Ketua BPP UNUSIDA Sampaikan Kesan Mendalam atas Kepemimpinan Prof. Fatkul Anam Sebagai Rektor
SIDOARJO — Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., menyampaikan kesan mendalam dan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., selama menjabat sebagai Rektor UNUSIDA masa khidmat 2014-2026. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Serah Terima Surat Keputusan (SK) Plt. Rektor ini dilaksanakan di Hall Lantai 5 Gedung A, Kampus 2 UNUSIDA, Senin (26/1/2026).
Dalam kesempatan tersbeut, Kiai Arli Fauzi mengungkapkan bahwa pertemuan dan perpisahan merupakan bagian dari siklus kehidupan yang telah digariskan Allah SWT. Menurutnya, setiap amanah kepemimpinan harus disikapi dengan penuh kebijaksanaan, keikhlasan, serta doa kebaikan.
“Allah yang mempertemukan dan Allah pula yang memisahkan. Maka yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebaikan dalam setiap fase kehidupan. Perpisahan bukan akhir, tetapi bagian dari perjalanan khidmah,” tuturnya.
Kiai Arli Fauzi menegaskan bahwa Prof. Fatkul Anam tidak hanya berperan sebagai Rektor sejak UNUSIDA resmi berdiri hingga tahun 2026 ini, tetapi juga merupakan salah satu tokoh pendiri yang paling aktif mengawal proses perizinan hingga berdirinya UNUSIDA. Di bawah kepemimpinan beliau, UNUSIDA mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi tata kelola, akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, maupun penguatan sumber daya manusia.
Berbagai capaian gemilang berhasil diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional. UNUSIDA tercatat menerima Anugerah Gold Winner Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dari Kemenristekdikti selama dua tahun berturut-turut, serta penghargaan dari PBNU sebagai perguruan tinggi terbaik di antara perguruan tinggi NU berbadan hukum perkumpulan.
“Ini bukan sekadar prestasi institusi, tetapi investasi amal jariyah. Tata kelola yang beliau bangun, pola komunikasi yang beliau rajut, dan fondasi manajemen yang beliau letakkan akan terus memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh civitas akademika untuk melanjutkan kebaikan yang telah dirintis, seraya menegaskan bahwa siapa pun yang menanam kebaikan, maka pahala akan terus mengalir, termasuk bagi mereka yang melanjutkannya.
Ia berharap agar hubungan kultural antara Prof. Fatkul Anam dan UNUSIDA tetap terjalin erat, sehingga pengalaman dan inspirasi beliau tetap menjadi energi penggerak bagi pengembangan UNUSIDA ke depan.
“Semoga UNUSIDA terus berkembang, melahirkan generasi hebat, dan siap menghadapi tantangan zaman. Sinergi kuat untuk UNUSIDA yang semakin maju,” pungkasnya.






