LKMM-TD FAI UNUSIDA di Pondok Darul Muta'alimin, Trawas, Mojokerto (Foto: Humas UNUSIDA)

FAI UNUSIDA Sukses Gelar LKMM-TD, Tekankan Kepemimpinan yang Berakhlak dan Berdampak

SIDOARJO — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) bertema ‘Pemimpin Muda Berakhlaqul Karimah, Inovatif, Kolaboratif, dan Berdampak’ yang dilaksanakan di i Kampus 2 UNUSIDA dan Pondok Darul Muta’alimin, Trawas, Mojokerto, Selasa–Rabu (14–15/4/2026).

Selama dua hari, peserta mengikuti sesi materi kepemimpinan, manajemen kegiatan, komunikasi tim, serta refleksi nilai akhlak dalam kepemimpinan. Kegiatan juga menyesuaikan kondisi peserta, termasuk yang sudah bekerja dan berkeluarga.

Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menegaskan pentingnya arah dan perencanaan yang jelas dalam pengembangan perguruan tinggi. Menurutnya, LKMM-TD menjadi bagian dari ikhtiar kampus menyiapkan mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan lapangan.

“Perguruan tinggi harus memiliki kompas yang jelas. LKMM ini bagian dari perencanaan itu, agar mahasiswa memiliki kapasitas manajerial, kemampuan komunikasi, dan kesiapan menghadapi tantangan nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sebagai bekal interaksi global mahasiswa di masa depan.

Menurutnya, mahasiswa saat ini harus memiliki kesiapan menghadapi dunia yang semakin terhubung secara internasional. Penguasaan bahasa Inggris dinilai menjadi salah satu kompetensi penting agar lulusan mampu bersaing, berjejaring, serta beradaptasi di tingkat global.

“Mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kemampuan bahasa asing sebagai sarana komunikasi dan interaksi global,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia LKMM-TD, Ganal Arief Rahmawan, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini difokuskan sebagai pembekalan dasar manajemen organisasi, penguatan kemampuan problem solving, serta keterampilan mengelola diri dan tim.

Ia menyampaikan, LKMM-TD dirancang sebagai fondasi dalam membangun kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Selain itu, kegiatan juga menjadi ruang belajar bersama melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, hingga simulasi yang aplikatif.

Baca juga:  Butuh Ikon Fakultas, FE Gelar Pemilihan Duta Mahasiswa

“Melalui LKMM-TD ini, kami berharap akan lahir pemimpin muda dari FAI UNUSIDA yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga berakhlak, adaptif, dan mampu berkolaborasi memberi dampak di lingkungan organisasi maupun masyarakat,” pungkasnya.