UKM METAFORA Sukses Gelar iMMERSION 2025 Workshop Fotografi di Hall PCNU Sidoarjo (Foto: Humas UNUSIDA)

UKM METAFORA UNUSIDA Sukses Gelar iMMERSION 2025: Bingkai Masa Depan Lewat Lensa dan Teknologi

Sidoarjo – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) METAFORA Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi dengan sukses menggelar iMMERSION 2025 Workshop Fotografi bertajuk ‘Frame Your Future: Menguasai Visual & Teknologi di Era Digital’. Kegiatan ini dipusatkan di Hall Lantai 3 Kantor PCNU Sidoarjo, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar SMA/SMK/MA hingga mahasiswa lintas kampus. Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman dari bidang visual kreatif, kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, dan visioner melalui medium fotografi yang berpadu dengan kemajuan teknologi digital.

Ketua Pelaksana, Nur Hidayat, dalam sambutannya menegaskan pentingnya semangat membingkai masa depan melalui visual yang bermakna.

“Setiap karya adalah jejak. Jepretanmu hari ini bisa jadi inspirasi untuk dunia esok hari. Jangan hanya membidik gambar — bidik makna, harapan, dan masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum UKM METAFORA, Rahayu Intan Ning Tiyas, menekankan bahwa fotografi masa kini tidak cukup hanya dengan teknik, tetapi juga kemampuan membangun narasi visual di tengah derasnya arus konten digital.

Kegiatan ini menegaskan peran UKM METAFORA sebagai pelopor pengembangan kreativitas visual mahasiswa UNUSIDA. Tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wahana ekspresi yang memadukan seni, teknologi, dan strategi komunikasi modern.

“Dunia fotografi bukan hanya tentang memotret, tapi menangkap nilai, harapan, dan arah masa depan. Dan kami percaya, mahasiswa UNUSIDA mampu membingkainya dengan karya,” tandasnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian (Kabag) Kemahasiswaan UNUSIDA Mahfudzil Asror, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap UKM METAFORA yang terus konsisten menciptakan ruang pengembangan kreativitas mahasiswa berbasis teknologi.

“UNUSIDA mendukung penuh aktivitas mahasiswa yang berdampak pada peningkatan keterampilan dan jejaring, termasuk di bidang visual kreatif seperti ini. Semoga ini menjadi awal dari karya-karya besar kalian di masa depan,” ungkapnya.

Materi dan Praktik Langsung: Dari Dasar Teknik hingga Visual Marketing

Workshop ini terdiri dari tiga sesi utama:

  1. Sesi I oleh Putra Uji Deva Satrio, S.Sn., M.Sn.
    Pembina UKM METAFORA sekaligus dosen Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA ini memaparkan konsep dasar segitiga eksposur, yaitu aperture, shutter speed, dan ISO. Dengan gaya khas dan prinsip hidupnya, “Boleh malas semales-malesnya hari ini, tapi esok harus produktif seproduktif-produktifnya,” ia membakar semangat peserta untuk terus produktif dalam berproses.

  2. Sesi II oleh Habib Maulana Syah
    Ketua UKM METAFORA 2024 ini membawakan materi komposisi dan pencahayaan. Ia mengupas tuntas prinsip rule of thirds, leading lines, dan framing, serta karakteristik cahaya alami dan buatan. Peserta diajak memahami bagaimana elemen visual membentuk pesan dan emosi dalam foto.

  3. Sesi III oleh Laily Muzdalifah, S.Pd., M.M.
    Dosen Fakultas Ekonomi UNUSIDA ini menyampaikan materi Visual Marketing dan peran kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kreatif. Ia menyoroti bagaimana AI merevolusi strategi pemasaran melalui otomatisasi konten, personalisasi, dan penggunaan augmented reality. AI bukan sekadar alat, tetapi aktor utama dalam membangun keunggulan visual modern.

Usai sesi materi, peserta langsung diajak praktik memotret, membidik sudut terbaik, mengatur eksposur, dan bermain dengan pencahayaan. Didampingi pemateri dan panitia, para peserta terlihat antusias mengeksplorasi kemampuan mereka secara langsung di lapangan.

 

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

HIMAKSI UNUSIDA Sukses Gelar Olimpiade Akuntansi Tingkat Nasional (Foto: Humas UNUSIDA)

Olimpiade Akuntansi UNUSIDA 2025: Gen-Z Siap Hadapi Era Globalisasi 5.0 dengan CASH-mas

Sidoarjo – Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Olimpiade Akuntansi UNUSIDA (OAU) 2025 dengan mengusung tema ‘Preparing Gen-Z with Competitive, Accurate, Smart and Honest (CASH-mas) for a Better Future of 5.0 Globalization Era’. Kompetisi bergengsi ini bertujuan mempersiapkan generasi muda, khususnya pelajar SMK, dalam menghadapi tantangan profesi akuntansi di tengah perkembangan teknologi dan era globalisasi saat ini.

