POKER FKIP UNUSIDA 2025: Mencetak Generasi Cerdas Berkarakter, Berbudaya Luhur, dan Adaptif di Era Teknologi
Sidoarjo, 17 September 2025 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Pekan Orientasi Keguruan (POKER) 2025 dengan tema “Mencetak Generasi Cerdas Berkarakter, Berbudaya Luhur, dan Adaptif di Era Teknologi”. Kegiatan ini berlangsung di auditorium kampus UNUSIDA dan diikuti oleh 164 mahasiswa baru dari dua program studi, yakni Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Acara POKER 2025 dibuka dengan sambutan dari Ruri Fadhilah Kurniati, S.Hum., M.Pd. yang menekankan pentingnya orientasi sebagai bekal awal mahasiswa memasuki dunia akademik. “Tahun ini, POKER diikuti oleh 164 mahasiswa. Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya mengenal sistem perkuliahan, tetapi juga membangun fondasi karakter sebagai calon pendidik. Intelektual yang jujur, berintegritas, dan menolak segala bentuk kekerasan maupun penyalahgunaan adalah pondasi yang harus dimiliki sejak awal,” ungkap Ruri dalam sambutannya.
Selain memperkenalkan sistem pembelajaran, kurikulum, dan kehidupan kampus, POKER juga memberikan materi pengembangan karakter. Mahasiswa baru dibekali pemahaman tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral, menolak narkoba, anti korupsi, serta menegakkan perlindungan terhadap sesama. Pesan ini sekaligus menegaskan bahwa FKIP tidak hanya berfokus pada penguasaan materi akademik, melainkan juga pada pembentukan pribadi mahasiswa agar siap menjadi pendidik yang berkarakter dan berintegritas.
Muawwinatul Laili, S.S., M.Pd. yang turut memberikan sambutan, menyampaikan harapannya agar mahasiswa baru benar-benar memanfaatkan kegiatan ini untuk memahami lingkungan kampus. “Harapan kami sederhana, mahasiswa baru bisa memahami visi, misi, serta dinamika lingkungan FKIP. Lebih dari itu, jadilah mahasiswa yang bersemangat menjadi calon guru, menempuh studi dengan lancar, lulus tepat waktu, dan kelak bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucapnya.
Selama beberapa hari penyelenggaraan, mahasiswa diajak berinteraksi langsung dengan dosen, mengenal struktur fakultas dan prodi, serta mengikuti diskusi tematik seputar dunia keguruan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa yang ada di lingkungan kampus, sehingga bisa sejak awal menimbang kegiatan non-akademik yang mendukung pengembangan diri. Melalui pendekatan interaktif, mahasiswa baru tidak hanya menjadi peserta pasif, tetapi ikut berdialog, berlatih kerja sama, dan belajar membangun jejaring.
Dampak dari kegiatan ini diharapkan sangat signifikan. Bagi mahasiswa baru, POKER menjadi titik awal untuk memahami sistem perkuliahan secara menyeluruh sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan akademik. Mereka juga memperoleh bekal karakter positif, seperti keberanian menolak tindak kekerasan, menjunjung kejujuran, dan mengedepankan kepedulian sosial. Lebih jauh lagi, POKER menumbuhkan semangat sebagai calon guru yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.
Sementara itu, bagi fakultas, POKER menjadi sarana untuk menyamakan visi antara dosen, mahasiswa, dan prodi. Melalui kegiatan ini, FKIP mengukuhkan citranya sebagai fakultas yang berkomitmen mencetak calon guru dengan kualitas akademik yang mumpuni sekaligus karakter luhur. Tradisi akademik yang sehat, berintegritas, dan inklusif diperkenalkan sejak hari pertama mahasiswa menjejakkan kaki di kampus, sehingga akan melekat dalam perjalanan mereka hingga lulus nanti.
Tema besar “Mencetak Generasi Cerdas Berkarakter, Berbudaya Luhur, dan Adaptif di Era Teknologi” dipilih bukan tanpa alasan. Dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari derasnya arus digitalisasi hingga krisis nilai moral di tengah masyarakat. FKIP UNUSIDA ingin menghadirkan jawaban dengan menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap secara kompetensi akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai kebudayaan dan integritas moral yang kokoh. Dengan begitu, mahasiswa FKIP tidak sekadar menjadi guru, melainkan sosok teladan yang mampu menginspirasi di kelas maupun di masyarakat.
POKER FKIP 2025 akhirnya menjadi lebih dari sekadar acara tahunan. Ia menjadi langkah strategis dalam mencetak calon pendidik masa depan yang unggul, berdaya saing, sekaligus berkarakter. Sebagaimana ditegaskan oleh para dosen dalam sambutannya, perjalanan menjadi seorang guru sejati dimulai sejak hari pertama memasuki bangku kuliah. Dengan semangat, dedikasi, dan karakter yang kuat, mahasiswa FKIP UNUSIDA diyakini mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia. (AS)


