inspirasi alumni unusida nilma firda nur fidia

Luar Biasa! Alumni Manajemen UNUSIDA Sukses Terapkan Ilmu Kuliah di Dunia Kerja

SIDOARJO – Pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja. Tidak hanya memberikan bekal pengetahuan akademik, perguruan tinggi juga berperan dalam membentuk keterampilan, karakter, serta kesiapan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan profesional. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Nilma Firda Nur Fidia, S.M., alumni Program Studi S1 Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) tahun 2023 yang kini berkarier di bidang administrasi di PT Young Tree Industries.

Perjalanan Nilma dari bangku kuliah menuju dunia profesional menjadi salah satu gambaran bahwa pendidikan yang diperoleh selama masa studi dapat memberikan manfaat nyata dalam perjalanan karier. Ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama menempuh pendidikan di Program Studi S1 Manajemen menjadi bekal penting bagi Nilma dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di dunia kerja.

Bagi Nilma, keterkaitan antara ilmu yang dipelajari di perguruan tinggi dengan pekerjaan yang dijalani saat ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Pemahaman tentang manajemen yang diperoleh selama perkuliahan membuat dirinya memiliki dasar pengetahuan yang cukup untuk memahami berbagai tanggung jawab di lingkungan kerja.

“Ilmu yang saya peroleh selama kuliah di UNUSIDA sangat selaras dengan pekerjaan yang saya jalani saat ini. Bekal tersebut membuat saya lebih mudah memahami dunia kerja dan menjalankan tanggung jawab secara profesional.” ungkap Nilma.

Sebagai tenaga administrasi di PT Young Tree Industries, Nilma dituntut untuk memiliki ketelitian, kedisiplinan, kemampuan mengelola informasi, serta kecakapan dalam menjalankan berbagai pekerjaan administratif. Aktivitas tersebut membutuhkan kemampuan untuk bekerja secara terstruktur dan bertanggung jawab, sehingga pengetahuan yang diperoleh selama masa kuliah menjadi bagian penting dalam mendukung pekerjaannya.

Perkuliahan di bidang manajemen memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bagaimana sebuah organisasi dan perusahaan menjalankan berbagai fungsi untuk mencapai tujuan. Pengetahuan tersebut menjadi dasar yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan, termasuk administrasi yang membutuhkan kemampuan pengelolaan, koordinasi, komunikasi, serta ketelitian.

Bagi Nilma, pengalaman selama menjadi mahasiswa bukan hanya tentang menyelesaikan tugas akademik dan memperoleh gelar sarjana. Lebih dari itu, masa perkuliahan menjadi proses pembentukan pola pikir dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Kebiasaan menyelesaikan tugas, mengikuti proses pembelajaran, bekerja dalam tim, serta berinteraksi dengan lingkungan kampus menjadi pengalaman yang turut membentuk kemampuan profesional.

Dunia kerja tentunya memiliki dinamika yang berbeda dengan dunia perkuliahan. Seorang pekerja harus mampu beradaptasi dengan sistem kerja, target, aturan, serta tanggung jawab yang telah ditetapkan. Dalam kondisi tersebut, kemampuan untuk terus belajar dan menyesuaikan diri menjadi hal yang sangat penting.

Pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNUSIDA membantu Nilma menghadapi proses tersebut dengan lebih percaya diri. Baginya, ilmu yang diperoleh selama perkuliahan tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat diterapkan secara langsung sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Kisah Nilma juga menunjukkan pentingnya relevansi antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesional.

Program Studi S1 Manajemen UNUSIDA terus mendorong mahasiswa untuk memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai dunia manajemen sekaligus kemampuan yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan. Pembelajaran yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun karier, baik di dunia industri, lembaga pemerintahan, organisasi, maupun bidang lainnya.

Bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan, perjalanan Nilma dapat menjadi inspirasi bahwa setiap proses selama kuliah memiliki nilai dan manfaat untuk masa depan. Tugas, pengalaman, tantangan, maupun kesempatan untuk mengembangkan diri merupakan bagian dari proses pembentukan kompetensi yang suatu saat akan dibutuhkan di dunia kerja.

Kesuksesan alumni tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi cerminan kontribusi institusi pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dan berdaya saing. Perjalanan Nilma menjadi bukti bahwa bekal pendidikan yang diperoleh di UNUSIDA dapat menjadi modal dalam menghadapi tuntutan pekerjaan secara profesional.

Ke depan, pengalaman para alumni diharapkan dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa UNUSIDA untuk memanfaatkan masa perkuliahan secara maksimal. Selain mengejar pencapaian akademik, mahasiswa juga perlu membangun keterampilan, memperluas pengalaman, serta mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Kisah Nilma Firda Nur Fidia menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kesuksesan tidak berhenti setelah memperoleh gelar sarjana. Justru, kelulusan menjadi awal untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari dan terus mengembangkan diri melalui pengalaman nyata.