Rangkaian kegiatan olimpiade berlangsung dalam tiga tahap, yakni babak penyisihan dan semifinal yang dilaksanakan secara virtual, serta babak final yang digelar secara offline di Kampus 2 UNUSIDA pada Kamis (17/07/2025).

Babak penyisihan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Peserta mengerjakan soal pilihan ganda dan esai yang menguji pengetahuan dasar dan pemahaman konseptual mereka dalam bidang akuntansi. Selanjutnya, di babak semifinal, para peserta diuji melalui praktik akuntansi perusahaan dagang yang menekankan keterampilan teknis dan ketelitian dalam penyusunan laporan keuangan.

Tiga tim terbaik berhasil melaju ke babak final, yaitu:

  • SMKS Taruna Jaya Gresik

  • SMK Negeri 1 Situbondo

  • SMK YPM 3 Taman, Sidoarjo

Dalam babak final, para finalis bertanding melalui debat ilmiah dengan empat mosi utama yang aktual dan kontekstual:

  1. Pergantian Peran Akuntan oleh Kecerdasan Buatan (AI)

  2. Pentingnya Pembukuan Akuntansi untuk UMKM

  3. Pentingnya Kontrol Pengeluaran Sehari-hari bagi Pelajar

  4. Pengaruh Pembaharuan Sistem Perpajakan Coretax terhadap Penerimaan Negara

Debat berlangsung dinamis dan menunjukkan kapasitas para peserta dalam berpikir kritis, berargumen logis, serta memahami isu-isu terkini dalam dunia akuntansi.

Kaprodi Akuntansi UNUSIDA, Dian Fahriani, S.E., M.SA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata prodi Akuntansi untuk mendekatkan generasi muda pada praktik dan nilai-nilai profesionalisme dalam akuntansi yang berbasis teknologi.

“Program Studi Akuntansi harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Saat ini semua sudah berbasis sistem dan aplikasi. Semangat berkompetisi secara sehat, dengan menunjukkan kualitas dan skill yang dimiliki, mencerminkan profesionalitas yang sangat dijunjung tinggi di dunia akuntansi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa olimpiade ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, namun juga sebagai wahana membangun karakter akuntan masa depan yang jujur (honest), cerdas (smart), akurat (accurate), dan kompetitif (competitive) — nilai-nilai yang terangkum dalam akronim CASH-mas.

Selain itu, OAU 2025 juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat yang kompetitif untuk meraih prestasi. Kegiatan ini menjadi ajang strategis dalam membina relasi antar sekolah dan institusi pendidikan tinggi serta memperkuat minat siswa terhadap dunia akuntansi dan keuangan.

“Olimpiade Akuntansi UNUSIDA 2025 menjadi langkah awal menuju generasi akuntan Gen-Z yang adaptif dan siap berkontribusi di era industri dan digital 5.0,” pungkasnya. (MY)

Keikutsertaan HIMA Teknik Lingkungan UNUSIDA dalam Forum Internasional ZE Talk (Foto: Istimewa)

HMTL UNUSIDA Ikut Serta dalam ZE Talk: Kupas Tuntas Peluang Karier Insinyur Indonesia di Industri Energi Australia

Sidoarjo – Komitmen untuk memperluas wawasan global dan membangun relasi profesional terus digaungkan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Hal ini dibuktikan melalui partisipasi aktif HMTL dalam forum inspiratif ZE Talk bertajuk ‘Bongkar Rahasia Karier Insinyur Indonesia di Industri Energi Australia’, yang diselenggarakan oleh PT Zona Media Pembaru (zonaebt.com), sebuah startup edukasi dan media berbasis energi terbarukan yang aktif sejak 2021.

Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting, Selasa (1/7/2025) yang menghadirkan Harso Adjie Brotosukmono, seorang Project Manager & Economic Consultant di perusahaan konsultan teknik multinasional di Perth, Australia. Forum internasional ini memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi membangun karier insinyur Indonesia di luar negeri, khususnya di industri energi di Australia.

Dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu qualification, working rights, dan smart strategy. Para peserta diajak menelaah tantangan sekaligus peluang karier global dalam era transisi energi terbarukan. Forum ini pun menjadi jendela pembelajaran langsung dari pengalaman profesional diaspora Indonesia di sektor strategis energi dunia.

Koordinator Hubungan Eksternal & Kemitraan HMTL UNUSIDA, Gilang Ramadhani Kurniawan, menyampaikan bahwa partisipasi dalam ZE Talk ini membawa manfaat besar dalam membuka cakrawala berpikir mahasiswa.

Ia menyebutkan bahwa Keterlibatan HIMA TL UNUSIDA dalam ZE Talk merupakan implementasi nyata dari program kerja unggulan bertajuk ‘ENVIRO NEXUS’ yang digagas oleh Departemen Urusan Sosial, Diplomasi, dan Relasi Kemitraan (UDARA). Program ini berfokus pada penguatan relasi eksternal dan kolaborasi keprofesian guna menyiapkan mahasiswa teknik lingkungan yang adaptif terhadap perubahan global.

“Kami percaya bahwa wawasan global sangat penting bagi mahasiswa teknik lingkungan hari ini. Melalui ZE Talk, kami berharap teman-teman mendapatkan insight praktis dan perspektif nyata tentang tantangan serta peluang karier insinyur Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam industri energi terbarukan,” tutur Gilang, Kamis (18/7/2025).

Dalam kegiatan ini, HMTL UNUSIDA mendelegasikan sejumlah pengurus dan anggota untuk menjadi partisipan aktif. Mereka tidak hanya hadir sebagai pendengar, namun juga turut terlibat dalam sesi diskusi dan membangun koneksi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Partisipasi ini menegaskan peran HMTL UNUSIDA sebagai fasilitator pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang keprofesian dan kesiapan menghadapi tantangan global. Sinergi antara organisasi mahasiswa dan zonaebt.com juga menjadi bukti bahwa kolaborasi strategis antara dunia kampus dan ekosistem profesional sangat penting dalam mendukung transisi energi terbarukan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Gilang menjelaskan bahwa tertarik dengan tema pembahasan yang relevan dan narasumber berpengalaman. ZE Talk menghadirkan atmosfer pembelajaran yang terbuka dan inspiratif, sesuai dengan kebutuhan mahasiswa teknik lingkungan masa kini.

Keikutsertaan HIMA TL UNUSIDA dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang akan membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional, serta memperkuat posisi mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda yang visioner, kompeten, dan siap bersaing di dunia energi masa depan.

“Forum ini juga mendorong mahasiswa untuk berpikir lebih luas dan strategis dalam menapaki jenjang karier, baik di dalam negeri maupun di pasar global,” ungkapnya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

Tim Fakultas Teknik B Raih Juara UNUSIDA CUP VI 2025 (Foto: Humas UNUSIDA)

Tim Futsal Fakultas Teknik Raih Juara 1 UNUSIDA CUP VI 2025

Sidoarjo – Sorak sorai suporter dan semangat kompetitif yang membara menjadi saksi kejayaan tim futsal Fakultas Teknik (FT) dalam laga puncak turnamen futsal antar fakultas UNUSIDA CUP VI 2025. Turnamen futsal yang diselenggarakan oleh UKM Futsal UNUSIDA kali ini menjadi bagian dari Gebyar Harlah ke-11 UNUSIDA yang dipusatkan di Lapangan Fatkhi Futsal Center, Randegan, Tanggulangin, Ahad (13/7/2025).

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit dan penuh determinasi, tim futsal Fakultas Teknik B sukses keluar sebagai juara setelah menang dengan skor meyakinkan 2-0 melawan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) B. Gol kemenangan dicetak oleh Dani (Teknik Lingkungan 2023) dan Dayu (Teknik Industri 2023), yang keduanya tampil impresif sepanjang turnamen.

“Alhamdulillah, ini jadi pengalaman luar biasa. Gol ini bukan hanya milik saya, tapi buah dari kerja sama seluruh tim, dukungan suporter, dan semangat membawa pulang Piala Rektor setelah tahun lalu kami gagal,” ungkap Dani usai pertandingan.

Dani mengungkapkan, langkah tim futsal Fakultas Teknik B menuju podium juara tidaklah mudah. Ia dan tim memulai turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) A di babak penyisihan. Di semifinal, mereka tampil dominan dan menumbangkan juara bertahan Fakultas Ekonomi (FE) A dengan skor 3-1, mengamankan tiket ke final dengan penuh percaya diri.

Kemenangan ini menjadikan Fakultas Teknik B berhak atas trofi juara, hadiah uang tunai jutaan rupiah, serta Piala Rektor Bergilir UNUSIDA, yang sebelumnya dipegang oleh Fakultas Ekonomi. Sementara itu, tim futsal Filkom B dinobatkan sebagai runner-up, dengan penampilan solid yang tetap mendapat apresiasi dari seluruh civitas kampus.

Sementara itu, Best Player UNUSIDA CUP VI diberikan kepada Aldi dari Fakultas Ekonomi. Meski timnya gugur di semifinal, permainan Aldi yang konsisten dan berkelas sepanjang turnamen mampu mencuri perhatian banyak pihak.

