Pembukaan LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA (Foto: BEM FT UNUSIDA)

LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA 2026, Perkuat Kepemimpinan dan Budaya Prestasi Mahasiswa

MOJOKERTO — Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) Season V Tahun 2026 pada Sabtu–Ahad, (07–08/2/2026) yang dipusatkan di Pondok Darul Muta’allimin (DAMIN), Trawas, Mojokerto.

Mengusung tema Empowering Skills, Inspiring Future Leaders, kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran manajerial yang terstruktur dan terukur guna membekali mahasiswa dengan keterampilan kepemimpinan yang adaptif, progresif, serta berorientasi pada capaian prestasi. Suasana kawasan Trawas yang kondusif turut memperkuat atmosfer reflektif sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta sejak hari pertama pelaksanaan.

Dekan Fakultas Teknik UNUSIDA, Listin Fitrianah, S.P., M.Si., yang menekankan pentingnya mahasiswa Fakultas Teknik menjadi pribadi berprestasi dan berdampak. Beliau menegaskan bahwa tema Empowering Skills, Inspiring Future Leaders harus dimaknai sebagai komitmen membangun kapasitas diri sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mahasiswa Fakultas Teknik harus berani tampil, berani bersaing, dan berani memberikan dampak. Prestasi bukan pilihan, melainkan keniscayaan,” tuturnya.

Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Periode 2025–2026, Marendra Firdaus Putra menegaskan bahwa LKMM-TD bukan sekadar agenda formal kemahasiswaan, melainkan proses penguatan mental dan arah gerak organisasi. Menurutnya, forum ini menjadi ruang pembentukan daya juang dan komitmen mahasiswa dalam menyatukan gagasan dan tindakan.

Sementara itu, Koordinator Pembantu Panitia Pelaksana dari pengurus BEM Fakultas Teknik, Nur Cahyo Febrianto menekankan pentingnya kesiapan teknis serta keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, konsistensi dan kedisiplinan menjadi kunci keberhasilan forum pembelajaran ini.

“Kami menginginkan seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan tertib dan terarah. Lebih dari itu, forum ini harus mampu melahirkan luaran nyata yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara akademik maupun organisatoris,” ujar Koordinator Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) tersebut.

Ketua Pelaksana LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA, Muchammad Tamyiz, S.Si., M.Si., Ph.D., yang juga Ketua Program Studi Teknik Lingkungan. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa LKMM-TD tahun ini dirancang dengan orientasi luaran yang konkret dan selaras dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa teknik. Ia menyampaikan bahwa setiap proses dalam kegiatan tersebut diupayakan menghasilkan keterampilan aplikatif, bukan sekadar euforia kegiatan, tetapi capaian yang relevan dengan tantangan akademik dan kompetisi nasional.

“Setiap proses dalam LKMM-TD ini kami desain agar menghasilkan keterampilan nyata. Bukan sekadar euforia kegiatan, tetapi capaian yang relevan dengan tantangan akademik dan kompetisi nasional,” jelasnya.

UKM Pramuka Khatulistiwa UNUSIDA Gelar Penerimaan Tamu Racana ke-X Tahun 2026 (Foto: UKM Pramuka Khatulistiwa UNUSIDA)

UKM Pramuka Khatulistiwa UNUSIDA Gelar Penerimaan Tamu Racana ke-X Tahun 2026

SIDOARJO — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Khatulistiwa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Tamu Racana (PTR) ke-X Tahun 2026 selama dua hari, Sabtu-Ahad (7-8/2/2026) dengan rangkaian agenda edukatif dan aplikatif.

Ketua UKM Pramuka UNUSIDA, M Syafi’i menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi pintu awal bagi calon anggota untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai kepramukaan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter.

Melalui Penerimaan Tamu Racana ke-X Tahun 2026 ini, ia berharap para peserta dapat memahami nilai-nilai kepramukaan secara komprehensif, meningkatkan keterampilan praktis, serta siap menjadi anggota Racana yang aktif, tangguh, dan berkarakter.