Dengan semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjalankan tanggung jawab secara profesional, alumni UNUSIDA diharapkan mampu memberikan kontribusi positif di berbagai bidang. Dari ruang kelas menuju dunia kerja, setiap ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi bagian dari perjalanan untuk tumbuh, berkarya, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

PEMBERITAHUAN PELAKSANAAN WISUDA X UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SIDOARJO 1

PEMBERITAHUAN PELAKSANAAN WISUDA X UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SIDOARJO

Yth. Calon Peserta Wisuda X Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo di tempat.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrohmanirrohim

Salam silaturahim kami sampaikan, semoga rahmat dan rida Allah Swt. senantiasa mengiringi dalam berbagai aktivitas keseharian kita. Melalui surat pemberitahuan ini, kami ingin menyampaikan beberapa informasi terkait pelaksanaan Wisuda X Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo.

1. Wisuda X Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dilaksanakan pada hari Minggu, 20 September 2026.

2. Gladi bersih wisuda dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 September 2026.

3. Biaya pendaftaran Wisuda X Tertera di lampiran surat

4. Batas akhir pendaftaran Wisuda X adalah:

● FKIP, Filkom, dan FAI tanggal 10 Agustus 2026

● FE dan FT tanggal 21 Agustus 2026

5. Pendaftaran Wisuda X dilakukan secara daring dengan mengisi formulir melalui tautan: https://s.unusida.ac.id/DaftarWisudaX

6. Pembayaran biaya Wisuda X tanggal 3 Agustus s.d. 4 September 2026. Pembayaran dilakukan melalui virtual account khusus wisuda di my.unusida.ac.id. Informasi terkait kode virtual account akan disampaikan lebih lanjut.

7. Undangan untuk wali wisudawan/ti diberikan pada saat acara gladi bersih

8. Undangan berlaku untuk 2 (dua) wali wisudawan/ti

Terima kasih kami sampaikan untuk perhatian yang diberikan pada pemberitahuan ini.

Wallahul Muwafiq Ila Aqwamith Thoriq
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

BUKA LINK SURAT PEMBERITAHUAN WISUDA

Prodi Manajemen FE UNUSIDA Perkuat Link and Match melalui Implementation Agreement dengan LSP Teknologi Data Digital Indonesia 2

Prodi Manajemen FE UNUSIDA Perkuat Link and Match melalui Implementation Agreement dengan LSP Teknologi Data Digital Indonesia

Sidoarjo – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan LSP Teknologi Data Digital Indonesia. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi pendidikan berbasis kompetensi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia profesi di era transformasi digital.

Penandatanganan Implementation Agreement dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak untuk mengembangkan program sertifikasi kompetensi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyelarasan pembelajaran dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa Program Studi Manajemen diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh sertifikasi profesi yang diakui secara nasional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Kegiatan penandatanganan dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, perwakilan LSP Teknologi Data Digital Indonesia, dosen, serta tamu undangan. Momentum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Program Studi Manajemen dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan industri.

Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek dunia bisnis dan manajemen. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memastikan bahwa lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi profesional yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi dari lembaga yang kredibel.

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata Program Studi Manajemen dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Sertifikasi profesi menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan dunia industri terhadap kualitas lulusan UNUSIDA,” ujarnya.

Melalui Implementation Agreement ini, kedua institusi sepakat untuk mengimplementasikan berbagai program kolaboratif, antara lain penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa, pelatihan berbasis kompetensi, penyelarasan kurikulum dengan perkembangan industri digital, peningkatan kapasitas dosen, serta kegiatan akademik lainnya yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

LSP Teknologi Data Digital Indonesia sebagai lembaga sertifikasi profesi memiliki peran penting dalam memastikan bahwa proses asesmen kompetensi dilaksanakan berdasarkan standar yang berlaku. Dengan demikian, sertifikat kompetensi yang diperoleh mahasiswa menjadi bukti pengakuan atas kemampuan yang dimiliki dan dapat meningkatkan daya saing di pasar kerja nasional.

Perwakilan LSP Teknologi Data Digital Indonesia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi merupakan salah satu strategi efektif dalam menciptakan lulusan yang siap bekerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan industri saat ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga kemampuan praktis yang dapat dibuktikan melalui asesmen kompetensi. Oleh karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional.

Bagi mahasiswa, kerja sama ini membuka peluang untuk mengikuti sertifikasi pada berbagai skema kompetensi yang relevan dengan bidang manajemen dan perkembangan ekonomi digital. Melalui proses asesmen yang dilaksanakan oleh asesor kompeten, mahasiswa dapat mengukur kemampuan sekaligus memperoleh pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki.

