Cak dan Neng PGSD UNUSIDA Hadirkan Gerakan Inspiratif "Satu Anak, Satu Cerita" pada Hari Anak Nasional 2026 1

Cak dan Neng PGSD UNUSIDA Hadirkan Gerakan Inspiratif “Satu Anak, Satu Cerita” pada Hari Anak Nasional 2026

SIDOARJO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Cak dan Neng Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) berkolaborasi dengan Komunitas Teman Baik dan Yayasan Indonesia Bintang Langit menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Satu Anak, Satu Cerita: Satu Buku untuk Indonesia” di SDN Kupang 4 Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa PGSD UNUSIDA dalam mendukung peningkatan budaya literasi sekaligus memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Melalui kolaborasi lintas komunitas, peserta didik diajak belajar, berkarya, dan menikmati pengalaman edukasi yang menyenangkan.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony dari Cak dan Neng PGSD UNUSIDA, kemudian dilanjutkan sambutan dari perwakilan Kepala SDN Kupang 4 Jabon, Komunitas Teman Baik, Yayasan Indonesia Bintang Langit, serta Ketua Paguyuban Cak dan Neng PGSD UNUSIDA.

Dalam sambutannya, seluruh pihak mengapresiasi sinergi yang terjalin sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya literasi, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa sejak usia dini.

Pada sesi utama, para Winner Cak dan Neng PGSD UNUSIDA memberikan materi mengenai hak dan kewajiban anak serta teknik menulis cerita pendek (cerpen) secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.

Materi mengenai hak dan kewajiban anak bertujuan menanamkan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjalankan hak sekaligus kewajiban dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Sementara itu, pada sesi literasi, peserta dikenalkan dengan tahapan menulis cerpen yang baik, mulai dari menentukan tema dan amanat, menyusun alur cerita, menciptakan tokoh dan penokohan, menentukan latar, hingga menggunakan bahasa yang komunikatif sesuai kaidah penulisan.

Baca juga:  Fathandy Isragana Naim, S.T.: Dari Teknik Lingkungan UNUSIDA Menuju Profesional di Dunia Laboratorium

Melalui materi tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, menuangkan pengalaman maupun imajinasi ke dalam karya tulis, serta menumbuhkan minat membaca dan menulis sejak dini.

Usai penyampaian materi, peserta didik dibagi menjadi dua kelompok untuk mengikuti sesi diskusi. Kegiatan ini dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, keberanian menyampaikan pendapat, sekaligus meningkatkan kerja sama antarsiswa.

Suasana semakin semarak ketika para peserta mengikuti berbagai fun games edukatif yang dipandu oleh panitia dari masing-masing lembaga. Berbagai permainan dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir, membangun kepercayaan diri, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket bantuan pendidikan dan paket gizi dari Komunitas Teman Baik, pembagian buku cerita oleh Cak dan Neng PGSD UNUSIDA, serta pembagian paket alat tulis (ATK) dari Yayasan Indonesia Bintang Langit.

Pembagian buku cerita menjadi bagian penting dari gerakan “Satu Anak, Satu Cerita: Satu Buku untuk Indonesia”, dengan harapan setiap anak memiliki kesempatan membaca, memperluas wawasan, mengembangkan imajinasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini.

Kegiatan ditutup dengan bernyanyi bersama lagu Laskar Pelangi yang dipandu oleh Cak dan Neng PGSD UNUSIDA. Suasana penuh keceriaan terlihat dari antusiasme peserta didik yang mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Selanjutnya, seluruh guru, peserta, panitia, dan mitra kegiatan mengikuti sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Sebanyak 12 peserta didik SDN Kupang 4 Jabon mengikuti kegiatan ini. Meski jumlah peserta tidak banyak, semangat mereka dalam belajar dan mengikuti setiap sesi menjadi inspirasi bagi seluruh panitia.

Antusiasme para siswa menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa akses terhadap pendidikan dan literasi harus terus diperjuangkan bagi seluruh anak Indonesia.

Baca juga:  Inspiratif! Eggik Anandarta Sabrian, Alumni DKV UNUSIDA yang Sukses Berkarier di Dunia Digital Marketing

Ketua Pelaksana kegiatan, Moh Ricky Alfiansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ketua Program Studi PGSD UNUSIDA Ibu Maulida Lestari, M.Pd., Ketua Himpunan Mahasiswa PGSD Zafrina Jihan Sajida, seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa PGSD, Komunitas Teman Baik, Yayasan Indonesia Bintang Langit, Kepala Sekolah beserta dewan guru SDN Kupang 4 Jabon, serta seluruh panitia yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, Cak dan Neng PGSD UNUSIDA berharap semangat berbagi dan budaya literasi terus tumbuh di kalangan anak-anak Indonesia. Meski tidak semua orang pernah merasakan tantangan yang dihadapi anak-anak di daerah yang kerap terdampak genangan air pasang, kebahagiaan sederhana yang dibagikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan menggapai mimpi.

“Satu cerita dari kami, seribu semangat dari mereka.” Dari langkah kecil yang dilakukan bersama, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan gemar membaca.