Ketua Umum UKM Futsal UNUSIDA, Radityo Yoga Saputra, menyampaikan bahwa turnamen ini adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun budaya sehat dan kompetitif di lingkungan kampus.

“Kami berharap UNUSIDA CUP terus menjadi ruang aktualisasi minat dan bakat, sekaligus memperkuat persatuan lintas fakultas,” ujarnya.

Dengan atmosfer yang meriah dan semangat yang berkobar dari seluruh tim dan pendukung, UNUSIDA CUP VI menjadi simbol keberlanjutan antara tradisi kampus, prestasi mahasiswa, dan semangat muda yang membangun.

Ia menegaskan bahwa ajang olahraga kampus bukan sekadar tentang persaingan, melainkan juga sarana membangun solidaritas, mempererat persaudaraan, dan membentuk karakter mahasiswa melalui sportivitas.

“Selamat kepada Fakultas Teknik B, sang juara baru UNUSIDA CUP VI 2025! Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus aktif, berprestasi, dan membawa nama baik UNUSIDA ke kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

UNUSIDA CUP VI: Turnamen Futsal Antar Fakultas Perebutkan Piala Rektor Bergilir (Foto: Humas UNUSIDA)

Kick Off UNUSIDA CUP VI: Turnamen Futsal Antar Fakultas Perebutkan Piala Bergilir

Sidoarjo – Semarak rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-11 tahun Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kali ini diselimuti rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Seperti halnya dalam pelaksanaan turnamen futsal antar fakultas UNUSIDA CUP VI, di Lapangan Fatkhi Futsal Center, Randegan, Tanggulangin, Ahad (13/7/2025).

Ketua Pelaksana UNUSIDA CUP VI, Dina Mulia Ambarwati, menyampaikan bahwa persiapan turnamen telah dilakukan secara matang sejak awal Juni, melibatkan panitia lintas angkatan dan fakultas. Turnamen ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Gebyar Harlah ke-11 UNUSIDA, yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal UNUSIDA.

“UNUSIDA CUP VI tidak sekadar turnamen, tetapi juga momentum untuk mempererat ikatan antar mahasiswa lintas fakultas dalam semangat kompetitif yang sehat. Kami berharap ajang ini membangun solidaritas dan kebanggaan terhadap almamater,” jelasnya.

Senada, Ketua Umum UKM Futsal UNUSIDA, Radityo Yoga Saputra menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bentuk konsistensi UKM Futsal dalam menghidupkan budaya olahraga kampus dan wadah pengembangan bakat mahasiswa.

“Kami ingin menjadikan UNUSIDA CUP VI sebagai ruang kompetisi yang sehat dan progresif. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi pembinaan karakter, mental juara, dan kerja tim,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan kompetisi sehat. UNUSIDA CUP VI mempertemukan delapan tim terbaik dari seluruh fakultas di lingkungan UNUSIDA. Setiap fakultas mengirimkan dua tim perwakilan, kecuali Fakultas Agama Islam (FAI) yang berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) dalam satu tim.

Kick off pertandingan UNUSIDA CUP VI kali ini akan mempertandingkan tujuh pertandingan, yang terdiri dari empat laga babak penyisihan, dua semifinal, dan satu pertandingan final untuk memperebutkan gelar juara. Pemenang turnamen akan membawa pulang trofi juara, hadiah uang tunai jutaan rupiah, serta Piala Bergilir Rektor UNUSIDA, sebagai simbol supremasi tertinggi dalam olahraga futsal antar fakultas.

Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Presiden Mahasiswa UNUSIDA, Mochammad Burhanuddin Robbani, yang memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta. Ia berpesan agar melalui berbagai event kemahasiswaan dapat memperkuat semangat persatuan dan kebanggaan antar mahasiswa lintas jurusan.

Menurutnya, atmosfer mahasiswa dalam sebuah event olahraga sangat tinggi. Oleh karena itu, kompetisi futsal UNUSIDA CUP menjadi salah satu ajang paling dinanti oleh mahasiswa. Tahun ini, penyelenggaraan terasa semakin spesial karena bertepatan dengan perayaan 11 tahun berdirinya UNUSIDA, menjadikannya simbol kesinambungan antara sejarah, semangat muda, dan prestasi kampus.

“UNUSIDA CUP VI adalah bukti bahwa kampus ini tak hanya fokus pada akademik, tapi juga membina karakter mahasiswa melalui olahraga dan kolaborasi. Semoga turnamen ini berjalan lancar dan penuh inspirasi,” tuturnya dalam pembukaan.

