Pos

UKM METAFORA Sukses Gelar iMMERSION 2025 Workshop Fotografi di Hall PCNU Sidoarjo (Foto: Humas UNUSIDA)

UKM METAFORA UNUSIDA Sukses Gelar iMMERSION 2025: Bingkai Masa Depan Lewat Lensa dan Teknologi

Sidoarjo – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) METAFORA Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi dengan sukses menggelar iMMERSION 2025 Workshop Fotografi bertajuk ‘Frame Your Future: Menguasai Visual & Teknologi di Era Digital’. Kegiatan ini dipusatkan di Hall Lantai 3 Kantor PCNU Sidoarjo, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar SMA/SMK/MA hingga mahasiswa lintas kampus. Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman dari bidang visual kreatif, kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, dan visioner melalui medium fotografi yang berpadu dengan kemajuan teknologi digital.

Ketua Pelaksana, Nur Hidayat, dalam sambutannya menegaskan pentingnya semangat membingkai masa depan melalui visual yang bermakna.

“Setiap karya adalah jejak. Jepretanmu hari ini bisa jadi inspirasi untuk dunia esok hari. Jangan hanya membidik gambar — bidik makna, harapan, dan masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum UKM METAFORA, Rahayu Intan Ning Tiyas, menekankan bahwa fotografi masa kini tidak cukup hanya dengan teknik, tetapi juga kemampuan membangun narasi visual di tengah derasnya arus konten digital.

Kegiatan ini menegaskan peran UKM METAFORA sebagai pelopor pengembangan kreativitas visual mahasiswa UNUSIDA. Tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wahana ekspresi yang memadukan seni, teknologi, dan strategi komunikasi modern.

“Dunia fotografi bukan hanya tentang memotret, tapi menangkap nilai, harapan, dan arah masa depan. Dan kami percaya, mahasiswa UNUSIDA mampu membingkainya dengan karya,” tandasnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian (Kabag) Kemahasiswaan UNUSIDA Mahfudzil Asror, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap UKM METAFORA yang terus konsisten menciptakan ruang pengembangan kreativitas mahasiswa berbasis teknologi.

“UNUSIDA mendukung penuh aktivitas mahasiswa yang berdampak pada peningkatan keterampilan dan jejaring, termasuk di bidang visual kreatif seperti ini. Semoga ini menjadi awal dari karya-karya besar kalian di masa depan,” ungkapnya.

Materi dan Praktik Langsung: Dari Dasar Teknik hingga Visual Marketing

Workshop ini terdiri dari tiga sesi utama:

  1. Sesi I oleh Putra Uji Deva Satrio, S.Sn., M.Sn.
    Pembina UKM METAFORA sekaligus dosen Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA ini memaparkan konsep dasar segitiga eksposur, yaitu aperture, shutter speed, dan ISO. Dengan gaya khas dan prinsip hidupnya, “Boleh malas semales-malesnya hari ini, tapi esok harus produktif seproduktif-produktifnya,” ia membakar semangat peserta untuk terus produktif dalam berproses.

  2. Sesi II oleh Habib Maulana Syah
    Ketua UKM METAFORA 2024 ini membawakan materi komposisi dan pencahayaan. Ia mengupas tuntas prinsip rule of thirds, leading lines, dan framing, serta karakteristik cahaya alami dan buatan. Peserta diajak memahami bagaimana elemen visual membentuk pesan dan emosi dalam foto.

  3. Sesi III oleh Laily Muzdalifah, S.Pd., M.M.
    Dosen Fakultas Ekonomi UNUSIDA ini menyampaikan materi Visual Marketing dan peran kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kreatif. Ia menyoroti bagaimana AI merevolusi strategi pemasaran melalui otomatisasi konten, personalisasi, dan penggunaan augmented reality. AI bukan sekadar alat, tetapi aktor utama dalam membangun keunggulan visual modern.

Usai sesi materi, peserta langsung diajak praktik memotret, membidik sudut terbaik, mengatur eksposur, dan bermain dengan pencahayaan. Didampingi pemateri dan panitia, para peserta terlihat antusias mengeksplorasi kemampuan mereka secara langsung di lapangan.

