Pos

Riyadhoh Spiritual Fakultas Ekonomi UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Riyadhoh Spiritual Fakultas Ekonomi UNUSIDA, Meneladani Jejak Muassis NU

JOMBANG — Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melaksanakan kegiatan riyadhoh pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran struktural fakultas, mulai dari dekanat, kepala program studi, dosen, hingga tenaga kependidikan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan ziarah ke makam para ulama kharismatik yang memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan Islam dan Nahdlatul Ulama di Indonesia. Adapun lokasi ziarah meliputi makam KH. M. Hasyim Asy’ari, KH. Bisri Syansuri, KH. Abdul Wahab Chasbullah, serta Sayyid Sulaiman. Keempat tokoh tersebut dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, dakwah, serta perjuangan kebangsaan.

Dekan Fakultas Ekonomi UNUSIDA Dr. Hj. Muhafidhah Novie, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti ini penting untuk membangun karakter civitas akademika yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki ketenangan batin dan nilai-nilai keislaman yang kuat.

“Kampus tidak hanya menjadi ruang belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membangun akhlak, spiritualitas, dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Fakultas Ekonomi UNUSIDA,” ujarnya.

Ia berharap, riyadhoh ini membawa keberkahan serta dampak positif bagi seluruh civitas akademika Fakultas Ekonomi UNUSIDA dalam menjalankan aktivitas akademik maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga keberkahan riyadhoh ini dapat menjadi pelecut semangat bagi seluruh civitas akademika Fakultas Ekonomi UNUSIDA dalam menjalankan amanah pendidikan,” ungkapnya.

Setibanya di lokasi pertama, makam KH. M. Hasyim Asy’ari, seluruh peserta melaksanakan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin salah satu dosen. Kekhusyukan terasa saat peserta mengenang jasa pendiri NU tersebut.

Perjalanan dilanjutkan ke makam KH. Bisri Syansuri. Selain doa dan tahlil, peserta mendapatkan tausiyah singkat tentang pentingnya menjaga nilai keilmuan dan keikhlasan dalam berkhidmah, sebagaimana teladan para ulama terdahulu. Momen ini menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara akademik maupun spiritual.

Di makam KH. Abdul Wahab Chasbullah hingga di makam Sayyid Sulaiman, rombongan kembali melantunkan doa bersama. Disampaikan pula penjelasan singkat mengenai peran beliau dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan kiprahnya membangun NU. Wawasan historis ini meneguhkan kesadaran akan pentingnya peran ulama dalam perjalanan bangsa.

Rihlah Riyadloh Mahasiswa Manajemen 2023A UNUSIDA, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan (Foto: class_mj2023)

Rihlah Riyadhah ke Makam Auliya’, Mahasiswa Manajemen 2023A UNUSIDA Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan

PASURUAN – Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023 kelas A, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), melaksanakan kegiatan Rihlah Riyadhah ke makan auliya’ di sekitar Kota Pasuruan, Sabtu (13/12/2025) lalu. Adapun lokasi ziarah meliputi Makam KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid) di Kota Pasuruan dan Makam Mbah Ratu Ayu di Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang dikenal sebagai ulama dan tokoh spiritual yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah dakwah Islam di Jawa Timur.

Rihlah riyadhah ini diprakarsai oleh mahasiswa Manajemen 2023 A ini sebagai bagian dari upaya penguatan nilai spiritual, refleksi diri, serta mempererat kebersamaan antar mahasiswa melalui ziarah ke makam para auliya’.

Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan titik kumpul yang telah ditentukan. Panitia melakukan pengecekan kehadiran peserta serta memberikan pengarahan singkat terkait tata tertib dan teknis kegiatan. Selanjutnya, seluruh peserta berangkat menuju lokasi rihlah menggunakan odong-odong sebagai sarana transportasi. Pemilihan moda transportasi ini menghadirkan suasana yang unik, santai, dan penuh keakraban, sehingga perjalanan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keceriaan.

Sepanjang perjalanan, suasana kekeluargaan tampak begitu kuat. Seluruh mahasiswa tampak terlihat antusias, saling bercengkerama, berdiskusi ringan, serta menjaga sikap santun selama kegiatan berlangsung. Interaksi yang terjalin mencerminkan keharmonisan dan solidaritas yang baik di antara mahasiswa, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial di luar kegiatan akademik.

Setibanya di Makam Mbah Hamid Pasuruan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, tahlil, dan tawassul yang dipimpin oleh perwakilan mahasiswa. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat, penuh ketenangan, dan rasa hormat. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Mbah Ratu Ayu di Bangil untuk melaksanakan rangkaian doa dan ziarah dengan tata cara yang sama.

Secara keseluruhan, kegiatan Rihlah Riyadhah ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Selain memperoleh ketenangan batin dan penguatan spiritual, para peserta juga mendapatkan pengalaman kebersamaan yang mempererat hubungan antar mahasiswa.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan,” ungkap salah satu peserta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Manajemen 2023A UNUSIDA tidak hanya diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ziarah dan doa, tetapi juga meneladani nilai-nilai ketawadhuan, keikhlasan, dan perjuangan para ulama. Rihlah riyadhah ini menjadi salah satu wujud nyata integrasi nilai akademik dan spiritual yang terus ditanamkan di lingkungan kampus.