UNUSIDA Resmi Jalin Kerja Sama dengan IKPI, Perkuat Pendidikan dan Kompetensi Perpajakan
SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) resmi menjalin kerja sama dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam acara Seminar Perpajakan bertema Update Peraturan PPh dan PPN Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston, Jalan Kahuripan Raya Kav. 14, Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jum’at (16/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, UNUSIDA diwakili oleh Wakil Rektor II, Dr. Ana Christanti. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi perpajakan, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini bertujuan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki kedua belah pihak untuk mendukung pengembangan kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpajakan.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi bidang pendidikan; inovasi, hilirisasi, dan pengembangan sumber daya manusia; pengabdian kepada masyarakat; pelaksanaan sertifikasi Brevet A dan B; kegiatan praktisi mengajar; program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM); serta bidang lain yang disepakati bersama.
Turut hadir mendampingi Wakil Rektor II UNUSIDA, Kaprodi Akuntansi, Dian Fahriani, S.E., M.S.A., dan dosen UNUSIDA, Dr. Erlina Tri Rohmiatum.
Ia menyebut, melalui kerja sama ini dapat membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa, khususnya Program Studi Akuntansi, untuk memperoleh pengalaman dan kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui keterlibatan praktisi perpajakan dalam kegiatan akademik, mahasiswa diharapkan mampu memahami perkembangan regulasi sekaligus mengaplikasikan pengetahuan perpajakan secara profesional.
Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya UNUSIDA memperluas jejaring kemitraan dengan dunia profesi dan industri. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Kami terus mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan profesional, sekaligus mempersiapkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” jelasnya.
Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyatakan kesepakatan untuk berkolaborasi dengan UNUSIDA dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga UNUSIDA dapat menjadi mitra strategis IKPI dalam memperluas peran konsultan pajak agar semakin dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan praktisi perpajakan dapat berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai kewajiban perpajakan,” harapnya.


