UNUSIDA Gelar Megengan Menyambut Ramadhan, Perkuat Spirit Keagamaan Civitas Akademika
SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan kegiatan Megengan Menyambut Ramadhan yang diisi dengan sholawat, tahlil, dan tausiyah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyongsong bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid KH. M. Hasyim Asy’ari, Komplek Kampus 2 UNUSIDA pada Jumat (13/2/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut dapat memberikan keberkahan bagi semua pihak, termasuk orang tua, para pendahulu, serta seluruh civitas akademika UNUSIDA. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini harus menjadi bagian dari budaya akademik kampus agar setiap aktivitas yang dilakukan bernilai ibadah dan membawa manfaat.
“Semoga seluruh doa yang kita panjatkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan, baik bagi kita semua, orang tua, maupun para pendahulu kita. Setiap kegiatan yang dilakukan dengan niat baik insyaAllah akan mendapat balasan dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam membangun lingkungan kampus yang religius dan penuh keberkahan, terutama menjelang datangnya bulan Ramadhan yang penuh rahmat. Ia berharap seluruh civitas akademika dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, semangat ibadah yang meningkat, serta komitmen untuk terus menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, tausiyah agama disampaikan oleh Wakil Katib PCNU Sidoarjo, Abdul Mujib Hasyim. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, memperkuat hati, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, termasuk kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Kiai Mujib mengingatkan bahwa generasi muda perlu terus dibimbing agar memiliki kecintaan terhadap ibadah dan nilai-nilai keislaman, sehingga mampu menjadi pribadi yang berakhlak baik dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Menurutnya, kegiatan Megengan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah di lingkungan kampus NU.
“Kualitas ibadah harus terus dijaga, hati perlu diperkuat dengan dzikir dan doa, serta kepedulian sosial harus ditingkatkan. Ketiganya menjadi fondasi utama dalam membangun pribadi yang berakhlak,” tuturnya.
Tampak hadir, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., Sekretaris Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I., Kepala Unite Pelaksana Teknik (UPT) Pengkajian Islam dan Keaswajaan (PIK) UNUSIDA, H. Muhammad Arisy Karomi, S.T., M.Pd.I., serta pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.



