inspirasi alumni unusida hikmah luqiyah kartikasari

Luar Biasa! Alumni PGSD UNUSIDA Sukses Menjadi Dosen di Almamater Tercinta

SIDOARJO – Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun karakter, kompetensi, serta membuka berbagai peluang menuju masa depan yang lebih baik. Hal tersebut dirasakan langsung oleh Hikmah Luqiyah Kartikasari, S.Pd., M.Pd., alumni Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) angkatan 2019. Berkat perjalanan akademik dan kesempatan yang diperoleh selama berada di lingkungan kampus, kini Hikmah dipercaya menjadi dosen di Program Studi PGSD FKIP UNUSIDA.

Perjalanan karier Hikmah menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan di UNUSIDA tidak berhenti pada proses pembelajaran di ruang kelas. Kampus juga berkomitmen memberikan ruang pengembangan diri dan peluang bagi mahasiswa maupun alumni untuk terus bertumbuh hingga mampu memberikan kontribusi nyata di dunia pendidikan.

Bagi Hikmah, UNUSIDA memiliki arti yang sangat istimewa. Kampus yang dahulu menjadi tempatnya menimba ilmu kini menjadi tempatnya mengabdikan diri sebagai pendidik. Perjalanan tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses belajar, peningkatan kompetensi, serta kesempatan yang terus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Alhamdulillah, UNUSIDA tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga membuka jalan bagi perjalanan karier saya. Berkat beasiswa untuk melanjutkan studi S2, saya memperoleh kesempatan bekerja di UNUSIDA, mulai dari bagian SDM, Tata Usaha FKIP, hingga kini dipercaya menjadi dosen di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UNUSIDA,” tutur Hikmah.

Ungkapan tersebut menggambarkan bagaimana lingkungan akademik yang mendukung dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk terus berkembang. Kesempatan memperoleh beasiswa studi lanjut menjadi salah satu langkah penting yang mengantarkan Hikmah meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperluas wawasan di bidang pendidikan.

Baca juga:  Zaza Wahyu Faradillah, Alumni PGSD UNUSIDA Buktikan Bekal Ilmu yang Relevan dengan Dunia Kerja

Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di Program Studi PGSD UNUSIDA pada tahun 2019, Hikmah terus berupaya mengembangkan kapasitas dirinya melalui studi magister. Dukungan beasiswa yang diperolehnya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi dunia pendidikan.

Selama proses tersebut, Hikmah juga mendapatkan kesempatan bergabung sebagai tenaga kependidikan di lingkungan UNUSIDA. Ia mengawali pengabdiannya di bagian Sumber Daya Manusia (SDM), kemudian melanjutkan tugas di Tata Usaha FKIP. Pengalaman bekerja di berbagai unit tersebut memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai tata kelola perguruan tinggi, pelayanan akademik, hingga pentingnya kolaborasi antarunit dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.

Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga ketika akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai dosen di Program Studi PGSD FKIP UNUSIDA. Sebagai dosen, Hikmah tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran kepada mahasiswa, tetapi juga menjalankan tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, menjadi dosen merupakan tanggung jawab sekaligus amanah untuk mencetak calon guru sekolah dasar yang kompeten, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era yang terus berkembang. Pengalaman sebagai alumni UNUSIDA membuatnya memahami bagaimana proses pembelajaran yang efektif dapat membentuk kualitas lulusan.

Perjalanan Hikmah juga menjadi gambaran bahwa keberhasilan karier tidak selalu harus dimulai dari luar institusi. Justru, kesempatan untuk tumbuh dan berkembang di almamater sendiri menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus penuh makna. Dengan mengenal budaya akademik UNUSIDA sejak menjadi mahasiswa, Hikmah mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi secara optimal dalam setiap peran yang dijalankannya.

Kisah inspiratif ini menunjukkan bahwa UNUSIDA tidak hanya fokus menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga berupaya membangun ekosistem pendidikan yang mampu menciptakan peluang bagi alumni untuk terus berkembang. Dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program, termasuk kesempatan studi lanjut, menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan.

Baca juga:  Dari Pekerja Menjadi Profesional di Industri Manufaktur, Rio Afandi Jadi Alumni Teknik Kimia UNUSIDA yang Raih Karir Impian

Program Studi PGSD FKIP UNUSIDA sendiri terus berkomitmen mencetak calon guru yang profesional, inovatif, dan berkarakter. Kurikulum yang adaptif, didukung pengalaman praktik lapangan, kegiatan akademik, serta pembinaan karakter menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan.

Bagi mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan di UNUSIDA, perjalanan Hikmah menjadi motivasi bahwa setiap proses yang dijalani di bangku kuliah memiliki nilai yang sangat berharga. Kesempatan mengikuti berbagai kegiatan akademik, organisasi, pelatihan, hingga program pengembangan diri akan menjadi investasi penting dalam membangun masa depan.

Tidak kalah penting, kisah Hikmah mengajarkan bahwa semangat untuk terus belajar tidak berhenti setelah lulus. Melanjutkan studi, meningkatkan kompetensi, dan terus membuka diri terhadap berbagai peluang menjadi langkah strategis untuk menghadapi perubahan zaman sekaligus meningkatkan kualitas profesional.

Sebagai alumni yang kini menjadi dosen di almamaternya sendiri, Hikmah berharap semakin banyak mahasiswa UNUSIDA yang berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dilalui dengan kerja keras, kesabaran, dan kemauan untuk terus berkembang.

Perjalanan Hikmah Luqiyah Kartikasari menjadi bukti nyata bahwa UNUSIDA bukan sekadar tempat menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga ruang yang membuka jalan menuju masa depan. Dari seorang mahasiswa, kemudian melanjutkan studi magister, berkontribusi sebagai tenaga kependidikan, hingga dipercaya menjadi dosen, seluruh perjalanan tersebut mencerminkan komitmen UNUSIDA dalam mencetak insan akademik yang unggul, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

Kisah inspiratif ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dan alumni UNUSIDA untuk terus mengembangkan potensi diri, memanfaatkan setiap kesempatan yang ada, serta memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Dengan semangat belajar sepanjang hayat, setiap lulusan UNUSIDA memiliki peluang untuk meraih masa depan yang gemilang sekaligus menjadi bagian dari kemajuan bangsa.

Baca juga:  UNUSIDA Menjadi Ruang Kreativitas dan Pembentukan Karakter, Kisah Inspiratif Agung Arie Iswanto Alumni Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen