PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2025, Bekali Mahasiswa Baru Tentang Akademik dan Pengembangan Diri di Dunia Teknologi 1

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2025, Bekali Mahasiswa Baru Tentang Akademik dan Pengembangan Diri di Dunia Teknologi

Sidoarjo – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Pengenalan Aktivitas Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA (PAFILIUN) 2025 yang dilaksanakan di Kampus 2 UNUSIDA, Rabu-Kamis (17-18/9/2025). Dengan mengangkat tema ‘DIGITOPIA: Membangun Dunia Digital Berbasis Teknologi dan Kreativitas’, acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik dan pengembangan diri di dunia teknologi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNUSIDA, H. Ali Masykuri, M.Pd.I.,memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih Fakultas Ilmu Komputer sebagai tempat menimba ilmu. “Saya sangat mengapresiasi keputusan kalian memilih FILKOM. Di era globalisasi yang sangat maju saat ini, mahasiswa harus proaktif mencari tahu banyak hal tentang kuliah, tidak hanya menerima tapi juga aktif memberi masukan yang membangun,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap kritis yang positif serta penggunaan akal pikiran yang disertai dengan etika dan akhlak sebagai mahasiswa UNUSIDA. “Gunakan etika dan akhlak yang baik. Jadilah mahasiswa yang tidak mudah terpancing, tapi berpikir jernih dan bertanggung jawab,” tegasnya. Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa perkuliahan bukan hanya soal teknologi dan akademik, tetapi juga bagian dari proses membangun diri menjadi manusia yang beriman dan berilmu.

Ia mengutip surah Al-Hujurat sebagai pengingat bahwa orang-orang beriman yang menuntut ilmu akan diberikan derajat yang tinggi oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jadikan kampus ini sebagai tempat membangun masa depan berbasis iman dan ilmu “Di sinilah tempat kalian menimba ilmu, mengenal bapak ibu dosen, kakak-kakak kelas, serta menjelajahi ruang-ruang kuliah dan laboratorium. Jadikan pengalaman ini sebagai pijakan awal untuk perjalanan akademik kalian di dunia digital yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM FILKOM, Fitto Ardiansyah, menuturkan bahwa UNUSIDA sudah menjadi seperti rumah kita, tempat bertumbuh bersama. Menurutnya, PAFILIUN bukan sekadar acara perkenalan kampus, tapi juga bentuk penyambutan yang mengajak mahasiswa baru untuk merasa memiliki tempat dan peran di lingkungan kampus. “Selamat datang dan selamat bergabung di fakultas tercinta kita ini. Hari ini kalian resmi menjadi bagian dari rumah kita bersama,” ucapnya.

Lebih dari itu, PAFILIUN 2025 menjadi bukti bahwa Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA tidak hanya fokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan. “Di Fakultas Ilmu Komputer, kita tidak hanya belajar koding, jaringan, atau data. Kita belajar berpikir kritis, bekerja sama, dan jadi problem solver,” lanjutnya. Ia juga berpesan agar mahasiswa baru menikmati setiap proses, aktif berorganisasi, menjaga kesehatan mental dan fisik, serta membangun kolaborasi. “Mari kita jadikan PAFILIUN ini langkah awal untuk menciptakan suasana fakultas yang seru, kreatif, dan penuh inovasi. Ingat, masa depan teknologi dimulai dari kalian,” pungkasnya. (MY)

PIAUD UNUSIDA dan PG PAUD UTM Siapkan Asistensi Mengajar Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur 2026 2

PIAUD UNUSIDA dan PG PAUD UTM Siapkan Asistensi Mengajar Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur 2026

Kuala Lumpur, 4 September 2025 – Dua program studi kependidikan anak usia dini, yakni Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), menandai langkah strategis menuju internasionalisasi kampus melalui program International Teaching Assistant. Program ini dijadwalkan terlaksana di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) pada tahun 2026 dan diawali dengan kegiatan inisiasi yang dilakukan langsung oleh dosen PGPAUD UTM, Angga Fitriyono, S.Pd., M.Pd., serta dosen PIAUD UNUSIDA, Rif’atul Anita, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan persiapan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Kehadiran dosen dari dua perguruan tinggi ini disambut hangat oleh Kepala Sekolah SIKL, Friny Napasti, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan dukungan penuh terhadap upaya kolaboratif tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebutuhan SIKL untuk menghadirkan pembelajaran yang kaya akan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkaya pengalaman belajar siswa, terutama pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK).

Ketua Program Studi PIAUD UNUSIDA, Rif’atul Anita, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu terobosan penting dalam upaya mendorong internasionalisasi kampus, sekaligus memberikan ruang aktualisasi bagi mahasiswa.

“Kami di PIAUD UNUSIDA berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang bukan hanya memperkuat kapasitas akademik mahasiswa, tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman internasional. Dengan adanya International Teaching Assistant di SIKL, mahasiswa kami dapat belajar langsung bagaimana pendidikan anak usia dini dijalankan di lingkungan yang multikultural namun tetap berlandaskan kurikulum Indonesia. Hal ini tentu akan memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, dan meningkatkan daya saing lulusan,” ujarnya.

Rif’atul menambahkan, kolaborasi ini sekaligus mempererat hubungan antarperguruan tinggi di Indonesia dalam mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). “Sinergi dengan PGPAUD UTM merupakan bentuk nyata bagaimana kampus bisa saling menopang untuk mencetak generasi pendidik anak usia dini yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global,” imbuhnya.

Program International Teaching Assistant 2026 di SIKL diharapkan memberikan sejumlah dampak strategis, baik bagi mahasiswa, dosen, maupun sekolah mitra. Bagi mahasiswa, kegiatan ini akan memperkaya keterampilan pedagogis, terutama dalam mengelola kelas anak usia dini dengan pendekatan inovatif dan berbasis budaya Indonesia. Bagi dosen, kegiatan ini menjadi ruang penelitian dan publikasi internasional yang berorientasi pada pengembangan keilmuan pendidikan anak usia dini.

Di sisi lain, bagi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, program ini akan menghadirkan nuansa baru dalam pembelajaran, khususnya di kelas TK yang saat ini memiliki dua rombongan belajar (kelas A dan B). Mahasiswa dari PIAUD UNUSIDA dan PGPAUD UTM nantinya diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, seni, serta teknologi yang merepresentasikan keanekaragaman budaya Indonesia.

Kepala Sekolah SIKL, Friny Napasti, S.Pd., M.Pd., menyambut baik inisiatif ini.

“Kami sangat antusias dengan hadirnya mahasiswa dari Indonesia, khususnya dari PGPAUD UTM dan PIAUD UNUSIDA. Kehadiran mereka akan membuat pembelajaran di SIKL semakin berwarna, terutama dalam memperkenalkan aspek keindonesiaan kepada siswa yang lahir dan besar di Malaysia. Kami berharap mereka bisa menjadi teladan sekaligus jembatan budaya bagi anak-anak SIKL,” ungkapnya.

Senada dengan itu, guru TK SIKL, Rupinis, S.Sos., M.Pd., serta Gita Wahyuni Lumain, S.Pd., M.Pd., menegaskan kesiapan mereka untuk mendampingi para mahasiswa. Mereka optimis bahwa kontribusi mahasiswa akan membawa dampak positif dalam kegiatan belajar-mengajar.

Program ini tidak muncul begitu saja, melainkan melanjutkan rekam jejak kolaborasi sebelumnya. Pada tahun 2024, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UTM telah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SIKL melalui pelatihan penulisan artikel ilmiah serta penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Dengan adanya lanjutan program berupa International Teaching Assistant, kerja sama semakin diperluas dan diperkuat, khususnya dalam pengembangan pendidikan anak usia dini lintas negara.

Dosen PGPAUD UTM, Angga Fitriyono, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan manfaat akademis, tetapi juga sosial dan kultural.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pendidik yang terampil di kelas, tetapi juga menjadi duta budaya Indonesia di luar negeri. Melalui pembelajaran yang menekankan keanekaragaman budaya, nilai kebangsaan, dan inovasi teknologi, mahasiswa bisa sekaligus memperkenalkan kekayaan Indonesia di panggung internasional,” jelasnya.

Program International Teaching Assistant 2026 antara PIAUD UNUSIDA, PGPAUD UTM, dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur menjadi wujud nyata dari semangat internasionalisasi pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mempraktikkan ilmu dalam konteks nyata dan multikultural.(AS)

UNUSIDA dan SEGi University Malaysia Sepakati Kerja Sama Internasional: Dari Program Akademik hingga Penelitian Bersama 3

UNUSIDA dan SEGi University Malaysia Sepakati Kerja Sama Internasional: Dari Program Akademik hingga Penelitian Bersama

Malaysia, 10 September 2025 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) resmi menjalin kolaborasi internasional dengan SEGi University Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Rabu (10/9). Penandatanganan yang berlangsung di Malaysia ini dihadiri langsung oleh Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., beserta jajaran pimpinan universitas.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, yaitu kolaborasi program akademik, pengakuan kredit melalui sistem transfer, penelitian bersama. Selain itu, kedua pihak juga menyepakati melaksanakan program magang penelitian, pertukaran staf dan dosen, seminar dan konferensi bilateral, publikasi informasi bersama kepada masyarakat internasional. Akan tetapi, dalam nota kesepahaman tersebut terdapat klausa tentang kenyataan bahwa setiap kegiatan spesifik akan diatur dalam dokumen tertulis, yang akan sah secara hukum, sebagai berkas yang ditandatangani oleh kedua universitas.Dengan demikian, kesepakatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki kekuatan implementatif yang jelas.

Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis universitas untuk memperluas jejaring internasional.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin membuka ruang yang lebih luas bagi sivitas akademika UNUSIDA untuk berkembang, berkompetisi, dan berkontribusi di level global. Melalui program pertukaran, riset kolaboratif, hingga penyelenggaraan seminar bersama, mahasiswa maupun dosen akan mendapatkan pengalaman internasional yang sangat berharga,” ujarnya.

Dalam era globalisasi pendidikan, kerja sama antaruniversitas lintas negara menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing. Dengan adanya program transfer kredit, misalnya, mahasiswa UNUSIDA dapat menempuh sebagian studinya di SEGi University dengan pengakuan akademik penuh. Hal ini memberi peluang besar bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer belajar internasional sekaligus memperluas wawasan budaya.

Selain itu, program pertukaran staf dan dosen memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan yang lebih luas. Para dosen dapat saling berbagi pengalaman mengajar, metode pembelajaran, hingga inovasi riset terkini. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh dosen, tetapi juga langsung memperkaya kualitas pembelajaran di kelas.

Dalam MoU yang disepakati, kedua pihak menegaskan bahwa setiap kegiatan kolaborasi akan ditanggung secara mandiri oleh masing-masing pihak, kecuali ada kesepakatan tertulis yang menyatakan sebaliknya. Hal ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk menempatkan kerja sama ini secara profesional dan saling menguntungkan.

Kerja sama ini diperkirakan akan membawa sejumlah dampak positif, di antaranya:

  1. Peningkatan Kualitas Akademik – Melalui program riset bersama, kualitas penelitian dosen dan mahasiswa di UNUSIDA akan semakin meningkat dengan standar internasional.
  2. Peluang Mobilitas Mahasiswa – Mahasiswa UNUSIDA berkesempatan menempuh studi di SEGi University melalui program transfer kredit, magang penelitian, atau seminar internasional.
  3. Penguatan Reputasi Universitas – Sebagai universitas berbasis Nahdlatul Ulama, UNUSIDA dapat menunjukkan kontribusinya di kancah internasional, sekaligus memperluas jejaring strategis dengan perguruan tinggi luar negeri.
  4. Kontribusi Sosial – Publikasi informasi bersama dan kegiatan akademik terbuka akan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, terutama dalam hal akses pengetahuan dan pendidikan lintas negara.

Dr. Fatkul Anam menambahkan bahwa kerja sama ini adalah pintu masuk untuk menjalin hubungan yang lebih luas, tidak hanya dengan SEGi University, tetapi juga dengan berbagai universitas di Asia Tenggara dan dunia.

“Kami berharap, dari kolaborasi ini akan lahir berbagai program turunan yang konkret, seperti penelitian bersama yang berdampak pada kebijakan publik, pertukaran budaya antar mahasiswa, hingga peluang pendanaan riset internasional. Intinya, kami ingin memastikan bahwa kerja sama ini benar-benar memberi manfaat bagi semua pihak,” jelasnya.

Penandatanganan MoU ini menandai babak baru perjalanan internasionalisasi UNUSIDA. Dengan semangat kolaborasi bersama SEGi University Malaysia, UNUSIDA berkomitmen untuk terus memperluas jejaring global, meningkatkan mutu pendidikan, dan mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Kerja sama yang dibangun tidak hanya mempertemukan dua institusi pendidikan, tetapi juga membuka jembatan ilmu, budaya, dan pengalaman yang akan membawa dampak jangka panjang bagi generasi akademik di Indonesia dan Malaysia

UNUSIDA dan Universiti Malaya Wales Jalin Kemitraan Strategis, Perluas Lingkup Akademik di Kancah Global 4

UNUSIDA dan Universiti Malaya Wales Jalin Kemitraan Strategis, Perluas Lingkup Akademik di Kancah Global

Malaysia,  10 September 2025 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali mencatatkan langkah penting dalam upaya internasionalisasi, dengan resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universiti Malaya Wales (UMW), sebuah institusi pendidikan terkemuka di Malaysia. Kesepakatan strategis ini merupakan wujud nyata komitmen UNUSIDA untuk memperluas jaringan akademik, meningkatkan mutu pendidikan, dan menguatkan relevansi riset di tingkat internasional. MoU ini menjadi landasan kerja sama timbal balik antara UNUSIDA dan UMW. Ruang lingkup kerja sama mencakup beragam kegiatan dan program yang berfokus pada kolaborasi akademik, dengan tetap mematuhi ketersediaan dana dan regulasi yang berlaku di masing-masing universitas.

Beberapa poin utama yang akan diimplementasikan antara lain:

  1. Mobilitas Mahasiswa dan Dosen: Kedua belah pihak akan memfasilitasi program pertukaran bagi mahasiswa dan kunjungan bagi akademisi (visiting scholars) untuk memperkaya pengalaman belajar dan mengajar.
  2. Kolaborasi Program Akademik: Kemitraan ini membuka peluang untuk pengembangan program akademik gabungan.
  3. Riset dan Publikasi Bersama: Melakukan kegiatan penelitian kolaboratif yang hasilnya dapat dipublikasikan secara bersama-sama.
  4. Pertukaran Sumber Daya: Berbagi materi akademik dan informasi lain yang bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan.
  5. Pusat Internasional: Mengelola pusat atau unit internasional untuk mendukung program-program kolaborasi.
  6. Kegiatan Ilmiah: Menyelenggarakan kegiatan ilmiah bersama, seperti seminar, pelatihan, konferensi, dan simposium.
  7. Perjanjian ini juga bersifat non-eksklusif, yang memungkinkan kedua universitas untuk menjalin kemitraan dengan institusi lain. Untuk menjamin kelancaran kolaborasi, MoU ini juga mengatur secara rinci perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), kerahasiaan informasi, dan mekanisme penyelesaian sengketa, memastikan setiap kegiatan berjalan secara profesional.

Penandatanganan ini melibatkan dua pihak utama. Dari UNUSIDA, diwakili oleh Rektor Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, yang menandatangani dokumen ini sebagai perwakilan institusi. Sementara itu, dari pihak UMW, perjanjian ditandatangani oleh Prof. Dr. Roselina Ahmad Saufi, FCMI. Kehadiran para pimpinan tertinggi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen kuat dari kedua universitas dalam mewujudkan kerja sama.Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini secara resmi dilakukan pada 10 September 2025 di Malaysia. Berlangsung di wilayah UMW, menandakan UNUSIDA mengambil peran aktif sebagai mitra internasional.

Menurut Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, kemitraan ini merupakan langkah fundamental untuk mewujudkan visi UNUSIDA sebagai universitas yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah pintu gerbang penting untuk memperluas cakrawala akademik. “Kemitraan dengan UMW ini membuka pintu bagi UNUSIDA untuk memperluas cakrawala akademik. Kami berharap mahasiswa dan dosen kami dapat memperoleh pengalaman internasional yang riil, baik melalui pertukaran, penelitian gabungan, maupun kegiatan akademik lainnya. Perjanjian ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan standar internasional.”