“Kami terus berkomitmen menunjukkan UKM Pramuka Khatulistiwa UNUSIDA dalam membentuk generasi muda yang disiplin, peduli, dan siap mengabdi bagi masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan sebagai simbol dimulainya Penerimaan Tamu Racana. Momentum ini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan kepada seluruh peserta.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan berbagai materi penguatan wawasan dan keterampilan. Materi Wawasan Kebangsaan menjadi sesi pembuka yang bertujuan menanamkan nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta kesadaran berbangsa dan bernegara. Melalui materi ini, peserta diharapkan tumbuh menjadi pribadi pramuka yang berjiwa patriotik dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, peserta menerima materi dari Pemadam Kebakaran mengenai dasar-dasar penanggulangan kebakaran, prosedur keselamatan diri, serta langkah-langkah penanganan situasi darurat. Sesi ini memberikan pengetahuan praktis yang relevan dan bermanfaat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam aktivitas kepramukaan.

Masih di hari yang sama, kegiatan dilanjutkan dengan materi Survival. Dalam sesi ini, peserta dibekali kemampuan bertahan hidup di alam terbuka, mulai dari mengenali kondisi lingkungan, memanfaatkan sumber daya alam sekitar, hingga teknik dasar survival yang diperlukan dalam kondisi darurat.

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada materi Mountaineering. Peserta dilatih teknik dasar pendakian, penggunaan peralatan dengan benar, serta aspek keselamatan dalam kegiatan alam bebas. Materi ini bertujuan meningkatkan keterampilan fisik, ketahanan mental, serta kerja sama tim antar peserta.

Fakultas Ekonomi UNUSIDA Gelar International Seminar Secara Hybrid (Foto: Humas UNUSIDA)

Fakultas Ekonomi UNUSIDA Gelar Seminar International Bahas Perang Dagang hingga Volatilitas Pasar Minyak

SIDOARJO — Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang akademik berwawasan global melalui penyelenggaraan International Seminar bertajuk ‘Trade Wars, Sanctions, and Oil Market Volatility under Trump-Era Policies’, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini digelar secara hybrid di Hall Kampus2 UNUSIDA dan Zoom Meeting.

Dekan FE UNUSIDA menyampaikan bahwa seminar internasional sebagai forum ilmiah untuk membedah dinamika ekonomi global yang terus bergerak dan berdampak langsung pada perekonomian nasional. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membuka wawasan mahasiswa terkait perkembangan ekonomi global serta kebijakan internasional yang terus mengalami perubahan.

“Forum ini sangat baik untuk membuka wawasan mahasiswa tentang ekonomi global hingga kebijakan internasional yang pergerakannya secara langsung memengaruhi ekonomi nasional. Mahasiswa harus memiliki perspektif luas dan tidak hanya melihat ekonomi dalam lingkup domestik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa, tantangan ekonomi global menjelang tahun 2026 saat ini semakin kompleks. Kebijakan proteksionisme dan sanksi ekonomi telah menjadi instrumen utama dalam diplomasi internasional yang berdampak signifikan terhadap arus perdagangan global serta stabilitas harga energi, termasuk minyak dunia. Oleh karena itu, kajian akademik yang mendalam sangat diperlukan agar mahasiswa mampu memahami konteks global secara komprehensif.

“Saya harap kampus dapat terus menjadi ruang dialog akademik yang responsif terhadap isu-isu global, sekaligus memperkuat kontribusi kampus NU dalam menjawab tantangan ekonomi dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi bangsa Indonesia secara umum.

“Memasuki tahun 2026, kita menyaksikan dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Perang dagang, kebijakan sanksi, serta volatilitas pasar energi menjadi isu strategis yang perlu dipahami secara akademis. Saya berharap seminar ini dapat melahirkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang konstruktif,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa UNUSIDA sebagai kampus Nahdlatul Ulama terus berupaya menghadirkan forum akademik yang religius, ilmiah, dan progresif, sejalan dengan semangat membangun generasi intelektual yang adaptif terhadap perubahan global.

“Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperluas perspektif sivitas akademika terhadap dinamika ekonomi global sekaligus memperkuat budaya akademik yang kritis, analitis, dan berdaya saing internasional,” pungkasnya.

