BEM UNUSIDA Gelar Safari Ormawa, Bangun Konsolidasi Strategis Bersama Ormawa di Tingkat Fakultas
SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali melanjutkan agenda Safari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) melalui konsolidasi strategis di lingkungan Fakultas Teknik. Kegiatan yang berlangsung di Kedai Ahmed 4 pada Ahad (10/5/2026) ini menjadi ruang penyamaan perspektif mengenai arah gerakan organisasi kemahasiswaan yang lebih adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada dampak nyata bagi mahasiswa.
Agenda tersebut mempertemukan delegasi BEM UNUSIDA dengan jajaran organisasi mahasiswa Fakultas Teknik, mulai dari BEM Fakultas Teknik, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI), Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK), hingga Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL). Konsolidasi ini difokuskan pada penjaringan aspirasi sekaligus penguatan fondasi organisasi menuju tata kelola yang lebih modern, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Wakil Presiden Mahasiswa UNUSIDA, Alvin Dwi Yunianto, yang memimpin langsung jalannya forum, memberikan apresiasi terhadap kultur solidaritas yang telah tumbuh kuat di lingkungan Fakultas Teknik.
“Saya sangat salut dengan kesolidaritasan kawan-kawan Fakultas Teknik yang sangat antusias hadir berjumpa bersama. Harapannya, solidaritas ini terus bertahan dan tetap menjadi ciri khas Fakultas Teknik. Namun, kita juga harus mulai beradaptasi dan bergerak lebih masif dalam pergerakan digital,” tegas Alvin.
Dalam forum tersebut, Mahasiswa Prodi Manajemen tersebut menekankan pentingnya reformasi pola pikir kepengurusan di tingkat fakultas. Organisasi mahasiswa didorong untuk tidak lagi menjalankan program kerja yang bersifat eksklusif dan terbatas pada lingkup internal, melainkan mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan mahasiswa secara umum serta memberikan manfaat yang terukur.
Selain itu, transformasi digital menjadi salah satu poin utama pembahasan. Organisasi mahasiswa dinilai perlu memperkuat eksistensi dan pola komunikasi publik melalui optimalisasi media sosial sebagai bagian dari indikator organisasi modern yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi saat ini.
Menurut Alvin, organisasi mahasiswa saat ini dihadapkan pada tantangan baru yang menuntut kemampuan adaptasi lebih cepat, khususnya dalam membangun komunikasi organisasi yang efektif, terbuka, dan mampu menjangkau audiens lebih luas melalui platform digital.
Sementara itu, Gubernur BEM Fakultas Teknik, Marendra Firdaus Putra, menyampaikan apresiasi atas inisiatif konsolidasi yang dilakukan BEM tingkat universitas. Ia menyambut positif gagasan modernisasi organisasi mahasiswa di UNUSIDA.
Ia menilai, agenda seperti Safari Ormawa menjadi wadah penting untuk membangun komunikasi antarlembaga kemahasiswaan sekaligus memperkuat sinergi program kerja antara organisasi di tingkat universitas dan fakultas.
“Kami menyambut dengan sangat baik Safari Ormawa ini. Harapannya, ruang-ruang pertemuan dan konsolidasi seperti ini dapat lebih sering dilaksanakan ke depannya,” ungkap Marendra.
Senada, Ketua HMTL UNUSIDA, Gilang Ramadhani Kurniawan. Menurutnya, penguatan gerakan digital menjadi kebutuhan penting bagi organisasi mahasiswa, tidak hanya untuk membangun eksistensi organisasi, tetapi juga sebagai sarana publikasi kegiatan akademik dan pengembangan citra program studi.
“Di Teknik Lingkungan, kami juga mulai mengupayakan gerakan digital dengan mendokumentasikan berbagai kegiatan akademik maupun praktikum, seperti aktivitas di Laboratorium Kualitas Lingkungan. Selain menjadi media dokumentasi, hal tersebut juga dapat menjadi sarana promosi program studi dan memperlihatkan eksistensi kegiatan mahasiswa kepada masyarakat luas,” jelas Gilang.
Lebih lanjut, Alvin menegaskan bahwa Safari Ormawa merupakan bagian dari komitmen BEM UNUSIDA dalam membangun ekosistem organisasi mahasiswa yang sehat, progresif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Melalui berbagai masukan yang muncul dalam forum ini, pihaknya berharap terbentuk pola gerakan organisasi mahasiswa yang lebih terbuka terhadap perubahan, mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, serta memiliki orientasi program yang jelas dan berkelanjutan.
Selain itu, Safari Ormawa ini juga diharapkan mampu menghasilkan output strategis berupa peningkatan kualitas komunikasi antarlembaga mahasiswa, penguatan budaya kolaborasi, serta lahirnya program kerja yang lebih berdampak bagi mahasiswa maupun masyarakat. Dengan demikian, organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi ruang administrasi kepengurusan, tetapi juga wadah pengembangan kapasitas, inovasi, dan kepemimpinan generasi muda.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan UNUSIDA memiliki ruang untuk bertumbuh bersama, saling bertukar gagasan, dan bergerak dalam visi yang sama. Organisasi yang kuat lahir dari komunikasi yang terbuka, solidaritas yang terjaga, serta keberanian untuk terus beradaptasi,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari visi pembangunan organisasi berkelanjutan, agenda Safari Ormawa BEM UNUSIDA akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai fakultas. Melalui konsolidasi tersebut, diharapkan sinergi antar lembaga kemahasiswaan semakin terukur, iklim organisasi kampus menjadi lebih adaptif dan modern, serta gerakan mahasiswa UNUSIDA mampu menghadirkan kontribusi yang relevan bagi perkembangan kampus dan masyarakat luas.
Penulis: Muchammad Waziruddin









