HIMA PGSD UNUSIDA Gelar LENTERA 2026, Orientasi Jurusan Perdana bagi Calon Pendidik Bangsa
SIDOARJO — Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo sukses menggelar acara orientasi jurusan perdana bertajuk LENTERA, Ahad (15/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 5 Kampus UNUSIDA di Sidoarjo, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa angkatan 2025 untuk memulai langkah sebagai calon pendidik bangsa.
Dengan mengusung tema ‘Menghidupkan Nilai Luhur Pendidikan Dasar dalam Langkah Awal Calon Pendidik Bangsa’, kegiatan ini menghadirkan perpaduan antara penguatan akademik dan pembentukan karakter. Peserta tidak hanya menerima materi mendalam mengenai ke-PGSD-an, tetapi juga dibekali sesi motivasi untuk menumbuhkan rasa bangga dan dedikasi terhadap profesi guru sekolah dasar.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMA PGSD) UNUSIDA, Zafrina Jihan Sajida, menegaskan pentingnya peran mahasiswa PGSD sebagai calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial.
Hal tersebut ia sampaikan dalam salah satu kegiatan kemahasiswaan PGSD UNUSIDA yang diikuti mahasiswa lintas angkatan. Menurutnya, organisasi mahasiswa menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills, kepemimpinan, serta kemampuan kolaborasi yang akan sangat dibutuhkan ketika terjun ke dunia pendidikan.
“Mahasiswa PGSD bukan hanya belajar menjadi guru di dalam kelas, tetapi juga harus belajar menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui organisasi, kita dilatih untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Zafrina juga menekankan bahwa HIMA PGSD UNUSIDA berkomitmen menghadirkan program kerja yang inovatif dan bermanfaat bagi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan karakter. Ia berharap seluruh mahasiswa PGSD dapat aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar perkuliahan formal.
Lebih lanjut, ia mengajak mahasiswa untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi guru sekolah dasar, mengingat peran guru sangat penting dalam membentuk generasi masa depan bangsa.
“Kita adalah calon pendidik yang akan membentuk karakter anak-anak Indonesia. Maka sejak sekarang kita harus mempersiapkan diri dengan ilmu, sikap, dan pengalaman organisasi yang baik,” tambahnya.
Ketua Pelaksana, Abdillah Daffa Wahyu menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara inklusif untuk menyatukan seluruh mahasiswa PGSD angkatan 2025, baik dari kelas reguler maupun mahasiswa yang berdomisili di pondok pesantren.
“Melalui LENTERA, kami ingin membangun sinergi dan rasa kekeluargaan tanpa sekat. Nilai-nilai luhur pendidikan dasar kami tanamkan dengan cara yang menyenangkan. Saya berterima kasih kepada seluruh panitia serta dosen fakultas maupun prodi atas dukungan dan support-nya sehingga acara ini dapat berjalan maksimal. Cinta PGSD, jaya selalu UNUSIDA,” jelasnya.
Suasana semakin meriah saat memasuki sesi outbound dan berbagai permainan kelompok yang dirancang untuk melatih kerja sama tim. Aktivitas tersebut berhasil mencairkan suasana sekaligus mempererat keakraban antar mahasiswa dari latar belakang yang berbeda.
Salah satu peserta mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Acaranya sangat seru, terutama saat sesi permainan kelompok. Selain mendapatkan ilmu tentang prodi PGSD, kami juga lebih semangat untuk kuliah karena banyak motivasi baru. Saya jadi lebih kenal dekat dengan teman-teman. Walaupun agendanya sebentar, tapi pokoknya seru banget,” ungkapnya.
Penulis: Akmal Khuluq


