UNUSIDA Resmi Menjadi Co-Host KOPEMAS 6 Tahun 2025, Hadirkan Enam Program Inovatif Pengabdian Masyarakat (Foto: Istimewa)

UNUSIDA Jadi Co-Host KOPEMAS 6 Tahun 2025, Hadirkan Enam Program Inovatif Pengabdian Masyarakat

SIDOARJO – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) secara resmi ditetapkan sebagai Co-Host dalam Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (KOPEMAS) ke-6 Tahun 2025, sebuah agenda nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Malang (UNISMA) secara virtual.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUSIDA, Elsa Rosyidah, S.TP., M.I.L., menjelaskan bahwa keterlibatan ini menegaskan komitmen UNUSIDA dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset, teknologi, dan pemberdayaan komunitas.

Ia menekankan partisipasi UNUSIDA sebagai Co-Host tidak hanya bersifat seremonial belaka. Akan tetapi diwujudkan melalui kontribusi langsung dengan mengirimkan enam tim pengabdian masyarakat terbaik. “Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh tim UNUSIDA yang membawa inovasi unggulan yang relevan dengan tema KOPEMAS 2025, yaitu Strategi Membangkitkan Ekosistem Pengabdian Terintegrasi: Riset, Industri, dan Komunitas Membangun Inovasi Berdampak,” ungkapnya, Ahad (23/11/2025).

Berikut program-program pengabdian masyarakat yang dipresentasikan oleh tim UNUSIDA:

1. Pelatihan Content Creator & Branding Desa untuk Kreativitas Warga Glagaharum
Tim: Arda Surya Editya, Sonhaji Arif, Amalia Hartiningrum, Akhya’ Muhammad K., Athika Dwi Wiji Utami, Trias Widha Andari, Putra Uji Deva Satrio, Ragil Noviyanti.
Program ini mengasah kreativitas warga melalui pelatihan produksi konten digital, storytelling, dan branding desa, sehingga potensi lokal dapat dipromosikan secara lebih luas di media sosial.

2. Pelatihan Coding dan AI untuk Guru Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Tulangan
Tim: Mochammad Machlul Alamin, Anggay Luri Pramana, Arda Surya Editya, Neny Kurniati, Ahmad Khoir Alhaq.
Kegiatan ini fokus meningkatkan literasi digital guru melalui pemrograman dasar, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk edukasi, hingga integrasi teknologi dalam pembelajaran.

3. Optimalisasi Legalitas dan Daya Saing UMKM melalui Penerbitan NIB Berbasis OSS Digital
Tim: Yasmin Qhurota A’yun, Rikke Kurniawati, Esthi Dippoprameswari, Lintang Rahma Putri, Arifin.
Program ini memberi pendampingan kepada UMKM untuk memperoleh legalitas usaha, memahami OSS-RBA, serta meningkatkan kredibilitas dan daya saing usaha.

Baca juga:  Kisah Frieke, Mahasiswi PGSD UNUSIDA Berhasil Sabet Silver Medal Aeromodeling di Porprov IX Jatim 2025

4. Pendampingan Strategi Branding untuk UMKM Naik Kelas di Desa Kepatihan
Tim: Daniel Achmad Farizki, Ainul Farisa, Nur Chamidah Ajijah, Laily Muzdalifah.
Tim melakukan penguatan identitas merek, strategi pemasaran, dan peningkatan kualitas tampilan produk agar UMKM lebih siap bersaing di pasar digital.

5. Pelatihan Pembuatan Kain Tie Dye untuk Kreativitas Anak di Jumputrejo
Tim: Maulida Nikmatul Azizah, Naswa Ika Febrianty, Ruri Fadhilah Kurniati.
Kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan kreativitas bagi anak-anak melalui seni pewarnaan kain, sekaligus membuka peluang pengembangan kerajinan bernilai ekonomi.

6. Implementasi Website Sistem Informasi Desa untuk Promosi Potensi dan Transparansi Informasi
Tim: M. Syifa’ul Anam, Achmad Mu’afi Taufiqurrochman, Fitto Ardiansyah, Nadhif Fathur Rahman, Ismawati Ainol Robbi, Nur Syaifuddin, Anggay Luri Pramana.
Program ini menghasilkan website desa sebagai etalase digital potensi lokal, sarana publikasi informasi, serta upaya peningkatan transparansi pemerintah desa.

Menurutnya, keterlibatan UNUSIDA sebagai Co-Host KOPEMAS 2025 kali ini menjadi bukti nyata bahwa kampus NU semakin aktif dalam memberikan kontribusi sosial berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui enam program unggulan yang dihadirkan, UNUSIDA menunjukkan keberpihakan kepada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

“Program-program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi model praktik baik bagi pengabdian masyarakat di tingkat nasional. UNUSIDA menegaskan bahwa kolaborasi antara kampus, masyarakat, industri, dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan inovasi yang berdampak luas,” pungkasnya.