Pos

Panitia BEM Fakultas Ekonomi dan KSPM UNUSIDA Setelah Sukses Gelar Webinar Edukasi Sekolah Pasar Modal Level 1 Volume II (Foto: BEM FE UNUSIDA)

BEM Fakultas Ekonomi dan KSPM UNUSIDA Gelar Webinar Edukasi Sekolah Pasar Modal Volume II

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) bekerja sama dengan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) UNUSIDA sukses menyelenggarakan Webinar Edukasi Sekolah Pasar Modal Level 1 Volume II secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (23/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum dari berbagai daerah. Webinar tersebut menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk memahami dasar-dasar investasi dan pasar modal sebagai langkah awal menuju kemandirian finansial.

Webinar menghadirkan dua pemateri berkompeten di bidang pasar modal, yakni Rahmat Fajar Basarda selaku Deputi Kepala Wilayah Jawa Timur Bursa Efek Indonesia (IDX) sebagai pemateri utama, serta Adrian Fajar Eka Putra selaku Trainer PT Phintraco Sekuritas Surabaya sebagai pemateri pendamping. Acara dipandu oleh moderator Nurul Hikmah A. dan Alfiorence Devarareza S.

Dalam pemaparannya, Rahmat Fajar menyampaikan materi pengenalan pasar modal, berbagai jenis instrumen investasi, mekanisme transaksi, serta menekankan pentingnya literasi keuangan sejak dini. Para peserta juga dibekali pemahaman tentang investasi yang aman, legal, dan berkelanjutan sebagai bekal awal membangun kemandirian finansial.

“Mahasiswa harus mulai melek finansial. Tidak hanya menabung, tetapi juga memahami investasi yang aman dan sesuai regulasi. Ini penting sebagai bekal membangun kemandirian finansial sejak usia muda,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai karakteristik berbagai instrumen investasi, mulai dari saham, reksa dana, hingga obligasi. Rahmat Fajar menjelaskan prinsip dasar memilih investasi yang legal, terdaftar di OJK, serta memiliki risiko yang terukur dan berkelanjutan.

Ia berharap melalui kegiatan Edukasi Sekolah Pasar Modal Level 1 Volume II ini mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui kolaborasi BEM FE dan KSPM UNUSIDA, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong masyarakat agar lebih mengenal pasar modal secara bijak dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran akan perencanaan keuangan jangka panjang, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan dengan pemahaman investasi yang tepat dan bertanggung jawab,” terangnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan selama sesi diskusi interaktif. Selain memperoleh wawasan teoritis, peserta juga mendapatkan insight praktis seputar dunia investasi, khususnya bagi pemula yang ingin mulai terjun ke pasar modal.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan fasilitas berupa e-sertifikat, kesempatan memperoleh fee top up Rekening Dana Nasabah (RDN), serta peluang networking dengan sesama peserta dan praktisi pasar modal.

Penulis: Mawan Ardiansyah

Schreenshot Webinar Upgrading Aswaja yang diikuti oleh ratusan peserta (Foto: Humas UNUSIDA)

Webinar Upgrading Aswaja, Menguatkan Sanad Ulama Nusantara Menyambut HUT RI ke-80

SIDOARJO – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengkajian Islam dan Keaswajaan (PIK) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Webinar Upgrading Aswaja dengan tema ‘Sanad Nasionalisme Ulama Nusantara dan Implementasi Masa Kini’, Kamis (15/8/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui zoom meeting ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari unsur dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, santri pondok pesantren, serta kader muda NU. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari instruktur PD-PKPNU wilayah dan nasional, yaitu Wakil Katib PWNU Jawa Tengah KH Hudalloh Ridwan Naim dan Wakil Katib PCNU Kediri, Dr. Imam Fachruddin, S.H., M.Si.

Rektor UNUSIDA, H. Fatkul Anam menyampaikan bahwa ulama Nusantara bukan hanya pewaris ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin, tetapi juga menjadi tokoh penggerak sekaligus benteng utama dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga persatuan bangsa.

