BEM FKIP UNUSIDA Gelar International Webinar 2026, Hadirkan Ruang Akademik yang Bedaya Saing Global
SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan International Webinar 2026 dengan mengusung tema ‘The Heart of Education: Everyone Can Inspire, Everyone Can Educate’ pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara luring di Auditorium Lantai 5 Kampus II UNUSIDA dan daring melalui Zoom Meeting ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Webinar internasional tersebut menghadirkan narasumber inspiratif, yakni Dr. Nico Irawan, M.Pd dan Dr. Hj. Farida Ulvi Naimah, M.H.I. Sementara itu, Dekan FKIP UNUSIDA, Muawwinatul Laili, S.S., M.Pd., hadir sebagai keynote speaker yang memberikan pandangan mengenai pentingnya pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan dan inspirasi.
Dalam sambutannya, Muawwinatul Laili menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, peserta, mahasiswa, serta panitia yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, tema webinar menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, melainkan hadir dalam setiap aspek kehidupan.
“Pendidikan adalah panggilan hati. Setiap individu memiliki potensi untuk mengajar melalui tindakan, nilai-nilai, dan pengalaman yang dimilikinya. Karena itu, setiap orang dapat menjadi inspirasi dan setiap orang dapat menjadi pendidik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa webinar ini menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta inovasi pendidikan yang dapat memperkuat kolaborasi antarpendidik dan akademisi lintas negara. Melalui diskusi yang berlangsung, peserta diharapkan mampu memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya webinar internasional yang diinisiasi oleh BEM FKIP UNUSIDA. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti semangat mahasiswa dalam menghadirkan ruang akademik yang berkualitas dan berdaya saing global.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dekan FKIP beserta jajarannya, serta Ketua BEM FKIP dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan luar biasa ini. Kehadiran lebih dari 280 peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pengembangan pendidikan dan kolaborasi internasional,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hadi Ismanto juga mengajak mahasiswa untuk memaknai pendidikan secara lebih luas. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal proses belajar mengajar di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu memberikan inspirasi, teladan, serta menciptakan peluang bagi masyarakat.
“Jantung pendidikan bukan hanya kurikulum, gedung sekolah, atau teknologi pembelajaran, melainkan manusia yang saling menginspirasi dan membimbing satu sama lain. Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia,” tegasnya.
Ia juga mendorong mahasiswa FKIP untuk berani berinovasi dan mengembangkan jiwa kewirausahaan di bidang pendidikan. Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka peluang yang luas bagi para pendidik untuk menciptakan media pembelajaran, platform edukasi, maupun berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki peran dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Tidak harus menjadi guru di sekolah, setiap orang dapat berkontribusi sebagai pendidik melalui keteladanan, kreativitas, dan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Semoga kegiatan menjadi wadah untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus menginspirasi mahasiswa FKIP UNUSIDA agar terus berkembang menjadi pendidik yang inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era global,” pungkasnya.








