Pos

UNUSIDA Gelar Jumat Sehat Kolaboratif Bersama Ormawa, Wujudkan Kampus Sehat dan Green Campus Modern (Foto: Humas UNUSIDA)

Jumat Sehat di UNUSIDA Diwarnai Aksi Tanam Pohon Bersama, Wujudkan Green Campus

SIDOARJOUniversitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menghadirkan kegiatan bertajuk UNUSIDA Jumat Sehat yang akan dilaksanakan di Kampus 2 pada Jumat, (13/2/2026). Kegiatan ini mengusung konsep olahraga bersama yang dipadukan dengan aksi penghijauan kampus melalui penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Program yang diinisiasi oleh Lembaga Sumber Daya Manusia Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (LSDM) ini diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kampus. Selain olahraga bersama, peserta juga akan mendapatkan free snack sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNUSIDA, Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menegaskan komitmen kampus dalam mewujudkan green campus modern. Ia menyampaikan bahwa UNUSIDA saat ini telah berkembang sebagai kampus digital yang menjadi rujukan bagi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama lainnya.

“Kami siap melangkah menuju green campus modern. Transformasi digital yang telah berjalan di UNUSIDA menjadi kekuatan untuk mendukung berbagai inovasi, termasuk gerakan peduli lingkungan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LSDM UNUSIDA, Jeziano Riskita Boyas, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi dan kolaborasi seluruh civitas akademika dalam menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan Jumat Sehat bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kampus.

Melalui kegiatan UNUSIDA Jumat Sehat yang digelar secara rutin setiap bulan, ia berharap akan tercipta lingkungan kampus yang sehat, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas UNUSIDA sebagai kampus unggul berbasis teknologi dan kepedulian lingkungan.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan kita dalam menjaga kesehatan sekaligus menghijaukan lingkungan kampus. Semoga kolaborasi positif seperti ini terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan kali ini tidak hanya melibatkan civitas akademika, tetapi juga menggandeng berbagai unsur Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di UNUSIDA. Di antaranya adalah UKM Mahasiswa Pencinta Alam UNUSIDA (Mapanusida), UKM Pramuka Khatulistiwa, serta Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (JPZIS) LAZISNU UNUSIDA. Kolaborasi lintas organisasi ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.

Dosen Program Studi (Prodi) Manajemen tersebut sangat mengapresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, Jumat Sehat menjadi ruang kolaborasi yang positif antara lembaga dan organisasi mahasiswa dalam membangun kampus yang sehat, produktif, dan ramah lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai Ormawa. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan civitas akademika UNUSIDA sangat kuat, tidak hanya dalam kegiatan akademik tetapi juga kegiatan sosial dan lingkungan,” pungkasnya.

SDM UNUSIDA Gelar Pelatihan Canva untuk Penguatan Branding Konten Fakultas (Foto: Humas UNUSIDA)

SDM UNUSIDA Gelar Pelatihan Canva untuk Perkuat Branding Konten Fakultas

SIDOARJO – Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Pelatihan Canva sebagai upaya meningkatkan kualitas sekaligus branding konten media sosial fakultas di lingkungan UNUSIDA. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kampus 2 Gedung B UNUSIDA, Kamis (29/1/2026) ini diikuti oleh perwakilan pengelola media dari masing-masing fakultas dan unit kerja.

Dalam sambutannya, Ketua LSDM UNUSIDA Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh beragamnya kualitas desain konten fakultas. Beberapa fakultas dinilai sudah memiliki komposisi warna, layout, dan ciri visual yang kuat, sementara sebagian lainnya masih perlu penguatan.

Jezi mengatakan pelatihan kali ini difokuskan pada standarisasi pembuatan konten, mulai dari penggunaan tagar, penulisan caption, tata letak desain, hingga penguatan identitas visual fakultas melalui kombinasi warna khas masing-masing.

“Karena itu, hari ini kita mulai melakukan standardisasi. Tujuannya agar konten yang dihasilkan seluruh fakultas memiliki kualitas yang setara, tetap menampilkan karakter masing-masing, namun berada dalam satu identitas besar UNUSIDA,” ungkapnya.

Pihaknya berharap seluruh fakultas mampu menghasilkan konten media sosial yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi, konsisten secara visual, serta memperkuat citra UNUSIDA di ruang digital.

“Ke depan, standar yang telah disepakati diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga branding fakultas dan universitas dapat tersampaikan dengan lebih profesional melalui berbagai platform media sosial,” harapnya.