UNUSIDA Turut Meriahkan Kirab Panji NU Harlah 100 Tahun NU PCNU Sidoarjo (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Turut Meriahkan Kirab Panji NU dalam Peringatan Harlah 100 Tahun NU

SIDOARJO – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) turut ambil bagian dalam Kirab Panji Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo dalam rangka memperingati Harlah 100 Tahun NU dalam penanggalan Masehi, Selasa (10/02/2026).

Dalam kirab tersebut, UNUSIDA tampil mencolok dengan menampilkan miniatur Gedung UNUSIDA sebagai simbol fasilitas pendidikan tinggi milik NU yang diperuntukkan bagi kader dan masyarakat luas. Miniatur tersebut menjadi representasi komitmen NU Sidoarjo dalam membangun peradaban melalui jalur pendidikan tinggi.

Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.HI., M.Pd., menegaskan bahwa kehadiran UNUSIDA dalam kirab tersebut bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Kehadiran UNUSIDA dalam kirab panji ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi NU dalam menjaga kesinambungan nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus meneguhkan kontribusi NU dalam dunia pendidikan, sosial, dan kebangsaan,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, UNUSIDA memiliki tanggung jawab moral untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai keislaman dan kebangsaan.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kirab menjadi bentuk penguatan identitas kampus sebagai rumah besar kader NU.

“Partisipasi aktif mahasiswa UNUSIDA merupakan wujud nyata penguatan identitas kampus sebagai rumah besar kader NU, yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan semangat kebangsaan,” tambahnya.

Tidak hanya menampilkan ikon kampus, keikutsertaan UNUSIDA juga dimeriahkan oleh putra-putri terbaik kampus serta duta Fakultas Ekonomi yang tergabung dalam barisan kirab. Para mahasiswa dan civitas akademika UNUSIDA tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kirab dengan penuh semangat, sembari tersenyum dan menyapa masyarakat di sepanjang rute perjalanan.

Putri Kampus UNUSIDA, Ainina Halizah Rahmah, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam momentum bersejarah tersebut. Ia menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU menjadi refleksi penting bagi generasi muda untuk terus melanjutkan perjuangan para muassis.

“Kami sangat antusias menyambut Harlah ke-100 Tahun NU. Ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat semangat khidmah dan menjaga warisan nilai yang telah diperjuangkan para pendiri NU,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Putra Kampus UNUSIDA, M. Tomi Anggara. Ia menilai kirab panji menjadi simbol persatuan dan kekuatan kader NU dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Harlah 100 Tahun NU menjadi bukti bahwa NU tetap kokoh berdiri dan terus berkontribusi bagi bangsa. Kami sebagai generasi muda siap melanjutkan perjuangan tersebut melalui jalur pendidikan dan pengabdian,” ungkapnya.

Tim DKV UNUSIDA Raih Juara 1 Kategori Karya Terapan & Inovatif pada Aksi Inklusi Nasional 2025 (Foto: Humas UNUSIDA)

Tim DKV UNUSIDA Raih Juara 1 Kategori Karya Terapan & Inovatif pada Lomba Aksi Inklusi Nasional

SIDOARJO — Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Tiga mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) angkatan 2022 berhasil meraih Juara 1 Kategori Karya Terapan & Inovatif (Karya HKI) dalam ajang Lomba Aksi Inklusi Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Lentera Sanggar Rainbow.

Adapun mahasiswa berprestasi tersebut yakni Maulidatul Qomariyah (NIM 22422062) selaku ketua tim, bersama Elysia Hilda Maghfiroh (NIM 22422048) dan Mir’a Tia Musfiro (NIM 22422064) sebagai anggota.

Prestasi ini diraih melalui karya berupa video podcast edukatif yang mengangkat tema anak dengan keterbatasan dalam berbicara. Karya tersebut dinilai berhasil menyampaikan pesan inklusi secara kreatif, empatik, dan komunikatif, sekaligus memberikan ruang suara bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar lebih dipahami oleh masyarakat luas.

