Pos

International Seminar 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

BEM UNUSIDA Gelar Seminar Internasional, Dorong Mahasiswa Ubah Aktivitas Digital Menjadi Sumber Penghasilan

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar International Seminar 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA. Seminar yang mengusung tema ‘From Scroll to Salary: How Students Earn Passive Income Through Digital Products’ tersebut berlangsung di Hall Gedung A Kampus II UNUSIDA secara hybrid, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Assoc. Prof. Ts. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, serta narasumber nasional Mohammad Zikky, M.T., Wakil Ketua LPT PWNU Jawa Timur. Seminar diikuti mahasiswa UNUSIDA sebagai wadah untuk memperluas wawasan mengenai peluang ekonomi digital dan pengembangan produk digital di era transformasi teknologi.

Presiden Mahasiswa UNUSIDA, Rafly Afandi, mengatakan seminar internasional ini diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus ruang diskusi yang mampu melahirkan inspirasi bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia digital.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tersebut berharap mahasiswa semakin siap menghadapi perkembangan teknologi, mampu beradaptasi dengan dunia digital, serta memiliki semangat untuk menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa.

“Seminar ini kami hadirkan sebagai ruang belajar, ruang diskusi, dan ruang inspirasi. Harapannya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat menjawab realitas dunia digital saat ini. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini bisa diterapkan dan dibagikan kepada yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa tema seminar sejalan dengan semangat Harlah ke-12 UNUSIDA, yakni ‘Bersama Bergerak, Nyata Berdampak’. Menurutnya, ilmu yang diperoleh mahasiswa harus mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

“Apa yang kita miliki harus berdampak nyata, paling tidak bagi diri kita sendiri sebagai mahasiswa. Jangan sampai ilmu yang kita peroleh hanya berhenti sebagai pengetahuan. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tema From Scroll to Salary mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu menghasilkan karya dan produk yang bernilai ekonomi.

“Selama ini kita banyak melakukan aktivitas digital, tetapi belum semuanya menghasilkan manfaat nyata. Harapannya, mahasiswa mampu menciptakan produk digital yang bisa menjadi sumber penghasilan, membantu membiayai pendidikan secara mandiri, bahkan meringankan beban orang tua,” tambahnya.

Dr. Hadi juga membagikan kisah inspiratif mengenai mahasiswa yang mampu memanfaatkan keterampilan digital hingga menghasilkan karya yang diakui dan digunakan oleh perusahaan internasional. Menurutnya, pengalaman tersebut membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi mahasiswa dapat membuka peluang besar apabila terus dikembangkan dengan serius.

Pada kesempatan yang sama, narasumber internasional, Assoc. Prof. Ts. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi, menyampaikan bahwa ekonomi digital telah membuka banyak peluang baru bagi generasi muda. Ia berharap seminar ini dapat memunculkan ide-ide inovatif yang membantu mahasiswa mengembangkan produk digital sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Semoga seminar ini dapat melahirkan ide-ide baru yang mampu membantu perekonomian mahasiswa melalui pengembangan produk digital yang kreatif dan bernilai,” tuturnya.

Wakil Rektor 2 UNUSIDA, Dr. Christanti Berangkatkan Jalan Sehat Harlah ke-12 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Bazar dan Jalan Sehat Meriahkan Peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Jalan Sehat dan Bazar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kampus UNUSIDA tersebut diikuti oleh civitas akademika, mahasiswa, alumni, kerabat, serta berbagai mitra yang turut memeriahkan acara.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan UNUSIDA yang kini memasuki usia ke-12. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat kebersamaan, menerapkan pola hidup sehat, serta memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan.

“Momentum Harlah ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan UNUSIDA merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar kampus dan para mitra. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk membawa UNUSIDA semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut kesuksesan penyelenggaraan Harlah ke-12 UNUSIDA merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara civitas akademika dengan berbagai sponsor dan mitra yang telah memberikan dukungan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan perguruan tinggi tidak dapat dicapai sendiri, melainkan melalui kerja sama yang saling menguatkan dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kesuksesan penyelenggaraan Harlah ke-12 UNUSIDA tidak lepas dari dukungan berbagai sponsor dan mitra yang telah berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dengan berbagai pihak dalam membangun hubungan yang saling menguatkan,” katanya.

Hadi menjelaskan, peringatan Harlah ke-12 tidak hanya menghadirkan berbagai kegiatan olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara civitas akademika, alumni, masyarakat, serta para mitra yang selama ini mendukung perkembangan UNUSIDA.

Melalui kegiatan jalan sehat dan bazar UMKM, lanjutnya, UNUSIDA berupaya menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Melalui penyelenggaraan jalan sehat dan bazar, UNUSIDA kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM,” jelasnya.

Tampak ratusan peserta mengikuti jalan sehat dengan menempuh rute yang telah disiapkan panitia. Suasana antusiasme penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai sepanjang perjalanan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam peringatan Harlah tahun ini.

Selain jalan sehat, panitia juga menghadirkan cek kesehatan gratis hingga bazar yang melibatkan berbagai pelaku UMKM, sponsor, dan mitra kerja sama. Beragam produk makanan, minuman, hingga produk unggulan lainnya dipasarkan kepada para peserta sehingga turut memberikan ruang promosi bagi para pelaku usaha.

Kemeriahan acara semakin terasa saat pembagian doorprize yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan peserta. Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat, di antaranya sepeda, kulkas, televisi, kompor gas, kipas angin, berbagai peralatan elektronik, serta paket sembako.

 

Penulis: Feni Dwi Agustin (MY)

Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo, Ainun Jariyah, saat menyampaikan sambutan dalam ujahadah dan Istighosah dalam rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Harlah ke-12 UNUSIDA, Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Berharap Kampus Cetak Generasi Pencipta Lapangan Kerja

SIDOARJO — Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sidoarjo, Dra. Hj. Ainun Jariyah, menyampaikan harapan besar kepada Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) agar terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Mujahadah dan Istighosah dalam rangkaian peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jum’at (3/7/2026).

Dalam sambutannya, Ainun mendoakan agar kampus yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut semakin berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Selamat Harlah ke-12 UNUSIDA. Mudah-mudahan kampus ini semakin bermanfaat, begitu pula seluruh mahasiswa yang belajar di sini kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu membuka peluang kerja bagi orang lain.

“Saya berharap lulusan UNUSIDA tidak hanya pintar mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan begitu, manfaat keilmuan yang diperoleh bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Ainun menjelaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional. Karena itu, perguruan tinggi perlu mengambil peran aktif dalam memberikan pendampingan, inovasi, dan transfer ilmu kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

“UMKM menjadi penunjang besar perekonomian Indonesia. Karena itu, anak-anak harus mampu mengamalkan ilmu yang didapat di kampus untuk membantu masyarakat, terutama dalam mengembangkan UMKM di Sidoarjo,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian prestasi yang diraih UNUSIDA. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sivitas akademika, tetapi juga membanggakan warga Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat Sidoarjo secara umum

Anggota DPRD Sidoarjo tersebut turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus semangat menuntut ilmu setinggi-tingginya. Namun, ia mengingatkan bahwa segala hasil usaha tetap harus disandarkan kepada Allah SWT.

“Kita boleh mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan setinggi-tingginya dengan berbagai disiplin ilmu. Namun pada akhirnya, rezeki, jabatan, jodoh, dan segala ketentuan tetap kita serahkan kepada Allah SWT. Teruslah belajar, berikhtiar, dan jangan pernah berhenti berdoa,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas akademika UNUSIDA untuk terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, sembari tetap menyandarkan setiap ikhtiar kepada Allah SWT.

“Kita semua harus optimis, UNUSIDA terus berkembang menjadi kampus yang unggul, bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Sidoarjo maupun Indonesia,” pungkasnya.

Di momen Harlah ke-12 UNUSIDA, UNUTRACE Resmi Diluncurkan sebagai Pusat Pelatihan Kompetensi Multi-Fakultas (Foto: Humas UNUSIDA)

Harlah ke-12, UNUSIDA Resmi Launching UNU Trace sebagai Pusat Pelatihan Kompetensi Multi-Fakultas

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Dalam rangkaian kegiatan Mujahadah dan Istighosah dalam rangka memperingati Harlah ke-12, UNUSIDA resmi meluncurkan UNU Trace atau UNUSIDA Training Center di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jumat (3/7/2026).

Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, menyampaikan bahwa tantangan dunia profesi, industri, dan masyarakat saat ini menuntut percepatan kompetensi yang adaptif, solutif, serta mampu menjawab perkembangan zaman.

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) tersebut menyebutkan bahwa peluncuran UNU Trace menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Mujahadah dan Istighotsah Harlah ke-12 UNUSIDA. Ia berharap UNU Trace menjadi ruang pengembangan kompetensi yang menjembatani teori akademik dengan kebutuhan praktis dunia profesi, industri, pendidikan, dan masyarakat.

“UNU Trace hadir sebagai lembaga resmi yang berada langsung di bawah koordinasi Rektor UNUSIDA. Lembaga ini dirancang sebagai payung besar yang mengintegrasikan seluruh kepakaran multi-fakultas di UNUSIDA,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UNU Trace menjadi wadah sinergi keilmuan dari berbagai fakultas di lingkungan UNUSIDA. Mulai dari transformasi digital melalui Fakultas Ilmu Komputer, keahlian praktis melalui Fakultas Teknik, penguatan ekonomi melalui Fakultas Ekonomi, hingga inovasi pembelajaran dan penguatan nilai keislaman melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI).

Melalui integrasi lintas disiplin tersebut, UNU Trace mampu menghadirkan solusi komprehensif dalam berbagai bidang, seperti digital dan teknologi informasi, bisnis dan manajemen, teknik dan rekayasa, manajemen kelembagaan syariah, serta penguatan pendidikan masa depan.

“UNU Trace berkomitmen menjadi jembatan kokoh yang mentransformasikan teori akademik perguruan tinggi menjadi keterampilan praktis yang siap diterapkan di lapangan,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, UNU Trace meluncurkan dua program perdana yang berfokus pada penguatan mutu pendidikan dasar. Program pertama adalah Pelatihan Analisis Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi Guru SD. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pendidik dalam memetakan, menganalisis, serta mengoptimalkan potensi akademik siswa secara lebih akurat.

