Pos

Yudisium Ke-11 FILKOM UNUSIDA: Rektor Tekankan Tanggung Jawab Alumni Sebagai Kader NU di Tengah Masyarakat 1

Yudisium Ke-11 FILKOM UNUSIDA: Rektor Tekankan Tanggung Jawab Alumni Sebagai Kader NU di Tengah Masyarakat

SIDOARJO — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Yudisium Ke-11 Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (6/8/2025) dalam suasana penuh kehangatan dan rasa syukur. Kegiatan ini menjadi penanda resmi kelulusan mahasiswa sebelum memasuki prosesi wisuda, yang dijadwalkan akan digelar pada 6 September mendatang di Surabaya.

Dalam sambutannya, Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., mengajak mahasiswa untuk merenungi dua tanggung jawab besar yang kini mereka emban sebagai lulusan perguruan tinggi. Ia mengingatkan, Yudisium kali ini bukan hanya menjadi penanda akhir studi, tetapi juga titik awal perjalanan baru sebagai profesional, pemimpin muda, dan bagian dari kader Nahdlatul Ulama yang siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan.

Fatkul Anam menjelaskan bahwa peran dan tanggung jawab alumni, tidak hanya sebagai sarjana di bidang keilmuan, tetapi juga sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) yang membawa misi kemanfaatan di tengah masyarakat.

Pertama, sebagai akademisi lulusan FILKOM harus menjaga tanggung jawab akademis mereka dengan menjunjung tinggi etika dan kontribusi keilmuan. Kedua, sebagai kader NU, lulusan UNUSIDA diminta untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pribadi yang memberi pencerahan dan manfaat nyata.

“Kalian semua bukan hanya lulusan akademik, tetapi juga kader NU. Artinya, kalian punya dua tanggung jawab besar: menjaga kehormatan keilmuan dan membawa nilai-nilai NU ke tengah masyarakat,” terangnya.

Ia menekankan bahwa gelar sarjana yang diperoleh bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi amanah yang harus dijalankan secara etis, profesional, dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.

“Gelar yang kalian bawa bukan hanya simbol, tapi mengandung tanggung jawab keilmuan. Dan sebagai kader NU, kalian punya tanggung jawab kehormatan untuk membawa nama baik organisasi dan kampus, serta memberi kontribusi positif di masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa UNUSIDA telah memberikan bekal yang cukup bagi para mahasiswa untuk menghadapi kehidupan sosial yang kompleks, dan meminta mereka untuk menjaga nama baik almamater di manapun berada.

“Mulai hari ini, kalian akan menjadi ‘kekasih masyarakat’. Jangan hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pembawa manfaat, solusi, dan inspirasi. Itulah esensi dari seorang sarjana,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga berterima kasih kepada para orang tua mahasiswa atas doa dan dukungan yang diberikan selama proses studi anak-anak mereka. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan hari ini adalah buah dari perjuangan panjang, bukan hanya usaha mahasiswa, tetapi juga restu dan dukungan dari orang tua.

“Sebelum kalian ke mana-mana setelah acara ini, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada orang tua kalian. Doa dan ridha mereka adalah kunci keberhasilan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Sebagai penutup, Rektor menyampaikan selamat atas pencapaian para mahasiswa FILKOM dan menyampaikan kabar bahwa prosesi wisuda akan digelar pada 6 September 2025 mendatang di Surabaya dengan jumlah peserta sekitar 560 wisudawan/wisudawati.

“Saya mewakili seluruh pimpinan UNUSIDA mengucapkan selamat atas kelulusan kalian. Sampai jumpa di wisuda nanti. Jaga nama baik guru-guru kalian, dan bawa nama baik Universitas ke tengah masyarakat,” pungkasnya. (MY)

Yudisium Fakultas Ekonomi Unusida ke-6 2

Yudisium Fakultas Ekonomi Unusida ke-6

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Sidoarjo – Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menyelenggarakan agenda Yudisium ke-6 tahun 2022. Acara tersebut dilaksanakan di ruang Auditorium lantai 5 Kampus 2 Unusida, Selasa (9/8/2022).