Perjanjian ini berlaku selama lima tahun, memberikan waktu yang memadai bagi kedua pihak untuk merancang dan melaksanakan program-program kolaboratif. Jika salah satu pihak ingin mengakhiri kerja sama, pemberitahuan tertulis harus disampaikan enam bulan sebelumnya. Sebaliknya, jika ingin memperpanjang, pemberitahuan harus diberikan pada tahun keempat masa kerja sama. Fleksibilitas ini menunjukkan komitmen jangka panjang tanpa mengikat pihak mana pun secara permanen.Dampak dari kemitraan ini akan terasa di berbagai lapisan. Bagi mahasiswa, mereka akan mendapatkan kesempatan berharga untuk berpartisipasi dalam program mobilitas, yang akan memungkinkan mereka belajar di lingkungan baru dan memperluas wawasan budaya. Bagi dosen, kolaborasi ini membuka peluang riset bersama dan publikasi internasional, yang akan meningkatkan profil akademik mereka.

Secara lebih luas, kolaborasi ini diharapkan mendorong inovasi dalam program akademik, menciptakan kurikulum yang lebih relevan dengan standar global. Selain itu, pertukaran materi akademik dan informasi akan memperkaya sumber daya belajar bagi kedua institusi. Semua ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan mutu lulusan UNUSIDA, yang diharapkan semakin kompeten dan siap menghadapi tantangan global.

UNUSIDA Jalin Kemitraan Strategis dengan KBRI Kuala Lumpur, Perkuat Akses KKN dan Kualitas SDM 5

UNUSIDA Jalin Kemitraan Strategis dengan KBRI Kuala Lumpur, Perkuat Akses KKN dan Kualitas SDM

MALAYSIA, 9 September 2025 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali mengukuhkan komitmen internasionalisasinya. Dalam sebuah momen bersejarah, UNUSIDA dan 101 perguruan tinggi lain di Indonesia secara kolektif menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia. Aliansi strategis ini membuka jalur bagi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Mengajar dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di 77 Sanggar Belajar (SB) di Semenanjung Malaysia, yang menjadi tempat anak-anak para pekerja migran Indonesia menimba ilmu. Penandatanganan ini juga berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi para tenaga pendidik di lingkungan UNUSIDA dan perguruan tinggi lainnya.

Seremoni penting ini berlangsung di Nilai, Malaysia pada Selasa (9/9/2025), diselimuti semangat kolaborasi yang kuat. Dari pihak UNUSIDA, hadir Rektor Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, bersama jajaran pimpinan universitas. Sementara itu, pihak KBRI Kuala Lumpur dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, didampingi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Prof. Dr. Mohammad Firdaus, SP, M.Si. Penandatanganan ini tidak hanya memperkuat diplomasi pendidikan antar institusi, tetapi juga mengukuhkan sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, menjelaskan bahwa MoU ini adalah langkah konkret untuk memperluas kiprah UNUSIDA ke ranah internasional. Fokus utama dari kemitraan dengan KBRI Kuala Lumpur ini mencakup tiga hal esensial: pertama, membuka akses untuk program KKN Internasional Mengajar dan PKM di 77 Sanggar Belajar di Semenanjung Malaysia; kedua, menguatkan koordinasi teknis dalam implementasi program-program tersebut; dan ketiga, meningkatkan kompetensi tenaga pengajar UNUSIDA.

“Kemitraan dengan KBRI Kuala Lumpur adalah gerbang penting bagi mahasiswa dan dosen UNUSIDA untuk terlibat langsung dalam program internasional. Melalui KKN Internasional Mengajar dan PKM, mahasiswa akan memperoleh pengalaman berinteraksi dengan masyarakat diaspora Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata,” ujar Dr. Fatkul Anam. Ia menambahkan bahwa program KKN Internasional ini memiliki target sasaran yang jelas, yaitu anak-anak pekerja migran Indonesia yang menempuh pendidikan di Sanggar Belajar, sehingga program ini juga menumbuhkan kepekaan sosial dan rasa nasionalisme.

Dubes Hermono menyambut baik antusiasme dari 102 perguruan tinggi Indonesia. Ia menuturkan, keberadaan Sanggar Belajar adalah bentuk kepedulian pemerintah Indonesia terhadap hak pendidikan anak-anak pekerja migran. Dengan adanya program KKN Internasional ini, para siswa Sanggar Belajar akan mendapatkan dukungan tambahan dalam proses belajar mengajar. Atdikbud Prof. Dr. Mohammad Firdaus menambahkan, kolaborasi ini adalah perwujudan nyata dari diplomasi pendidikan yang bertujuan mengoptimalkan sumber daya dari berbagai institusi untuk kepentingan bangsa.

Kemitraan strategis ini diharapkan memberikan dampak yang signifikan bagi UNUSIDA. Terbukanya akses KKN Internasional akan memperkaya pengalaman mahasiswa sekaligus mengasah kompetensi mereka dalam praktik Tri Dharma Perguruan Tinggi di luar negeri. Interaksi dengan komunitas diaspora Indonesia akan memperkuat rasa kebangsaan mereka.Di sisi lain, peningkatan kerja sama teknis dengan KBRI Kuala Lumpur akan memastikan kelancaran, pendampingan, dan monitoring program KKN Internasional dan PKM. Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk pengembangan program bersama, seperti lokakarya, pelatihan, atau penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Poin penting lainnya adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama tenaga pendidik UNUSIDA. Melalui kolaborasi ini, para dosen akan memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan akademik, mengikuti program pengembangan kompetensi, serta mengukuhkan kualitas pengajaran mereka sesuai dengan standar global.”Manfaat dari MoU ini sangat nyata: mahasiswa mendapatkan ruang untuk berkiprah di panggung internasional, dosen memiliki akses untuk meningkatkan kualitas diri, dan institusi memperoleh reputasi yang semakin kuat di tingkat global. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh civitas akademika UNUSIDA, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia yang ada di Malaysia,” tegas Dr. Fatkul Anam.

MoU ini menjadi bagian dari strategi besar UNUSIDA dalam menjawab tantangan global. Rektor UNUSIDA berharap, inisiatif ini tidak berhenti pada penandatanganan, melainkan segera diwujudkan dalam program-program nyata.”Kami berharap KKN Internasional Mengajar, PKM, dan peningkatan kualitas dosen menjadi agenda tahunan yang bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat Indonesia di luar negeri,” pungkas Dr. Fatkul Anam. Melalui penandatanganan ini, UNUSIDA menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis internasionalisasi. Kemitraan dengan KBRI Kuala Lumpur diharapkan menjadi titik awal bagi beragam program unggulan lain, baik di bidang akademik maupun pengabdian masyarakat. Dengan dukungan dari semua pihak, UNUSIDA optimis mampu melahirkan generasi muda berwawasan global, unggul dalam kompetensi, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan.

"Level Up Local Business": UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Mahasiswa Lewat Inovasi Digital & Edukasi Pajak 6

“Level Up Local Business”: UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Mahasiswa Lewat Inovasi Digital & Edukasi Pajak

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali memperkuat sinergi strategis bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Selatan melalui kegiatan Business Development Service (BDS) bertajuk “Level Up Local Business” yang digelar pada Rabu, 11 Juni 2025, bertempat di Auditorium Lantai 5 UNUSIDA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kapabilitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menanamkan pemahaman perpajakan dan teknologi promosi modern kepada mahasiswa dan pelaku usaha. BDS tahun ini menjadi istimewa karena disertai penandatanganan Implementing Agreement (IA) antara masing-masing fakultas di UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan sebagai bentuk komitmen jangka panjang untuk mendukung edukasi, pengabdian, dan penguatan ekonomi lokal.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan dua materi utama:

  1. “Level Up Business Lokal: AI sebagai Solusi Promosi UMKM Modern” yang disampaikan oleh Achmad Mufliq, S.Kom., M.Kom., dosen dan praktisi teknologi informasi.
  2. “Perpajakan untuk UMKM” yang dibawakan oleh Yonas Ardiansyah, penyuluh pajak dari KPP Pratama Sidoarjo Selatan.

Sinergi Pemerintah dan Kampus: Langkah Konkret Dukung UMKM
Kepala KPP Pratama Sidoarjo Selatan, Stefanus Hajar Banu Sujita, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk menjangkau lapisan masyarakat, khususnya UMKM dan generasi muda, dalam hal edukasi perpajakan dan pengembangan usaha.

“Sebagai institusi pemerintah, kami tidak bisa bekerja sendirian untuk menjalankan tugas edukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Kami sangat membutuhkan kerja sama seperti ini, agar penyuluhan pajak dan literasi usaha bisa lebih luas menjangkau komunitas, termasuk kalangan akademik,” ujar Stefanus.
Ia menambahkan bahwa dengan menggandeng kampus, pesan-pesan edukatif dapat disampaikan lebih efektif dan diserap dengan pendekatan yang lebih kontekstual.
Sementara itu, Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkhul Anam, M.SI., menegaskan bahwa kemitraan ini telah terjalin hampir dua tahun dan menunjukkan hasil yang positif dalam pengembangan karakter mahasiswa serta pemberdayaan UMKM.

“Hampir dua tahun kami bersama KPP Pratama Sidoarjo Selatan mengadakan kegiatan edukatif dan bermanfaat seperti ini. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena memberi pengalaman dan pengetahuan praktis bagi mahasiswa maupun pelaku UMKM yang terlibat,” kata Rektor. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi kampus dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat sebagai satu kesatuan yang utuh.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan output konkret, yaitu:
• Peningkatan literasi perpajakan dan kepatuhan pajak pelaku UMKM.
• Penerapan teknologi digital, khususnya AI, dalam strategi promosi usaha kecil.
• Meningkatnya pemahaman mahasiswa terhadap dunia usaha dan pajak secara praktis.
• Terbentuknya kolaborasi lanjutan melalui IA antara fakultas dan KPP untuk pendampingan UMKM.

Materi dari Achmad Mufliq, S.Kom., M.Kom., membuka wawasan peserta terkait pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembuatan konten promosi digital, manajemen pelanggan, dan analisis pasar. Ia menekankan bahwa teknologi tidak hanya untuk perusahaan besar, namun kini dapat dijangkau oleh UMKM jika dimanfaatkan dengan tepat.

Sementara itu, Yonas Ardiansyah memaparkan tentang pentingnya UMKM memahami jenis pajak yang berlaku, mekanisme pelaporan yang benar, serta manfaat jangka panjang dari kepatuhan terhadap pajak. Ia juga menekankan bahwa Direktorat Jenderal Pajak kini semakin terbuka dalam melakukan pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha kecil.
“Kami berharap, setelah kegiatan ini, mahasiswa dapat menjadi penghubung informasi yang baik di masyarakat, dan UMKM memiliki keberanian untuk bertumbuh dengan patuh secara administrasi dan cerdas secara teknologi,” ujar Yonas dalam sesi diskusi.

Penandatanganan IA antara KPP dan setiap fakultas UNUSIDA menjadi simbol keberlanjutan dan komitmen bersama untuk mengembangkan ekosistem pendampingan yang terstruktur dan strategis. Dengan kolaborasi yang erat, UNUSIDA dan KPP Pratama Sidoarjo Selatan optimis akan lahir generasi muda yang siap membangun usaha, mendampingi masyarakat, dan menjadi pelopor UMKM naik kelas.

