunjukkan bahwa kreativitas warga UNUSDIA sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” tambah Ayu Lucy.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan dalam setiap peringatan Harlah UNUSDIA. Bukan hanya untuk menampilkan hasil karya, tapi juga sebagai sarana ekspresi kebudayaan dan memperkuat identitas kampus,” ungkap Bu Laili.

Sebagai penutup, panitia mengumumkan pemenang lomba dan memberikan apresiasi berupa trofi serta piagam penghargaan kepada tim terbaik. Acara ditutup dengan doa bersama dan makan tumpeng secara kolektif sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 11 tahun UNUSDIA dalam dunia pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan seperti ini, UNUSDIA membuktikan bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademis, tetapi juga ruang tumbuhnya budaya, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap institusi.

HIMA PGSD UNUSIDA Gelar Provision 2025: Bekal Istimewa untuk Cak & Neng PGSD Masa Depan 9

HIMA PGSD UNUSIDA Gelar Provision 2025: Bekal Istimewa untuk Cak & Neng PGSD Masa Depan

Sidoarjo, 13 Juni 2025 — Himpunan Mahasiswa (HIMA) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan PROVISION 2025 atau Pembekalan Cak & Neng PGSD 2025. Acara yang berlangsung di Auditorium Lantai 5 UNUSIDA kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus HIMA PGSD, serta para peserta terpilih sebagai finalis Cak & Neng PGSD 2025.

PROVISION merupakan singkatan dari Preparation for Visionary Icon of Education, sebuah program pembekalan yang diselenggarakan secara rutin sebelum pemilihan dan masa tugas Cak & Neng PGSD dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar, keterampilan personal, serta wawasan mengenai peran strategis yang akan diemban oleh para Cak & Neng sebagai representasi mahasiswa PGSD dalam lingkup akademik maupun non-akademik. Pembekalan meliputi materi seputar public speaking, etika komunikasi, penguatan karakter, serta pengenalan tugas dan tanggung jawab duta kampus.

Ketua pelaksana PROVISION 2025, Hisam, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan bagian penting dalam proses pembentukan figur inspiratif yang mencerminkan nilai-nilai ke-PGSD-an. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, wawasan, serta keterampilan dasar kepada para peserta Cak & Neng dalam menjalankan tugas dan peran mereka secara optimal selama masa tugasnya,” ujar Hisam. Ia menambahkan bahwa Cak & Neng bukan sekadar gelar simbolis, melainkan representasi nyata dari mahasiswa yang aktif, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap kemajuan program studi.

Melalui kegiatan PROVISION ini, diharapkan para finalis dapat memiliki kesiapan mental dan intelektual yang memadai untuk menjalankan peran sebagai duta mahasiswa PGSD. Pembekalan ini juga menjadi ajang penyamaan persepsi terkait nilai-nilai karakter yang harus dijunjung tinggi, seperti tanggung jawab, empati, disiplin, serta jiwa kepemimpinan. Peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga dilibatkan dalam simulasi situasi yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan komunikasi interpersonal.

Kegiatan yang berlangsung sehari dengan menghadirkan kakak Iis Rodiyah Agustiningsih, Putri Hijab Jawa Timur 2023. “Output yang kami harapkan adalah terciptanya figur Cak & Neng yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tapi juga dalam pemikiran, kepribadian, dan aksi nyata di lingkungan kampus,” tambah Hisam. “Mereka diharapkan mampu menjadi contoh teladan yang membawa semangat positif dalam kehidupan perkuliahan dan organisasi.”

Acara ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari dosen pembina dan pengurus HIMA PGSD. Menurut mereka, kegiatan semacam ini penting untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan karena berkontribusi langsung pada pengembangan karakter mahasiswa secara holistik. Apalagi, keberadaan Cak & Neng PGSD bukan hanya sebagai ikon dalam acara formal, tetapi juga sebagai duta yang mempromosikan nilai-nilai pendidikan dasar yang humanis dan inovatif.

Sebagai penutup, Ketua HIMA PGSD juga menyampaikan harapan besar terhadap para peserta setelah mengikuti PROVISION 2025. “Kami berharap, dari pembekalan ini lahir Cak & Neng PGSD yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga rendah hati, peka terhadap lingkungan, dan siap menjadi bagian dari perubahan positif di kampus maupun masyarakat,” ujarnya.