UNUSIDA CUP VI kali ini mempertemukan tim terbaik yang mewakili fakultas masing-masing. Tim yang menjuarai berhak menyandang gelar Tim Futsal Terbaik se-UNUSIDA 2025, sekaligus menyimpan Piala Bergilir Rektor untuk pertama kalinya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

Sertifikasi BNSP Filkom UNUSIDA bekerja sama dengan KOMDIGI (Foto: Humas UNUSIDA)

Cetak Junior Cyber Security dan Junior Graphic Designer, FILKOM UNUSIDA Gandeng KOMDIGI Gelar Sertifikasi BNSP Untuk Mahasiswa

Sidoarjo – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menjalin kolaborasi strategis dengan Komunitas Digital Indonesia (Komdigi) dalam program Vocational School Graduate Academy (VSGA). Melalui kerja sama ini, mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual (DKV) mendapatkan kesempatan emas untuk mengikuti sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di dua bidang unggulan, yaitu Junior Cyber Security dan Junior Graphic Designer.

Program sertifikasi ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa dalam mengikuti sertifikasi hingga selesai. Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, M.T, menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja seperti ini merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif dan kompeten.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin. Ini adalah bentuk nyata dari link and match antara kampus dan kebutuhan industri. Mahasiswa kami mendapatkan upskilling langsung dari mitra profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor 3 UNUSIDA, H Ali Masykuri, M.Pd.I menegaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bagian dari implementasi peningkatan kualitas lulusan kampus. Menurutnya, dengan langkah ini UNUSIDA kembali membuktikan komitmennya sebagai kampus unggul dan adaptif, menjawab tantangan zaman serta terus mendorong kemajuan mahasiswanya dalam skala nasional dan global.

“Kami sangat bangga kepada para mahasiswa yang terlibat. Ini bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, tapi juga tentang kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah yang signifikan,” tegasnya.

Ia menyebutkan UNUSIDA yang kini tengah berkembang pesat, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Pihaknya terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan lulusan berkualitas dan siap bersaing. FILKOM UNUSIDA sebagai pilar digitalisasi kampus, memainkan peran penting dalam transformasi kampus digital tersebut.

Program VSGA ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, namun juga penguatan soft skill dan wawasan dunia industri yang sangat dibutuhkan saat ini. Mahasiswa yang lolos sertifikasi akan memiliki keunggulan kompetitif dalam mencari pekerjaan maupun membuka peluang usaha di era digital. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan ini dengan optimal.

“Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan seperti ini. Sertifikat BNSP adalah modal penting, dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (MY)

Prosesi Pelantikan KPU-M dan Bawaslu-M UNUSIDA Tahun 2025-2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

KPU-M dan Bawaslu-M UNUSIDA Resmi Dilantik, Siap Kawal Pemira 2025 yang Berintegritas

Sidoarjo – Tonggak sejarah baru demokrasi kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) telah terukir. Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa (Bawaslu-M) UNUSIDA periode 2025 resmi dilantik pada Selasa (15/7/2025). Acara yang digelar di Auditorium Lantai 5 UNUSIDA ini menjadi penanda dimulainya persiapan pesta demokrasi mahasiswa dalam Pemilu Raya (Pemira) UNUSIDA mendatang.

Pelantikan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan rektorat, perwakilan dosen, organisasi mahasiswa, serta mahasiswa UNUSIDA dari berbagai program studi. Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan rektor tentang penetapan pengurus KPU-M dan Bawaslu-M, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Rektor UNUSIDA.

Dalam sambutannya, Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si. menekankan pentingnya menjaga kondusivitas selama Pemira. Ia berpesan agar menjaga semangat untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus.

“Semoga Pemira tahun ini tanpa ada gesekan-gesekan antar teman. Bahwasanya ini adalah salah satu pembelajaran buat mahasiswa, harapannya agar bisa meningkatkan soft skill untuk bisa diterapkan di dunia masyarakat,” tuturnya.

Ia memiliki harapan besar untuk kemajuan UNUSIDA melalui program inovatif Ormawa. Pelantikan KPU-M dan Bawaslu-M kali ini menjadi sebuah fondasi penting untuk mewujudkan Pemira kampus yang demokratis, jujur, dan adil.

Melalui proses ini, UNUSIDA berkomitmen untuk mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan yang mumpuni.

“Semoga UNUSIDA tembus 100 besar di Simkatmawa. Melalui Pemira Ormawa menjadi ajang pembelajaran berharga bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berorganisasi, bernegosiasi, dan kepemimpinan, yang semuanya merupakan soft skill krusial dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” harapnya.