 

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

HIMAKSI UNUSIDA Sukses Gelar Olimpiade Akuntansi Tingkat Nasional (Foto: Humas UNUSIDA)

Olimpiade Akuntansi UNUSIDA 2025: Gen-Z Siap Hadapi Era Globalisasi 5.0 dengan CASH-mas

Sidoarjo – Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menyelenggarakan Olimpiade Akuntansi UNUSIDA (OAU) 2025 dengan mengusung tema ‘Preparing Gen-Z with Competitive, Accurate, Smart and Honest (CASH-mas) for a Better Future of 5.0 Globalization Era’. Kompetisi bergengsi ini bertujuan mempersiapkan generasi muda, khususnya pelajar SMK, dalam menghadapi tantangan profesi akuntansi di tengah perkembangan teknologi dan era globalisasi saat ini.

Rangkaian kegiatan olimpiade berlangsung dalam tiga tahap, yakni babak penyisihan dan semifinal yang dilaksanakan secara virtual, serta babak final yang digelar secara offline di Kampus 2 UNUSIDA pada Kamis (17/07/2025).

Babak penyisihan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Peserta mengerjakan soal pilihan ganda dan esai yang menguji pengetahuan dasar dan pemahaman konseptual mereka dalam bidang akuntansi. Selanjutnya, di babak semifinal, para peserta diuji melalui praktik akuntansi perusahaan dagang yang menekankan keterampilan teknis dan ketelitian dalam penyusunan laporan keuangan.

Tiga tim terbaik berhasil melaju ke babak final, yaitu:

  • SMKS Taruna Jaya Gresik

  • SMK Negeri 1 Situbondo

  • SMK YPM 3 Taman, Sidoarjo

Dalam babak final, para finalis bertanding melalui debat ilmiah dengan empat mosi utama yang aktual dan kontekstual:

  1. Pergantian Peran Akuntan oleh Kecerdasan Buatan (AI)

  2. Pentingnya Pembukuan Akuntansi untuk UMKM

  3. Pentingnya Kontrol Pengeluaran Sehari-hari bagi Pelajar

  4. Pengaruh Pembaharuan Sistem Perpajakan Coretax terhadap Penerimaan Negara

Debat berlangsung dinamis dan menunjukkan kapasitas para peserta dalam berpikir kritis, berargumen logis, serta memahami isu-isu terkini dalam dunia akuntansi.

Kaprodi Akuntansi UNUSIDA, Dian Fahriani, S.E., M.SA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata prodi Akuntansi untuk mendekatkan generasi muda pada praktik dan nilai-nilai profesionalisme dalam akuntansi yang berbasis teknologi.

“Program Studi Akuntansi harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Saat ini semua sudah berbasis sistem dan aplikasi. Semangat berkompetisi secara sehat, dengan menunjukkan kualitas dan skill yang dimiliki, mencerminkan profesionalitas yang sangat dijunjung tinggi di dunia akuntansi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa olimpiade ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, namun juga sebagai wahana membangun karakter akuntan masa depan yang jujur (honest), cerdas (smart), akurat (accurate), dan kompetitif (competitive) — nilai-nilai yang terangkum dalam akronim CASH-mas.

Selain itu, OAU 2025 juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat yang kompetitif untuk meraih prestasi. Kegiatan ini menjadi ajang strategis dalam membina relasi antar sekolah dan institusi pendidikan tinggi serta memperkuat minat siswa terhadap dunia akuntansi dan keuangan.

“Olimpiade Akuntansi UNUSIDA 2025 menjadi langkah awal menuju generasi akuntan Gen-Z yang adaptif dan siap berkontribusi di era industri dan digital 5.0,” pungkasnya. (MY)

Tim Fakultas Teknik B Raih Juara UNUSIDA CUP VI 2025 (Foto: Humas UNUSIDA)

Tim Futsal Fakultas Teknik Raih Juara 1 UNUSIDA CUP VI 2025

Sidoarjo – Sorak sorai suporter dan semangat kompetitif yang membara menjadi saksi kejayaan tim futsal Fakultas Teknik (FT) dalam laga puncak turnamen futsal antar fakultas UNUSIDA CUP VI 2025. Turnamen futsal yang diselenggarakan oleh UKM Futsal UNUSIDA kali ini menjadi bagian dari Gebyar Harlah ke-11 UNUSIDA yang dipusatkan di Lapangan Fatkhi Futsal Center, Randegan, Tanggulangin, Ahad (13/7/2025).

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit dan penuh determinasi, tim futsal Fakultas Teknik B sukses keluar sebagai juara setelah menang dengan skor meyakinkan 2-0 melawan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) B. Gol kemenangan dicetak oleh Dani (Teknik Lingkungan 2023) dan Dayu (Teknik Industri 2023), yang keduanya tampil impresif sepanjang turnamen.