Program kedua adalah Pelatihan Manajemen Sekolah bagi Kepala Sekolah. Workshop strategis tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas pimpinan sekolah dalam menerapkan tata kelola institusi yang modern, efektif, inovatif, dan visioner.

“UNU Trace nantinya akan menerapkan standarisasi mutu yang ketat untuk memastikan setiap peserta pelatihan tidak hanya memperoleh sertifikat resmi, tetapi juga mendapatkan strategi, keterampilan, dan rekomendasi yang siap diimplementasikan di instansi masing-masing,” ungkapnya.

Ia berkomitmen untuk menciptakan trobosan baru agar UNUSIDA untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdampak. Di usia ke-12 tahun, UNUSIDA terus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi, dunia kerja, industri, serta masyarakat melalui program-program yang relevan dan berkelanjutan.

“Dalam momentum Harlah ke-12, semoga kehadiran UNU Trace ini dapat menjadi mitra strategis bagi sekolah, lembaga, dunia usaha, industri, dan masyarakat dalam meningkatkan kompetensi serta memperluas manfaat pendidikan tinggi,” pungkasnya.

Mujahadah dan Istighosah Harlah ke-12 UNUSIDA di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy'ari (Foto: Humas UNUSIDA)

Mujahadah dan Istighosah Harlah ke-12 UNUSIDA, Momentum Menguatkan Spirit Keilmuan dan Keberkahan

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Mujahadah dan Istighosah dalam rangka memperingati Harlah ke-12 di Masjid K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jumat (03/07/2026). Kegiatan yang diikuti civitas akademika, pengurus PCNU Sidoarjo, Badan Penyelenggara Pendidikan (BPP), serta para tamu undangan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan sekaligus menguatkan komitmen UNUSIDA dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin memanjatkan rasa syukur atas perjalanan UNUSIDA yang terus menunjukkan perkembangan positif hingga memasuki usia ke-12 tahun. Ia menyebut, peringatan Harlah ke-12 UNUSIDA tahun ini mengusung semangat ‘Bersama Bergerak, Nyata Berdampak’, menjadikan mujahadah dan istighosah sebagai momentum memperkuat sinergi antara ikhtiar lahir dan batin dalam mewujudkan kampus yang unggul, religius, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Syukur alhamdulillah, pada kesempatan ini kita dapat berkumpul dalam rangka mujahadah dan istighosah. Ini tidak lepas dari perjuangan para ulama, akademisi, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di UNUSIDA tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga diarahkan untuk melahirkan insan yang memiliki manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan. Menurutnya, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa rangkaian Harlah ke-12 UNUSIDA telah diawali dengan berbagai kegiatan spiritual maupun akademik, mulai dari riyadhoh, ziarah tokoh-tokoh pendiri, hingga mujahadah dan istighosah sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh civitas akademika mendapatkan keberkahan, sekaligus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Hadi juga memaparkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih UNUSIDA selama satu tahun terakhir. Berbagai prestasi nasional maupun internasional berhasil ditorehkan oleh dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan.

Selain itu, UNUSIDA juga memperoleh berbagai hibah kompetitif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan tata kelola perguruan tinggi. Menurutnya, berbagai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa UNUSIDA terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing.

Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Muhammad Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi atas perkembangan UNUSIDA yang dinilainya sangat pesat selama dua belas tahun terakhir.

“Alhamdulillah, perkembangan UNUSIDA hari ini sangat luar biasa. Selama 12 tahun berkiprah, sudah banyak alumni yang tersebar dan memberikan manfaat di masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi merupakan bagian penting dari cita-cita besar Nahdlatul Ulama dalam menyiapkan kader-kader unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Saya memimpikan Nahdlatul Ulama memiliki gedung-gedung kampus untuk menggodok kader muda NU. UNUSIDA ini disiapkan untuk membentuk kader yang tidak hanya berkiprah di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional sebagai pelopor inovasi dan solusi bagi masyarakat,” jelasnya.

Kiai Zainal juga menegaskan bahwa kekuatan UNUSIDA tidak hanya terletak pada kualitas akademiknya, tetapi juga pada fondasi spiritual yang terus dijaga melalui doa para kiai dan pengamalan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Ia pun mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya sebagai bekal melanjutkan perjuangan para ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama.

“Selamat atas Harlah ke-12 UNUSIDA. Mahasiswa harus semangat, dosen harus bersungguh-sungguh dalam mengajar, dan seluruh tenaga kependidikan harus memberikan pelayanan terbaik. Dengan begitu, perguruan tinggi NU akan semakin memberikan manfaat bagi umat,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo KH. R. Abdussalam Mujib, Ketua BPP UNUSIDA Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., Sekretaris BPP UNUSIDA sekaligus Ketua PC ISNU Sidoarjo Dr. Sholehudin, Rektor UNUSIDA periode 2014–2026 Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Dra. Hj. Ainun Jariyah, serta jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNUSIDA.