Pos

Altara Dea Kumala Sari, S.T., lulusan Teknik Kimia tahun 2023 (Foto: Humas UNUSIDA)

Inspiratif! Kiprah Alumni Teknik Kimia UNUSIDA Berkontribusi Nyata di Desa melalui Riset dan Perencanaan

Kiprah alumni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya datang dari Altara Dea Kumala Sari, S.T., alumni Program Studi Teknik Kimia tahun 2023 yang kini mengemban amanah sebagai Kaur Perencanaan di Balai Desa Kedungsumur, Krembung.

Dalam perannya sebagai perangkat desa, Dea sapaan akrabnya terlibat aktif dalam proses perencanaan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa bekal ilmu selama kuliah di UNUSIDA sangat membantunya dalam memahami permasalahan di lapangan serta merumuskan solusi yang tepat.

Menurutnya, lingkungan akademik di Fakultas Teknik UNUSIDA memiliki kultur kekeluargaan yang kuat. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa.

“Teknik UNUSIDA sangat menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Para dosen sangat mendukung dan membimbing saya dengan sabar, sehingga saya mampu berkembang dan percaya diri menghadapi tantangan di dunia kerja,” ungkapnya kepada Humas UNUSIDA, Rabu (8/4/2026).

Lebih lanjut, Dea menekankan pentingnya pengembangan riset yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia menilai bahwa penelitian tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata.

“Pengembangan riset perlu diarahkan pada permasalahan yang ada di tengah masyarakat, dengan menghadirkan solusi yang tepat, inovatif, dan bermanfaat,” tambahnya.

Selain itu, Dea mengungkapkan bahwa pengalaman selama berkuliah tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga mengasah keterampilan non-akademik yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Salah satu faktor penting adalah lingkungan kampus yang mendukung mahasiswa untuk aktif dalam organisasi.

Ia tercatat pernah aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, mulai dari Himpunan Mahasiswa hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik. Keterlibatan tersebut, menurutnya, memberikan banyak pembelajaran berharga, khususnya dalam membangun jiwa kepemimpinan dan kemampuan problem solving.

“Lingkungan kampus sangat mendukung. Saya banyak belajar dari organisasi mahasiswa, mulai dari himpunan hingga BEM. Pengalaman itu menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan memecahkan masalah yang sangat membantu ketika terjun langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman organisasi juga melatih kemampuan komunikasi, kerja tim, serta pengambilan keputusan dalam berbagai situasi. Hal ini menjadi bekal penting dalam menjalankan perannya saat ini, di mana ia harus berhadapan langsung dengan dinamika kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya fokus pada akademik, tetapi juga perlu aktif mengembangkan diri melalui organisasi agar lebih siap menghadapi tantangan nyata setelah lulus.

Peran yang dijalankan Dea saat ini menjadi contoh bagaimana lulusan perguruan tinggi mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil di masyarakat. Sebagai Kaur Perencanaan, ia turut berkontribusi dalam menyusun program pembangunan desa yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Ia berharap, setiap pengabdian di masyarakat dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni UNUSIDA lainnya bahwa peluang berkontribusi tidak hanya terbatas di dunia industri, tetapi juga terbuka luas di sektor pemerintahan dan masyarakat.

“UNUSIDA memiliki lingkungan kampus yang suportif dan kesempatan berorganisasi mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara sosial dan kepemimpinan. Mari (mahasiswa dan alumni) UNUSIDA terus hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Mahasiswa Teknik UNUSIDA Didorong Siap Sambut Peluang Program Nasional PPK Ormawa (Foto: BEM FT UNUSIDA)

BEM-FT UNUSIDA Gelar Workshop PPK Ormawa, Siap Hadirkan Program Pengabdian Berdampak

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan Workshop Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dengan mengusung tema ‘Lead the Change, Impact in Action’ di Auditorium Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA, Ahad (08/03/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran strategis bagi organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik dalam mempersiapkan proposal program pengabdian masyarakat melalui skema PPK Ormawa.

Program PPK Ormawa merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Belmawa yang mendorong organisasi mahasiswa berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, riset terapan, serta solusi nyata bagi desa atau kelurahan mitra.

Dekan Fakultas Teknik UNUSIDA, Listin Fitrianah turut memberikan apresiasi terhadap konsistensi organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik. Ia menilai selama ini mahasiswa telah menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti berbagai program pengembangan organisasi, termasuk PPK Ormawa.

Menurutnya, partisipasi aktif mahasiswa dalam program nasional tersebut menjadi bukti bahwa organisasi mahasiswa Fakultas Teknik mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Bahkan, beberapa organisasi mahasiswa di lingkungan fakultas tersebut berhasil memperoleh pendanaan dari program PPK Ormawa.

“Kami sangat mengapresiasi konsistensi organisasi mahasiswa Fakultas Teknik yang terus aktif mengikuti program PPK Ormawa hingga berhasil mendapatkan pendanaan nasional. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa kita memiliki potensi besar untuk berkontribusi melalui program-program yang inovatif dan berdampak,” ungkapnya.

Ketua pelaksana, Annisa Lailatul Rahmadini, menyampaikan bahwa workshop ini diikuti oleh seluruh organisasi mahasiswa di Fakultas Teknik, yakni BEM Fakultas Teknik, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI), Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL), serta Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK).

“Melalui workshop ini kami berharap seluruh ormawa Fakultas Teknik dapat memahami mekanisme penyusunan proposal PPK Ormawa secara komprehensif sehingga mampu menghadirkan program pengabdian yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar mahasiswa Program Studi Teknik Industri angkatan 2023 yang juga menjabat sebagai Sekretaris I BEM-FT 2026 tersebut.

Sementara itu, Gubernur BEM Fakultas Teknik periode 2026, Marendra Firdaus Putra menekankan bahwa mahasiswa harus mampu memanfaatkan berbagai program pengembangan organisasi yang disediakan pemerintah, salah satunya melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi ide, tetapi juga ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan gagasan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kesiapan organisasi mahasiswa sangat penting, baik dari segi manajemen program, kolaborasi tim, maupun kemampuan merancang program pengabdian yang berkelanjutan. Dengan kesiapan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berpartisipasi aktif sekaligus meraih prestasi di tingkat nasional.

“PPK Ormawa menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Oleh karena itu, organisasi mahasiswa harus siap merespons peluang tersebut dengan perencanaan yang matang dan kerja tim yang solid,” jelasnya.

Memasuki sesi inti, materi disampaikan oleh Medya Ayunda Fitri, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Kimia yang berpengalaman sebagai dosen pendamping tim PPK Ormawa. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek teknis penyusunan proposal, mulai dari pemformatan dokumen hingga keterkaitan program dengan agenda pembangunan global Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi subproposal oleh BEM Fakultas Teknik dan HIMA Teknik Industri yang memaparkan rancangan program pemberdayaan UMKM dan pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat desa mitra. Presentasi tersebut mendapatkan berbagai masukan dari narasumber untuk penyempurnaan proposal sebelum diajukan ke seleksi nasional.

Melalui kegiatan ini, Marendra berharap Ormawa Fakultas Teknik UNUSIDA mampu menyusun proposal PPK Ormawa yang berkualitas sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan pengabdian berbasis keilmuan.

“Semoga ke depan semakin banyak organisasi mahasiswa yang terlibat dalam program-program nasional serupa, sehingga dapat memperkuat kapasitas organisasi sekaligus memperluas kontribusi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat,” pungkasnya.

Dekan Fakultas Teknik UNUSIDA, Listin Fitrianah, S.P., M.SI saat menjadi narasumber (Foto: Muchammad Waziruddin)

LKMM-TD Season V, Fakultas Teknik Perkuat Gagasan Berdampak Mahasiswa untuk PKM, PPK Ormawa, dan P2MW

MOJOKERTO — Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo menyelenggarakan LKMM-TD Season V Tahun 2026 di Pondok Darul Muta’allimin (DAMIN), Trawas, Mojokerto, Sabtu–Ahad, (7–8/2/2026). Dengan mengusung tema ‘Empowering Skills, Inspiring Future Leaders’, kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas mahasiswa melalui pembekalan materi strategis yang berorientasi pada luaran prestasi dan kebermanfaatan.

Pada sesi lanjutan, fokus pembelajaran diarahkan pada perumusan gagasan, penyusunan rencana kerja, serta penguatan sistem pendukung organisasi mahasiswa agar mampu berkompetisi secara terukur dan berkelanjutan. Materi pertama bertajuk Mindset Building Mahasiswa Teknik Berprestasi dan Berdampak disampaikan Dekan Fakultas Teknik, Listin Fitrianah, S.P., M.Si.