Kegiatan ini menghadirkan Athika Dwi Wiji Utami, S.Pd., M.Pd., dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) UNUSIDA, sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi secara teoritis.

Dalam kesemptan tersebut, ia menjelaskan tentang dasar-dasar desain visual, seperti komposisi warna, gradasi warna fakultas, pengaturan layout, pemilihan elemen grafis, hingga teknik menyusun konten ucapan atau informasi agar tampil lebih profesional dan konsisten. Selain itu, peserta juga mempelajari berbagai jenis kombinasi warna, struktur desain atas–bawah, serta pemanfaatan elemen visual seperti bentuk dan penempatan objek agar pesan tersampaikan secara efektif.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi praktik bersama Fabet Ali Thaufan, S.Si., yang memandu secara langsung penggunaan Canva, mulai dari pemilihan template, pengaturan elemen visual, hingga teknik menyusun desain konten yang menarik dan komunikatif. Hasil desain peserta dikumpulkan sebagai bahan evaluasi bersama, sehingga setiap fakultas dapat saling belajar dan meningkatkan kualitas kontennya.

Penyerahan Penghargaan Unit Kerja Terbaik Berdasarkan AMINA 2025 dan Capaian Prestasi (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Berikan Penghargaan Kepada Unit Kerja Terbaik dalam Raker 2025–2026

SITUBONDO — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) memberikan Penghargaan Unit Kerja Terbaik dalam Audit Mutu Internal Non Akademik (AMINA) pada Rapat Kerja (Raker) UNUSIDA Tahun Akademik 2025–2026 di Utama Raya Cottage, Situbondo, pada Kamis (15/1/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UNUSIDA Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., dalam rangkaian Raker yang berlangsung sebagai bentuk apresiasi atas kinerja unit kerja dalam membangun tata kelola institusi yang akuntabel, profesional, dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil AMINA 2025, unit kerja terbaik yang meraih penghargaan adalah:

  1. UPT Pengkajian Islam dan Keaswajaan (PIK) UNUSIDA,

  2. Biro Humas dan Kerja Sama,

  3. Lembaga Sumber Daya Manusia (SDM) UNUSIDA.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen UNUSIDA dalam memperkuat budaya mutu dan evaluasi berkelanjutan di seluruh unit kerja non akademik.

“Penghargaan ini menegaskan komitmen UNUSIDA untuk terus memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan mutu layanan akademik dan non akademik, serta mendorong prestasi mahasiswa dan dosen di tingkat nasional maupun internasional, sejalan dengan visi UNUSIDA Unggul dan Berdampak,” ungkapnya.

Selain penghargaan AMINA, UNUSIDA juga memberikan apresiasi khusus kepada unit kerja yang berhasil menorehkan prestasi nasional dan internasional.

Salah satunya adalah Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNUSIDA, yang berhasil mengantarkan UNUSIDA meraih predikat “Baik Sekali” dalam SIMKATMAWA 2025 (Sistem Informasi dan Tata Kelola Kemahasiswaan) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Capaian tersebut menunjukkan tata kelola kemahasiswaan UNUSIDA yang kuat, akuntabel, dan berdaya saing, dengan aktivitas kemahasiswaan yang sangat dinamis dan terstruktur. UNUSIDA memiliki beragam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang aktif dan berprestasi, di antaranya di bidang olahraga Futsal dan Pencak Silat Pagar Nusa, bidang seni Teater SAE, Tari Samita, dan Paduan Suara, bidang religi dan sosial terdapat UKM Religi Nahdlatul Syubban, Magana (Mahasiswa Tanggap Bencana), KSR PMI UNUSIDA, hingga di bidang kepemimpinan terdapat UKM Mahasiswa Unggul, Pramuka Khatulistiwa.

Selain itu, pengembangan organisasi mahasiswa juga diperkuat melalui program seperti Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Manajemen Tingkat Menengah (LKMM-TM) UNUSIDA sebagai upaya membangun sinergi strategis dengan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Selain itu, Unit Kerja lain yang mengantarkan prestasi yaitu Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUSIDA, atas keberhasilan mengawal publikasi jurnal dan program pengabdian, sehingga mengantarkan UNUSIDA meraih Gold Winner Anugerah Riset dan Pengabdian Diktisaintek 2025 kategori Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA Award).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, yang dihadiri oleh Ketua BPP UNUSIDA, Drs. H. Arli Fauzi, M.H., Sekretaris BPP UNUSIDA, Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I., dan Muhammad Sururi Arumbani, S.Sos.

