Inspiratif! Kiprah Alumni Teknik Kimia UNUSIDA Berkontribusi Nyata di Desa melalui Riset dan Perencanaan
Kiprah alumni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya datang dari Altara Dea Kumala Sari, S.T., alumni Program Studi Teknik Kimia tahun 2023 yang kini mengemban amanah sebagai Kaur Perencanaan di Balai Desa Kedungsumur, Krembung.
Dalam perannya sebagai perangkat desa, Dea sapaan akrabnya terlibat aktif dalam proses perencanaan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa bekal ilmu selama kuliah di UNUSIDA sangat membantunya dalam memahami permasalahan di lapangan serta merumuskan solusi yang tepat.
Menurutnya, lingkungan akademik di Fakultas Teknik UNUSIDA memiliki kultur kekeluargaan yang kuat. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa.
“Teknik UNUSIDA sangat menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Para dosen sangat mendukung dan membimbing saya dengan sabar, sehingga saya mampu berkembang dan percaya diri menghadapi tantangan di dunia kerja,” ungkapnya kepada Humas UNUSIDA, Rabu (8/4/2026).
Lebih lanjut, Dea menekankan pentingnya pengembangan riset yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia menilai bahwa penelitian tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata.
“Pengembangan riset perlu diarahkan pada permasalahan yang ada di tengah masyarakat, dengan menghadirkan solusi yang tepat, inovatif, dan bermanfaat,” tambahnya.
Selain itu, Dea mengungkapkan bahwa pengalaman selama berkuliah tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga mengasah keterampilan non-akademik yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Salah satu faktor penting adalah lingkungan kampus yang mendukung mahasiswa untuk aktif dalam organisasi.
Ia tercatat pernah aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, mulai dari Himpunan Mahasiswa hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik. Keterlibatan tersebut, menurutnya, memberikan banyak pembelajaran berharga, khususnya dalam membangun jiwa kepemimpinan dan kemampuan problem solving.
“Lingkungan kampus sangat mendukung. Saya banyak belajar dari organisasi mahasiswa, mulai dari himpunan hingga BEM. Pengalaman itu menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan memecahkan masalah yang sangat membantu ketika terjun langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman organisasi juga melatih kemampuan komunikasi, kerja tim, serta pengambilan keputusan dalam berbagai situasi. Hal ini menjadi bekal penting dalam menjalankan perannya saat ini, di mana ia harus berhadapan langsung dengan dinamika kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya fokus pada akademik, tetapi juga perlu aktif mengembangkan diri melalui organisasi agar lebih siap menghadapi tantangan nyata setelah lulus.
Peran yang dijalankan Dea saat ini menjadi contoh bagaimana lulusan perguruan tinggi mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil di masyarakat. Sebagai Kaur Perencanaan, ia turut berkontribusi dalam menyusun program pembangunan desa yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Ia berharap, setiap pengabdian di masyarakat dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni UNUSIDA lainnya bahwa peluang berkontribusi tidak hanya terbatas di dunia industri, tetapi juga terbuka luas di sektor pemerintahan dan masyarakat.
“UNUSIDA memiliki lingkungan kampus yang suportif dan kesempatan berorganisasi mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara sosial dan kepemimpinan. Mari (mahasiswa dan alumni) UNUSIDA terus hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.




