PGMI UNUSIDA Gelar FGD Bersama Stakeholder, Penguatan Kompetensi Lulusan dan Sinkronisasi Kebutuhan Dunia Kerja
SIDOARJO — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum pada Jumat (21/11/2025). Kegiatan yang digelar di Hall Lantai 5 Gedung A Kampus 2 UNUSIDA ini melibatkan berbagai stakeholder strategis bidang pendidikan dasar Islam.
Mengusung tema ‘Penguatan Kompetensi Lulusan dan Sinkronisasi Kebutuhan Dunia Kerja’, FGD ini menjadi langkah penting bagi Prodi PGMI dalam memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menjawab tantangan perkembangan pendidikan, sekaligus memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan sekolah/madrasah sebagai pengguna lulusan.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Agama Islam UNUSIDA, Feri Kuswanto, M. Pd.I., mengatakan, kegiatan FGD ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam memastikan kurikulum dan proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan pendidikan dasar serta kebutuhan sekolah dan madrasah.
“Kami di FAI UNUSIDA meyakini bahwa perguruan tinggi tidak boleh berjalan sendiri dalam menyiapkan calon guru. Dunia kerja, terutama madrasah dan satuan pendidikan dasar, terus mengalami perkembangan yang sangat cepat. Guru masa kini tidak cukup hanya menguasai pedagogik, tetapi juga harus adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan era digital,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa FGD ini menjadi wadah strategis untuk menyerap masukan langsung dari para pengguna lulusan agar Prodi PGMI dapat terus memperkuat kualitas akademik dan profesionalisme calon guru madrasah ibtidaiyah. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan PGMI UNUSIDA benar-benar siap mengajar, siap berkarya, dan siap memimpin perubahan positif di sekolah tempat mereka mengabdi,” tandasnya.
Sementara itu, Kaprodi PGMI UNUSIDA, Moh. Anang Abidin, S.H.I., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen prodi untuk terus berinovasi serta melibatkan mitra eksternal dalam penyusunan kurikulum yang relevan dan adaptif. Pihaknya mengaku selalu menekankan membangun hubungan kolaboratif dan berkelanjutan dengan sekolah/madrasah mitra, lembaga pendidikan, serta para pengguna lulusan. Kolaborasi ini dipandang penting untuk meningkatkan mutu lulusan agar unggul, kompeten, dan berdaya saing.
“PGMI harus mampu menjawab perubahan zaman. Kurikulum tidak boleh statis, tetapi harus berkembang sesuai kebutuhan lapangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan secara mendalam visi, misi, serta capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang saat ini telah diimplementasikan di PGMI, termasuk rencana pengembangan kompetensi pedagogik, digital, karakter, dan ke-NU-an yang menjadi ciri khas lulusan.
Menurutnya, kegiatan menjadi upaya memperkuat profil lulusan, menyelaraskan kurikulum dengan tuntutan dunia kerja, serta membangun kemitraan berkelanjutan dengan lembaga pendidikan dan instansi terkait. Dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari madrasah, kementerian, organisasi pendidikan, hingga alumni diharapkan dapat memberikan masukan komprehensif terhadap arah pengembangan Prodi PGMI UNUSIDA.
“Melalui kegiatan FGD ini, kami berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap dalam kompetensi pedagogik dan profesional, namun juga memiliki karakter kuat, integritas, kemampuan adaptif, serta kepekaan terhadap tantangan pendidikan abad 21,” ungkapnya.
Pelaksanaan FGD dipandu oleh Dr. Wachyudi Achmad, S.Th.I., M.Pd.I., selaku Ketua Tim, didampingi Ibu Rofiqoh Nirwana, S.Pd.I., M.Pd.I. sebagai Sekretaris. Tim penyusun kurikulum juga diperkuat oleh para anggota, yakni:
-
Risalul Ummah, S.Pd., M.Pd. (Dosen PGMI),
-
Feri Kuswanto, S.Pd.I., M.Pd.I. (Dekan Fakultas Agama Islam),
-
H. Aris Kuswanto, S.T., M.Pd.I. (Dosen PGMI),
-
Mohammad Setyo Wardono, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Pengembangan Pembelajaran),
-
Yuni Pratiwi, S.Pd. (Alumni PGMI).
Kegiatan ini turut menghadirkan pemangku kepentingan pendidikan yang memiliki peran strategis dalam penyelarasan kurikulum, antara lain:
-
Dr. Niswatin, S.Pd., M.Pd. (Perwakilan LPTNU Sidoarjo),
-
M. Saifulloh Asyari, S.Si., M.Pd.I. (Ketua LP Ma’arif NU Sidoarjo),
-
Drs. H. Abdul Muis, MM. (Pengawas Madrasah Kemenag Sidoarjo),
-
Hj. Anis Faridah, M.Pd. (Kepala MINU KH. Mukmin Sidoarjo),
-
Nur Cholisah, M.Pd. (Kepala MI Ma’arif Pagerwojo),
-
Habib Zakariyah, S.Sos. (Kepala MI Al Falah).
Dalam sesi diskusi berjalan dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Para stakeholder memberikan pandangan, kritik konstruktif, serta masukan penting terkait penguatan kompetensi lulusan, mulai dari kurikulum berbasis kompetensi, soft skills, kesiapan digital, kemampuan pedagogik, hingga karakter profesional guru MI yang ideal.
Berbagai masukan ini menjadi bahan sangat penting bagi Prodi PGMI untuk memperkuat kurikulum dan memperbaiki proses pembelajaran yang lebih kontekstual. Yang nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum PGMI agar semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan dinamika pendidikan madrasah ibtidaiyah.
Penulis: Nuzula Firdausi (MY)










