Ketua JPZIS LAZISNU UNUSIDA, Moch. Fabet Ali Taufan, S.Si., Saat Menyalurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Grinting Tulangan (Foto: Humas UNUSIDA)

Wujud Nyata Solidaritas, JPZIS UNUSIDA Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa Korban Kebakaran

SIDOARJO — Musibah kebakaran yang menimpa salah satu mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) pada Kamis (21/5/2026) pagi lalu, mengundang kepedulian berbagai pihak. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah keluarga mahasiswa UNUSIDA di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan yang terdampak sehingga mengalami kerusakan parah. Namun beruntungnya tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Penggalangan bantuan tersebut menghimpun berbagai bentuk dukungan, mulai dari donasi dana, pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, hingga perlengkapan sehari-hari guna membantu meringankan beban korban pascakebakaran.

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur civitas akademika UNUSIDA, mulai dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga mahasiswa. Partisipasi aktif seluruh elemen kampus menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat gotong royong dalam merespons musibah yang terjadi di tengah masyarakat.

Ketua JPZIS LAZISNU UNUSIDA, Moch. Fabet Ali Taufan, S.Si., menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materiil, tetapi juga membangun kepedulian sosial yang lebih luas di lingkungan kampus dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebersamaan harus terus dirawat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada keluarga korban. Selain dukungan materiil, JPZIS LAZISNU UNUSIDA juga memberikan dukungan moril yang diharapkan mampu menguatkan keluarga korban dalam menghadapi masa pemulihan pascamusibah.

Pihak keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh JPZIS LAZISNU UNUSIDA bersama seluruh civitas akademika UNUSIDA. Kehadiran berbagai pihak dinilai sangat membantu di tengah situasi sulit yang sedang mereka hadapi.

Lebih lanjut, Moch. Fabet Ali Taufan menegaskan komitmen JPZIS LAZISNU UNUSIDA untuk terus melakukan pendampingan dan membuka peluang bantuan lanjutan sesuai kebutuhan korban, baik berupa kebutuhan pokok maupun dukungan lain guna menunjang proses pemulihan.

Baca juga:  Dari Ruang Kelas ke Dunia Industri: Iyung Fachrur Rozi, Alumni Informatika UNUSIDA yang Kini Berkarier sebagai Programmer

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu, khususnya ketika ada saudara yang sedang tertimpa musibah. Aksi kemanusiaan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian sosial kampus dalam menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.