UNUSIDA Gelar Rapat Kerja Tahun Akademik 2025–2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Gelar Rapat Kerja Tahun Akademik 2025–2026, Perkuat Akselerasi Transformasi dan Kolaborasi Kampus Unggul Berdampak

SITUBONDO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Akademik 2025–2026 di Utama Raya Cottage, Situbondo, pada Kamis–Jumat (15–16/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, serta unit kerja sebagai forum strategis untuk menyatukan arah kebijakan dan program kerja UNUSIDA selama satu tahun ke depan.

Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapat Kerja bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan meneguhkan komitmen UNUSIDA di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus bergerak cepat.

“Rapat kerja ini adalah momentum strategis untuk menyatukan arah dan langkah kita bersama, memperkuat tata kelola, serta meneguhkan komitmen kelembagaan UNUSIDA di tengah transformasi dunia pendidikan tinggi yang sangat cepat,” tegasnya.

Akselerasi, Transformasi, dan Kolaborasi
Dalam Raker tersebut, Rektor menyampaikan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari digitalisasi pendidikan, disrupsi teknologi, persaingan antarperguruan tinggi yang semakin ketat, hingga tuntutan mutu dan akuntabilitas publik yang semakin tinggi. Di sisi lain, ekspektasi masyarakat dan Nahdlatul Ulama terhadap UNUSIDA juga semakin besar, tidak hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai pusat manfaat, pengabdian, dan pencetak kader-kader unggul.

Berangkat dari tantangan tersebut, Raker UNUSIDA 2026 mengusung tema besar ‘Akselerasi Transformasi dan Kolaborasi untuk UNUSIDA Unggul dan Berdampak’. Tema ini menegaskan tiga kata kunci utama, yakni akselerasi, transformasi, dan kolaborasi.

Pada aspek akselerasi, UNUSIDA menargetkan percepatan peningkatan mutu, termasuk akselerasi akreditasi program studi dan institusi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan layanan akademik dan nonakademik, serta percepatan inovasi pembelajaran. Rektor menyebutkan bahwa dalam waktu dekat terdapat program studi yang ditargetkan meraih akreditasi unggul, dan pada tahun 2027 institusi serta beberapa program studi diharapkan masuk kategori akreditasi unggul.

Baca juga:  Ingat!, Ini Pesan Ketua PCNU Sidoarjo kepada Mahasiswa Baru Unusida 2024

Sementara pada aspek transformasi, Rektor menekankan bahwa perubahan tidak hanya berkaitan dengan digitalisasi sistem, tetapi juga transformasi tata kelola dan perubahan pola pikir.

“Perguruan tinggi yang bertahan bukanlah yang terbesar, melainkan yang paling adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.

Transformasi ini mencakup penguatan sistem akademik digital, budaya kerja, mindset SDM, serta tata relasi institusional yang lebih efektif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Adapun aspek kolaborasi menjadi penegas bahwa tidak ada universitas unggul yang berdiri sendiri. UNUSIDA berkomitmen memperkuat jejaring dengan pemerintah, dunia usaha dan industri, sekolah dan madrasah, pondok pesantren, serta perguruan tinggi nasional dan internasional.

“Kita adalah satu kesatuan UNUSIDA. Tidak ada unit yang berjalan sendiri, semuanya harus bergerak dalam semangat kolaborasi,” tambahnya.

Unggul dan Berdampak sebagai Identitas UNUSIDA
Tema Raker juga menegaskan dua tujuan besar UNUSIDA, yakni unggul dan berdampak. Unggul dimaknai sebagai keunggulan dalam aspek akademik, tata kelola, SDM, mutu pembelajaran, penelitian, pengabdian, dan inovasi. Sementara berdampak berarti keberadaan UNUSIDA harus memberikan manfaat nyata bagi umat, masyarakat, daerah, dan Nahdlatul Ulama.

“Keunggulan tanpa dampak akan menjadikan kampus eksklusif dan tidak membumi. Sebaliknya, dampak tanpa keunggulan akan membuat kampus kehilangan daya saing. Keduanya harus hadir bersama sebagai identitas UNUSIDA,” tegasnya.

Dalam Raker tersebut, sejumlah agenda strategis turut dirumuskan, antara lain penguatan tata kelola dan akreditasi program studi serta institusi, peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan melalui pelatihan, percepatan jabatan fungsional dan studi lanjut S3, penguatan pembelajaran dan layanan akademik berbasis digital, perluasan kemitraan strategis, serta penguatan riset, inovasi, dan publikasi ilmiah.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan komitmen pengabdian masyarakat berbasis keunggulan lokal dan budaya NU, yang pada tahun 2025 mencatatkan capaian pengabdian masyarakat dalam jumlah signifikan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik Filkom UNUSIDA Gandeng ISNU Jatim, Dampingi Legalitas dan Akses Digital UMKM di Desa Wonokarang

“Melalui Rapat Kerja ini, mari kembali meneguhkan komitmen untuk terus tumbuh sebagai kampus yang tidak hanya dikenal, tetapi juga dibutuhkan, tidak hanya bertahan, tetapi memberi kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” pungkasnya.