“Alhamdulillah, ini jadi pengalaman luar biasa. Gol ini bukan hanya milik saya, tapi buah dari kerja sama seluruh tim, dukungan suporter, dan semangat membawa pulang Piala Rektor setelah tahun lalu kami gagal,” ungkap Dani usai pertandingan.

Dani mengungkapkan, langkah tim futsal Fakultas Teknik B menuju podium juara tidaklah mudah. Ia dan tim memulai turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) A di babak penyisihan. Di semifinal, mereka tampil dominan dan menumbangkan juara bertahan Fakultas Ekonomi (FE) A dengan skor 3-1, mengamankan tiket ke final dengan penuh percaya diri.

Kemenangan ini menjadikan Fakultas Teknik B berhak atas trofi juara, hadiah uang tunai jutaan rupiah, serta Piala Rektor Bergilir UNUSIDA, yang sebelumnya dipegang oleh Fakultas Ekonomi. Sementara itu, tim futsal Filkom B dinobatkan sebagai runner-up, dengan penampilan solid yang tetap mendapat apresiasi dari seluruh civitas kampus.

Sementara itu, Best Player UNUSIDA CUP VI diberikan kepada Aldi dari Fakultas Ekonomi. Meski timnya gugur di semifinal, permainan Aldi yang konsisten dan berkelas sepanjang turnamen mampu mencuri perhatian banyak pihak.

Ketua Umum UKM Futsal UNUSIDA, Radityo Yoga Saputra, menyampaikan bahwa turnamen ini adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun budaya sehat dan kompetitif di lingkungan kampus.

“Kami berharap UNUSIDA CUP terus menjadi ruang aktualisasi minat dan bakat, sekaligus memperkuat persatuan lintas fakultas,” ujarnya.

Dengan atmosfer yang meriah dan semangat yang berkobar dari seluruh tim dan pendukung, UNUSIDA CUP VI menjadi simbol keberlanjutan antara tradisi kampus, prestasi mahasiswa, dan semangat muda yang membangun.

Ia menegaskan bahwa ajang olahraga kampus bukan sekadar tentang persaingan, melainkan juga sarana membangun solidaritas, mempererat persaudaraan, dan membentuk karakter mahasiswa melalui sportivitas.

“Selamat kepada Fakultas Teknik B, sang juara baru UNUSIDA CUP VI 2025! Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus aktif, berprestasi, dan membawa nama baik UNUSIDA ke kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

UNUSIDA CUP VI: Turnamen Futsal Antar Fakultas Perebutkan Piala Rektor Bergilir (Foto: Humas UNUSIDA)

Kick Off UNUSIDA CUP VI: Turnamen Futsal Antar Fakultas Perebutkan Piala Bergilir

Sidoarjo – Semarak rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-11 tahun Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kali ini diselimuti rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Seperti halnya dalam pelaksanaan turnamen futsal antar fakultas UNUSIDA CUP VI, di Lapangan Fatkhi Futsal Center, Randegan, Tanggulangin, Ahad (13/7/2025).

Ketua Pelaksana UNUSIDA CUP VI, Dina Mulia Ambarwati, menyampaikan bahwa persiapan turnamen telah dilakukan secara matang sejak awal Juni, melibatkan panitia lintas angkatan dan fakultas. Turnamen ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Gebyar Harlah ke-11 UNUSIDA, yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal UNUSIDA.

“UNUSIDA CUP VI tidak sekadar turnamen, tetapi juga momentum untuk mempererat ikatan antar mahasiswa lintas fakultas dalam semangat kompetitif yang sehat. Kami berharap ajang ini membangun solidaritas dan kebanggaan terhadap almamater,” jelasnya.

Senada, Ketua Umum UKM Futsal UNUSIDA, Radityo Yoga Saputra menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bentuk konsistensi UKM Futsal dalam menghidupkan budaya olahraga kampus dan wadah pengembangan bakat mahasiswa.

“Kami ingin menjadikan UNUSIDA CUP VI sebagai ruang kompetisi yang sehat dan progresif. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi pembinaan karakter, mental juara, dan kerja tim,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan kompetisi sehat. UNUSIDA CUP VI mempertemukan delapan tim terbaik dari seluruh fakultas di lingkungan UNUSIDA. Setiap fakultas mengirimkan dua tim perwakilan, kecuali Fakultas Agama Islam (FAI) yang berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) dalam satu tim.