Dengan digelarnya PROVISION 2025, HIMA PGSD menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi mahasiswa yang visioner, berkualitas, dan berdaya saing tinggi di era pendidikan modern. Semangat ini akan terus dijaga sebagai bagian dari upaya menghidupkan kultur akademik yang progresif dan inklusif di lingkungan Program Studi PGSD. (Zurina)

"Level Up Local Business": UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Mahasiswa Lewat Inovasi Digital & Edukasi Pajak 10

“Level Up Local Business”: UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Mahasiswa Lewat Inovasi Digital & Edukasi Pajak

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali memperkuat sinergi strategis bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Selatan melalui kegiatan Business Development Service (BDS) bertajuk “Level Up Local Business” yang digelar pada Rabu, 11 Juni 2025, bertempat di Auditorium Lantai 5 UNUSIDA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kapabilitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menanamkan pemahaman perpajakan dan teknologi promosi modern kepada mahasiswa dan pelaku usaha. BDS tahun ini menjadi istimewa karena disertai penandatanganan Implementing Agreement (IA) antara masing-masing fakultas di UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan sebagai bentuk komitmen jangka panjang untuk mendukung edukasi, pengabdian, dan penguatan ekonomi lokal.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan dua materi utama:

  1. “Level Up Business Lokal: AI sebagai Solusi Promosi UMKM Modern” yang disampaikan oleh Achmad Mufliq, S.Kom., M.Kom., dosen dan praktisi teknologi informasi.
  2. “Perpajakan untuk UMKM” yang dibawakan oleh Yonas Ardiansyah, penyuluh pajak dari KPP Pratama Sidoarjo Selatan.

Sinergi Pemerintah dan Kampus: Langkah Konkret Dukung UMKM
Kepala KPP Pratama Sidoarjo Selatan, Stefanus Hajar Banu Sujita, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk menjangkau lapisan masyarakat, khususnya UMKM dan generasi muda, dalam hal edukasi perpajakan dan pengembangan usaha.

“Sebagai institusi pemerintah, kami tidak bisa bekerja sendirian untuk menjalankan tugas edukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Kami sangat membutuhkan kerja sama seperti ini, agar penyuluhan pajak dan literasi usaha bisa lebih luas menjangkau komunitas, termasuk kalangan akademik,” ujar Stefanus.
Ia menambahkan bahwa dengan menggandeng kampus, pesan-pesan edukatif dapat disampaikan lebih efektif dan diserap dengan pendekatan yang lebih kontekstual.
Sementara itu, Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkhul Anam, M.SI., menegaskan bahwa kemitraan ini telah terjalin hampir dua tahun dan menunjukkan hasil yang positif dalam pengembangan karakter mahasiswa serta pemberdayaan UMKM.

“Hampir dua tahun kami bersama KPP Pratama Sidoarjo Selatan mengadakan kegiatan edukatif dan bermanfaat seperti ini. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena memberi pengalaman dan pengetahuan praktis bagi mahasiswa maupun pelaku UMKM yang terlibat,” kata Rektor. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi kampus dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat sebagai satu kesatuan yang utuh.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan output konkret, yaitu:
• Peningkatan literasi perpajakan dan kepatuhan pajak pelaku UMKM.
• Penerapan teknologi digital, khususnya AI, dalam strategi promosi usaha kecil.
• Meningkatnya pemahaman mahasiswa terhadap dunia usaha dan pajak secara praktis.
• Terbentuknya kolaborasi lanjutan melalui IA antara fakultas dan KPP untuk pendampingan UMKM.

Materi dari Achmad Mufliq, S.Kom., M.Kom., membuka wawasan peserta terkait pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembuatan konten promosi digital, manajemen pelanggan, dan analisis pasar. Ia menekankan bahwa teknologi tidak hanya untuk perusahaan besar, namun kini dapat dijangkau oleh UMKM jika dimanfaatkan dengan tepat.

Sementara itu, Yonas Ardiansyah memaparkan tentang pentingnya UMKM memahami jenis pajak yang berlaku, mekanisme pelaporan yang benar, serta manfaat jangka panjang dari kepatuhan terhadap pajak. Ia juga menekankan bahwa Direktorat Jenderal Pajak kini semakin terbuka dalam melakukan pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha kecil.
“Kami berharap, setelah kegiatan ini, mahasiswa dapat menjadi penghubung informasi yang baik di masyarakat, dan UMKM memiliki keberanian untuk bertumbuh dengan patuh secara administrasi dan cerdas secara teknologi,” ujar Yonas dalam sesi diskusi.

Penandatanganan IA antara KPP dan setiap fakultas UNUSIDA menjadi simbol keberlanjutan dan komitmen bersama untuk mengembangkan ekosistem pendampingan yang terstruktur dan strategis. Dengan kolaborasi yang erat, UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan optimis akan lahir generasi muda yang siap membangun usaha, mendampingi masyarakat, dan menjadi pelopor UMKM naik kelas.

“Kolaborasi ini tidak akan berhenti di ruang seminar. Kami ingin mewujudkan komunitas UMKM binaan yang dibimbing langsung oleh mahasiswa dan dosen UNUSIDA dengan dukungan dari KPP,” tutup Stefanus.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata, foto bersama, dan pembagian materi digital kepada seluruh peserta. Antusiasme tinggi dari mahasiswa dan pelaku UMKM menjadi bukti bahwa kolaborasi ini tidak hanya dibutuhkan, tetapi juga sangat dinantikan untuk berlanjut ke tahap yang lebih berdampak.