Bekal Disiplin dari UNUSIDA, Tegar Pratama Sukses Bangun Karier HRD Sejak Dini 1

Bekal Disiplin dari UNUSIDA, Tegar Pratama Sukses Bangun Karier HRD Sejak Dini

Menjadi bagian dari alumni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo bukan sekadar menyandang gelar akademik, tetapi juga membawa nilai, pengalaman, dan bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Hal inilah yang dirasakan oleh Moch Tegar Pratama, S.M., lulusan Program Studi Manajemen tahun 2024 yang kini berkarier sebagai Human Resource Development (HRD) di PT Xin Rui Internasional Konstruksi.

Sejak masa kuliah, Tegar dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan memiliki semangat belajar tinggi. Ia tidak hanya fokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga berusaha memahami bagaimana ilmu manajemen dapat diterapkan dalam situasi nyata. Baginya, dunia perkuliahan adalah tempat untuk membangun fondasi yang kuat, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri.

“Bangga pernah menempuh pendidikan di UNUSIDA. Dari sini saya belajar disiplin, berani menghadapi tantangan, dan cepat beradaptasi—bekal berharga dari kurikulum yang aplikatif hingga mengantarkan saya meraih karier lebih cepat,” ungkap Tegar.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Selama menjalani studi, Tegar merasakan bahwa kurikulum yang diterapkan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengasah kemampuan praktis. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang memudahkannya beradaptasi saat memasuki dunia kerja.

Perjalanan karier Tegar dimulai tidak lama setelah ia menyelesaikan studinya. Berbekal ilmu manajemen sumber daya manusia yang diperoleh selama kuliah, ia berhasil mendapatkan posisi sebagai HRD di PT Xin Rui Internasional Konstruksi. Peran ini tentu tidak sederhana, mengingat HRD memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan.

Sebagai HRD, Tegar bertanggung jawab dalam berbagai aspek, mulai dari proses rekrutmen, pengelolaan karyawan, hingga pengembangan sumber daya manusia. Ia juga dituntut untuk mampu memahami karakter individu, membangun komunikasi yang efektif, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Baca juga:  Luar Biasa! Alumni DKV UNUSIDA Sukses Berkarya sebagai Guru, Kreator, dan Desainer

Menurutnya, tantangan terbesar di dunia kerja bukan hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga bagaimana seseorang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Di sinilah nilai-nilai yang ia pelajari selama kuliah menjadi sangat relevan.

“Dunia kerja itu dinamis. Kita dituntut untuk cepat belajar dan menyesuaikan diri. Untungnya, selama kuliah saya sudah terbiasa dengan berbagai tantangan, baik melalui tugas, diskusi, maupun pengalaman organisasi,” tambahnya.

Selain kemampuan adaptasi, disiplin juga menjadi kunci penting dalam perjalanan karier Tegar. Ia menilai bahwa kedisiplinan yang dibangun sejak masa kuliah sangat membantu dalam menjalankan tanggung jawab profesional. Dalam dunia kerja, waktu, target, dan konsistensi menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Tak hanya itu, keberanian untuk menghadapi tantangan juga menjadi salah satu nilai yang terus ia pegang hingga saat ini. Tegar menyadari bahwa setiap peluang sering kali datang bersama risiko. Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak ragu dalam mencoba hal baru selama masih dalam koridor positif.

Pengalaman Tegar menjadi bukti bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar untuk langsung terjun ke dunia kerja apabila dibekali dengan kompetensi yang tepat. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan kemauan untuk terus belajar sebagai faktor pendukung kesuksesan.

Bagi mahasiswa yang saat ini masih menempuh pendidikan, Tegar berpesan agar tidak hanya fokus pada nilai akademik semata. Menurutnya, pengalaman di luar kelas seperti organisasi, pelatihan, dan praktik kerja lapangan memiliki peran yang tidak kalah penting dalam membentuk karakter dan keterampilan.

“Manfaatkan waktu kuliah sebaik mungkin. Jangan takut mencoba hal baru, karena dari situlah kita belajar. Dunia kerja membutuhkan lebih dari sekadar teori,” pesannya.

Baca juga:  UNUSIDA Berhasil Raih Peringkat 405 Webometrics Juli 2026, Reputasi Digital Kampus Semakin Kuat

Ia juga mengingatkan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk sukses, asalkan memiliki kemauan dan komitmen untuk berkembang. Kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses yang panjang dan penuh pembelajaran.

Perjalanan Moch Tegar Pratama, S.M., menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan alumni UNUSIDA. Dengan bekal disiplin, keberanian, dan kemampuan adaptasi, ia mampu membuktikan bahwa lulusan baru pun dapat bersaing dan meraih karier dalam waktu yang relatif cepat.

Kisah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang membentuk karakter, pola pikir, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat belajar yang terus dijaga, bukan tidak mungkin setiap mahasiswa dapat mengikuti jejak Tegar dalam meraih kesuksesan di bidang yang mereka tekuni.

Melalui cerita inspiratif ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk memaksimalkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan sejak dini. Karena pada akhirnya, kesuksesan adalah hasil dari usaha, konsistensi, dan keberanian untuk melangkah maju.