Ia menegaskan bahwa prestasi tidak lahir secara kebetulan, tetapi dibentuk melalui pola pikir yang konsisten. Menurutnya, mahasiswa teknik harus berani berpikir solutif sekaligus memiliki orientasi dampak sosial. Ia menyampaikan bahwa mindset berprestasi dimulai dari keberanian menetapkan standar tinggi bagi diri sendiri sehingga dampak yang dihasilkan akan semakin luas.

Penguatan teknis perumusan gagasan dilanjutkan oleh Muchammad Tamyiz, S.Si., M.Si., Ph.D., Ketua Program Studi Teknik Lingkungan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan. Ia menjelaskan bahwa proposal yang baik harus berbasis masalah nyata, memiliki kebaruan, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, konsistensi antara latar belakang, metode, dan luaran menjadi kunci keberhasilan proposal dalam kompetisi nasional.

Pendalaman program pengabdian masyarakat disampaikan oleh Medya Ayunda Fitri, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya analisis kebutuhan mitra serta keberlanjutan program. Ia menjelaskan bahwa Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan harus dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Pengembangan kewirausahaan mahasiswa menjadi fokus materi berikutnya oleh Untung Usada, S.Si., M.T. Ia membagikan pengalaman pendampingan tim wirausaha hingga tingkat nasional serta menekankan pentingnya validasi pasar dan model bisnis yang realistis. Menurutnya, ide kewirausahaan mahasiswa harus memiliki kelayakan usaha, proyeksi keberlanjutan, dan daya saing.

Aspek pengorganisasian kegiatan dibahas oleh Taqwanur, S.T., M.MT., yang menjelaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada koordinasi dan komunikasi yang sistematis dalam kepanitiaan. Ia menilai bahwa tanpa kejelasan peran, gagasan besar sekalipun dapat kehilangan arah implementasi.

Materi terakhir mengenai administrasi disampaikan oleh Zahrotul Azizah, S.T., M.T., Wakil Dekan Fakultas Teknik. Ia menegaskan bahwa ketertiban administrasi dan transparansi keuangan merupakan bentuk profesionalitas organisasi mahasiswa serta fondasi pertanggungjawaban kegiatan.

Melalui rangkaian materi tersebut, LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA Tahun 2026 tidak hanya menjadi forum pembelajaran manajerial, tetapi juga laboratorium gagasan yang diarahkan pada capaian konkret dalam berbagai program nasional kemahasiswaan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan mahasiswa Fakultas Teknik yang berdaya saing tinggi, berprestasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penulis: Muchammad Waziruddin

Jajaran Kemahasiswaan saat menghadiri LKMM-TD Fakultas Teknik UNUSIDA (Foto: Muchammad Waziruddin)

LKMM-TD Season V Fakultas Teknik, Wakil Rektor 3 UNUSIDA Apresiasi Konsistensi prestasi mahasiswa

MOJOKERTO — Komitmen penguatan kapasitas mahasiswa dalam LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA turut mendapat perhatian dari Biro Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok Darul Muta’allimin (DAMIN), Trawas, Mojokerto, Sabtu–Ahad, (07–08/2/2026).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNUSIDA, H. Ali Masykuri, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi prestasi mahasiswa Fakultas Teknik yang setiap tahun berhasil menorehkan capaian membanggakan, khususnya dalam program-program unggulan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), serta Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari pembinaan terarah dan budaya prestasi yang terus dijaga. Lebih lanjut, ia berharap LKMM-TD Season V menjadi instrumen strategis untuk memperkuat capaian melalui target luaran yang lebih terukur.

“Jangan hanya hadir secara administratif. Jadikan forum ini sebagai momentum transformasi diri. Dari sini harus lahir proposal, gagasan, dan kolaborasi yang siap bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kemahasiswaan UNUSIDA, Machfudzil Asror, S.Pd.I., M.Pd., menggarisbawahi pentingnya sinergi antara fakultas dan universitas dalam mendorong capaian mahasiswa agar lebih terarah dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan pembinaan kemahasiswaan yang menekankan penguatan kapasitas kepemimpinan dan kompetensi mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi yang solid antara unit fakultas dengan institusi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang efektif. Menurutnya, ketika arah pembinaan disusun secara terpadu, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman organisasi, tetapi juga memiliki peta pengembangan diri yang jelas.

“Kegiatan seperti LKMM-TD bukan sekadar agenda pembinaan rutin, melainkan fondasi strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kompetisi akademik maupun dunia profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan sinergi pembinaan harus terus dilakukan secara konsisten agar mahasiswa memiliki daya saing tinggi. Ia menilai bahwa tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta kesiapan karier yang matang.

Menurutnya, melalui program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu merancang arah pengembangan karier sejak dini. Hal ini penting agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang kompetisi nasional.

“Kampus akan terus mendukung berbagai program pengembangan mahasiswa yang berorientasi pada prestasi dan luaran nyata. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan capaian yang terukur serta berdampak bagi institusi dan masyarakat,” pungkasnya.

Pembukaan LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA (Foto: BEM FT UNUSIDA)

LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA 2026, Perkuat Kepemimpinan dan Budaya Prestasi Mahasiswa

MOJOKERTO — Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) Season V Tahun 2026 pada Sabtu–Ahad, (07–08/2/2026) yang dipusatkan di Pondok Darul Muta’allimin (DAMIN), Trawas, Mojokerto.

Mengusung tema Empowering Skills, Inspiring Future Leaders, kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran manajerial yang terstruktur dan terukur guna membekali mahasiswa dengan keterampilan kepemimpinan yang adaptif, progresif, serta berorientasi pada capaian prestasi. Suasana kawasan Trawas yang kondusif turut memperkuat atmosfer reflektif sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta sejak hari pertama pelaksanaan.

Dekan Fakultas Teknik UNUSIDA, Listin Fitrianah, S.P., M.Si., yang menekankan pentingnya mahasiswa Fakultas Teknik menjadi pribadi berprestasi dan berdampak. Beliau menegaskan bahwa tema Empowering Skills, Inspiring Future Leaders harus dimaknai sebagai komitmen membangun kapasitas diri sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mahasiswa Fakultas Teknik harus berani tampil, berani bersaing, dan berani memberikan dampak. Prestasi bukan pilihan, melainkan keniscayaan,” tuturnya.

Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Periode 2025–2026, Marendra Firdaus Putra menegaskan bahwa LKMM-TD bukan sekadar agenda formal kemahasiswaan, melainkan proses penguatan mental dan arah gerak organisasi. Menurutnya, forum ini menjadi ruang pembentukan daya juang dan komitmen mahasiswa dalam menyatukan gagasan dan tindakan.

Sementara itu, Koordinator Pembantu Panitia Pelaksana dari pengurus BEM Fakultas Teknik, Nur Cahyo Febrianto menekankan pentingnya kesiapan teknis serta keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, konsistensi dan kedisiplinan menjadi kunci keberhasilan forum pembelajaran ini.

“Kami menginginkan seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan tertib dan terarah. Lebih dari itu, forum ini harus mampu melahirkan luaran nyata yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara akademik maupun organisatoris,” ujar Koordinator Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) tersebut.

Ketua Pelaksana LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA, Muchammad Tamyiz, S.Si., M.Si., Ph.D., yang juga Ketua Program Studi Teknik Lingkungan. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa LKMM-TD tahun ini dirancang dengan orientasi luaran yang konkret dan selaras dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa teknik. Ia menyampaikan bahwa setiap proses dalam kegiatan tersebut diupayakan menghasilkan keterampilan aplikatif, bukan sekadar euforia kegiatan, tetapi capaian yang relevan dengan tantangan akademik dan kompetisi nasional.

“Setiap proses dalam LKMM-TD ini kami desain agar menghasilkan keterampilan nyata. Bukan sekadar euforia kegiatan, tetapi capaian yang relevan dengan tantangan akademik dan kompetisi nasional,” jelasnya.

Rapat Perdana BEM-FT UNUSIDA 2025–2026 (Foto: Rifki Hidayat/BEM-FT UNUSIDA)

Rapat Perdana BEM-FT UNUSIDA 2025–2026, Bangun Fondasi Organisasi yang Solid, Disiplin, dan Kolaboratif

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (BEM-FT UNUSIDA) secara resmi memulai roda kepengurusan periode 2025–2026 melalui pelaksanaan Rapat Perdana yang digelar di Kedai Ahmed 4, l. Sekawan Anggun raya No.30, Perum Bef, Bulusidokare, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (27/12/2025).