Kegiatan yudisium ini diikuti oleh 118 Yudisiawan/Yudisiawati dari dua Program Studi (Prodi), yaitu Akuntansi dan Program Studi Manajemen dengan menerapkan protokol kesehatan. Diawali dengan prosesi masuk ruangan yang dilakukan oleh peserta yudisium, dilanjutkan dengan iftitah, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, dan Mars Unusida.

Selanjutnya, seluruh peserta yudisium mengikuti dengan khidmah pembacaan SK Yudisium yang dibacakan oleh masing-masing Kepala Program Studi Akuntansi dan Kepala Program Studi Manajemen.

Diantara 118 orang peserta yudisium, terpilih satu mahasiswa dengan nilai terbaik dari masing-masing Prodi.  Yaitu Saudari Issanul Hikmah dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3.80 dan Saudari Erwinda Eka Prasetyowati dari Prodi Manajemen dengan IPK 3.78 dengan gelar Cumlaude. Kedua mahasiswa berprestasi tersebut mendapatkan hadiah berupa emas murni sebagai penghargaan atas prestasi diraih.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir menyampaikan sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi UNUSIDA, Ibu Hj. Muhafidah Novie S.E, M.M., Wakil Rektor 2 Unusida, Bapak Lukman Hakim S.T, M.T, Serta sambutan dari Sekretaris BPP, Bapak Dr. H. Sholehuddin, M. Pd.I.

Dalam sambutan-sambutan tersebut, memaparkan pesan-pesan dan harapan kepada peserta Yudisium yang dikemas secara menarik dalam istilah teori dari masing-masing bidang studi. Dimana Ibu Dekan Fakultas Ekonomi, Hj. Muhafidah Novie S.E, M.M. memaparkan pentingnya fleksibilitas manajemen diri dalam menghadapi perubahan yang terus terjadi di lingkungan masyarakat yang banyak dipengaruhi teknologi.

Sementara itu, Bapak Lukman Hakim S.T, M,T menjelaskan, teknik tidak kalah teori dengan menggunakan hukum newton sebagai perumpamaan dalam menyampaikan pesan kepada para peserta Yudisium. “Dimana menurut hukum Newton mengenai Tarik menarik, kita harus berupaya bagaimana agar pikiran kita menjadikan alam semesta tertarik untuk mendukung apa yang kita inginkan,” terangnya.

Selain itu, Bapak Dr. H. Sholehuddin, M. Pd.I. dalam sambutan beliau juga memberikan teori sebagaimana bidang studi beliau yang tak kalah luar biasa, yaitu Man Jadda Wa Jadda. Ia mengatakan, masyarakat umum tidak melihat seberapa tinggi IPK Anda, tapi apa yang bisa anda lakukan dan bagaimana akhlak Anda di tengah masyarakat.

“Orang yang sukses bukan karena pintar. Akan tetapi orang yang pintar kalah dengan orang yang beruntung. Menjadi pintar bisa digapai dengan berproses, tapi keberuntungan sulit ditemukan,” tuturnya.

Tak hanya itu, peserta terbaik yudisium dari kedua program studi, yaitu Saudari Issanul Hikmah dari Prodi Akuntansi dan Saudari Erwinda Eka Prasetyowati dari Prodi Manajemen menyampaikan terima kasih dengan berlangsung haru.

“Apapun profesi yang akan kita jalani nanti, kita harus bisa membuktikan bahwa lulusan Fakultas Ekonomi Unusida adalah lulusan terbaik yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Harapan saya, semoga Unusida dapat melahirkan para intelektual muslim yang berguna di masa depan,” ujar Issanul Hikmah.

“Terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing hingga kami bisa berdiri di sini, terima kasih juga kepada para orang tua yang selalu memberi semangat serta teman-teman yang selalu mendukung kami semua,” pungkas Erwinda Eka Prasetyowati.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][thim-multiple-images image=”18905,18907,18906″ image_size=”“medium“” column=”3″][/vc_column][/vc_row]