Kick off pertandingan UNUSIDA CUP VI kali ini akan mempertandingkan tujuh pertandingan, yang terdiri dari empat laga babak penyisihan, dua semifinal, dan satu pertandingan final untuk memperebutkan gelar juara. Pemenang turnamen akan membawa pulang trofi juara, hadiah uang tunai jutaan rupiah, serta Piala Bergilir Rektor UNUSIDA, sebagai simbol supremasi tertinggi dalam olahraga futsal antar fakultas.

Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Presiden Mahasiswa UNUSIDA, Mochammad Burhanuddin Robbani, yang memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta. Ia berpesan agar melalui berbagai event kemahasiswaan dapat memperkuat semangat persatuan dan kebanggaan antar mahasiswa lintas jurusan.

Menurutnya, atmosfer mahasiswa dalam sebuah event olahraga sangat tinggi. Oleh karena itu, kompetisi futsal UNUSIDA CUP menjadi salah satu ajang paling dinanti oleh mahasiswa. Tahun ini, penyelenggaraan terasa semakin spesial karena bertepatan dengan perayaan 11 tahun berdirinya UNUSIDA, menjadikannya simbol kesinambungan antara sejarah, semangat muda, dan prestasi kampus.

“UNUSIDA CUP VI adalah bukti bahwa kampus ini tak hanya fokus pada akademik, tapi juga membina karakter mahasiswa melalui olahraga dan kolaborasi. Semoga turnamen ini berjalan lancar dan penuh inspirasi,” tuturnya dalam pembukaan.

UNUSIDA CUP VI kali ini mempertemukan tim terbaik yang mewakili fakultas masing-masing. Tim yang menjuarai berhak menyandang gelar Tim Futsal Terbaik se-UNUSIDA 2025, sekaligus menyimpan Piala Bergilir Rektor untuk pertama kalinya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

Sertifikasi BNSP Filkom UNUSIDA bekerja sama dengan KOMDIGI (Foto: Humas UNUSIDA)

Cetak Junior Cyber Security dan Junior Graphic Designer, FILKOM UNUSIDA Gandeng KOMDIGI Gelar Sertifikasi BNSP Untuk Mahasiswa

Sidoarjo – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menjalin kolaborasi strategis dengan Komunitas Digital Indonesia (Komdigi) dalam program Vocational School Graduate Academy (VSGA). Melalui kerja sama ini, mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual (DKV) mendapatkan kesempatan emas untuk mengikuti sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di dua bidang unggulan, yaitu Junior Cyber Security dan Junior Graphic Designer.

Program sertifikasi ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa dalam mengikuti sertifikasi hingga selesai. Dekan FILKOM UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, M.T, menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja seperti ini merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif dan kompeten.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin. Ini adalah bentuk nyata dari link and match antara kampus dan kebutuhan industri. Mahasiswa kami mendapatkan upskilling langsung dari mitra profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor 3 UNUSIDA, H Ali Masykuri, M.Pd.I menegaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bagian dari implementasi peningkatan kualitas lulusan kampus. Menurutnya, dengan langkah ini UNUSIDA kembali membuktikan komitmennya sebagai kampus unggul dan adaptif, menjawab tantangan zaman serta terus mendorong kemajuan mahasiswanya dalam skala nasional dan global.

“Kami sangat bangga kepada para mahasiswa yang terlibat. Ini bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, tapi juga tentang kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah yang signifikan,” tegasnya.

Ia menyebutkan UNUSIDA yang kini tengah berkembang pesat, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Pihaknya terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan lulusan berkualitas dan siap bersaing. FILKOM UNUSIDA sebagai pilar digitalisasi kampus, memainkan peran penting dalam transformasi kampus digital tersebut.

Program VSGA ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, namun juga penguatan soft skill dan wawasan dunia industri yang sangat dibutuhkan saat ini. Mahasiswa yang lolos sertifikasi akan memiliki keunggulan kompetitif dalam mencari pekerjaan maupun membuka peluang usaha di era digital. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan ini dengan optimal.

“Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan seperti ini. Sertifikat BNSP adalah modal penting, dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (MY)

Benchmarking ITSNU Kalimantan ke UNU Sidoarjo (Foto: Humas UNUSIDA)

Benchmarking ITSNU Kalimantan ke UNUSIDA: Perkuat Sistem Penjaminan Mutu dan Semangat Khidmat Akademik

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menerima kunjungan benchmarking dari sesama Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Kali ini Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Kalimantan berkunjung ke UNUSIDA dalam rangka memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Senin (14/7/2025).