Rapat perdana tersebut tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus inti BEM-FT UNUSIDA, tetapi juga melibatkan seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik, yakni Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, Teknik Lingkungan, dan Teknik Kimia. Forum ini menjadi ruang konsolidasi awal untuk menyatukan visi, menyelaraskan gerak, serta memperkuat komunikasi lintas ormawa fakultas.

Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur BEM-FT UNUSIDA Periode 2025–2026, Marendra Firdaus Putra, didampingi Wakil Gubernur Ulil Najwa. Agenda awal rapat diisi dengan penyampaian Tata Tertib Organisasi sebagai pijakan kerja kolektif Kabinet Mandala Aksi. Pemaparan tata tertib ini dimaksudkan untuk membangun kesamaan persepsi mengenai mekanisme kerja, kedisiplinan, serta tanggung jawab struktural setiap pengurus.

Marendra menegaskan bahwa tata tertib organisasi tidak dimaknai sebatas aturan administratif, melainkan sebagai instrumen etika dan komitmen bersama. Ia menyebut, rapat kali ini menjadi langkah awal strategis dalam membangun fondasi organisasi yang solid, disiplin, dan kolaboratif.

“Tata tertib ini kami hadirkan sebagai upaya menyelaraskan pola kerja, menjaga komitmen, dan memastikan setiap langkah BEM-FT berjalan dalam koridor tanggung jawab organisasi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur BEM-FT UNUSIDA Ulil Najwa menekankan pentingnya tata tertib sebagai budaya kerja bersama, bukan sebagai pembatas kreativitas. Menurutnya, keberlangsungan organisasi mahasiswa sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif dalam menaati aturan yang telah disepakati.

Melalui rapat perdana ini, ia dan tim menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola organisasi yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kualitas kader. Forum ini menjadi titik awal konsolidasi gerak mahasiswa teknik dalam menyongsong satu periode kepengurusan dengan semangat sinergi dan tanggung jawab bersama.

“Disiplin organisasi tidak boleh dimaknai sebagai beban, tetapi sebagai fondasi agar setiap program dan gagasan dapat berjalan secara tertib, terukur, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Agenda rapat kemudian dilanjutkan dengan sinkronisasi program kerja lintas organisasi mahasiswa Fakultas Teknik yang dikoordinasikan oleh Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) BEM-FT UNUSIDA. Forum ini dihadiri oleh bupati, wakil bupati, serta jajaran pengurus dari masing-masing himpunan mahasiswa Teknik Industri, Teknik Lingkungan, dan Teknik Kimia. Sinkronisasi dilakukan guna menyelaraskan kalender kegiatan, menghindari benturan agenda, serta memperkuat sinergi antarormawa.

Dalam sesi berikutnya, Departemen Riset dan Teknologi BEM-FT UNUSIDA memaparkan sejumlah rancangan program kerja. Salah satunya adalah National Essay and Poster Design Competition (NEPC) yang disampaikan oleh Koordinator Departemen Riset dan Teknologi, Rifki Hidayat. Selain itu, turut diajukan gagasan pengembangan konten edukatif berkala yang mengangkat isu-isu aktual melalui analisis kolaboratif lintas keilmuan.

“Kami ingin mendorong tradisi berpikir kritis melalui konten edukasi yang tidak sektoral, tetapi dianalisis secara integratif dari perspektif Teknik Industri, Teknik Lingkungan, dan Teknik Kimia,” jelas Rifki.

Rangkaian rapat perdana dilanjutkan dengan sosialisasi kepanitiaan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) Fakultas Teknik yang juga dikoordinasikan oleh Departemen PSDM. Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh Koordinator PSDM, Nur Cahyo Febrianto, yang menekankan pentingnya pembentukan kepanitiaan sejak dini demi memastikan kesiapan kegiatan.

“Kegiatan ini membutuhkan persiapan yang matang, baik dari sisi manajerial maupun sumber daya manusia. Oleh karena itu, sosialisasi awal menjadi kunci kesiapan panitia secara menyeluruh,” tuturnya.

Sebagai penutup, dilaksanakan interview rekrutmen calon panitia LKMM-TD Fakultas Teknik yang dipimpin oleh Koordinator PSDM dan didampingi staf PSDM, Muchammad Waziruddin. Proses wawancara ini tidak hanya berorientasi pada seleksi teknis, tetapi juga menjadi ruang awal pembentukan chemistry dan pemetaan potensi kader.

“Kami mencari individu yang siap belajar, berproses, dan berkontribusi secara kolektif. Kaderisasi bukan sekadar agenda tahunan, tetapi investasi jangka panjang organisasi,” pungkasnya.

Penulis; Rifki Hidayat

Seminar Entrepreneur Ormawa Fakultas Teknik UNUSIDA (Foto: Humas Unusida)

Ormawa Fakultas Teknik UNUSIDA Gelar Seminar Entrepreneur, Dorong Mahasiswa Temukan Passion dan Profit

Semangat kewirausahaan kembali digaungkan di lingkungan Fakultas Teknik (FT) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA). Melalui kolaborasi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang kompak menggelar kegiatan Seminar Entrepreneur dengan mengusung tema ‘Beyond Academic: Menemukan Passion dan Profit dalam Dunia Entrepreneur’.

Kegiatan yang dipusatkan di Hall Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA, Ahad (22/6/2025) ini sukses mendapatkan atensi dari berbagai pihak. Sebab, diselenggarakan oleh kolaborasi antar Ormawa, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Teknik Industri, Teknik Kimia, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UNUSIDA.

Ketua BEM FT UNUSIDA, Erlangga Abiartha Nugraha mengatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi positif antar lembaga kemahasiswaan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi upaya dalam mendorong mahasiswa untuk berpikir visioner dan berani mengambil langkah di luar zona akademik.

“Seminar entrepreneur ini bukan hanya tentang teori bisnis, tapi juga menjadi upaya konkret dalam mendorong mahasiswa untuk berpikir visioner dan berani mengambil langkah di luar zona akademik,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, Seminar Entrepreneur ini menjadi langkah konkret UNUSIDA dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan dunia nyata melalui jalur entrepreneurship.

Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif: Fitria Anggraeni, Owner PT. AJT Greenbag, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kemasan ramah lingkungan, serta Lazuardi Nugraha, CEO CV. Garuda Jaya Garment, seorang pengusaha muda yang telah membuktikan bahwa passion bisa menjadi sumber profit yang berkelanjutan.

Dalam pemaran materi, Fitria menekankan bahwa kemasan produk bukan sekadar pembungkus, melainkan aset strategis yang mampu memengaruhi citra, nilai, dan penjualan produk itu sendiri. Ia juga menyoroti pentingnya memahami elemen-elemen desain kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, namun juga sesuai dengan regulasi perizinan di Indonesia.

“Kemasan adalah komunikasi pertama antara produk dan konsumen. Desain yang tepat bisa menambah daya tarik sekaligus membentuk persepsi positif terhadap produk,” jelasnya.

Sementara itu, Lazuardi membakar semangat peserta dengan ajakan untuk menemukan passion pribadi sebagai jalan awal membangun usaha. Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan strategi memulai bisnis dengan low budget, mulai dari menjadi reseller, affiliator, hingga makelar. Tak ketinggalan, ia menekankan pentingnya memanfaatkan alat digital seperti Tik Tok, Instagram, Canva, ChatGPT, Shopee, dan Cap Cut sebagai media pertumbuhan bisnis masa kini.

“Hal terbaik untuk bisnismu adalah sesuatu yang kamu nikmati untuk dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana Mochammad Akmal Firmansyah, yang juga merupakan Koordinator Departemen Ekonomi Kreatif Himaprodi Teknik Industri UNUSIDA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengutip pesan inspiratif dari KH. M. Anwar Manshur, pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri. “Nasibmu ora tergantung nasabmu” Yang berarti, masa depan seseorang tidak ditentukan oleh keturunan, tetapi oleh kerja keras dan tekad untuk terus belajar dan berkembang.

“Saya percaya bahwa seminar ini akan memberikan manfaat besar bagi semua peserta. Oleh karena itu, saya mengajak semuanya untuk aktif dalam berdiskusi dan memanfaatkan momen ini sebagai wadah memperluas pengetahuan dan jaringan,” tutur Akmal penuh semangat.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi di UNUSIDA serta peserta umum yang memiliki minat pada dunia entrepreneur. Tak hanya sekadar duduk dan mendengar, para peserta tampak antusias dalam sesi diskusi dan tanya jawab, menjadikan acara ini lebih hidup dan aplikatif.

 

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)