Selain penyelenggaraan sertifikasi, kerja sama ini juga diharapkan menjadi wadah pengembangan berbagai program bersama, seperti seminar, pelatihan, workshop, kuliah praktisi, penyusunan skema kompetensi, hingga penguatan jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan lapangan kerja.

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA memandang bahwa penguatan kemitraan dengan lembaga profesi merupakan bagian penting dari implementasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan ini menempatkan kompetensi lulusan sebagai indikator utama keberhasilan pembelajaran sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah akademik, tetapi juga memiliki pengakuan profesional yang mendukung pengembangan karier.

Sejalan dengan visi UNUSIDA sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul, inovatif, dan berdaya saing global, penandatanganan Implementation Agreement ini menjadi salah satu bentuk nyata penguatan budaya mutu dan kolaborasi strategis dengan mitra eksternal. Program Studi Manajemen optimistis bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mahasiswa, dosen, maupun institusi.

Ke depan, implementasi kerja sama akan terus dievaluasi dan dikembangkan melalui berbagai program yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi lulusan. Dengan sinergi yang kuat antara Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA dan LSP Teknologi Data Digital Indonesia, diharapkan lahir lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan dunia industri di tingkat nasional maupun internasional.

Prodi Manajemen FE UNUSIDA Perkuat Kompetensi Lulusan lewat Implementation Agreement dengan LSP Cipta Unggul 3

Prodi Manajemen FE UNUSIDA Perkuat Kompetensi Lulusan lewat Implementation Agreement dengan LSP Cipta Unggul

Sidoarjo – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan LSP Cipta Unggul. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis kompetensi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional.

Penandatanganan Implementation Agreement dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut kemitraan antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga sertifikasi profesi yang memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan uji sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan Fakultas Ekonomi, jajaran Program Studi Manajemen, perwakilan LSP Cipta Unggul, dosen, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan mutu pendidikan. Penandatanganan Implementation Agreement menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pengakuan kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi profesi.

“Perkembangan dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang terukur dan diakui secara profesional. Melalui Implementation Agreement dengan LSP Cipta Unggul, kami berharap mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh sertifikasi kompetensi sehingga semakin siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Melalui implementasi kerja sama ini, berbagai program akan dikembangkan secara berkelanjutan. Di antaranya adalah penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi, peningkatan kapasitas dosen, hingga kegiatan pendampingan dalam implementasi standar kompetensi di lingkungan Program Studi Manajemen.

Perwakilan LSP Cipta Unggul menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh UNUSIDA. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah akademik, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.

“Lulusan yang memiliki sertifikat kompetensi akan memperoleh nilai tambah ketika memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi dan LSP perlu terus diperkuat agar proses pembelajaran selaras dengan kebutuhan industri,” ungkapnya.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik, seperti seminar, workshop, pelatihan, penyusunan skema kompetensi, hingga pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan perkembangan teknologi, bisnis, dan transformasi digital.

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA memandang bahwa sertifikasi profesi merupakan bagian penting dalam mendukung implementasi kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada Outcome-Based Education (OBE). Melalui pendekatan tersebut, lulusan tidak hanya diukur berdasarkan capaian akademik, tetapi juga kemampuan profesional yang dapat dibuktikan melalui pengakuan kompetensi dari lembaga yang kredibel.

Kerja sama dengan LSP Cipta Unggul juga diharapkan mampu memperluas jejaring kemitraan Program Studi Manajemen dengan berbagai institusi profesional sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Sejalan dengan visi UNUSIDA sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, Program Studi Manajemen terus melakukan inovasi dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, serta peningkatan kualitas layanan akademik. Kehadiran Implementation Agreement ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut sekaligus memperkuat posisi Program Studi Manajemen sebagai program studi yang berorientasi pada pengembangan kompetensi lulusan.

Ke depan, kedua institusi berkomitmen untuk melaksanakan seluruh program yang telah disepakati secara berkelanjutan melalui evaluasi dan pengembangan bersama. Dengan demikian, implementasi kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, maupun para pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi ini, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA optimistis mampu mencetak lulusan yang unggul, profesional, adaptif, dan memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi UNUSIDA dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era global.

Prodi Manajemen FE UNUSIDA Sukses Gelar Sertifikasi Kompetensi BNSP 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja 4

Prodi Manajemen FE UNUSIDA Sukses Gelar Sertifikasi Kompetensi BNSP 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Sidoarjo, 30 Juli 2026 – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan melalui penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Auditorium Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA dan diikuti oleh puluhan mahasiswa Program Studi Manajemen.