Tampak suasana khidmat menyelimuti saat para pengurus baru mengikrarkan janji untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas dan profesionalisme. Pemilihan waktu pelantikan yang lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan komitmen UNUSIDA untuk memastikan persiapan Pemira berjalan lebih matang dan terencana.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNUSIDA, Muhammad Burhanuddin Robbani mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. Ia sangat optimis terhadap kepengurusan baru ini dapat berkomitmen untuk mengawal Pemira agar dapat berjalan lancar, adil, dan tanpa gesekan..

“Dengan adanya estafet organisasi ini, kami berharap dapat membawa dampak baik bagi UNUSIDA dan melahirkan gebrakan-gebrakan baru yang bisa membawa dampak positif bagi UNUSIDA ke depannya,” ujarnya.

Senada, Koordinator Komisi D Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UNUSIDA Rizal Idul Fitrianto menekankan pentingnya persiapan yang matang demi suksesnya Pemira. Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk membentuk pengurus KPU-M dan Bawaslu-M sedini mungkin agar memiliki waktu persiapan yang cukup.

“Dengan terbentuknya KPU-M dan Bawaslu-M tahun ini lebih cepat dari tahun kemarin, maka timeline-timeline tugas KPU dan Bawaslu akan berjalan dengan lancar dan tentunya lebih maju,” tegas Rizal.

Dengan terbentuknya kedua lembaga ini lebih awal, tahapan Pemira nantinya dapat tersusun dengan baik, dimulai dari sosialisasi, pendaftaran calon, kampanye, hingga pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara.

“Pemira menjadi ajang krusial untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam proses demokrasi kampus, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya hak pilih, serta lahirnya pemimpin-pemimpin mahasiswa yang berkualitas dan berintegritas,” pungkasnya. (MY)

Benchmarking ITSNU Kalimantan ke UNU Sidoarjo (Foto: Humas UNUSIDA)

Benchmarking ITSNU Kalimantan ke UNUSIDA: Perkuat Sistem Penjaminan Mutu dan Semangat Khidmat Akademik

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menerima kunjungan benchmarking dari sesama Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Kali ini Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Kalimantan berkunjung ke UNUSIDA dalam rangka memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Senin (14/7/2025).

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si. Menurutnya, momentum benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang bertukar pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga mempererat ukhuwah dan semangat kolaboratif antar-PTNU.

Sebagai ketua Forum Rektor PTNU, ia mendorong untuk membangun kemitraan yang saling melengkapi, serta membuka ruang seluas-luasnya untuk berkembang bersama demi kemajuan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Semoga dari pertemuan ini lahir ilmu, inspirasi, dan semangat baru dalam membangun mutu perguruan tinggi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” harapnya.

Rombongan ITSNU Kalimantan dipimpin oleh Wakil Rektor 3 Dr. M. Mukhlas Roziqin, S.Si, M.A.P, C.Med, yang didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Laboratorium Terpadu, Kaprodi Teknik Lingkungan, Kepala Keuangan, dan Kepala Pusat Data.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mukhlas menyampaikan keinginan kuat untuk belajar dan menyerap praktik baik dari UNUSIDA. Menurutnya, kunjungan ini menjadi bagian dari upaya ITSNU Kalimantan untuk mempelajari sistem tata kelola mutu akademik, pengembangan SDM, dan digitalisasi sistem informasi yang telah diterapkan di UNUSIDA.

“Kami datang untuk belajar. Sebab kami ada kemauan untuk mengembangkan institusi kami, tentunya harus juga disertai dengan kemampuan. Oleh karena itu, kami ingin menggali tentang digitalisasi, sistem kerja sama akademik, serta implementasi SPMI di UNUSIDA. Semoga pulang membawa ilmu baru yang bermanfaat bagi pengembangan ITSNU Kalimantan,” ujarnya.

Dr. Mukhlas menilai UNUSIDA sebagai institusi yang mampu memadukan kedisiplinan, inovasi, serta nilai-nilai spiritual dalam menjalankan aktivitas kampus. Oleh karena itu, ia dan rombongan ITSNU Kalimantan dijadwalkan akan berkunjung selama 3 hari untuk menggali berbagai aspek penting dalam pengelolaan perguruan tinggi. Mulai dari regulasi internal yang ketat dalam pengelolaan SDM, digitalisasi sistem, hingga praktik kerja sama akademik.

“Kami ingin mempelajari dari UNUSIDA bagaimana menerapkan sistem digital yang efektif, menjalin kerja sama akademik yang produktif, serta membangun semangat kerja yang berlandaskan khidmat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, KH Arly Fauzy mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menekankan pentingnya khidmat dalam menjalankan amanah sebagai civitas akademika. Ia menegaskan bahwa nama baik lembaga adalah tanggung jawab seluruh komponen kampus. Rasa cinta terhadap institusi menjadi fondasi untuk bekerja secara maksimal, menjalin kolaborasi, dan saling melengkapi.

“Tidak perlu berkecil hati, karena Allah selalu bersama niat baik dan keistiqomahan kita. Saat kita menempatkan peran Allah dalam setiap langkah, maka jalan keluar akan selalu terbuka,” ucapnya. (MY)

UNUSIDA Masuk 10 Besar PTS Peraih Pendanaan PKM 2025 di LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur (Foto: istimewa)

UNUSIDA Masuk 10 Besar PTS Peraih Pendanaan PKM 2025 di LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang riset kemahasiswaan. Berdasarkan pengumuman resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI), UNUSIDA berhasil meloloskan empat proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Riset Eksakta (PKM-RE) pada tahun 2025.

Capaian tersebut membawa UNUSIDA masuk dalam jajaran 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dalam hal jumlah proposal yang berhasil memperoleh pendanaan. Dari data yang dirilis, UNUSIDA menempati posisi ke-8 bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Hang Tuah, dan Universitas Maarif Hasyim Latif, yang masing-masing juga berhasil meloloskan empat proposal.

Secara keseluruhan, LLDIKTI Wilayah VII mencatat ada 50 PTS yang berhasil berkontribusi dalam raihan pendanaan PKM secara nasional. Adapun peringkat teratas diraih oleh Universitas Muhammadiyah Malang dengan 24 proposal didanai, disusul STIKES Banyuwangi dan Universitas Islam Malang.

Menariknya, seluruh proposal dari UNUSIDA berasal dari Program Studi Teknik Lingkungan, di bawah bimbingan langsung Muchammad Tamyiz, S.Si., M.Si., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi. Ini sekaligus mencerminkan semangat riset mahasiswa Teknik Lingkungan UNUSIDA dalam menjawab isu-isu strategis lingkungan dengan pendekatan teknologi tepat guna.

Keempat judul proposal PKM yang lolos pendanaan adalah:

  1. ‘Fabrikasi Komposit Karbon Nitrida Grafit dan Hydrochar Tempurung Kelapa untuk Fotokatalisis Limbah Cair Laboratorium’
    – oleh Sheli Juwati Anggren (ketua), Rio Sulistio, dan Rifki Hidayat.

  2. ‘Optimasi Komposisi Prekursor dalam Sintesis O-doped g-C₃N₄ untuk Adsorpsi Limbah Antibiotik’
    – oleh Ardiyah Tanraugi, Amelia Fadiyah Pitaloka, dan Uswatun Khabiba Amalia.

  3. ‘Penyisihan Pewarna Tekstil Menggunakan Hydrochar Termodifikasi NaOH dari Tempurung Kelapa’
    – oleh Zumrotul Hamidah, Moh Rofiqi Malik, dan Mutawakkil Alalloh.

  4. ‘Sintesis Adsorben dari Kulit Kapuk dengan Metode Hydrothermal Carbonization untuk Menurunkan Konsentrasi Methyl Orange dalam Limbah Cair Tekstil’
    – oleh Ihsan Abu Ridho, Ahza Refkyan Dhafa, dan Mohammad Rifqi Maulana Rifai.

Semua riset ini mengangkat isu lingkungan yang relevan, khususnya dalam pengelolaan limbah cair dan pencemaran air. Inovasi berbasis pemanfaatan limbah biomassa lokal seperti tempurung kelapa dan kulit kapuk menunjukkan komitmen mahasiswa dalam menghadirkan solusi berkelanjutan yang aplikatif dan ramah lingkungan.

Secara nasional, dari total 33.039 proposal PKM yang diajukan oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia pada tahun 2025, hanya 1.590 judul yang berhasil lolos pendanaan. Dengan demikian, capaian UNUSIDA yang meloloskan empat proposal menjadi prestasi yang patut dibanggakan di tengah ketatnya kompetisi antarperguruan tinggi.

Rektor UNUSIDA, H Fatkul Anam memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa dan dosen pembimbing atas kerja keras dan dedikasi mereka. Pihaknya berharap, capaian ini dapat menjadi pemicu semangat seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan budaya riset yang kuat, menciptakan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Alhamdulillah setiap tahun kita dapat konsisten bersaing dalam hal inovasi riset kemahasiswaan. Teknik Lingkungan UNUSIDA sekali lagi membuktikan bahwa dari kampus lokal, dapat lahir gagasan besar demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

4 Tim Teknik Lingkungan UNUSIDA Berhasil Lolos Pendanaan PKM 2025 (Foto: Istimewa)

Kompak, 4 Tim Teknik Lingkungan UNUSIDA Berhasil Lolos Pendanaan PKM 2025 Tingkat Nasional

Sidoarjo – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Hal tersebut karena mampu meloloskan empat tim sekaligus dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2025 tingkat nasional. Keempat tim ini berhasil menembus seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti-Saintek) Republik Indonesia.