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si. Menurutnya, momentum benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang bertukar pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga mempererat ukhuwah dan semangat kolaboratif antar-PTNU.

Sebagai ketua Forum Rektor PTNU, ia mendorong untuk membangun kemitraan yang saling melengkapi, serta membuka ruang seluas-luasnya untuk berkembang bersama demi kemajuan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Semoga dari pertemuan ini lahir ilmu, inspirasi, dan semangat baru dalam membangun mutu perguruan tinggi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” harapnya.

Rombongan ITSNU Kalimantan dipimpin oleh Wakil Rektor 3 Dr. M. Mukhlas Roziqin, S.Si, M.A.P, C.Med, yang didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Laboratorium Terpadu, Kaprodi Teknik Lingkungan, Kepala Keuangan, dan Kepala Pusat Data.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mukhlas menyampaikan keinginan kuat untuk belajar dan menyerap praktik baik dari UNUSIDA. Menurutnya, kunjungan ini menjadi bagian dari upaya ITSNU Kalimantan untuk mempelajari sistem tata kelola mutu akademik, pengembangan SDM, dan digitalisasi sistem informasi yang telah diterapkan di UNUSIDA.

“Kami datang untuk belajar. Sebab kami ada kemauan untuk mengembangkan institusi kami, tentunya harus juga disertai dengan kemampuan. Oleh karena itu, kami ingin menggali tentang digitalisasi, sistem kerja sama akademik, serta implementasi SPMI di UNUSIDA. Semoga pulang membawa ilmu baru yang bermanfaat bagi pengembangan ITSNU Kalimantan,” ujarnya.

Dr. Mukhlas menilai UNUSIDA sebagai institusi yang mampu memadukan kedisiplinan, inovasi, serta nilai-nilai spiritual dalam menjalankan aktivitas kampus. Oleh karena itu, ia dan rombongan ITSNU Kalimantan dijadwalkan akan berkunjung selama 3 hari untuk menggali berbagai aspek penting dalam pengelolaan perguruan tinggi. Mulai dari regulasi internal yang ketat dalam pengelolaan SDM, digitalisasi sistem, hingga praktik kerja sama akademik.

“Kami ingin mempelajari dari UNUSIDA bagaimana menerapkan sistem digital yang efektif, menjalin kerja sama akademik yang produktif, serta membangun semangat kerja yang berlandaskan khidmat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, KH Arly Fauzy mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menekankan pentingnya khidmat dalam menjalankan amanah sebagai civitas akademika. Ia menegaskan bahwa nama baik lembaga adalah tanggung jawab seluruh komponen kampus. Rasa cinta terhadap institusi menjadi fondasi untuk bekerja secara maksimal, menjalin kolaborasi, dan saling melengkapi.

“Tidak perlu berkecil hati, karena Allah selalu bersama niat baik dan keistiqomahan kita. Saat kita menempatkan peran Allah dalam setiap langkah, maka jalan keluar akan selalu terbuka,” ucapnya. (MY)

UNUSIDA Masuk 10 Besar PTS Peraih Pendanaan PKM 2025 di LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur (Foto: istimewa)

UNUSIDA Masuk 10 Besar PTS Peraih Pendanaan PKM 2025 di LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang riset kemahasiswaan. Berdasarkan pengumuman resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI), UNUSIDA berhasil meloloskan empat proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Riset Eksakta (PKM-RE) pada tahun 2025.

Capaian tersebut membawa UNUSIDA masuk dalam jajaran 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dalam hal jumlah proposal yang berhasil memperoleh pendanaan. Dari data yang dirilis, UNUSIDA menempati posisi ke-8 bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Hang Tuah, dan Universitas Maarif Hasyim Latif, yang masing-masing juga berhasil meloloskan empat proposal.

Secara keseluruhan, LLDIKTI Wilayah VII mencatat ada 50 PTS yang berhasil berkontribusi dalam raihan pendanaan PKM secara nasional. Adapun peringkat teratas diraih oleh Universitas Muhammadiyah Malang dengan 24 proposal didanai, disusul STIKES Banyuwangi dan Universitas Islam Malang.