Pelaksanaan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya Prodi Manajemen FE UNUSIDA dalam mendukung implementasi pembelajaran berbasis kompetensi sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki pengakuan kompetensi sesuai standar nasional. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia usaha dan dunia industri yang semakin dinamis.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan LSP Cipta Unggul, Bapak Muhrozi selaku Komisaris, serta perwakilan LSP Teknologi Data Digital Indonesia, Bapak Lukman. Pada kesempatan tersebut, sambutan pembukaan disampaikan oleh Ahmad Zaki, S.E., M.M., selaku Sekretaris Program Studi Manajemen yang mewakili Ketua Program Studi dan Dekan Fakultas Ekonomi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya LSP Cipta Unggul dan LSP Teknologi Data Digital Indonesia, yang telah menjalin kerja sama sehingga kegiatan sertifikasi kompetensi dapat terselenggara dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi tahun ini mencakup tiga skema kompetensi, yaitu Skema Staf Pengajaran, Skema Staf Sumber Daya Manusia (SDM), dan Skema Digital Marketing. Ketiga skema tersebut dirancang untuk memberikan pengakuan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri saat ini.

“Sertifikasi BNSP bukan hanya menjadi syarat administratif, tetapi merupakan bukti kompetensi yang diakui secara nasional. Melalui sertifikasi ini diharapkan mahasiswa memiliki nilai tambah, meningkatkan daya saing, serta lebih siap memasuki dunia kerja sesuai bidang kompetensinya masing-masing,” ungkap Ahmad Zaki dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan bahwa para peserta sebelumnya telah mengikuti rangkaian asesmen pada tanggal 27 dan 28 Juli 2026. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan telah memahami seluruh materi yang disampaikan oleh asesor sebagai bekal dalam mengikuti uji kompetensi pada hari pelaksanaan.

Menurutnya, proses sertifikasi bukan hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menilai kompetensi praktis yang menjadi kebutuhan dunia kerja. Karena itu, peserta diminta mengikuti seluruh tahapan asesmen dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, serta menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.

Kegiatan sertifikasi kompetensi ini mendapat pendampingan langsung dari asesor profesional yang telah memiliki sertifikasi sesuai bidang masing-masing. Seluruh proses asesmen dilaksanakan mengacu pada standar kompetensi kerja nasional sehingga hasil sertifikasi dapat menjadi bukti kompetensi yang diakui secara luas oleh dunia industri.

Melalui pelaksanaan sertifikasi ini, Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA terus berupaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Sertifikat kompetensi yang diperoleh mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan perusahaan terhadap kompetensi lulusan sekaligus memperbesar peluang mereka untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan karier profesional.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Fakultas Ekonomi UNUSIDA dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menekankan pentingnya lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Integrasi antara pembelajaran di kelas dengan sertifikasi profesi menjadi salah satu strategi untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja.

Di akhir sambutannya, Ahmad Zaki menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Program Studi Manajemen dan Dekan Fakultas Ekonomi belum dapat hadir secara langsung sehingga dirinya mendapat amanah untuk mewakili dalam membuka kegiatan. Ia berharap seluruh rangkaian Sertifikasi Kompetensi BNSP dapat berjalan lancar dan seluruh peserta memperoleh hasil terbaik.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Sertifikasi Kompetensi BNSP Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Tahun 2026 untuk Skema Staf Pengajaran, Staf Sumber Daya Manusia, dan Digital Marketing secara resmi dibuka.

Melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi secara berkelanjutan, Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi UNUSIDA semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui secara nasional. Langkah ini menjadi bagian dari visi UNUSIDA untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan perkembangan dunia industri di era transformasi digital.

Rombongan mahasiswa Fakultas Ekonomi berfoto di PT Marifood Semarang (Foto: Humas UNUSIDA)

Company Visit Fakultas Ekonomi UNUSIDA 2026, Perkuat Wawasan Industri dan Kompetensi Mahasiswa

SEMARANG — Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menyelenggarakan Company Visit FE 2026 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Akuntansi dan Program Studi Manajemen selama dua hari, Senin-Selasa (27-28/7/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia industri secara langsung sekaligus memahami penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

Dekan Fakultas Ekonomi UNUSIDA, Muhafidhah Novie, menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk menggali wawasan industri. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta pasif, tetapi juga aktif berdiskusi dengan pihak perusahaan terkait proses bisnis, tantangan industri, strategi pengembangan perusahaan, hingga peluang karier setelah lulus.

