Pos

Seluruh peserta, panitia dan Dosen dan Pimpinan FILKOM UNUSIDA Berfoto Bersama dalam Pembukaan Pafiliun 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2026 Jadi Awal Mahasiswa Baru Mengembangkan Potensi dan Mengenal Teknologi

SIDOARJO — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Orientasi Mahasiswa Baru bertajuk Pafiliun FILKOM UNUSIDA 2026 dengan tema “Connecting Minds, Creating Futures”. Kegiatan berlangsung di Hall Kampus UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).

Wakil Ketua BEM FILKOM UNUSIDA, Siti Aisyah, mengatakan Pafiliun 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan awal dari perjalanan mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, membangun relasi, dan menciptakan berbagai prestasi.

“Dari kegiatan penyambutan, tetapi menjadi awal dari perjalanan untuk belajar, berkembang, dan membangun relasi serta menciptakan banyak prestasi,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya mengejar keberhasilan di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Menurutnya, keberanian untuk berproses, rasa tanggung jawab, dan kemauan untuk berkontribusi menjadi bagian penting dalam perjalanan mahasiswa.

“Semoga teman-teman tidak hanya sukses secara akademik, tapi juga menjadi mahasiswa aktif, berani, dan bertanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi positif bagi Fakultas Ilmu Komputer,” tuturnya.

Aisyah mengajak untuk menikmati setiap proses selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. “Selamat datang di Pafiliun 2026, selamat berproses dan juga selamat berkembang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Dekan FILKOM UNUSIDA, Neni Kurniati, S.Kom., M.T., memberikan pengenalan mengenai perkembangan teknologi serta bidang-bidang keilmuan yang dapat dipelajari mahasiswa selama menempuh pendidikan di FILKOM.

Ia menekankan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak semestinya membuat mahasiswa berhenti belajar. Menurutnya, meskipun teknologi dapat membantu berbagai pekerjaan, pemahaman terhadap konsep dan kemampuan berpikir tetap menjadi hal mendasar yang harus dimiliki mahasiswa.

“AI itu banyak yang pakai. Tetapi konsepnya harus tetap pintar,” jelas Neni.

Ia kemudian memberikan gambaran mengenai salah satu bidang yang dapat dipelajari mahasiswa Informatika, yakni computer vision. Bidang tersebut berkaitan dengan bagaimana komputer dapat memproses dan memahami informasi visual melalui gambar atau video.

Computer vision itu membuat bagaimana komputer punya mata seperti matanya manusia,” terangnya.

Neni memberikan contoh sederhana mengenai penerapan computer vision, seperti sistem yang dapat menganalisis gambar dari kamera dan mengenali objek maupun karakteristik tertentu berdasarkan data yang diproses.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang yang luas bagi mahasiswa FILKOM untuk mempelajari berbagai bidang. Tidak hanya computer vision, mahasiswa juga dapat mengenal bidang seperti data science, kecerdasan bisnis, arsitektur bisnis, hingga pengembangan berbagai layanan berbasis teknologi.

Ia mendorong mahasiswa baru untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi bekerja dan mampu mengembangkannya sesuai kebutuhan masyarakat.

“Manfaat kesempatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal potensi keilmuan di fakultas sekaligus membangun jejaring dengan sesama mahasiswa. Manfaatkan masa perkuliahan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta menciptakan karya dan prestasi di bidang teknologi,” pungkasnya.

Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya saat menyampaikan sambutan dalam PAFILIUN 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

PAFILIUN 2026, Dekan FILKOM UNUSIDA Tekankan Konsistensi Prestasi Internasional Mahasiswa

SIDOARJO — Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Orientasi Mahasiswa Baru bertajuk Pafiliun FILKOM UNUSIDA 2026 dengan tema ‘Connecting Minds, Creating Futures’, di Hall Kampus UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).

Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjalani perkuliahan, tetapi juga aktif mengembangkan potensi dan mengambil berbagai kesempatan yang tersedia selama menjadi bagian dari FILKOM UNUSIDA.

“Marhaban, selamat datang untuk teman-teman mahasiswa angkatan 2026 di Fakultas Ilmu Komputer,” ujar Arda.

Menurutnya, FILKOM merupakan salah satu fakultas di UNUSIDA yang memiliki tingkat aktivitas dan capaian prestasi yang cukup tinggi. Ia menyebut, mahasiswa FILKOM secara konsisten mencatatkan prestasi dalam kompetisi internasional setiap tahunnya sejak 2022.

“Mulai tahun 2022 sampai sekarang, alhamdulillah setiap tahun pasti ada yang juara, ada yang ketiga dan satu. Jadi kalian tidak usah berkecil hati ketika kalian kuliah di sini,” ungkapnya.

Arda menegaskan bahwa mahasiswa baru memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Dukungan dari dosen serta lingkungan akademik di FILKOM diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai bidang sesuai minat masing-masing.

FILKOM UNUSIDA sendiri terdiri atas tiga program studi, yakni Informatika, Sistem Informasi, dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Dalam sambutannya, Arda juga menyinggung semakin berkembangnya teknologi internet, media sosial, serta kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, mahasiswa FILKOM tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan dan mengembangkan teknologi sebagai solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“Di Fakultas Ilmu Komputer saya harapkan kalian ini bukan hanya jadi pengguna teknologi, tapi kalian juga bisa memanfaatkan AI ini untuk membantu atau untuk mengembangkan solusi di masyarakat,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari perguruan tinggi memiliki peran untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk tidak ragu mengeksplorasi berbagai potensi yang dimiliki sejak awal masa perkuliahan.

Selain bidang akademik dan teknologi, Arda juga mengajak mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan dan organisasi di lingkungan kampus. Bagi mahasiswa yang memiliki minat terhadap kompetisi, FILKOM siap memberikan ruang untuk mengikuti berbagai ajang, termasuk kompetisi tingkat internasional.

Sementara bagi mahasiswa yang tertarik pada organisasi dan pengembangan kemampuan nonakademik, ia mendorong mereka untuk aktif berproses dan belajar mengelola kegiatan.

“Apapun bakat kalian, silakan kembangkan di Fakultas Ilmu Komputer. Jangan takut, karena kita lihat dosennya juga support,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan dosen. Menurutnya, suasana akademik yang akrab dan komunikatif dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan diri, dengan tetap menjaga etika serta batasan sebagai sivitas akademika.

Lebih lanjut, Arda menyinggung keberadaan mahasiswa internasional di FILKOM sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pembelajaran yang semakin terbuka. Interaksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun komunikasi lintas negara.

Ia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kompetensi, prestasi, organisasi, maupun kemampuan personal. “Harapan kami, kalian bisa mengembangkan potensi dan pengembangan diri kalian, sehingga besok ketika lulus kalian bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Momen foto bersama seluruh mahasiswa FILKOM UNUSIDA saat kunjungan industri di OMADATA, Surabaya (Foto: Humas UNUSIDA)

Mahasiswa FILKOM UNUSIDA Kenali Dunia Industri melalui Kunjungan ke Suara Surabaya dan OMADATA

SURABAYA — Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melaksanakan Kunjungan Industri Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengunjungi Radio Suara Surabaya dan OMADATA, Selasa (8/9/2026).

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Radio Suara Surabaya dan OMADATA atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa FILKOM UNUSIDA.

“Terima kasih kepada Radio Suara Surabaya dan OMADATA atas kesempatan, ilmu, dan pengalaman yang diberikan kepada mahasiswa FILKOM UNUSIDA,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman belajar di luar kampus seperti kunjungan industri penting untuk memperkaya perspektif mahasiswa. Interaksi langsung dengan praktisi dan lingkungan kerja diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia profesional.

Dr. Arda menjelaskan bahwa kunjungan industri menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus mendapatkan gambaran lebih konkret mengenai peluang dan dinamika industri di bidang teknologi informasi.

“Dari ruang kelas menuju dunia industri, dari teori menuju pengalaman nyata,” ujarnya.

Menurut Arda, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen FILKOM UNUSIDA dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kunjungan langsung, mahasiswa dapat mengenal lingkungan kerja profesional sekaligus melihat bagaimana teknologi dan kompetensi di bidang ilmu komputer diterapkan dalam praktik.

Kunjungan industri juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengamati proses kerja secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri sekaligus membantu mereka menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan profesional di lapangan.

Dengan mengunjungi dua institusi yang bergerak di bidang media dan teknologi, mahasiswa FILKOM UNUSIDA mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses kerja maupun pengembangan berbagai layanan industri.

Arda menegaskan bahwa pembelajaran tidak seharusnya hanya berhenti di ruang kelas. Mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan dunia profesional agar memiliki gambaran mengenai tantangan dan peluang yang akan dihadapi setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara akademis, tetapi juga memiliki gambaran mengenai kompetensi, keterampilan, dan budaya kerja yang dibutuhkan ketika memasuki dunia industri,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidangnya, membangun jejaring profesional, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan industri teknologi yang terus berubah.

“Kunjungan industri ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan proses pendidikan yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga siap berkarya dan berkontribusi di dunia profesional,” pungkasnya.

Viki Topan Fernando, S.Kom., alumni Program Studi Sistem Informasi angkatan lulus 2025 (Foto: Humas UNUSIDA)

Alumni UNUSIDA Jadi PPPK RSUD Eka Candrarini, Viki Topan Fernando: Karakter dan Integritas adalah Bekal Terpenting

Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menghadirkan kisah inspiratif dari alumninya. Kali ini datang dari Viki Topan Fernando, S.Kom., alumni Program Studi Sistem Informasi angkatan lulus 2025 yang kini mengabdi sebagai PPPK Bagian Umum dan Keuangan RSUD Eka Candrarini, Rungkut, Surabaya.

Bagi Viki, perjalanan selama menempuh pendidikan di UNUSIDA tidak hanya memberikan bekal akademik, tetapi juga membentuk karakter, prinsip, dan integritas yang menjadi modal utama dalam menjalani dunia kerja.

“UNUSIDA tidak hanya memberikan bekal ilmu pengetahuan, tetapi juga membantu membentuk karakter, prinsip, dan integritas yang kuat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjalani karier dan memberikan kontribusi terbaik bagi instansi maupun perusahaan,” ungkap Viki kepada Humas UNUSIDA, Kamis (25/6/2026).

Ia juga mengenang suasana perkuliahan yang penuh dukungan dari para dosen dan teman-teman seperjuangan. Menurutnya, lingkungan akademik yang positif menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran.

“Teman-teman yang luar biasa dan dosen-dosen yang keren serta sabar mendidik hingga saya menyelesaikan studi menjadi pengalaman yang sangat berharga. Mereka tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga memberikan teladan dalam bersikap dan bekerja,” tuturnya.

Viki meyakini bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari pekerjaan yang diraih, tetapi juga dari nilai-nilai yang dibawa dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

“Kesuksesan bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga tentang membawa nilai, integritas, dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Pendidikan yang baik bukan hanya mencetak lulusan yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia bertekad ingin membuktikan bahwa lulusan UNUSIDA mampu bersaing di dunia kerja dengan bekal kompetensi, karakter, serta nilai-nilai ke-NU-an yang ditanamkan selama masa perkuliahan. Ia juga sangat mengapresiasi program Inspirasi Alumni, UNUSIDA terus menghadirkan cerita sukses para alumninya sebagai motivasi bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan sejak di bangku kuliah.

“Semoga perjalanan karier saya menjadi inspirasi bahwa kesuksesan lahir dari perpaduan antara ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, integritas, serta semangat untuk terus memberikan manfaat bagi sesama,” harapnya.

BEM FILKOM dan UKM Mahasiswa Unggul UNUSIDA Gelar Seminar Personal (Foto: Humas UNUSIDA)

Kolaboratif! BEM FILKOM dan UKM Mahasiswa Unggul UNUSIDA Gelar Seminar Personal Branding for Career

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan seminar bertajuk ‘Personal Branding for Career’ di Auditorium Kampus 2 UNUSIDA, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BEM FILKOM dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Unggul (MU) sebagai upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dengan mengusung tema ‘Optimalkan LinkedIn dan CV agar Diminati Recruiter‘, seminar ini memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun citra profesional sejak masa perkuliahan. Kegiatan yang diselenggarakan secara gratis tersebut mendapat sambutan positif dari mahasiswa berbagai program studi yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Seminar menghadirkan Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T. sebagai narasumber utama. Sebagai akademisi sekaligus praktisi yang memiliki pengalaman dalam pengembangan karier mahasiswa, kehadiran beliau menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang ingin memahami strategi membangun personal branding yang efektif.

Dalam pemaparannya, Dr. Arda menjelaskan bahwa personal branding merupakan salah satu aspek penting yang dapat menentukan keberhasilan seseorang dalam memasuki dunia profesional.

Personal branding bukan hanya tentang bagaimana seseorang terlihat di media sosial, tetapi juga bagaimana membangun reputasi, kompetensi, dan nilai diri yang dapat dipercaya oleh perusahaan maupun recruiter,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan platform LinkedIn sebagai sarana profesional yang dapat membantu mahasiswa memperluas jaringan, membangun kredibilitas, dan menemukan peluang karier yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“LinkedIn merupakan media profesional yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan, mencari peluang kerja, serta menampilkan pengalaman dan keterampilan yang dimiliki secara lebih profesional,” tuturnya.

Selain membahas optimalisasi profil LinkedIn, Dr. Arda juga memberikan panduan mengenai penyusunan Curriculum Vitae (CV) yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Peserta diajak memahami bagaimana menyusun CV yang informatif, menarik, dan mampu menonjolkan kompetensi yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Suasana seminar berlangsung interaktif ketika peserta diminta untuk meninjau kembali profil LinkedIn dan CV yang mereka miliki. Narasumber memberikan berbagai contoh nyata mengenai kesalahan yang sering dilakukan oleh pencari kerja, mulai dari penyusunan informasi yang kurang tepat hingga tampilan profil yang belum optimal. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami langkah-langkah perbaikan yang dapat meningkatkan daya tarik profil profesional mereka di mata recruiter.

Ketua Pelaksana kegiatan, Nur Hidayat, menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk memberikan bekal yang relevan bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.

“Melalui seminar ini, peserta memperoleh banyak manfaat, mulai dari wawasan mengenai personal branding, pemahaman tentang optimalisasi LinkedIn, teknik penyusunan CV profesional, hingga pengalaman praktik langsung bersama narasumber,” jelasnya.

Menurutnya, penguasaan keterampilan dalam membangun citra profesional menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa dan lulusan baru. Tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, mahasiswa juga perlu mampu mempresentasikan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki secara efektif kepada perusahaan maupun institusi yang membutuhkan tenaga kerja.

Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk membangun citra profesional yang lebih baik, meningkatkan kualitas profil LinkedIn dan CV, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja dengan lebih percaya diri, kompetitif, dan siap bersaing di era digital.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi kami di Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dalam mendukung pengembangan soft skills mahasiswa. Dengan materi aplikatif dan sesuai kebutuhan industri, dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia profesional,” pungkasnya.

 

Penulis: Feni Dwi Agustin (MY)

Sosialisasi Program Magang IT Batch 2026 PT SIAP bagi Mahasiswa FILKOM UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

FILKOM UNUSIDA Gelar Kuliah Tamu Bareng PT SIAP, Dorong Mahasiswa Jadi Inovator Digital dalam Program Magang IT Batch 2026

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melalui Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) menggelar Sosialisasi Program Magang IT Batch 2026 bersama PT Surya Inti Aneka Pangan (SIAP) di Hall Kampus 2 UNUSIDA, Selasa (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembekalan bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan dunia industri digital sekaligus memperkuat kesiapan kompetensi mahasiswa menghadapi tantangan revolusi industri berbasis teknologi.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FILKOM UNUSIDA dengan antusias tinggi. Sosialisasi menghadirkan pemateri dari PT SIAP yang membagikan pengalaman serta peluang pengembangan karier di bidang teknologi informasi dan industri digital.

Dalam sambutannya, Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa perkembangan industri digital bergerak sangat cepat, bahkan telah memasuki era revolusi industri generasi kelima yang ditandai dengan integrasi kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai sektor pekerjaan.

“Banyak pekerjaan saat ini dibantu oleh AI, bukan diambil alih. Karena itu mahasiswa harus memiliki skill yang nyata agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ia menyoroti fenomena banyaknya lulusan perguruan tinggi yang memiliki gelar akademik namun belum diimbangi dengan kemampuan praktis di bidangnya. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang teknologi informasi.

“Indonesia tidak kekurangan lulusan sarjana, tetapi masih kekurangan sumber daya manusia yang benar-benar memiliki keterampilan. Jangan sampai lulusan informatika tidak bisa membuat aplikasi, lulusan sistem informasi tidak mampu menyusun proposal transformasi digital, atau lulusan desain komunikasi visual tidak bisa membuat poster dan mengedit video,” tegasnya.

Ia berharap melalui program magang tersebut mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga kemampuan praktis yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja dan industri digital yang kompetitif.

Selain itu, ia juga memperkenalkan keberadaan mahasiswa internasional di lingkungan FILKOM UNUSIDA sebagai bentuk berkembangnya jejaring akademik kampus di tingkat global. Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi peluang penting untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman di bidang teknologi.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNUSIDA dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun pola pikir mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Selama ini kita cenderung menjadi konsumen teknologi. Padahal yang lebih mahal adalah bagaimana kita mampu menciptakan sesuatu, memproduksi inovasi, dan memberikan solusi melalui teknologi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa ilmu komputer harus siap menghadapi tantangan dunia industri digital yang terus berkembang. Menurutnya, pengalaman praktis melalui program magang menjadi sarana penting untuk mempertemukan teori di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Jangan hanya menjadi pengguna aplikasi, tetapi belajarlah menjadi pencipta aplikasi, pengelola sistem, bahkan membangun perusahaan digital sendiri,” pesannya kepada mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi dan menggali ilmu sebanyak mungkin dari praktisi industri yang hadir. Kegiatan sosialisasi tidak hanya menjadi forum pengenalan program magang, tetapi juga wadah penguatan wawasan mahasiswa mengenai dunia industri digital, manajemen perusahaan teknologi, hingga peluang pengembangan startup berbasis teknologi informasi.

“Mahasiswa harus mampu meningkatkan kompetensi teknis melalui Program Magang IT Batch 2026 ini, memperluas pengalaman profesional, serta memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi transformasi industri digital di masa depan,” pungkasnya.

Dosen Informatika UNUSIDA, Ahmad Khoir Alhaq, S.Kom., M.Kom. (Foto: Humas UNUSIDA)

Perjalanan Inspiratif Ahmad Khoir Alhaq, Alumni yang Kini Mengabdi Sebagai Dosen Informatika UNUSIDA

Perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi dari keberanian mencoba dan terus belajar. Hal ini tercermin dari sosok Ahmad Khoir Alhaq, S.Kom., M.Kom., alumni S1 Informatika tahun 2020 yang kini mengabdi sebagai dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA).

Sejak masa kuliah, Ahmad dikenal sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi. Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan kampus menjadi titik awal terbentuknya karakter dan kepercayaan dirinya. Ia tidak hanya berperan sebagai anggota, tetapi juga dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai wakil ketua panitia dalam sebuah seminar.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan hidupnya. Dalam peran tersebut, ia mendapatkan kesempatan untuk membawakan sambutan di hadapan banyak peserta. Meski sempat merasa gugup, Ahmad justru melihat hal itu sebagai bagian dari proses belajar yang berharga.

“Saya aktif berorganisasi hingga dipercaya menjadi wakil ketua panitia seminar dan membawakan sambutan. Meski sempat gugup, pengalaman tersebut melatih kemampuan komunikasi publik saya dan memperkuat rasa percaya diri dalam menghadapi audiens yang luas,” ungkapnya kepada Humas UNUSIDA, Selasa (29/4/2026).

Dari pengalaman sederhana itulah, Ahmad mulai menyadari bahwa organisasi bukan sekadar wadah berkegiatan, tetapi juga ruang pembentukan diri. Ia belajar bagaimana mengelola tanggung jawab, bekerja dalam tim, serta menyampaikan ide dengan baik di depan publik.

Menurutnya, kemampuan komunikasi publik menjadi salah satu keterampilan penting yang sering kali tidak disadari manfaatnya sejak dini. Padahal, di dunia akademik maupun profesional, kemampuan ini sangat dibutuhkan baik saat presentasi, mengajar, maupun berinteraksi dengan banyak orang.

Perjalanan Ahmad tidak berhenti setelah menyelesaikan studi sarjana. Semangat belajarnya membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Ia berhasil mendapatkan kesempatan beasiswa untuk melanjutkan studi S2, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi akan selalu menemukan jalannya.

Selama menempuh pendidikan magister, Ahmad semakin mengasah kemampuan akademiknya sekaligus memperkuat visi untuk berkontribusi di dunia pendidikan. Hingga akhirnya, ia kembali ke almamater sebagai dosen Informatika, mengabdikan ilmu yang telah diperolehnya kepada generasi berikutnya.

Sebagai dosen, Ahmad tidak hanya mengajarkan materi perkuliahan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting kepada mahasiswa. Ia sering membagikan pengalaman pribadinya tentang pentingnya aktif berorganisasi dan berani keluar dari zona nyaman.

“Aktif berorganisasi bukan hanya soal pengalaman, tapi juga tentang membentuk keberanian dan kepercayaan diri. Dari rasa gugup hingga mampu berbicara di depan banyak orang, semua adalah proses yang berharga,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan dalam organisasi membuka banyak peluang belajar yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas. Mulai dari melatih kepemimpinan, manajemen waktu, hingga kemampuan beradaptasi dengan berbagai karakter.

Menurut Ahmad, mahasiswa yang aktif cenderung memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi dunia kerja. Mereka terbiasa menghadapi tantangan, berkomunikasi, serta mengambil keputusan dalam situasi tertentu.

Kisah Ahmad menjadi bukti nyata bahwa pengalaman organisasi memiliki peran besar dalam membentuk masa depan seseorang. Dari rasa gugup saat pertama kali berbicara di depan umum, hingga kini mampu berdiri sebagai dosen yang mengajar di depan banyak mahasiswa, semuanya adalah hasil dari proses panjang yang dijalani dengan konsisten.

Ia berharap mahasiswa saat ini tidak ragu untuk mencoba berbagai pengalaman selama kuliah. Baginya, kegagalan atau rasa tidak percaya diri di awal bukanlah hambatan, melainkan bagian dari perjalanan menuju versi terbaik diri.

“Jangan takut untuk mencoba. Semua orang pernah merasa tidak percaya diri. Tapi dari situlah kita belajar dan berkembang,” pesannya.

Sebagai alumni, Ahmad juga merasa bangga dapat kembali ke UNUSIDA, tidak hanya sebagai lulusan, tetapi juga sebagai pengajar yang turut berkontribusi dalam mencetak generasi unggul di bidang teknologi.

Perjalanannya menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh keberanian mengambil peluang, kemauan belajar, dan konsistensi dalam mengembangkan diri.

Dari organisasi, Ahmad belajar berbicara. Dari pengalaman, ia belajar percaya diri. Dan dari proses itulah, ia tumbuh menjadi sosok pendidik yang menginspirasi.

Kisah Ahmad Khoir Alhaq, S.Kom., M.Kom. mengingatkan bahwa setiap langkah kecil yang diambil hari ini dapat menjadi fondasi besar di masa depan. Aktif berorganisasi bukan hanya menambah pengalaman, tetapi juga membuka jalan menuju peluang yang lebih luas—bahkan hingga kembali mengabdi sebagai dosen di kampus tercinta.