Menariknya, seluruh proposal dari UNUSIDA berasal dari Program Studi Teknik Lingkungan, di bawah bimbingan langsung Muchammad Tamyiz, S.Si., M.Si., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi. Ini sekaligus mencerminkan semangat riset mahasiswa Teknik Lingkungan UNUSIDA dalam menjawab isu-isu strategis lingkungan dengan pendekatan teknologi tepat guna.

Keempat judul proposal PKM yang lolos pendanaan adalah:

  1. ‘Fabrikasi Komposit Karbon Nitrida Grafit dan Hydrochar Tempurung Kelapa untuk Fotokatalisis Limbah Cair Laboratorium’
    – oleh Sheli Juwati Anggren (ketua), Rio Sulistio, dan Rifki Hidayat.

  2. ‘Optimasi Komposisi Prekursor dalam Sintesis O-doped g-C₃N₄ untuk Adsorpsi Limbah Antibiotik’
    – oleh Ardiyah Tanraugi, Amelia Fadiyah Pitaloka, dan Uswatun Khabiba Amalia.

  3. ‘Penyisihan Pewarna Tekstil Menggunakan Hydrochar Termodifikasi NaOH dari Tempurung Kelapa’
    – oleh Zumrotul Hamidah, Moh Rofiqi Malik, dan Mutawakkil Alalloh.

  4. ‘Sintesis Adsorben dari Kulit Kapuk dengan Metode Hydrothermal Carbonization untuk Menurunkan Konsentrasi Methyl Orange dalam Limbah Cair Tekstil’
    – oleh Ihsan Abu Ridho, Ahza Refkyan Dhafa, dan Mohammad Rifqi Maulana Rifai.

Semua riset ini mengangkat isu lingkungan yang relevan, khususnya dalam pengelolaan limbah cair dan pencemaran air. Inovasi berbasis pemanfaatan limbah biomassa lokal seperti tempurung kelapa dan kulit kapuk menunjukkan komitmen mahasiswa dalam menghadirkan solusi berkelanjutan yang aplikatif dan ramah lingkungan.

Secara nasional, dari total 33.039 proposal PKM yang diajukan oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia pada tahun 2025, hanya 1.590 judul yang berhasil lolos pendanaan. Dengan demikian, capaian UNUSIDA yang meloloskan empat proposal menjadi prestasi yang patut dibanggakan di tengah ketatnya kompetisi antarperguruan tinggi.

Rektor UNUSIDA, H Fatkul Anam memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa dan dosen pembimbing atas kerja keras dan dedikasi mereka. Pihaknya berharap, capaian ini dapat menjadi pemicu semangat seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan budaya riset yang kuat, menciptakan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Alhamdulillah setiap tahun kita dapat konsisten bersaing dalam hal inovasi riset kemahasiswaan. Teknik Lingkungan UNUSIDA sekali lagi membuktikan bahwa dari kampus lokal, dapat lahir gagasan besar demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

Pemberangakatan Jalan Sehat dalam rangka Harlah ke-11 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Meriah, Jalan Sehat Harlah ke-11 UNUSIDA Hadirkan Bazar UMKM dan Beragam Hadiah

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) ke-11, Sabtu (12/7/2025). Kegiatan yang digelar di area Kampus UNUSIDA ini berlangsung meriah dan penuh semangat.

Sejak pagi, tampak peserta jalan sehat yang diikuti oleh keluarga besar UNUSIDA mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni yang juga mengajak sanak keluarganya. Rute jalan sehat kali ini yaitu mengelilingi kawasan kampus dengan titik start hingga kembali finish di halaman utama.

Rektor UNUSIDA, H Fatkul Anam melalui panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi simbol semangat sehat, kebersamaan, dan wujud syukur atas perjalanan UNUSIDA selama 11 tahun. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan 11 tahun kampus yang terus tumbuh dan berkontribusi bagi pendidikan dan masyarakat.

“Selamat Harlah ke-11 UNUSIDA, kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi untuk terus menguatkan kontribusi UNUSIDA bagi masyarakat melalui pendidikan, inovasi, dan kolaborasi,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Ketua Panitia Harlah ke-11 UNUSIDA, Muawwinatul Laili menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun kampus yang mengangkat semangat sehat, produktif, dan kolaboratif.

“Kami ingin Harlah ini menjadi milik bersama. Jalan sehat adalah bentuk semangat kebersamaan dan wujud kampus yang terbuka dan inklusif,” katanya.