Melalui perpaduan pembelajaran industri dan kegiatan kebersamaan, Fakultas Ekonomi UNUSIDA terus berupaya menciptakan pengalaman pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Diharapkan, mahasiswa mampu berkembang menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, profesional, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami secara nyata bagaimana teori yang dipelajari di bangku kuliah diterapkan dalam dunia kerja,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi experiential learning yang mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman langsung di lapangan. Interaksi dengan dunia industri juga memberikan pemahaman tentang budaya kerja profesional, kompetensi yang dibutuhkan, serta dinamika persaingan di dunia usaha.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan keberangkatan mahasiswa menuju Semarang. Setibanya di lokasi, rombongan melaksanakan kunjungan industri ke PT Victoria Care Indonesia Tbk – Departemen Oemah Herborist Semarang. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai profil perusahaan, proses produksi produk berbahan alami, inovasi produk, hingga strategi pemasaran.

Mahasiswa juga mendapatkan wawasan penting mengenai standar operasional perusahaan, pengendalian kualitas, serta pentingnya inovasi berkelanjutan dalam menjaga kepercayaan konsumen. Bagi mahasiswa Program Studi Akuntansi, kunjungan ini memberikan perspektif tentang pengelolaan keuangan perusahaan, sementara mahasiswa Manajemen dapat melihat langsung praktik manajemen operasional dan strategi bisnis.

Setelah agenda industri, mahasiswa melanjutkan kegiatan ke kawasan Simpang Lima Semarang untuk menikmati suasana kota sekaligus mempererat kebersamaan. Pada malam harinya, seluruh peserta beristirahat di Hotel Olympic Semarang.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Marifood Semarang. Mahasiswa kembali memperoleh pengalaman belajar langsung mengenai proses produksi, pengendalian mutu, manajemen operasional, serta strategi menjaga daya saing produk di pasar.

Kunjungan ini memberikan pemahaman komprehensif bagi mahasiswa terkait efisiensi produksi, pengelolaan sumber daya manusia, serta inovasi sebagai kunci keberhasilan perusahaan. Hal ini sekaligus memperkuat keterkaitan antara teori akademik dengan praktik di dunia industri.

Sebagai penutup, rombongan mengunjungi destinasi wisata New Celosia Bandungan Semarang. Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan antar mahasiswa lintas program studi.

Amaliyah NU: Rahasia Menebarkan Kasih Sayang, Menjaga Lisan, dan Memperbaiki Akhlak 5

Amaliyah NU: Rahasia Menebarkan Kasih Sayang, Menjaga Lisan, dan Memperbaiki Akhlak

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menggelar Kajian Aswaja Ngaji Rutin Pasaran Ba’da Dhuhur di Masjid K.H.M. Hasyim Asy’ari PCNU Sidoarjo sebagai bagian dari upaya memperkuat tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah di lingkungan kampus. Kegiatan yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat umum tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi spiritual untuk mengamalkan ajaran Islam yang moderat, santun, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.

Kajian yang diasuh oleh Machfudzil Asror, M.Pd.I. ini mengkaji Kitab Arbain karya Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari, sebuah kitab yang berisi kumpulan hadis-hadis pilihan sebagai pedoman pembentukan karakter seorang muslim. Kitab tersebut menjadi salah satu warisan intelektual ulama Nusantara yang hingga kini masih relevan dijadikan rujukan dalam membangun kehidupan beragama yang seimbang antara aspek ibadah, akhlak, dan hubungan sosial kemasyarakatan.

Pada pertemuan kali ini, kajian membahas beberapa hadis yang mengajarkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya pentingnya kasih sayang kepada sesama, menjaga lisan dan perbuatan, makna hijrah yang sesungguhnya, serta adab menjaga rencana dan nikmat yang Allah SWT berikan. Seluruh materi disampaikan dengan pendekatan yang aplikatif sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, kampus, maupun masyarakat.

Dalam penjelasannya, Machfudzil Asror menyampaikan bahwa Rasulullah ﷺ mengajarkan agar setiap muslim memiliki sifat penyayang terhadap seluruh makhluk Allah SWT. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ:

“Sayangilah makhluk yang ada di bumi, niscaya Dzat yang di langit akan menyayangi kalian.”
(HR. Abu Dawud No. 4941 dan At-Tirmidzi No. 1924).

Menurut beliau, kasih sayang merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan antarmanusia. Sikap tersebut tidak hanya diwujudkan kepada keluarga atau orang-orang yang dikenal, tetapi juga kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang suku, budaya, maupun status sosial. Bahkan, Islam juga mengajarkan kasih sayang kepada hewan, tumbuhan, serta lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Ia menjelaskan bahwa dalam dunia pendidikan, nilai kasih sayang memiliki peran yang sangat penting. Seorang pendidik tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membimbing, melayani, dan memberikan keteladanan kepada peserta didik. Dengan pendekatan yang penuh kasih sayang, proses pendidikan akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai tersebut selaras dengan visi pendidikan Islam yang menempatkan akhlak sebagai tujuan utama pembelajaran.

