UNUSIDA Kembali Torehkan Prestasi, Empat Publikasi Internasional Terindeks Scopus Terbit pada 2026 1

UNUSIDA Kembali Torehkan Prestasi, Empat Publikasi Internasional Terindeks Scopus Terbit pada 2026

Sidoarjo, 7 Oktober 2026 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi di bidang akademik melalui terbitnya empat artikel ilmiah pada publikasi internasional terindeks Scopus tahun 2026. Capaian ini mendapat apresiasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUSIDA sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan dedikasi para dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penelitian yang relevan dengan perkembangan zaman.

Keempat publikasi tersebut mengangkat tema-tema strategis yang berkaitan dengan transformasi pendidikan berbasis teknologi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), pembelajaran interaktif, serta pengembangan konten pemasaran digital berbasis generative AI. Tema-tema tersebut mencerminkan perhatian sivitas akademika UNUSIDA terhadap inovasi, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan pendekatan pembelajaran maupun komunikasi digital yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

LPPM UNUSIDA menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh dosen yang terlibat dalam publikasi tersebut. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian, memperluas kolaborasi akademik, dan menghasilkan karya ilmiah yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.

Empat Publikasi dengan Fokus Riset Strategis

Publikasi pertama berjudul “Roles of Artificial Intelligence in Early Childhood Education: A Systematic Review of Adaptive Learning, AI Literacy, and Safe Learning Ecosystems”. Artikel ini ditulis oleh Rif’Atul Anita, Shofiyatuz Zahroh, Ana Christanti, Wachyudi Achmad, dan Winda Qurrota Ayun.

Penelitian tersebut mengangkat peran kecerdasan buatan dalam pendidikan anak usia dini dengan meninjau pembelajaran adaptif, literasi AI, serta pembentukan ekosistem pembelajaran yang aman. Topik ini relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan yang semakin mendorong personalisasi pembelajaran sekaligus menekankan pentingnya pemahaman teknologi dan perlindungan peserta didik. Kajian tersebut menjadi bagian dari diskusi akademik mengenai bagaimana teknologi AI dapat dipertimbangkan dalam proses pendidikan anak usia dini secara tepat dan bertanggung jawab.

Baca juga:  UNUSIDA Perkuat Pendidikan Demokrasi melalui Kerja Sama dengan Bawaslu Sidoarjo

Publikasi kedua berjudul “Future Education Through Wordwall-Based Project-Based Learning in Basic Education: A Digital Gamified Approach to Science and Social Humanities Learning”. Artikel ini ditulis oleh Moh. Anang Abidin, Risalul Ummah, Thaufan Falaki, Evi Mahsunah, Ali Masykuri, dan Dwinta Alfiyatun Nuriyah.

Artikel ini membahas pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan platform Wordwall melalui konsep gamifikasi digital dalam pembelajaran sains serta ilmu sosial dan humaniora pada pendidikan dasar. Pemanfaatan teknologi interaktif dalam pembelajaran menjadi salah satu pendekatan yang dapat mendukung pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif. Melalui tema tersebut, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan wacana mengenai inovasi pembelajaran yang memadukan aktivitas proyek dengan pemanfaatan media digital.

Publikasi ketiga berjudul “Kahoot-Based Digital Worksheets for Future Personalized Learning in English for Young Learners Descriptive Text Instruction”. Artikel ini ditulis oleh Ruri Fadhilah Kurniati, Elza Fiilmilla Sutejo, Muawwinatul Laili, Milla Ahmadia Apologia, dan Feri Kuswanto.

Penelitian ini menyoroti penggunaan lembar kerja digital berbasis Kahoot untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris bagi peserta didik usia dini, khususnya pada materi descriptive text. Pengembangan media pembelajaran digital menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan kegiatan belajar yang lebih interaktif dan menyesuaikan kebutuhan peserta didik. Integrasi platform digital dengan materi pembelajaran bahasa Inggris juga membuka ruang pengembangan metode pengajaran yang lebih variatif sesuai dengan karakteristik pembelajar muda.

Sementara itu, publikasi keempat berjudul “Human–AI Co-Creation in Generative AI–Driven Social Media and Digital Marketing Content Production: A Systematic Literature Review”. Artikel ini ditulis oleh Athika Dwi Wiji Utami, Trias Widha Andari, Putra Uji Deva Satrio, Akhya’ Muhammad Khaidzir, Ragil Noviyanti, dan Amalia Hartiningrum.

Baca juga:  Unusida Berangkatkan 475 Peserta KKN 2024, Siap Mengabdi dan Berkhidmah di Masyarakat

Berbeda dari tiga publikasi sebelumnya yang berfokus pada bidang pendidikan, artikel ini mengkaji kolaborasi manusia dan AI generatif dalam produksi konten media sosial serta pemasaran digital melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis. Topik ini memiliki relevansi dengan perkembangan industri kreatif dan pemasaran digital yang semakin memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Kajian tersebut turut memperkaya diskusi akademik mengenai hubungan kreativitas manusia, kapabilitas teknologi, dan proses produksi konten digital.

Memperkuat Budaya Riset dan Kolaborasi Akademik

Terbitnya empat publikasi internasional tersebut menjadi momentum penting bagi UNUSIDA untuk terus memperkuat budaya penelitian di lingkungan perguruan tinggi. Publikasi ilmiah pada jurnal atau prosiding internasional bereputasi merupakan salah satu sarana bagi dosen untuk menyebarluaskan gagasan, hasil kajian, dan pengembangan pengetahuan kepada komunitas akademik yang lebih luas.

Selain menjadi bentuk kontribusi akademik, publikasi internasional juga membuka peluang bagi pengembangan jejaring penelitian dan kolaborasi lintas disiplin. Keberagaman tema dalam keempat artikel menunjukkan luasnya ruang pengembangan riset di UNUSIDA, mulai dari pendidikan anak usia dini, inovasi pembelajaran pada pendidikan dasar, pembelajaran bahasa Inggris, hingga pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan.

LPPM UNUSIDA diharapkan terus menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen. Dukungan terhadap pengembangan kapasitas peneliti, peningkatan kolaborasi, serta penguatan budaya akademik menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produktivitas riset di lingkungan universitas.

Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh sivitas akademika UNUSIDA untuk terus berkarya, mengembangkan inovasi, dan menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan global. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan inspirasi bagi pengembangan pendidikan, teknologi, dan praktik bisnis yang lebih baik.

Baca juga:  UNUSIDA Launching Logo Harlah ke-11, Ini Makna dan Filosofinya

LPPM UNUSIDA menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah berkontribusi dalam capaian ini. Semoga prestasi tersebut menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kontribusi keilmuan, dan membawa nama UNUSIDA semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Terus berkhidmat untuk umat.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA)

Referensi publikasi:

  1. Roles of Artificial Intelligence in Early Childhood Education
  2. Future Education Through Wordwall-Based Project-Based Learning in Basic Education
  3. Kahoot-Based Digital Worksheets for Future Personalized Learning
  4. Human–AI Co-Creation in Generative AI–Driven Social Media and Digital Marketing Content Production