Ketua tim, Maulidatul Qomariyah, menyampaikan bahwa ide karya ini berangkat dari kepedulian terhadap isu inklusivitas dan minimnya media edukasi yang mengangkat perspektif anak dengan hambatan komunikasi. Melalui format podcast visual, tim berupaya menghadirkan pendekatan yang hangat dan mudah diterima berbagai kalangan.

“Harapannya, karya ini tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga mampu menumbuhkan empati serta kesadaran publik tentang pentingnya dukungan bagi anak-anak dengan keterbatasan berbicara,” ungkapnya kepada Humas UNUSIDA, Rabu (4/2/2026).

Hal tersebut mendapatkan atensi dari Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., yang mengapresiasi karya mahasiswa DKV UNUSIDA karena mampu menghadirkan isu sosial melalui pendekatan kreatif berbasis digital. Menurutnya, mahasiswa Desain Komunikasi Visual memiliki peran strategis dalam mengangkat tema-tema pendidikan inklusif melalui medium kreatif seperti podcast dan konten visual lainnya.

“Karya seperti ini sangat relevan dengan arah pengembangan UNUSIDA sebagai kampus inklusif, modern, dan islami. Mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan karya yang estetis, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan dan edukatif yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNUSIDA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan karya inovatif yang berdampak sosial. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UNUSIDA dalam mendorong kreativitas mahasiswa yang berpihak pada nilai kemanusiaan dan inklusi.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Selamat dan sukses untuk tim DKV UNUSIDA, Teruslah menginspirasi melalui karya” pungkasnya.

Empat Mahasiswa UNUSIDA Lolos WIJABA Internship Program Batch 10 Tahun 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

Lagi! Mahasiswa UNUSIDA Kembali Lolos WIJABA Internship Program Batch 10 Tahun 2026

SIDOARJO — Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Empat mahasiswa UNUSIDA berhasil lolos sebagai peserta WIJABA Internship Program Batch 10 Tahun 2026, sebuah program magang nasional yang memberikan ruang pengembangan kompetensi, pengalaman profesional, serta peningkatan soft skill bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Adapun mahasiswa UNUSIDA yang terpilih dalam program tersebut adalah:

  • Aisyah Indy Hidayati – PGMI Angkatan 2023 (NIM 51423021) sebagai Environmental Program Officer,

  • Aininna Halizah Rahmah – PGSD Angkatan 2023 (NIM 42423186) sebagai Environmental Program Officer,

  • Muhamad Aviv Fernanda – Informatika Angkatan 2023 (NIM 23423025) sebagai Video Editor and Content Creator,

  • Ismialifatarbiyah – DKV Angkatan 2023 (NIM 22423018) sebagai Environmental Program Officer.

Salah satu peserta, Muhamad Aviv Fernanda, mengungkapkan rasa bangganya dapat bergabung dalam program tersebut. Ia berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik sekaligus mengharumkan nama almamater.

“Saya sangat bersyukur dan bangga mendapatkan kesempatan ini. InsyaAllah saya akan memberikan yang terbaik dan membawa nama baik UNUSIDA selama mengikuti program,” ujarnya.

Senada dengan itu, Aininna Halizah Rahmah menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha, doa, serta proses seleksi yang ketat bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNUSIDA lainnya.

“Kesempatan ini datang karena kita mau berusaha dan terus belajar. Saya ingin menularkan semangat kompetitif kepada teman-teman UNUSIDA agar berani mencari peluang di luar perkuliahan untuk meningkatkan soft skill. Mumpung masih kuliah, kesempatan sangat terbuka luas kalau kita mau bergerak,” tuturnya.

Sementara itu, dosen pengampu Mochammad Machlul Alamin, S.Kom., M.Kom turut menyampaikan apresiasi atas prestasi mahasiswa tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata semangat mahasiswa UNUSIDA dalam mengembangkan potensi diri, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di dunia profesional.

Kepala Program Studi (Prodi) Informatika tersebut berharap, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika UNUSIDA untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri demi menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Selamat untuk mahasiswa yang terpilih, buktikan kalian layak dipilih. Serap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya, selalu kompak dan saling mendukung satu sama lain,” pesannya.

