UKM METAFORA UNUSIDA Sukses Gelar Diklat Immersion III, Perkuat Skill Fotografi dan Videografi Mahasiswa
MOJOKERTO – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi dan Videografi METAFORA Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bertajuk Immersion III – Unlock Your Vision di Villa Wildan 1, Pacet, Mojokerto, Rabu-Kamis (11–12/2/2026).
Ketua UKM METAFORA UNUSIDA, Aubrey Evrilia, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para anggota untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun identitas profesional di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif.
“Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam penguatan kapasitas anggota di bidang fotografi, videografi, sekaligus pengembangan personal branding di era digital,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan media sosial dan platform digital saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menampilkan karya dan membangun portofolio secara luas. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan kemampuan teknis pengambilan gambar dan penyuntingan video, tetapi juga kemampuan membangun citra diri yang profesional dan konsisten.
Melalui kegiatan ini, Aubrey berharap UKM METAFORA dapat terus melahirkan insan kreatif yang kompeten, inovatif, dan siap berkontribusi di dunia industri kreatif, khususnya dalam bidang fotografi dan videografi.
“Kami ingin anggota METAFORA tidak hanya aktif di internal kampus, tetapi juga mampu bersaing dan berkarya di tingkat yang lebih luas. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, kami berkomitmen untuk terus menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang multimedia serta industri kreatif berbasis digital,” tambahnya.
Diklat Immersion III menghadirkan sejumlah pemateri profesional yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Putra Uji Deva Satrio, S.Sn., M.Sn. yang membahas penerapan komposisi dan movement kamera. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik pengambilan gambar dengan memperhatikan framing, angle, serta dinamika pergerakan kamera agar menghasilkan visual yang lebih hidup dan komunikatif.
Selanjutnya, materi tentang Personal Branding disampaikan oleh Ragil Noviyanti, M.I.Kom. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri yang kuat, konsisten, dan profesional, terutama bagi content creator dan praktisi media kreatif. Ia menekankan bahwa di era digital, identitas personal menjadi aset penting dalam membangun kepercayaan dan peluang kolaborasi.
Materi ketiga diisi oleh Arinil Haq Salsabila, S.Ds. yang mengupas dunia content creator secara komprehensif. Mulai dari proses kreatif, menjaga konsistensi produksi konten, hingga strategi menghadapi dinamika perkembangan media sosial yang terus berubah. Peserta diajak memahami bahwa kreativitas perlu dibarengi dengan manajemen konten yang matang.
Sementara itu, sesi teknis mengenai pencahayaan dan pengolahan visual dibawakan oleh Habib Maulana Syah, S.Ds. bersama Ferdy Arianto, S.Ds. Keduanya menyampaikan materi tentang pengenalan lighting dan editing untuk foto maupun video. Peserta mempelajari teknik dasar pencahayaan untuk menciptakan mood dan karakter visual, serta proses editing guna memaksimalkan kualitas karya agar tampak lebih profesional.
Seluruh rangkaian materi dalam Immersion III dikemas dengan metode praktik langsung. Pendekatan aplikatif ini memungkinkan peserta untuk langsung mengasah keterampilan serta mengimplementasikan teori yang telah dipelajari.
Sebagai penutup, kegiatan ini menghadirkan sesi sarasehan yang menjadi ruang apresiasi sekaligus evaluasi konstruktif. Dalam sesi tersebut, setiap peserta mempresentasikan karya yang telah dibuat selama diklat. Diskusi dan masukan yang diberikan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas karya serta memperkuat karakter visual masing-masing anggota.