Dari total 33.039 proposal yang diajukan oleh mahasiswa se-Indonesia, hanya 1.590 judul yang dinyatakan lolos untuk mendapatkan pendanaan. Empat di antaranya berasal dari Prodi Teknik Lingkungan UNUSIDA, menjadikan program studi ini sebagai salah satu kontributor terbanyak PKM-RE di tingkat nasional tahun ini.

Seluruh tim dibimbing langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Lingkungan,  Muchammad Tamyiz, S.Si., M.Si., Ph.D., yang selama ini dikenal aktif mendorong pengembangan riset berbasis lingkungan dan inovasi berkelanjutan di kalangan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Tamyis mengatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi dan kapabilitas UNUSIDA dalam menghasilkan solusi ilmiah terhadap isu-isu lingkungan global. Ia mengaku memiliki tantangan tersendiri dalam membimbing lebih dari 1 tim, dengan judul proposal yang berbeda juga. Perlu waktu dan kesabaran dalam menghadapi profil mahasiswa yang beragam. Tapi ia yakin mahasiswanya bisa, jika didampingi dengan tepat.

“Alhamdulillah dan bersyukur, harapan keterima tentu ada, namun langsung 4 proposal yang lolos ini adalah surprise buat kami,” ungkapnya saat dikonfirmasi oleh Humas UNUSIDA, Senin (14/7/2025).

Empat tim dengan judul unggulan riset yang berhasil lolos pendanaan diantaranya:

  • Tim 1 yang diketuai Sheli Juwati Anggren bersama Rio Sulistio dan Rifki Hidayat, yang mengangkat judul proposal ‘Fabrikasi Komposit Karbon Nitrida Grafit dan Hydrochar Tempurung Kelapa untuk Fotokatalisis Limbah Cair Laboratorium’. Penelitian ini tentang mengembangkan teknologi fotokatalisis berbasis limbah tempurung kelapa untuk menanggulangi limbah cair laboratorium yang bersifat toksik.
  • Sedangkan tim 2 dipimpin oleh Ardiyah Tanraugi dengan anggota Amelia Fadiyah Pitaloka dan Uswatun Khabiba Amalia, yang mengusung judul proposal ‘Optimasi Komposisi Prekursor dalam Sintesis O-doped g-C₃N₄ untuk Adsorpsi Limbah Antibiotik’. Riset ini menawarkan solusi inovatif terhadap pencemaran limbah farmasi yang sering luput dari pengelolaan.
  • Kemudian tim ketiga diketuai Zumrotul Hamidah, didampingi Moh Rofiqi Malik dan Mutawakkil Alalloh, mengusung judul proposal ‘Penyisihan Pewarna Tekstil Menggunakan Hydrochar Termodifikasi NaOH dari Tempurung Kelapa’. Penelitian ini berfokus pada solusi pengolahan limbah industri tekstil melalui pemanfaatan limbah organik sebagai adsorben alami.
  • Serta tim keempat dipimpin oleh Ihsan Abu Ridho bersama Ahza Refkyan Dhafa dan Mohammad Rifqi Maulana Rifai yang mengusung judul proposal ‘Sintesis Adsorben dari Kulit Kapuk dengan Metode Hydrothermal Carbonization untuk Menurunkan Konsentrasi Methyl Orange dalam Limbah Cair Tekstil’. Penelitian ini menawarkan pendekatan berbasis material lokal dan teknologi rendah karbon untuk pengolahan limbah berbasis pewarna sintetis.

Lebih lanjut, Tamyiz mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari budaya akademik yang kokoh di lingkungan Prodi Teknik Lingkungan UNUSIDA. Mahasiswa didorong untuk aktif meneliti, berpikir kritis, serta mengembangkan inovasi yang menjawab tantangan nyata di sektor lingkungan.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen dalam membangun riset terapan yang bermanfaat. Semoga bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Menurutnya, lebih dari sekadar pencapaian akademik, keberhasilan empat tim ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNUSIDA mampu bersaing di tingkat nasional, menghadirkan riset yang aplikatif dan berdampak nyata. Ini juga menjadi tonggak penting menuju pencapaian visi UNUSIDA sebagai kampus unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keberlanjutan lingkungan.

“Alhamdulillah, dengan diberikan arahan sejelas mungkin setiap tahapan yang akan dilalui, dengan menentukan targetnya seperti apa. Mahasiswa dapat menerima dengan baik, tentunya juga dengan monitoring setiap saat juga sangat penting untuk memastikan PKM ini berjalan dg baik,” pungkasnya.

 

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)