“Kolaborasi ini tidak akan berhenti di ruang seminar. Kami ingin mewujudkan komunitas UMKM binaan yang dibimbing langsung oleh mahasiswa dan dosen UNUSIDA dengan dukungan dari KPP,” tutup Stefanus.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata, foto bersama, dan pembagian materi digital kepada seluruh peserta. Antusiasme tinggi dari mahasiswa dan pelaku UMKM menjadi bukti bahwa kolaborasi ini tidak hanya dibutuhkan, tetapi juga sangat dinantikan untuk berlanjut ke tahap yang lebih berdampak.

RAKER 2 ORMAWA UNUSIDA: Perkuat Sinergi, Optimalkan Kinerja Organisasi 7

RAKER 2 ORMAWA UNUSIDA: Perkuat Sinergi, Optimalkan Kinerja Organisasi

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menggelar Rapat Kerja (RAKER) 2 pada tanggal 10 Juni 2025 dengan tema “Optimalisasi Kinerja dan Anggaran demi Ormawa UNUSIDA yang Progresif”. Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Organisasi Mahasiswa (Ormawa) serta mengoptimalkan pengelolaan anggaran untuk mewujudkan Ormawa yang lebih progresif dan berdampak positif. RAKER ini menjadi wadah penting bagi seluruh elemen Ormawa untuk berdiskusi, merumuskan strategi, dan menyelaraskan program kerja ke depan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas Ormawa dalam menjalankan perannya sebagai mitra strategis universitas.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni, Bapak Fajar Nur Yasin, S. Pd., M. Pd.  yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara universitas dan Ormawa. Beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ormawa selama ini dan berharap RAKER ini dapat menghasilkan solusi inovatif untuk pengembangan Ormawa ke depan. Bapak Fajar juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran Ormawa. Dengan pengelolaan yang baik, Ormawa dapat melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

Selanjutnya, ada pengantar sebelum RAKER dimulai dari Kepala Bagian Pelayanan Kemahasiswaan dan Alumni yakni bapak Machfudzil Asror, S.Pd.I., M.Pd., dalam pengantarnya, memberikan penguatan kepada seluruh pimpinan  Ormawa yang hadir. Beliau menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner dan adaptif dalam menghadapi tantangan organisasi. Bapak Asror juga mengajak seluruh pimpinan Ormawa untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan potensi anggotanya. Dengan kepemimpinan yang kuat, Ormawa dapat menjadi motor penggerak perubahan positif di lingkungan kampus. Beliau juga menyampaikan terima kasih banyak kepada pengurus Ormawa dan alumni LKMM-TM Unusida yang berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan LKMM-TM Ke VI Tahun 2025 mudah-mudahan dapat diaplikasikan dalam aktivitas organisasi.

Dilanjutkan dengan Sesi sosialisasi Biro Humas menjadi salah satu agenda penting dalam RAKER ini. Kepala Biro Humas dan Kerja Sama, Bapak Sonhaji Arif, S. Pd,. M. Sn. beserta timnya yakni ibu Afifatus Sholikhah, S.M., M.M., memaparkan beberapa program unggulan humas untuk mendukung Ormawa UNUSIDA menuju Ormawa yang gemilang. Program-program tersebut meliputi promosi media antar kampus, kerja sama dengan kampus lain, dan berbagai inisiatif lainnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan visibilitas Ormawa dan memperluas jaringan kerja sama.

Kegiatan inti dari RAKER ini adalah evaluasi kegiatan dan controling anggaran Ormawa selama tiga bulan terakhir. Setiap Ormawa mempresentasikan laporan kegiatan dan penggunaan anggaran, yang kemudian dievaluasi bersama oleh seluruh peserta. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi Ormawa serta mencari solusi untuk mengatasinya. Selain itu, dilakukan juga controling anggaran untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.

Dengan terlaksananya RAKER 2 ini, diharapkan Ormawa UNUSIDA semakin solid, progresif, dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan universitas dan masyarakat. RAKER ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Ormawa, universitas, dan seluruh stakeholder terkait. UNUSIDA berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Ormawa sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas. (Adam)

Sinergi Sosial Media Biro Humas UNUSIDA Gandeng ORMAWA Optimalkan Branding Kampus Lewat Media Sosial 8

Sinergi Sosial Media Biro Humas UNUSIDA Gandeng ORMAWA Optimalkan Branding Kampus Lewat Media Sosial

Sidoarjo – Dalam rangka memperkuat citra dan branding Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) di era digital, Biro Humas UNUSIDA menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Media Sosial ORMAWA. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025, bertempat di Auditorium Lantai 5 Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dan diikuti oleh seluruh perwakilan organisasi mahasiswa (ORMAWA) internal kampus.

Acara ini merupakan inisiatif Biro Humas bekerja sama dengan ORMAWA se-UNUSIDA untuk mendorong pengelolaan media sosial yang lebih terstruktur, aktif, dan berdampak terhadap citra positif kampus. Dengan mengusung tema “Bersinergi di Era Digital: Optimalisasi Media Sosial ORMAWA untuk Branding UNUSIDA”, kegiatan ini tidak hanya memberikan pembekalan teknis, namun juga membuka ruang kolaborasi strategis antara Humas dan para pengelola konten di tiap organisasi mahasiswa. Kepala Biro Humas dan Kerjasama UNUSIDA, Sonhaji Arif, S.Pd., M.Sn., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran ORMAWA sebagai duta komunikasi digital kampus. “Mahasiswa adalah representasi langsung dari wajah kampus di masyarakat. Lewat unggahan, aktivitas, dan narasi yang dibangun melalui media sosial ORMAWA, sesungguhnya mereka tengah membentuk persepsi publik terhadap UNUSIDA. Maka, penting sekali untuk membekali mereka dengan pemahaman strategis dalam mengelola media sosial,” ujar Sonhaji.

Menurutnya, sinergi antara Humas dan ORMAWA menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan informasi kegiatan kampus, mempromosikan prestasi mahasiswa, serta mengangkat nilai-nilai khas UNUSIDA yang religius, nasionalis, dan inovatif. Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Humas, Afifatus Sholikhah, S.M., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan standar pengelolaan konten digital. “Kami ingin setiap ORMAWA memiliki identitas visual yang konsisten, gaya komunikasi yang sesuai nilai kampus, serta mampu menyampaikan informasi yang akurat dan menarik. Humas siap menjadi mitra mereka dalam hal ini,” jelas Afifatus. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan output berupa peningkatan kualitas dan kuantitas konten media sosial dari ORMAWA, yang selaras dengan misi branding kampus. Biro Humas juga mendorong dibentuknya Tim Medsos ORMAWA yang terhubung langsung dengan Humas sebagai simpul koordinasi informasi dan promosi kampus.

Dengan meningkatnya kapasitas dan literasi digital mahasiswa, tidak hanya eksistensi ORMAWA yang terdongkrak, tapi juga engagement publik terhadap UNUSIDA secara keseluruhan. Harapannya, UNUSIDA makin dikenal sebagai kampus yang aktif, dinamis, dan punya semangat kolaborasi di era digital. “Pada setiap kegiatan bukan sekadar unggah konten, tapi soal bagaimana membentuk narasi besar tentang UNUSIDA. Maka ke depan kami ingin ada kalender konten bersama, pelatihan lanjutan, dan sistem pelaporan yang terstruktur,” tambah Sonhaji Arif. Afifatus menambahkan bahwa kegiatan ini akan berlanjut dalam bentuk pendampingan teknis, mulai dari pelatihan desain, manajemen akun, hingga penggunaan analitik sosial media untuk evaluasi kinerja konten. “Kita tidak ingin ORMAWA sekadar aktif, tapi juga terukur. Data harus jadi dasar kita dalam melangkah,” tutupnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal dari komitmen bersama membangun branding UNUSIDA yang inklusif dan berbasis partisipasi aktif mahasiswa. Dengan kolaborasi yang kuat antara Humas dan ORMAWA, UNUSIDA optimis dapat menjangkau lebih banyak audiens, membangun kepercayaan publik, serta menciptakan ekosistem komunikasi kampus yang sehat, kreatif, dan berkelanjutan. (Humas)

Shalat Idul Adha di Masjid KH. Hasyim Asy’ari Unusida Berlangsung Khidmat, Jamaah Penuhi Masjid 9

Shalat Idul Adha di Masjid KH. Hasyim Asy’ari Unusida Berlangsung Khidmat, Jamaah Penuhi Masjid

Drs. KH. Arly Fauzi: “Nikmat diciptakan adalah awal dari segala nikmat”

Shalat Idul Adha di Masjid KH. Hasyim Asy’ari Unusida Berlangsung Khidmat, Jamaah Penuhi Masjid 10

Sidoarjo, 17 Juni 2025 — Shalat Idul Adha 1446 H di Masjid KH. Hasyim Asy’ari yang terletak di dalam Komplek Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semarak. Shalat pada Selasa pagi, 17 Juni 2025 tersebut dihadiri oleh ratusan jamaah yang memenuhi masjid dan halaman sekitarnya. Bertindak sebagai imam adalah Drs. KH. Arly Fauzi, S.H., M.Hum., seorang ulama dan dosen senior yang dikenal luas di kalangan akademisi dan pesantren. Dengan mengangkat tema “Bersyukur: Nikmat Diciptakan Adalah Pokok dari Nikmat”, khotbah Idul Adha kali ini mengajak umat untuk merenungi makna penciptaan dan nikmat keimanan sebagai anugerah tertinggi dari Allah SWT.

Sejak pukul 05.30 WIB, jamaah mulai berdatangan ke kompleks masjid. Mereka berasal dari berbagai kalangan, termasuk civitas akademika Unusida, warga sekitar, serta mahasiswa dari luar daerah yang tidak mudik. Kegiatan dimulai dengan takbir bersama yang dipimpin oleh tim marbot masjid, disusul Shalat Idul Adha tepat pukul 06.00 WIB. Masjid KH. Hasyim Asy’ari tampak penuh dengan jamaah untuk melaksanakan ibadah.

Dalam khotbahnya, KH. Arly Fauzi menyampaikan bahwa nikmat yang pertama dan paling mendasar adalah nikmat diciptakan. “Sejak kita diciptakan, kita bisa merasakan dan menyaksikan segala ciptaan Allah. Dari sanalah awal syukur itu bermula,” ujarnya. Beliau juga menekankan bahwa nikmat iman adalah anugerah yang paling tinggi dan tak tergantikan. “Iman adalah cahaya yang menuntun manusia dalam setiap langkah hidupnya. Maka wajib bagi kita untuk menjaga dan mensyukurinya,” tambahnya dengan suara lantang yang menggema di seluruh area masjid.

Lebih jauh, KH. Arly mengajak jamaah untuk memaknai Idul Adha bukan hanya sebagai momen berkurban secara fisik, tetapi juga momen menyucikan niat dan memperkuat keyakinan kepada Allah. Ia mengaitkan makna pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail dengan situasi kekinian, di mana umat Islam harus mampu berkorban demi kebaikan bersama, termasuk dalam konteks sosial, pendidikan, dan pembangunan bangsa.

Dampak yang diharapkan adalah tumbuhnya kesadaran spiritual dalam diri umat, terutama kalangan muda, akan pentingnya rasa syukur dan iman dalam kehidupan sehari-hari. “Momentum Idul Adha harus mampu memperkuat nilai-nilai spiritual, solidaritas sosial, serta kepedulian terhadap sesama,” jelas KH. Arly saat diwawancarai usai pelaksanaan Shalat. Ia juga menyampaikan harapan agar generasi muda tidak hanya menjadi cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional. “Ilmu tanpa iman adalah kosong, dan iman tanpa ilmu adalah lumpuh. Keduanya harus berjalan seiring,” tegasnya.

Di akhir khotbah, KH. Arly Fauzi menutup dengan doa yang menyentuh hati, memohon agar Allah senantiasa memberikan kekuatan dalam mensyukuri nikmat, melindungi iman umat, serta menjadikan setiap individu sebagai agen kebaikan di muka bumi.

Dengan pelaksanaan yang tertib dan jamaah yang antusias, Shalat Idul Adha 1446 H di Masjid KH. Hasyim Asy’ari menjadi momentum yang memperkuat semangat ukhuwah dan nilai keislaman di lingkungan Unusida. Harapan besar tertanam bahwa dari masjid inilah akan lahir generasi penerus yang bersyukur, beriman, dan berkontribusi bagi peradaban. (Humas)

Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA Gelar MoA dengan CV. Delta Mitra Persada: Sinergi Strategis Dunia Akademik dan Industri Teknologi 11

Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA Gelar MoA dengan CV. Delta Mitra Persada: Sinergi Strategis Dunia Akademik dan Industri Teknologi

Humas UNUSIDA- Sidoarjo, 3 Juni 2025 – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama CV Delta Mitra Persada pada hari Selasa, 3 Juni 2025, bertempat di Kantor Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dengan pelaku industri teknologi, terutama dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui program magang, kolaborasi riset, serta pengembangan kurikulum berbasis industri. Penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, M.Kom,Direktur CV Delta Mitra Persada Bapak Roin Triono, para dosen, mahasiswa, serta perwakilan dari Unit Kerja Sama dan Humas UNUSIDA. Kegiatan ini merupakan hasil tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) sebelumnya antara UNUSIDA dan CV Delta Mitra Persada, dan kini diimplementasikan secara spesifik melalui MoA yang fokus pada pengembangan SDM, program pelatihan industri berbasis teknologi informasi, serta pemanfaatan riset akademik untuk mendukung kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, M.Kom, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen UNUSIDA untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang kontekstual dan selaras dengan dinamika industri teknologi informasi yang terus berkembang. “Kami menyadari bahwa tantangan pendidikan di era digital tidak hanya terletak pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan untuk mengaplikasikan ilmu di dunia nyata. MOA ini adalah langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta membangun jejaring profesional bagi mahasiswa kami,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan meningkatkan kompetensi lulusan agar mampu bersaing secara global. “Melalui kerja sama ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berinovasi dan menciptakan solusi bagi masyarakat,” tambahnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang tertuang dalam MoA ini meliputi program magang industri untuk mahasiswa semester akhir, pelatihan kompetensi berbasis kebutuhan industri, kolaborasi dalam proyek pengembangan sistem informasi, dukungan terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta riset bersama yang dapat diaplikasikan langsung dalam proses bisnis perusahaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif baik secara internal bagi pengembangan kualitas akademik fakultas, maupun eksternal dalam mendukung produktivitas dan inovasi di sektor industri. Direktur CV Delta Mitra Persada, Bapak Roin Triono, menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan optimismenya terhadap sinergi yang dibangun. “Kami melihat potensi besar dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menjadi bagian dari proses transformasi mereka menjadi talenta digital yang unggul dan siap bersaing,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menyatakan, “CV Delta Mitra Persada berkomitmen untuk menjadi mitra yang aktif, tidak hanya menyediakan ruang magang, tetapi juga membimbing, memberi tantangan nyata, serta melibatkan mahasiswa dalam proyek-proyek aktual yang berdampak.”

Kegiatan MOA ini bukan hanya seremonial administratif, melainkan bentuk nyata dari kolaborasi strategis untuk membangun masa depan pendidikan yang berbasis pada kebutuhan industri. Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA menargetkan dalam tahun pertama kerja sama ini akan mengirimkan minimal 30 mahasiswa ke CV Delta Mitra Persada untuk menjalani program magang dan keterlibatan dalam proyek-proyek teknologi. Selain itu, pihak fakultas juga akan menyelaraskan kurikulum dengan masukan dari industri melalui forum diskusi berkala. Program ini juga diproyeksikan menjadi pintu masuk lahirnya inovasi bersama, baik dalam bentuk produk digital, sistem informasi, maupun model pelatihan berbasis teknologi. Dr. Arda Setya Editya, M.Kom. menutup sambutannya dengan sebuah kutipan yang memotivasi seluruh sivitas akademika, “Sinergi adalah kata kunci di era transformasi digital ini. Tidak ada institusi yang bisa berjalan sendiri. Dunia pendidikan dan industri harus saling membuka pintu, berbagi sumber daya, dan tumbuh bersama. Karena pendidikan terbaik adalah yang menjawab tantangan zaman dan kebutuhan nyata masyarakat.”

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang proaktif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan teknologi serta relevansi industri. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari visi besar UNUSIDA dalam membangun lulusan yang berdaya saing, inovatif, dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan keilmuan. (AS)