LSDM UNUSIDA Sosialisasikan Pengajuan Lembur Digital melalui SIMPEG dan PPKPT di Kampus 2 (Foto: Humas UNUSIDA)

LSDM UNUSIDA Sosialisasikan Pengajuan Lembur Digital melalui SIMPEG dan PPKPT

SIDOARJO — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Sosialisasi Pengajuan Lembur melalui Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk Tenaga Kependidikan (Tendik) dan Tenaga Operasional yang dilaksanakan di Hall Lantai 5 Kampus 2 Gedung A UNUSIDA, Senin (15/12/2025).

Wakil Rektor I UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, dalam arahannya menekankan bahwa digitalisasi sistem dan penguatan PPKPT merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kesehatan organisasi perguruan tinggi.

“Pengajuan lembur ini adalah bentuk apresiasi terhadap kinerja. Dengan sistem yang transparan dan terukur, pimpinan unit dapat melakukan monitoring secara objektif dan mendorong produktivitas yang sehat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa PPKPT bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting dalam membangun ekosistem kampus yang aman dan beradab.

“Perguruan tinggi harus menjadi contoh bagi masyarakat. Dengan adanya sistem pencegahan dan penanganan kekerasan yang jelas, kita bisa meminimalkan kejadian yang tidak diharapkan sekaligus memastikan adanya mekanisme penanganan yang adil dan berani,” tegasnya.

Link Pengaduan Bullying dan Kekerasan Seksual di UNUSIDA Klik disini

Sementara itu, Kepala LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, menjelaskan bahwa sistem digital untuk pengajuan lembur ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola kepegawaian berbasis digital sekaligus memperkuat komitmen UNUSIDA dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Sebab, UNUSIDA saat ini telah memiliki sejumlah sistem manajemen kepegawaian yang terintegrasi secara digital.

“Di LSDM, kami sudah memiliki SIMPEG yang memuat database karyawan, dashboard kinerja, Key Performance Indicator (KPI), survei kepuasan, dan hari ini kami fokuskan pada pengajuan lembur secara digital,” jelasnya.

Menurutnya, digitalisasi pengajuan lembur dilakukan sebagai bentuk efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan. Selama ini, pengajuan lembur khususnya di unit teknis dan operasional masih menggunakan dokumen kertas.

“Kami melihat penggunaan kertas sebagai bentuk pemborosan. Karena itu, digitalisasi ini juga menjadi implementasi budaya 5R dan 5S di UNUSIDA, sekaligus mendukung upaya kampus dalam menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan kertas,” tambahnya.

Jeziano juga menyampaikan bahwa digitalisasi administrasi kepegawaian membuka peluang UNUSIDA untuk berpartisipasi dalam kompetisi penerapan budaya kerja 5R dan 5S tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Perguruan tinggi di Jawa Timur yang menerapkan 5R dan 5S secara konsisten masih sangat sedikit. Ini menjadi peluang sekaligus motivasi bagi UNUSIDA untuk menjadi pelopor,” ujarnya.

Selain sosialisasi SIMPEG, kegiatan ini juga membahas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Jeziano menegaskan bahwa PPKPT merupakan amanat regulasi nasional yang harus dilaksanakan secara kolektif oleh seluruh sivitas akademika.

“Tim Satgas PPKPT terdiri dari unsur SDM, kemahasiswaan, dosen, tenaga teknis, hingga mahasiswa. Tugas utamanya adalah edukasi, pencegahan, serta penanganan kasus kekerasan dan pelecehan, baik verbal maupun nonverbal,” terangnya.

Sebagai bagian dari praktik langsung, peserta sosialisasi diajak mencoba pengajuan lembur secara digital melalui SIMPEG menggunakan perangkat masing-masing. Sistem ini memungkinkan proses persetujuan dilakukan secara berjenjang oleh pimpinan unit, sehingga lebih transparan dan terdokumentasi dengan baik.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan transformasi digital, meningkatkan tata kelola kepegawaian, mendukung kelestarian lingkungan, serta menciptakan kampus yang aman, produktif, dan berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika,” pungkasnya. (MY)

LSDM UNUSIDA Inisiasi Program Jumat Sehat untuk Tendik dan Dosen (Foto: Humas UNUSIDA)

LSDM Ajak Dosen dan Tendik UNUSIDA Jalani Jum’at Sehat Lewat Lari Pagi di Taman MPP Sidoarjo

SIDOARJO – Suasana penuh energi dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jum’at Sehat yang diinisiasi Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) pada Jum’at (28/11/2025). Melalui agenda lari pagi di Taman Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) diajak untuk memulai hari dengan aktivitas fisik yang menyegarkan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Sejak pagi, para dosen dan tendik berkumpul untuk melakukan pemanasan bersama sebelum memulai rute lari pagi mengelilingi area taman. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini juga memperkuat interaksi dan kekompakan antar-unit kerja di lingkungan UNUSIDA.

Kepala Bagian Peningkatan Kinerja Tenaga Kependidikan UNUSIDA Moch. Fabet Ali Thoufan, S.Si., menyampaikan bahwa Jum’at Sehat merupakan langkah kolaboratif untuk membangun kualitas kesehatan sekaligus produktivitas sumber daya manusia kampus.

“Ketika tubuh sehat, semangat kerja otomatis meningkat. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan budaya hidup sehat yang berkelanjutan di lingkungan UNUSIDA,” ujarnya.

Menurutnya, program ini juga menjadi ruang positif bagi sivitas akademika untuk keluar sejenak dari rutinitas pekerjaan, menikmati udara segar, serta merajut kebersamaan yang harmonis. Tidak hanya berolahraga, para peserta tampak saling menyemangati sepanjang kegiatan, menambah nuansa kebugaran yang menyenangkan.

Ia berharap kegiatan Jumat Sehat dapat menjadi agenda rutin yang memberi dampak nyata bagi peningkatan kesehatan, kenyamanan kerja, dan produktivitas seluruh SDM UNUSIDA.

“Semoga kegiatan olahraga bersama ini dapat meningkatkan kebugaran harian, memperbaiki mood, serta menunjang produktivitas kerja. Rencananya akan menjadi agenda rutin setiap bulan sebagai upaya kampus membangun lingkungan kerja yang sehat, kompak, dan produktif,” ungkapnya.

Selain olahraga bersama, ia panitia juga menyiapkan snack pagi untuk peserta sebagai bentuk apresiasi dan penguat energi setelah berolahraga. Ia yakin kegiatan inimenjadi awal yang baik bagi UNUSIDA dalam membangun ekosistem kampus yang sehat.

“Kami ingin menutup minggu dengan nuansa positif. Badan bergerak, pikiran segar, semangat kerja kembali maksimal. Terima kasih atas partisipasi dan antusiasnya dalam mewujudkan pola hidup sehat di lingkungan UNUSIDA,” pungkasnya.

LSDM UNUSIDA Serahkan SK Bagi 11 Pegawai Tetap (Foto: Humas UNUSIDA)

LSDM UNUSIDA Serahkan SK Bagi 11 Pegawai Tetap: 1 Dosen, 9 Tendik, dan 1 Tenaga Operasional

SIDOARJO — Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Tetap, Kamis (tanggal kegiatan menyesuaikan). Sebanyak 11 pegawai resmi menerima SK sebagai pegawai tetap, terdiri dari 1 dosen tetap dan 10 tenaga kependidikan, termasuk satu tenaga operasional.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNUSIDA ini dihadiri oleh pimpinan universitas, kepala biro, serta seluruh pegawai penerima SK. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor 2 UNUSIDA Dr. Ana Christanti, S.Pd,. M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi langkah LSDM serta menyampaikan pesan agar seluruh pegawai yang telah diangkat dapat terus berkontribusi meningkatkan kualitas manajemen dan pelayanan kepada mahasiswa.

“Menjadi pegawai tetap bukanlah akhir, tapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Mari kita bersama-sama memperbaiki manajemen, memperkuat pelayanan, dan menjaga semangat kebersamaan agar UNUSIDA terus tumbuh menjadi kampus yang unggul dan berdaya saing,” pesannya.

Kepala LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi dan pengukuhan status kepegawaian di lingkungan universitas. Dalam laporannya, Jeziano menyampaikan bahwa penyerahan SK ini merupakan bagian dari komitmen LSDM dalam membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang profesional, adil, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.

“Hari ini kami menyerahkan SK kepada 11 pegawai yang telah melalui proses penilaian kinerja dan dinilai layak menjadi pegawai tetap. Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan dosen tetap, sembilan tenaga kependidikan, dan satu tenaga operasional,” jelasnya.

Adapun penerima SK pegawai tetap tersebut antara lain:

  • Nur Asitah, S.Pd., M.Pd. – Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),

  • Dewi Sri Rahayu, S.Ak. – Staf LSDM, Biro Umum,

  • Febriyanti Ryan Ariyani, S.Pd., M.Pd. – Tata Usaha Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM),

  • Lestari, S.Pd. – Tata Usaha Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),

  • Mahmudi – Tenaga Operasional (Security), Biro Umum,

  • Maschan Yusuf Musthofa, S.T. – Biro Humas dan Kerja Sama,

  • Nuzula Firdaus, S.Pd. – Tata Usaha Fakultas Agama Islam (FAI),

  •  Suci Lestari, S.Ak. – Biro Keuangan,

  • Tantri Risda Zubaidah, S.Ak. – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM),

  • Yusuf Bagus Sholihin, S.Kom. – UPT Teknologi dan Digitalisasi,

  • Anita Fudiana, S.Pd.,M.M. – Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA.

Jeziano menegaskan bahwa proses seleksi dan penetapan pegawai tetap dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kinerja, komitmen, dan loyalitas. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas SDM UNUSIDA secara berkelanjutan.

“Setiap hari kami menerima banyak lamaran kerja, baik secara daring maupun langsung. Itu artinya banyak yang ingin bergabung di UNUSIDA. Karena itu, kami berharap rekan-rekan yang hari ini menerima SK dapat menjaga kepercayaan ini dengan bekerja sebaik-baiknya di bidang masing-masing,” pungkasnya.

LSDM UNUSIDA dan Bagian Kepegawaian UNWAHA Gelar Pendampingan Pengurusan Jabatan Fungsional Dosen (Foto: Humas UNUSIDA)

LSDM UNUSIDA dan Bagian Kepegawaian UNWAHA Gelar Pendampingan Pengurusan Jabatan Fungsional Dosen

SIDOARJO – Sebagai langkah konkret dalam merealisasikan Memorandum of Agreement (MoA) antara Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) dan Bagian Kepegawaian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), kedua institusi melaksanakan kegiatan pendampingan pengurusan Jabatan Fungsional Dosen (JFD), Selasa (16/09/2025).

Ketua LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis dan konsultasi langsung terkait proses administrasi, penyusunan dokumen, serta strategi pengajuan jabatan fungsional, mulai dari Asisten Ahli hingga Lektor dan seterusnya.

Jezi menyebutkan bahwa kerja sama antara LSDM UNUSIDA dan Bagian Kepegawaian UNWAHA merupakan bagian dari komitmen bersama dalam peningkatan kualitas SDM dosen, khususnya dalam mendukung kelancaran dan percepatan proses pengajuan jabatan akademik yang sesuai dengan ketentuan Kemendikbudristek.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi MoA yang telah disepakati. Kami ingin memastikan bahwa dosen-dosen di lingkungan kedua kampus dapat memahami alur dan menyusun dokumen jabfung secara benar dan sistematis,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para dosen diberikan pendampingan intensif terkait tata cara pengajuan Jabatan Fungsional Dosen, Penyusunan Angka Kredit (PAK), pemanfaatan dokumen pendukung seperti karya ilmiah, laporan pengabdian, dan sertifikat penunjang, pendampingan sistem informasi jabfung (SISTER dan lainnya), serta tips dan strategi percepatan kenaikan jabatan

Sementara itu, Kepala Kepegawaian UNWAHA, M. Aliyul Wafa, M.Pd., berharap bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan ini saja, namun berlanjut pada program-program peningkatan kompetensi dosen lainnya seperti pelatihan penulisan artikel ilmiah, pengelolaan BKD, hingga pembekalan sertifikasi dosen Oleh karena itu pihaknya turut menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam pengurusan jabfung, serta berbagi praktik baik dari kampusnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang terdiri dari para dosen dari berbagai program studi. Hal ini menjadi sebuah komitmen bersama dalam mendorong kenaikan jabatan akademik.

Melalui kerja sama yang saling menguatkan ini, diharapkan kedua institusi dapat menjadi model sinergi antar Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dalam membangun kualitas akademik dan profesionalisme tenaga pendidik.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Pendampingan seperti ini sangat membantu, terutama untuk memahami dokumen apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana menyusunnya secara tepat,” pungkasnya. (MY)