UNUSIDA Jalin Kerja Sama Strategis dengan JNE (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Jalin Kerja Sama Strategis dengan JNE, Perkuat Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri

SIDOARJO — Mengawali tahun 2026, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Selasa (27/1/2026). Kerja sama ini dilaksanakan melalui Fakultas Ekonomi UNUSIDA sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., didampingi Dekan Fakultas Ekonomi serta Wakil Dekan Fakultas Ekonomi UNUSIDA, Ayu Lucy Larassaty, S.E., M.M. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi strategis yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Melalui kerja sama ini, JNE memperoleh akses terhadap talenta muda UNUSIDA dalam proses rekrutmen sumber daya manusia, sekaligus membuka peluang program magang bagi mahasiswa. Program tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja profesional.

Kepala Cabang JNE Sidoarjo, Ninil Indrasari, menjelaskan bahwa kerja sama antara JNE dan UNUSIDA sebelumnya telah terjalin dalam layanan pengiriman, kemudian berkembang ke berbagai aspek yang memberikan manfaat lebih luas, khususnya bagi mahasiswa.

“Kerja sama dengan institusi pendidikan merupakan salah satu bentuk dukungan JNE terhadap dunia pendidikan sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa,” ujar Ninil.

Ia juga menambahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan UNUSIDA menjadi salah satu jaringan titik layanan JNE guna memudahkan civitas akademika maupun masyarakat sekitar dalam kebutuhan pengiriman.

Sementara itu, Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, menyambut baik terjalinnya kolaborasi ini. Menurutnya, kampus membuka peluang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang maupun kerja praktik sebagai sarana mengenal dunia industri secara langsung.

“Kerja sama ini tidak hanya memperluas jaringan dan koneksi antara akademisi dan pelaku industri, tetapi juga memberikan insight bagi pengembangan riset dan inovasi di bidang logistik serta peningkatan kualitas layanan. Bagi universitas, kolaborasi ini dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap kehadiran JNE di lingkungan kampus mampu menumbuhkan produktivitas serta semangat kewirausahaan mahasiswa. Sejumlah program JNE berpotensi dikolaborasikan dengan kampus, mahasiswa, maupun stakeholder terkait bisnis dan logistik, sehingga turut menggerakkan roda perekonomian.

“Kerja sama ini tidak sekadar bertujuan membangun brand awareness, melainkan menjadi wujud nyata semangat bergerak bersama untuk dunia pendidikan. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan dampak signifikan bagi kedua belah pihak, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta inovasi di Indonesia,” pungkasnya.

Prodi PGMI UNUSIDA Gelar Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Mendalam Berbasis Cinta (Foto: Humas UNUSIDA)

Prodi PGMI UNUSIDA Gelar Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Mendalam Berbasis Cinta

SIDOARJO – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) Kurikulum Berbasis Cinta dengan tema ‘Merancang Pembelajaran Mendalam yang Memanusiakan Peserta Didik Melalui Kurikulum Berbasis Cinta’. Kegiatan ini berlangsung di Hall Lantai 5 Gedung A Kampus 2 UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu (4/2/2026).

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Fithriyah Mulyasari, M.Pd., Kepala SDN Klurak, Sidoarjo, dan diikuti oleh mahasiswa semester 6 PGMI sebagai bekal persiapan menghadapi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) serta Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kepala Prodi PGMI UNUSIDA, Moh. Anang Abidin, S.H.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan mahasiswa sebagai calon guru profesional yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Pelatihan ini kami rancang khusus untuk mahasiswa semester 6 sebagai bekal sebelum mereka memasuki semester 7 yang di dalamnya terdapat PLP dan KKN. Fokus kami adalah menyiapkan calon guru yang tidak hanya mumpuni secara pedagogis, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan berlandaskan nilai-nilai cinta,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui pendekatan deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta, mahasiswa dibimbing mulai dari tahap awal hingga akhir perencanaan pembelajaran. Output dari kegiatan ini berupa produk perencanaan pembelajaran yang siap diterapkan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, ia menegaskan komitmennya dalam mencetak calon guru madrasah ibtidaiyah yang profesional, berkarakter, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang memanusiakan peserta didik sesuai semangat Kurikulum Berbasis Cinta.

“Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga menghasilkan produk RPP pembelajaran mendalam yang kontekstual dan aplikatif. Ini menjadi bekal konkret saat mereka terjun ke sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya pembentukan karakter dan keteladanan mahasiswa sebagai calon pendidik. Menurutnya, menjadi guru bukan sekadar soal mengajar, tetapi juga memberi contoh sikap dan akhlak.

“Seorang guru pertama-tama dinilai dari perilakunya. Keteladanan itu sangat penting, baik sebagai guru di sekolah maupun sebagai guru di rumah kelak. Mahasiswa PGMI harus menunjukkan akhlak yang baik kepada Allah, Rasul, dan Al-Qur’an, termasuk menghormati saat pembacaan Al-Qur’an berlangsung,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, kemampuan mendengar, serta sikap saling menghargai dalam forum pembelajaran sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II UNUSIDA dengan harapan seluruh materi yang disampaikan dapat diserap secara optimal oleh mahasiswa dan menjadi bekal nyata dalam pelaksanaan PLP maupun KKN mendatang.

Dekan FILKOM UNUSIDA Turut Berkontribusi dalam YSEALI Regional Workshop CyberSafe ASEAN di Jakarta (Foto: Humas UNUSIDA)

Dekan FILKOM UNUSIDA Diundang dalam Forum ASEAN Outsmart the Scammers, Perkuat Kolaborasi Lawan Kejahatan Siber

JAKARTA — Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., turut berkontribusi dalam kegiatan YSEALI Regional Workshop CyberSafe ASEAN: Equipping Young Leaders to Outsmart Scammers yang digelar di Jakarta pada akhir Januari 2026 lalu.

Workshop regional ini menjadi wadah strategis bagi para pemimpin muda dari negara-negara anggota ASEAN dan Timor-Leste untuk meningkatkan kapasitas, memperdalam pemahaman, serta membangun jejaring kolaboratif dalam menghadapi ancaman keamanan siber dan penipuan daring yang kian kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Arda menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya memperkuat kolaborasi regional menghadapi maraknya penipuan online dan kejahatan siber ini. Sebagai seorang dari kalangan akademisi, pihaknya memiliki komitmen bersama untuk memberantas kejahatan digital lintas negara.

“Saya hadir disini untuk mencerminkan komitmen institusi pendidikan tinggi dalam mendukung upaya pencegahan penipuan online dan kejahatan siber, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam pengembangan literasi digital, keamanan siber, serta kolaborasi lintas negara,” ujarnya kepada Humas UNUSIDA, Selasa (3/2/2026).

Forum ini mempertemukan praktisi, akademisi, pembuat kebijakan, serta pegiat keamanan digital dari berbagai negara di kawasan ASEAN. Melalui diskusi strategis, berbagi praktik terbaik, dan penguatan jejaring profesional, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, kapasitas, serta kerja sama regional dalam menghadapi ancaman penipuan online yang kian kompleks dan masif.

Melalui tema Outsmart the Scammers, acara ini menegaskan pentingnya pendekatan cerdas, kolaboratif, dan berbasis pengetahuan dalam melawan pelaku kejahatan siber. Para peserta diajak memahami pola terbaru penipuan digital, dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan, serta strategi pencegahan dan penanganan yang efektif di tingkat nasional maupun regional.

Dalam forum ini, Dr. Arda juga turut berbagi perspektif akademik terkait penguatan literasi keamanan siber di kalangan generasi muda serta pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang sehat. Kontribusi tersebut menegaskan peran institusi pendidikan tinggi sebagai agen perubahan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan teknologi.

“Kolaborasi regional seperti sangat penting untuk menghadapi modus penipuan online yang semakin beragam, mulai dari phishing, penipuan investasi digital, hingga penyalahgunaan data pribadi,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan internasional ini sejalan dengan komitmen kampus untuk terus memperluas jejaring global sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam isu-isu strategis, khususnya keamanan siber. Ia berharap, hasil dari workshop ini dapat ditransformasikan menjadi program edukasi dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung, guna meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga keamanan di ruang digital.

