Dari Tradisi Menuju Prestasi Global, PKKMB UNUSIDA 2026 Kobarkan Semangat Generasi Emas
Sidoarjo, 8 September 2026 — Semangat perubahan dan optimisme menyelimuti pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) Tahun Akademik 2026/2027. Mengusung tema “Berakar pada Tradisi, Berlayar Menuju Modernisasi”, PKKMB menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus meneguhkan jati diri sebagai generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan global.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan UNUSIDA, PCNU Kabupaten Sidoarjo, PC Muslimat NU Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, serta seluruh panitia dan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Dalam sambutan pembuka, Presiden Mahasiswa sekaligus Ketua Pelaksana PKKMB UNUSIDA 2026/2027, Muhammad Rafi Al-Fandi, mengajak mahasiswa baru menjadikan momentum PKKMB sebagai awal perjalanan untuk membangun masa depan. Ia menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, tetapi menggambarkan komitmen mahasiswa untuk tetap menjaga akar tradisi sekaligus berani berlayar menuju perkembangan zaman.
Semangat tersebut tampak dari penggunaan unsur budaya lokal dalam pelaksanaan PKKMB. Mahasiswa baru mengenakan udeng Pacar Gowang dan scarf khas Sidoarjo sebagai bentuk penghargaan terhadap identitas dan tradisi daerah.
“Selamat datang dan selamat merangkai perjalanan baru untuk menuju masa depan yang lebih gemilang,” menjadi pesan yang disampaikan kepada mahasiswa baru.
Pesan tersebut selaras dengan arahan Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, M.Pd., yang menegaskan bahwa modernisasi tidak boleh membuat mahasiswa kehilangan akar nilai dan karakter.
Menurutnya, UNUSIDA akan terus menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, tradisi keilmuan, dan akhlakul karimah, sekaligus mendorong mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mahasiswa baru juga diingatkan agar tidak menjadikan ijazah sebagai satu-satunya tujuan selama menempuh pendidikan tinggi.
“Jangan hanya mengejar ijazah, tetapi kejarlah ilmu, pengalaman, prestasi, jejaring, karakter, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi,” pesan Dr. Hadi.
Ia turut menegaskan berbagai capaian UNUSIDA yang terus berkembang sejak berdiri 12 tahun lalu. Kampus tidak hanya aktif dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga mulai memperkuat kiprah internasional.
Salah satunya melalui program KKN internasional dengan pengiriman mahasiswa ke Malaysia. Berbagai prestasi mahasiswa juga telah mengantarkan nama UNUSIDA ke panggung internasional, termasuk melalui aktivitas dan kompetisi di sejumlah negara.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan UNUSIDA di kawasan Sidoarjo tidak menjadi penghalang untuk bersaing di tingkat nasional maupun global.
Semangat untuk menjadi generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter, turut ditegaskan Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo, Kiai Haji Zainal Abidin. Dalam sambutannya, ia mengingatkan mahasiswa bahwa dunia membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan akademik.
“Sekarang mencari wong pintar akeh, tetapi golek wong bener iku angel,” ungkapnya.
Karena itu, mahasiswa UNUSIDA diharapkan mampu menjadi pribadi yang memiliki kompetensi sekaligus integritas. Masa muda, menurutnya, merupakan kesempatan emas untuk membangun diri, mengembangkan bakat, memperluas jejaring, mengikuti organisasi, dan mencetak prestasi.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan masa kuliah dengan aktivitas yang tidak produktif. Mahasiswa didorong untuk memiliki target akademik dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Tanamkan dalam dada: saya harus berhasil, saya harus sukses, saya harus menjadi generasi yang tangguh dan militan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Rido Prasetyo, S.STP., M.AP., yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
Menurutnya, mahasiswa merupakan generasi muda yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Sidoarjo. Karena itu, mahasiswa harus memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas wawasan, mengasah kompetensi, membangun karakter, dan berani berinovasi.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga terus memberikan dukungan melalui berbagai program pendidikan, termasuk program beasiswa tahun 2026 yang menyediakan ribuan kuota penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
Rido juga mengajak mahasiswa untuk memperluas jejaring. Tidak hanya membangun relasi di lingkungan kampus, mahasiswa juga didorong menjalin pertemanan dan kolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sidoarjo.
“Jangan takut menghadapi perubahan, karena setiap perubahan adalah kesempatan untuk tumbuh dan berkarya,” pesannya.
Melalui PKKMB 2026/2027, UNUSIDA ingin memastikan bahwa perjalanan mahasiswa dimulai dengan fondasi yang kuat. Tradisi menjadi akar, ilmu menjadi bekal, karakter menjadi kekuatan, teknologi menjadi sarana, dan prestasi menjadi tujuan.
Dari kampus yang berakar kuat pada nilai Nahdlatul Ulama, UNUSIDA terus menyiapkan generasi muda yang unggul, berakhlak, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
PKKMB bukan sekadar penyambutan mahasiswa baru. Ini adalah langkah pertama menuju perjalanan besar untuk tumbuh, berkarya, dan membawa nama UNUSIDA semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.
#UNUSIDA #AyokuliahUNUSIDA #KampusBerdampak #Diktisaintekberdampak










