UNUSIDA Hadir dalam LKBBT Gayatra 2025 Wadah Pembinaan Disiplin dan Kehormatan Pelajar Jawa Timur
Sidoarjo, 23 November 2025 — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris Tongkat (LKBBT) GAYATRA 2025, sebuah ajang kompetisi prestisius yang mempertemukan pasukan baris-berbaris terbaik dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 23 November 2025 ini sukses menarik perhatian publik, menghadirkan 20 tim pilihan dari jenjang SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK se-Jawa Timur. Dukungan penuh yang diberikan UNUSIDA membuat pelaksanaan lomba berlangsung meriah, tertib, dan sangat kompetitif. Suasana di area kampus terasa hidup sejak pagi hari, ketika para kontingen mulai memasuki arena lomba dengan formasi lengkap dan penuh semangat juang. Para peserta memadukan disiplin, kekompakan, dan kreativitas gerakan PBB Tongkat yang memukau, sehingga menjadikan GAYATRA 2025 sebagai salah satu kompetisi baris-berbaris tingkat provinsi yang paling ditunggu setiap tahunnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 3 UNUSIDA, Ali Masykuri. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa ajang seperti GAYATRA bukan hanya ruang kompetisi, tetapi juga wahana pembentukan karakter. “Lomba bukan hanya tentang siapa yang terbaik, tetapi tentang bagaimana kalian menjaga kejujuran, sportivitas, dan integritas dalam setiap langkah. Nilai itu yang akan menentukan kualitas diri kalian di masa depan,” ujarnya. Pesan tersebut menjadi energi sekaligus pengingat bagi seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi nilai luhur dalam setiap kategori yang mereka ikuti. UNUSIDA sebagai tuan rumah juga menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan pembinaan generasi muda, khususnya dalam aspek kedisiplinan dan tanggung jawab sosial.
Selama kompetisi berlangsung, para peserta tampil dalam tiga kategori penilaian utama, yaitu PBB dasar, variasi formasi, serta ketangkasan pasukan. Gerakan-gerakan yang ditampilkan tidak hanya menuntut presisi, tetapi juga kreativitas, keserasian ritme, dan kekompakan antaranggota tim. Para penyimak yang hadir ikut terbawa suasana, menyaksikan bagaimana setiap tim mengekspresikan kemampuan terbaik mereka melalui derap langkah dan hentakan tongkat yang tegas dan ritmis. Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional yang berasal dari beberapa institusi kredibel, di antaranya anggota Kodim 0816 Sidoarjo, Tim Kwarcab Sidoarjo, serta perwakilan DKD Jawa Timur. Kolaborasi tim juri tersebut memastikan proses penjurian berjalan objektif, terukur, dan sesuai standar lomba baris-berbaris nasional. Ketatnya penilaian justru memberikan motivasi lebih kepada peserta untuk tampil maksimal.
Salah satu tokoh yang turut hadir dan memberikan apresiasi adalah Purna UKM Khatulistiwa UNUSIDA, Kak Nazar. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa GAYATRA bukan sekadar lomba, tetapi ruang pembentukan karakter generasi muda. “Bagi saya, GAYATRA UNUSIDA 2025 bukan sekadar lomba baris-berbaris. Ini adalah momentum pembuktian bahwa disiplin, loyalitas, dan kehormatan bukan hanya dibawa di lapangan, tapi dihidupi dalam setiap langkah,” ungkapnya. Apresiasi ini menjadi penyemangat tambahan bagi para peserta yang telah mempersiapkan diri berbulan-bulan untuk bertanding di level provinsi.
Salah satu peserta dari SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, M. Dwi Prayoga, juga membagikan motivasi pribadinya dalam mengikuti kompetisi ini. Ia mengaku bahwa berada di GAYATRA 2025 merupakan kesempatan berharga untuk menguji mental dan kemampuan diri. “Saya berdiri di GAYATRA 2025 dengan satu tekad: memberikan yang terbaik tanpa menyisakan ragu. Setiap langkah yang saya ambil adalah wujud komitmen saya terhadap tim dan diri sendiri. Bagi saya, ini bukan tentang menang atau kalah, ini tentang pembuktian bahwa saya tidak mundur ketika tantangan berdiri di depan mata,” ucapnya. Kutipan ini mencerminkan semangat juang peserta yang hadir bukan hanya untuk bersaing, tetapi juga untuk memperkuat karakter diri melalui disiplin dan kerja tim.
Melalui penyelenggaraan GAYATRA 2025, panitia berharap dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda Jawa Timur. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan mental yang konsisten, membentuk karakter pelajar agar lebih percaya diri, kompak, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai kehormatan. Ajang ini juga menjadi sarana bagi pelajar untuk memperluas pengalaman organisasi, memperluas jejaring pertemanan antar sekolah, serta belajar tentang pentingnya kerja sama dalam tim. UNUSIDA, sebagai tuan rumah, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan pelajar yang bersifat edukatif dan pembentukan karakter. Selain itu, GAYATRA menjadi momentum bagi kampus untuk semakin dekat dengan masyarakat, khususnya sekolah-sekolah di Jawa Timur.
Pada akhir acara, panitia mengumumkan pasukan terbaik dari masing-masing kategori lomba serta menyerahkan trofi penghargaan kepada para juara. Suasana haru dan bangga menyelimuti peserta ketika nama-nama tim terbaik disebutkan. Meski begitu, seluruh peserta tetap menunjukkan sportivitas tinggi, saling memberikan selamat, dan merayakan kebersamaan setelah seharian penuh berkompetisi. Penyelenggaraan LKBBT GAYATRA 2025 di UNUSIDA diharapkan menjadi contoh nyata bahwa kompetisi kepemudaan dapat berjalan dengan tertib, inspiratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Dengan demikian, GAYATRA 2025 bukan hanya meninggalkan jejak prestasi, tetapi juga memupuk nilai disiplin, loyalitas, dan kehormatan yang melekat kuat di hati para pelajar sebagai generasi masa depan Indonesia.