Menurutnya, kegiatan jalan sehat ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi momen silaturahmi antar civitas akademika. Dengan mengusung semangat kebersamaan, kreativitas, dan kemandirian, ia berharap kegiatan Jalan Sehat Harlah ke-11 kali ini dapat membekas di hati para peserta sekaligus memperkuat citra UNUSIDA sebagai kampus yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya bazar UMKM mahasiswa yang menampilkan aneka produk kreatif dan kuliner. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus bentuk dukungan kampus terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Tak kalah menarik, peserta juga berkesempatan mendapatkan doorprize dengan hadiah utama berupa sepeda, mesin cuci, kulkas, kompor gas, dan hadiah menarik lainnya yang merupakan hasil sumbangsih dari seluruh civitas akademika dan pihak sponsorship. Suasana menjadi semakin semarak saat pengundian hadiah yang disambut antusias para peserta.

“Terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang turut mensukseskan jalan sehat kali ini. Terutama kepada sponsorship mulai dari Bank Syariah Indonesia (BSI), Telkomsel, dan By U yang telah mensupport banyak hal sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan meriah,” pungkasnya. (MY)

Festival PIAUD UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Festival PIAUD UNUSIDA, Semarak Kreativitas Mahasiswa dan Anak Usia Dini

Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menggelar Festival PIAUD (FESPIDA) untuk kedua kalinya atau Vol 2. Kegiatan ini mengusung tema ‘Semarak Inspirasi, Semangat Generasi: Menyalakan Cahaya Karya, Menyatukan Semangat Generasi Muda dalam Harmoni, Aksi, Inovasi, dan Ekspresi’ yang dipusatkan di Hall Lantai 3 Kampus 2 UNUSIDA, Selasa (8/7/2025).

Festival ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan semangat mahasiswa dan keceriaan anak-anak usia dini dalam sebuah wadah edukatif dan ekspresif. Berbagai lomba digelar, mulai dari lomba menari hingga lomba mewarnai, yang melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Tak hanya itu, mahasiswa PIAUD juga turut tampil menawan dalam sejumlah pertunjukan dan aktivitas sebagai bagian dari penilaian Ujian Akhir Semester (UAS) mereka.

Kaprodi PIAUD, Rifatul Anita, menyampaikan bahwa FESPIDA bukan hanya ajang seni dan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengekspresikan potensi yang dimiliki. Menurutnya, selain materi yang di dapatkan saat pembelajaran, mahasiswa juga layak diberikan kesempatan untuk unjuk gigi menampilkan hasil belajarnya selama ini.

“Festival ini menjadi wadah untuk kreativitas mahasiswa, sekaligus menjadi nilai plus bagi UNUSIDA. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan PIAUD UNUSIDA ke masyarakat luas,” ujarnya.

Ia berharap, dengan semangat dan dukungan semua pihak, FESPIDA diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus memperkuat eksistensi PIAUD UNUSIDA di tengah masyarakat. Sebab kegiatan ini juga sebagai sarana promosi kami untuk mempromosikan program studi PIAUD ini ke masyarakat luas.

“Acara ini menjadi wujud komitmen mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pendidikan anak usia dini. Setiap penampilan mahasiswa mencerminkan pemahaman mendalam mereka terhadap dunia anak-anak, serta menunjukkan kesiapan mereka menjadi pendidik profesional yang penuh dedikasi dan cinta,” jelasnya.

Dengan mengusung semangat #BahagiaPenuhCinta, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari lahir ke-4 Program Studi PIAUD sekaligus menyemarakkan Harlah ke-11 UNUSIDA yang berlangsung meriah.

Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UNUSIDA, Feri Kuswanto, menegaskan pentingnya peran guru PIAUD dalam pendidikan seorang anak sejak usia dini. Ia menjelaskan guru PIAUD adalah orang yang mengajar dari ruang pertama bagi seorang anak. Pelajaran pertama seorang anak didapatkan dari melihat menirukan mendengar di sekelilingnya, hal tersebut yang menjadi tugas dari guru PAUD.

“Seorang guru PIAUD adalah pengajar pertama dalam kehidupan anak. Mereka membentuk dasar pendidikan dari ruang pertama. Tidak semua guru mampu bersabar dan telaten seperti guru PAUD,” ungkapnya.

FERPIDA Vol. 2 ini tak hanya menjadi ajang lomba dan hiburan, namun juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan ruang edukatif yang penuh cinta, semangat, dan inspirasi. Melalui kegiatan ini, UNUSIDA kembali menegaskan visinya untuk mencetak generasi pendidik yang unggul, berkarakter, dan mampu membawa perubahan positif sejak usia dini.

Lebih lanjut, Feri menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membentuk calon guru-guru PIAUD yang berkompeten dan profesional. Melalui inovasi dari mahasiswa dengan kegiatan sosial akan membuat PIAUD UNUSIDA ke jenjang yang lebih bagus dan memiliki daya tarik tersendiri sehingga menjadi Program Studi favorit di Sidoarjo

“Jangan pernah kecil hati mengambil jurusan PIAUD, percayalah nanti yang paling dikenal oleh siswa adalah guru yang pertama kali mengajarnya,” pungkasnya.

 

Penulis: Dinda Permata (MY)

Dokumentasi Green Skilling#20 (Foto: HIMA Teknik Lingkungan UNUSIDA)

HIMA Teknik Lingkungan UNUSIDA Ikut Serta dalam Green Skilling by LindungiHutan

Kesadaran akan pentingnya integrasi nilai-nilai keberlanjutan dalam dunia bisnis dan industri semakin menguat di kalangan generasi muda, termasuk mahasiswa. Hal ini tercermin dari partisipasi aktif Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) dalam kegiatan Green Skilling#20 yang diadakan oleh Yayasan LindungiHutan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (7/7/2025).

Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Mengintegrasikan Green Mindset & Skills dalam Strategi Perusahaan dan Bisnis’, dengan menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Alma Cantika Aristia (Product Manager LindungiHutan) dan Devi Andriani (EVP People Management PT Mutuagung Lestari Tbk./MUTU International).

Diskusi secara virtual berlangsung interaktif, membahas pentingnya penerapan green skills dalam budaya kerja perusahaan, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat edukasi lingkungan berkelanjutan.

Ketua HMTL UNUSIDA Ihsan Abu Ridho menjelaskan partisipasi ini merupakan bagian dari realisasi program kerja unggulan ‘ENVIRO INSIGHT‘, yang diinisiasi oleh Departemen Akademik, Inovasi, dan Riset (AIR) HMTL UNUSIDA. Kegiatan ini juga melibatkan sinergi dengan Departemen Urusan Sosial, Diplomasi, dan Relasi Kemitraan (UDARA) sebagai wujud kolaborasi internal dalam memperluas wawasan serta jaringan mahasiswa di ranah lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari visi kami untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dan aplikatif, sekaligus memperluas cakrawala berpikir mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan global,” jelas Ihsan.

Menurutnya, keikutsertaan HIMA Teknik Lingkungan UNUSIDA dalam Green Skilling kali ini menegaskan kembali komitmennya sebagai bagian dari gerakan keberlanjutan dan edukasi lintas sektor.

“Kegiatan ini sejalan dengan semangat ENVIRO INSIGHT sebagai forum reflektif, kolaboratif, dan kontributif dalam menjawab tantangan lingkungan hidup di dunia nyata. Kami selalu terbuka untuk berkolaborasi. Di mana mahasiswa tak hanya menjadi penonton perubahan, tapi turut mengambil peran aktif dalam menciptakan solusi berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Departemen AIR HMTL UNUSIDA, Chalimatus Sa’diyah sekaligus penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam Green Skilling bukan hanya bentuk partisipasi, tetapi juga langkah strategis dalam membangun green literacy di kalangan mahasiswa teknik lingkungan.

“Green skill bukan hanya milik para aktivis lingkungan, tapi sudah menjadi kebutuhan dasar siapa pun yang ingin membangun perusahaan dan organisasi berkelanjutan di masa depan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, HMTL UNUSIDA mendelegasikan beberapa pengurus dan anggota mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Para delegasi aktif dalam sesi diskusi dan refleksi, serta menjalin komunikasi dengan komunitas hijau dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Selain mendapatkan wawasan baru, tujuan kami untuk ikut serta adalah memperkuat pandangan mahasiswa tentang pentingnya menyelaraskan strategi bisnis dengan prinsip keberlanjutan,” tandasnya.

Sebagai informasi, LindungiHutan merupakan platform galang dana berbasis masyarakat yang fokus pada penanaman dan pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Selain menggerakkan masyarakat untuk menanam pohon, mereka juga mendukung para petani bibit dan melakukan aksi penghijauan guna mengurangi risiko abrasi dan rob.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)