“Para ulama menjadikan agama dan nasionalisme bukan sebagai dua hal yang bertentangan, tetapi satu kesatuan yang saling menguatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai nasionalisme di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial yang sangat cepat. Menurutnya, generasi muda harus menyadari bahwa mencintai tanah air adalah bagian dari iman, sebagaimana diajarkan para ulama terdahulu.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkaya wawasan civitas akademika dan memperkuat sinergi antara nilai-nilai Aswaja dan semangat nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Melalui forum ini, saya berharap lahir gagasan-gagasan konkret tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dengan penguatan nasionalisme di era digital,” harapnya.

Sementara itu, Ketua UPT PIK UNUSIDA, H Arisy Karomi sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta serta komitmen panitia dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat strategis ini.

“Terima kasih atas kesetiaan para peserta untuk hadir dan mengikuti kegiatan ini. Insya Allah akan banyak ilmu dan manfaat yang dapat kita ambil dari para narasumber,” ujarnya.

Webinar ini menegaskan pentingnya mempertahankan hubungan sanad keilmuan para ulama Nusantara yang selama ini menjadi pondasi bagi tegaknya nilai-nilai Aswaja dan semangat kebangsaan di Indonesia.

“Nilai religiusitas yang mendalam harus senantiasa disambungkan secara terus-menerus, karena hal ini menjadi landasan perjuangan bangsa kita untuk membersihkan diri dari penjajahan dan tetap relevan untuk diimplementasikan pada masa kini,” pungkasnya. (MY)

Webinar Drone Forensik Filkom UNUSIDA (Foto: istimewa)

Filkom UNUSIDA Gelar Webinar Drone Forensik, Kupas Tuntas Deep Learning dan Optical Flow

Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Webinar Drone Forensik dengan mengusung tema ‘Deep Learning dan Optical Flow dalam Analisis Forensik pada Drone‘, Rabu (2/7/2025). Kegiatan ini bekerja sama dengan Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan (KBJ) Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, turut memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap, kegiatan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat terus ditingkatkan.

“Kami sangat mengapresiasi webinar ini dan berharap kerja sama seperti ini terus berkembang, tidak hanya di bidang penelitian tetapi juga dalam bentuk kolaborasi lainnya,” ujarnya saat membuka acara secara virtual melalui zoom meeting.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring yang diikuti dengan antusiasme tinggi dari peserta lintas institusi. Webinar ini menghadirkan narasumber utama Dr. Arda Surya Editya, M.T., penulis buku ‘Deep Learning & Optical Flow dalam Analisis Forensik pada Drone‘.

Dalam pemaparannya, Arda menjelaskan potensi besar drone dalam dunia digital forensik, tak hanya sebagai alat dokumentasi visual dan pemetaan, namun juga sebagai perangkat pendukung investigasi berbasis Artificial intelligence (AI) dan pengolahan citra digital.

Drone memiliki peran strategis dalam dunia Komersial, Militer, maupun penggunaan Pribadi. Dengan penggabungan teknologi Deep Learning dan Optical Flow, kita bisa menganalisis pergerakan objek secara akurat dari tangkapan visual drone, yang dapat digunakan dalam investigasi digital forensik,” jelasnya.

Dekan Filkom UNUSIDA tersebut mengatakan acara ini juga menjadi sarana edukasi dan sinergi antara akademisi dan praktisi. Peserta webinar berasal dari berbagai kalangan, mulai dari institusi pendidikan, profesional teknologi informasi, hingga mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang drone dan digital forensik. UNUSIDA juga membagikan sertifikat elektronik dan buku gratis kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi.

Webinar ini tidak hanya memperluas pemahaman tentang teknologi drone dan aplikasinya di ranah forensik. Tetapi juga menjadi langkah konkret Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA dalam menghadapi tantangan keamanan digital era modern.

“Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA juga menyampaikan terbuka untuk kolaborasi, diskusi, dan kerja sama lebih lanjut dengan berbagai pihak di masa mendatang.” ungkapnya. (MY)