“Sinergi berkelanjutan antarprofesional ASEAN untuk saling berbagi informasi, memperkuat kebijakan, dan mendorong aksi nyata dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital. Inisiatif ini menjadi langkah strategis menuju kawasan ASEAN yang lebih aman, cerdas, dan tangguh di era transformasi digital,” ungkapnya.

Kegiatan ini didukung berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap isu keamanan digital dan perlindungan masyarakat di ruang siber, serta diimplementasikan oleh Biji–Biji Initiative sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya di kawasan ASEAN.

Prodi Akuntansi UNUSIDA Gelar Workshop & Coaching Clinic Vol. III Artikel Publish Nasional 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

Prodi Akuntansi UNUSIDA Gelar Workshop & Coaching Clinic Vol. III Artikel Publish Nasional 2026

SIDOARJO – Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset mahasiswa melalui kegiatan Workshop & Coaching Clinic Vol. III Artikel Publish Nasional 2026 bertema ‘Membangun Narasi Riset Berkualitas untuk Mempercepat Proses Terbit di Jurnal Terakreditasi’. Kegiatan ini dilaksanakan pada , bertempat di Lantai 4 Kampus II UNUSIDA, Selasa (27/1/2026).

Workshop menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Dosen Prodi Akuntansi FEB UPN Veteran Jawa Timur Dr. Gidion Budiwitjiaksono, S.E., M.Si., CfrA., CRA., CRP., dan Dosen Prodi Akuntansi FE UNUSIDA Kafidin Muzakki, S.E., M.Ak. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 serta dosen pendamping sebagai bagian dari penguatan budaya riset di lingkungan Prodi Akuntansi.

Ketua Program Studi Akuntansi UNUSIDA, Dian Fahriani, S.E., M.SA., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda berkelanjutan yang telah memasuki volume ketiga.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk meningkatkan kualitas mahasiswa, khususnya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek penelitian. Mahasiswa sebenarnya sudah memiliki proyek riset melalui perkuliahan, namun tantangannya adalah bagaimana hasil tersebut bisa dipublikasikan di jurnal terakreditasi. Melalui coaching clinic ini, kami ingin mendampingi mereka secara strategis hingga siap submit,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa workshop ini juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa menjelang semester akhir, di mana publikasi artikel menjadi salah satu target akademik.

“Melalui Workshop & Coaching Clinic Vol. III ini, kami berharap mahasiswa semakin percaya diri menulis karya ilmiah, aktif berkontribusi dalam publikasi nasional, serta mampu meningkatkan daya saing akademik di tingkat perguruan tinggi,” harapnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Gidion Budiwitjiaksono menekankan bahwa artikel ilmiah berangkat dari ide yang dituangkan secara tertulis agar memiliki rekam jejak akademik yang abadi.

“Kalau ide hanya disampaikan secara lisan, akan hilang begitu saja. Tapi ketika ditulis dan dipublikasikan, ide itu menjadi jejak ilmiah yang bisa diakses kapan pun. Jurnal terakreditasi berarti tulisan tersebut telah memenuhi standar kelayakan ilmiah untuk dikonsumsi publik,” jelasnya.

Ia juga membagikan tips teknis penulisan artikel, mulai dari struktur naskah, kesesuaian fokus jurnal, pentingnya afiliasi penulis, hingga ketelitian dalam mencantumkan daftar pustaka.

“Mahasiswa harus memahami rumah jurnal yang dituju. Jangan sampai salah kamar. Artikel akuntansi harus masuk jurnal akuntansi. Selain itu, pastikan semua referensi muncul di badan naskah dan ikuti template jurnal dengan disiplin, karena banyak artikel gugur di tahap administratif,” pesannya.

Sementara itu, Kafidin Muzakki, S.E., M.Ak., turut memberikan pendampingan praktis terkait penyusunan narasi penelitian serta strategi memilih jurnal yang relevan dengan topik riset mahasiswa.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga dirancang berkelanjutan melalui sesi pendampingan lanjutan, agar mahasiswa mampu menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan.