Pos

UNUSIDA Menghadiri Forum Bersama WWF Indonesia (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Tunjukkan Peran Aktif di Forum Lingkungan, Jalin Kolaborasi bersama WWF Indonesia

SIDOARJOUniversitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menunjukkan komitmen kuat dalam isu lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam forum kolaborasi bersama WWF Indonesia dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang dikemas dalam forum silaturahmi dan diskusi ini menjadi momentum penting untuk membahas keberlanjutan program lingkungan, khususnya terkait berakhirnya Project COAST yang selama ini berjalan di wilayah pesisir Sidoarjo.

Dalam forum tersebut, perwakilan WWF Indonesia menyampaikan bahwa program yang sebelumnya didukung hingga April 2028 mengalami penyesuaian dan akan berakhir lebih awal pada Maret 2026. Meski demikian, WWF menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan kegiatan pendampingan di Sidoarjo melalui sumber pendanaan lain.

“Kegiatan seperti penanaman mangrove dan program lingkungan lainnya tetap kami jalankan selama masa transisi ini. Ke depan, WWF Indonesia akan tetap hadir dan melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Melalui forum ini, WWF Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan program, terutama setelah berakhirnya dukungan pendanaan utama. WWF Indonesia berharap dukungan dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat tetap terjaga agar inisiatif yang telah berjalan tidak terhenti.

“Selain menjadi ajang penyampaian informasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi santai antar stakeholder untuk memperkuat sinergi ke depan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama UNUSIDA, Sonhaji Arif, S.Pd., M.Sn., menegaskan kesiapan untuk terus berperan aktif dalam mendukung program-program lingkungan berkelanjutan.

Pihaknya berkomitmen mengakomodasi mahasiswa agar terlibat langsung sebagai agent of change melalui berbagai skema akademik, antara lain Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Penelitian mahasiswa sesuai bidang keilmuan, Program pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan edukasi dan literasi lingkungan.

Langkah ini dinilai strategis dalam membangun kesadaran sekaligus kapasitas mahasiswa untuk berkontribusi nyata terhadap persoalan lingkungan di masyarakat.

Partisipasi aktif UNUSIDA dalam forum ini menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial dan lingkungan.

“Melalui keterlibatan mahasiswa dalam program nyata di lapangan, kami berharap mampu menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.

UNUSIDA Gelar Jumat Sehat Kolaboratif Bersama Ormawa, Wujudkan Kampus Sehat dan Green Campus Modern (Foto: Humas UNUSIDA)

Jumat Sehat di UNUSIDA Diwarnai Aksi Tanam Pohon Bersama, Wujudkan Green Campus

SIDOARJOUniversitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menghadirkan kegiatan bertajuk UNUSIDA Jumat Sehat yang akan dilaksanakan di Kampus 2 pada Jumat, (13/2/2026). Kegiatan ini mengusung konsep olahraga bersama yang dipadukan dengan aksi penghijauan kampus melalui penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Program yang diinisiasi oleh Lembaga Sumber Daya Manusia Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (LSDM) ini diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kampus. Selain olahraga bersama, peserta juga akan mendapatkan free snack sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNUSIDA, Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menegaskan komitmen kampus dalam mewujudkan green campus modern. Ia menyampaikan bahwa UNUSIDA saat ini telah berkembang sebagai kampus digital yang menjadi rujukan bagi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama lainnya.

“Kami siap melangkah menuju green campus modern. Transformasi digital yang telah berjalan di UNUSIDA menjadi kekuatan untuk mendukung berbagai inovasi, termasuk gerakan peduli lingkungan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LSDM UNUSIDA, Jeziano Riskita Boyas, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi dan kolaborasi seluruh civitas akademika dalam menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan Jumat Sehat bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kampus.

Melalui kegiatan UNUSIDA Jumat Sehat yang digelar secara rutin setiap bulan, ia berharap akan tercipta lingkungan kampus yang sehat, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas UNUSIDA sebagai kampus unggul berbasis teknologi dan kepedulian lingkungan.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan kita dalam menjaga kesehatan sekaligus menghijaukan lingkungan kampus. Semoga kolaborasi positif seperti ini terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan kali ini tidak hanya melibatkan civitas akademika, tetapi juga menggandeng berbagai unsur Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di UNUSIDA. Di antaranya adalah UKM Mahasiswa Pencinta Alam UNUSIDA (Mapanusida), UKM Pramuka Khatulistiwa, serta Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (JPZIS) LAZISNU UNUSIDA. Kolaborasi lintas organisasi ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.

Dosen Program Studi (Prodi) Manajemen tersebut sangat mengapresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, Jumat Sehat menjadi ruang kolaborasi yang positif antara lembaga dan organisasi mahasiswa dalam membangun kampus yang sehat, produktif, dan ramah lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai Ormawa. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan civitas akademika UNUSIDA sangat kuat, tidak hanya dalam kegiatan akademik tetapi juga kegiatan sosial dan lingkungan,” pungkasnya.