Kajian juga menegaskan pentingnya menjaga lisan dan perbuatan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Seorang muslim adalah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari lisan dan tangannya.”
(HR. Bukhari No. 10 dan Muslim No. 40).

Machfudzil Asror menjelaskan bahwa hadis tersebut mengandung pesan yang sangat relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini. Seorang muslim dituntut untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, menulis, maupun menyebarkan informasi. Perkataan yang mengandung fitnah, ghibah, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain dan merusak ukhuwah Islamiyah.

Beliau mengingatkan bahwa keislaman seseorang tidak hanya diukur dari kesungguhan menjalankan ibadah ritual seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur’an, tetapi juga tercermin dari perilaku sehari-hari yang membawa rasa aman, nyaman, dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, menjaga lisan merupakan salah satu bentuk ibadah yang harus senantiasa dilatih agar setiap ucapan bernilai kebaikan dan tidak menyakiti hati orang lain.

Selain itu, pemateri menjelaskan bahwa hijrah yang dimaksud Rasulullah ﷺ bukan hanya berpindah tempat, melainkan berpindah dari kebiasaan buruk menuju ketaatan kepada Allah SWT. Hijrah merupakan proses perubahan diri yang dilakukan secara terus-menerus melalui perbaikan akhlak, peningkatan kualitas ibadah, dan pengendalian hawa nafsu.

Dalam perspektif tasawuf, proses tersebut dimulai dengan takhalli, yaitu membersihkan hati dari berbagai sifat tercela seperti iri, dengki, sombong, riya’, dan hasad. Setelah itu dilanjutkan dengan tahalli, yakni menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji seperti ikhlas, sabar, jujur, amanah, rendah hati, kasih sayang, dan tawadhu’. Menurut Machfudzil Asror, kedua tahapan tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi muslim yang berakhlakul karimah serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama juga disampaikan nasihat agar setiap muslim menjaga rencana yang masih dalam proses. Mengacu pada riwayat Imam ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam al-Kabir, umat Islam dianjurkan untuk tidak tergesa-gesa mengumbar rencana yang belum terwujud. Sebaliknya, seseorang hendaknya memperbanyak doa, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT sembari menjaga kerahasiaan rencana hingga benar-benar siap diwujudkan.

Sikap tersebut merupakan bentuk kehati-hatian agar terhindar dari rasa dengki, prasangka buruk, maupun berbagai hambatan yang dapat mengganggu proses ikhtiar. Selain itu, menjaga rencana juga melatih seseorang untuk lebih fokus bekerja daripada sekadar mencari pengakuan. Setelah cita-cita atau program berhasil diwujudkan, barulah hasilnya dapat disampaikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Di akhir kajian, Machfudzil Asror mengajak seluruh peserta untuk menjadikan hadis-hadis Rasulullah ﷺ sebagai pedoman hidup yang diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ilmu yang dipelajari tidak akan memberikan keberkahan apabila berhenti pada aspek pengetahuan semata, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Melalui Kajian Aswaja Ngaji Rutin Pasaran, UNUSIDA terus berkomitmen memperkuat pemahaman keislaman warga kampus berdasarkan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar kampus dalam membangun budaya akademik yang berpadu dengan nilai-nilai spiritual sehingga lahir insan akademik yang unggul, berintegritas, dan berakhlakul karimah. Nilai-nilai yang diajarkan Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi amaliyah yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak mulia, kepedulian sosial, semangat menebarkan rahmat bagi seluruh alam, serta pengabdian nyata kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Reporter: Humas UNUSIDA

Suasana pengangkatan piala oleh seluruh pemain dan official tim Futsal Fakultas Teknik setelah kembali menjadi juara 1 UNUSIDA CUP 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

Back to Back Champions, Tim Futsal Fakultas Teknik Sukses Pertahankan Gelar UNUSIDA CUP

SIDOARJO — Tim futsal Fakultas Teknik (FT) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi dengan menjadi juara dalam UNUSIDA CUP VII Turnamen Futsal Antar Fakultas yang digelar di Fatkhi Futsal Centre, Randegan, Tanggulangin, Sidoarjo, Sabtu (25/7/2026).

Keberhasilan tersebut sekaligus membawa FT UNUSIDA meraih gelar back to back champions setelah sebelumnya berhasil menjadi juara pada edisi UNUSIDA CUP tahun lalu. Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan kekuatan tim Fakultas Teknik dalam mempertahankan dominasinya di ajang olahraga antarfakultas.

Salah satu pemain, Maulana Annafis, mengungkapkan bahwa UNUSIDA CUP VII menjadi turnamen terakhir yang diikutinya sebagai mahasiswa UNUSIDA. Pasalnya, tahun ini menjadi kesempatan terakhirnya sebagai mahasiswa aktif program studi Teknik Lingkungan yang akan mengikuti prosesi wisuda pada September mendatang.

“Turnamen tahun ini menjadi UNUSIDA CUP terakhir bagi saya karena Insyaallah September nanti akan mengikuti wisuda. Saya berharap futsal di Fakultas Teknik dapat terus berkembang dan tidak hanya berprestasi di lingkup internal kampus,” ujarnya.

Ia mendorong mahasiswa Fakultas Teknik untuk berani mencari tantangan baru dengan mengikuti kompetisi antarkampus. Menurutnya, prestasi yang telah diraih di tingkat internal harus menjadi pijakan untuk berkembang lebih jauh.

“Jangan puas sampai di sini. Terus cari tantangan baru, berani keluar dari zona nyaman, dan buktikan bahwa mahasiswa UNUSIDA bisa berprestasi lebih jauh lagi,” tegasnya.

Menurutnya, dengan manajemen dan pengelolaan yang baik, futsal dapat menjadi salah satu cabang olahraga prestisius bagi mahasiswa. Selain menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, futsal juga dapat menunjang prestasi mahasiswa di bidang nonakademik.

Sementara itu, Ketua UKM Futsal UNUSIDA Dikqi Apriliyanto, mengapresiasi kerja sama tim yang ditunjukkan oleh Fakultas Teknik sepanjang turnamen. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kekompakan dan kerja kolektif seluruh anggota tim. Melalui manajemen dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Fakultas Teknik dapat menyusun strategi pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga dapat berjalan beriringan dengan prestasi akademik.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama tim yang kolektif dari Fakultas Teknik. Teknik memiliki sumber daya manusia yang mumpuni di berbagai bidang, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam mengembangkan dan mewadahi potensi mahasiswa untuk berprestasi di bidang nonakademik, seperti futsal,” ungkapnya.

Suasana Opening Ceremony UNUSIDA CUP VII 2026, Turnamen Futsal Mahasiswa Antar Fakultas (Foto: NU Delta)

Perkuat Sportivitas dan Solidaritas Antarmahasiswa, UKM Futsal Sukses Gelar Turnamen Antar Fakultas UNUSIDA CUP VII 2026

SIDOARJO — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menggelar UNUSIDA CUP VII Turnamen Futsal Antar Fakultas di Fatkhi Futsal Centre, Randegan, Tanggulangin, Sidoarjo, Sabtu (25/7/2026).

UNUSIDA CUP VII kali ini diikuti oleh mahasiswa aktif UNUSIDA angkatan 2022 hingga 2025. Setiap fakultas diwajibkan mengirimkan dua tim untuk mengikuti kompetisi tersebut. Sebanyak 8 tim turut ambil bagian dalam turnamen yang diselenggarakan dengan biaya pendaftaran sebesar Rp170 ribu per tim.

Ketua UKM Futsal UNUSIDA, Dikqi Apriliyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus mempererat kebersamaan antarmahasiswa. Dengan mengusung semangat ‘Bersatu dalam Kompetisi, Berprestasi untuk UNUSIDA’, ia menyebut bahwa turnamen tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi bagi mahasiswa UNUSIDA dari berbagai fakultas..

“Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi bagi mahasiswa UNUSIDA dari berbagai fakultas. Kami berharap melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, dan bersama-sama meraih prestasi untuk UNUSIDA,” ujar mahasiswa Teknik Industri tersebut.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni UNUSIDA, Fajar Nur Yasin, menyampaikan bahwa turnamen futsal merupakan bagian dari bentuk pengembangan potensi mahasiswa di luar kegiatan akademik.

Menurutnya, kegiatan kemahasiswaan seperti turnamen olahraga menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, membangun kerja sama, serta melatih kepemimpinan dan sportivitas.

“Turnamen futsal ini merupakan bagian dari bentuk ekstensi mahasiswa ketika berada di luar kegiatan akademik. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki,” ungkap Fajar.

Ia juga mengapresiasi UKM Futsal UNUSIDA yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan organisasi kemahasiswaan menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi mahasiswa.

“Kami yakin keberadaan UKM Futsal UNUSIDA dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan minat mahasiswa di bidang olahraga. Turnamen UNUSIDA CUP ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarmahasiswa serta mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik UNUSIDA,” pungkasnya.

Cak dan Neng PGSD UNUSIDA Hadirkan Gerakan Inspiratif "Satu Anak, Satu Cerita" pada Hari Anak Nasional 2026 6

Cak dan Neng PGSD UNUSIDA Hadirkan Gerakan Inspiratif “Satu Anak, Satu Cerita” pada Hari Anak Nasional 2026

SIDOARJO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Cak dan Neng Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) berkolaborasi dengan Komunitas Teman Baik dan Yayasan Indonesia Bintang Langit menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Satu Anak, Satu Cerita: Satu Buku untuk Indonesia” di SDN Kupang 4 Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa PGSD UNUSIDA dalam mendukung peningkatan budaya literasi sekaligus memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Melalui kolaborasi lintas komunitas, peserta didik diajak belajar, berkarya, dan menikmati pengalaman edukasi yang menyenangkan.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony dari Cak dan Neng PGSD UNUSIDA, kemudian dilanjutkan sambutan dari perwakilan Kepala SDN Kupang 4 Jabon, Komunitas Teman Baik, Yayasan Indonesia Bintang Langit, serta Ketua Paguyuban Cak dan Neng PGSD UNUSIDA.

Dalam sambutannya, seluruh pihak mengapresiasi sinergi yang terjalin sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya literasi, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa sejak usia dini.

Pada sesi utama, para Winner Cak dan Neng PGSD UNUSIDA memberikan materi mengenai hak dan kewajiban anak serta teknik menulis cerita pendek (cerpen) secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.

Materi mengenai hak dan kewajiban anak bertujuan menanamkan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjalankan hak sekaligus kewajiban dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Sementara itu, pada sesi literasi, peserta dikenalkan dengan tahapan menulis cerpen yang baik, mulai dari menentukan tema dan amanat, menyusun alur cerita, menciptakan tokoh dan penokohan, menentukan latar, hingga menggunakan bahasa yang komunikatif sesuai kaidah penulisan.

Melalui materi tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, menuangkan pengalaman maupun imajinasi ke dalam karya tulis, serta menumbuhkan minat membaca dan menulis sejak dini.

Usai penyampaian materi, peserta didik dibagi menjadi dua kelompok untuk mengikuti sesi diskusi. Kegiatan ini dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, keberanian menyampaikan pendapat, sekaligus meningkatkan kerja sama antarsiswa.

Suasana semakin semarak ketika para peserta mengikuti berbagai fun games edukatif yang dipandu oleh panitia dari masing-masing lembaga. Berbagai permainan dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir, membangun kepercayaan diri, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket bantuan pendidikan dan paket gizi dari Komunitas Teman Baik, pembagian buku cerita oleh Cak dan Neng PGSD UNUSIDA, serta pembagian paket alat tulis (ATK) dari Yayasan Indonesia Bintang Langit.

Pembagian buku cerita menjadi bagian penting dari gerakan “Satu Anak, Satu Cerita: Satu Buku untuk Indonesia”, dengan harapan setiap anak memiliki kesempatan membaca, memperluas wawasan, mengembangkan imajinasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini.

Kegiatan ditutup dengan bernyanyi bersama lagu Laskar Pelangi yang dipandu oleh Cak dan Neng PGSD UNUSIDA. Suasana penuh keceriaan terlihat dari antusiasme peserta didik yang mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Selanjutnya, seluruh guru, peserta, panitia, dan mitra kegiatan mengikuti sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Sebanyak 12 peserta didik SDN Kupang 4 Jabon mengikuti kegiatan ini. Meski jumlah peserta tidak banyak, semangat mereka dalam belajar dan mengikuti setiap sesi menjadi inspirasi bagi seluruh panitia.

Antusiasme para siswa menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa akses terhadap pendidikan dan literasi harus terus diperjuangkan bagi seluruh anak Indonesia.

Ketua Pelaksana kegiatan, Moh Ricky Alfiansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ketua Program Studi PGSD UNUSIDA Ibu Maulida Lestari, M.Pd., Ketua Himpunan Mahasiswa PGSD Zafrina Jihan Sajida, seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa PGSD, Komunitas Teman Baik, Yayasan Indonesia Bintang Langit, Kepala Sekolah beserta dewan guru SDN Kupang 4 Jabon, serta seluruh panitia yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, Cak dan Neng PGSD UNUSIDA berharap semangat berbagi dan budaya literasi terus tumbuh di kalangan anak-anak Indonesia. Meski tidak semua orang pernah merasakan tantangan yang dihadapi anak-anak di daerah yang kerap terdampak genangan air pasang, kebahagiaan sederhana yang dibagikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan menggapai mimpi.

“Satu cerita dari kami, seribu semangat dari mereka.” Dari langkah kecil yang dilakukan bersama, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan gemar membaca.