Dekan FILKOM UNUSIDA Turut Berkontribusi dalam YSEALI Regional Workshop CyberSafe ASEAN di Jakarta (Foto: Humas UNUSIDA)

Dekan FILKOM UNUSIDA Diundang dalam Forum ASEAN Outsmart the Scammers, Perkuat Kolaborasi Lawan Kejahatan Siber

JAKARTA — Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., turut berkontribusi dalam kegiatan YSEALI Regional Workshop CyberSafe ASEAN: Equipping Young Leaders to Outsmart Scammers yang digelar di Jakarta pada akhir Januari 2026 lalu.

Workshop regional ini menjadi wadah strategis bagi para pemimpin muda dari negara-negara anggota ASEAN dan Timor-Leste untuk meningkatkan kapasitas, memperdalam pemahaman, serta membangun jejaring kolaboratif dalam menghadapi ancaman keamanan siber dan penipuan daring yang kian kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Arda menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya memperkuat kolaborasi regional menghadapi maraknya penipuan online dan kejahatan siber ini. Sebagai seorang dari kalangan akademisi, pihaknya memiliki komitmen bersama untuk memberantas kejahatan digital lintas negara.

“Saya hadir disini untuk mencerminkan komitmen institusi pendidikan tinggi dalam mendukung upaya pencegahan penipuan online dan kejahatan siber, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam pengembangan literasi digital, keamanan siber, serta kolaborasi lintas negara,” ujarnya kepada Humas UNUSIDA, Selasa (3/2/2026).

Forum ini mempertemukan praktisi, akademisi, pembuat kebijakan, serta pegiat keamanan digital dari berbagai negara di kawasan ASEAN. Melalui diskusi strategis, berbagi praktik terbaik, dan penguatan jejaring profesional, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, kapasitas, serta kerja sama regional dalam menghadapi ancaman penipuan online yang kian kompleks dan masif.

Melalui tema Outsmart the Scammers, acara ini menegaskan pentingnya pendekatan cerdas, kolaboratif, dan berbasis pengetahuan dalam melawan pelaku kejahatan siber. Para peserta diajak memahami pola terbaru penipuan digital, dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan, serta strategi pencegahan dan penanganan yang efektif di tingkat nasional maupun regional.

Dalam forum ini, Dr. Arda juga turut berbagi perspektif akademik terkait penguatan literasi keamanan siber di kalangan generasi muda serta pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang sehat. Kontribusi tersebut menegaskan peran institusi pendidikan tinggi sebagai agen perubahan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan teknologi.

“Kolaborasi regional seperti sangat penting untuk menghadapi modus penipuan online yang semakin beragam, mulai dari phishing, penipuan investasi digital, hingga penyalahgunaan data pribadi,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan internasional ini sejalan dengan komitmen kampus untuk terus memperluas jejaring global sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam isu-isu strategis, khususnya keamanan siber. Ia berharap, hasil dari workshop ini dapat ditransformasikan menjadi program edukasi dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung, guna meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga keamanan di ruang digital.

“Sinergi berkelanjutan antarprofesional ASEAN untuk saling berbagi informasi, memperkuat kebijakan, dan mendorong aksi nyata dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital. Inisiatif ini menjadi langkah strategis menuju kawasan ASEAN yang lebih aman, cerdas, dan tangguh di era transformasi digital,” ungkapnya.

Kegiatan ini didukung berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap isu keamanan digital dan perlindungan masyarakat di ruang siber, serta diimplementasikan oleh Biji–Biji Initiative sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya di kawasan ASEAN.

Prodi Akuntansi UNUSIDA Gelar Workshop & Coaching Clinic Vol. III Artikel Publish Nasional 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

Prodi Akuntansi UNUSIDA Gelar Workshop & Coaching Clinic Vol. III Artikel Publish Nasional 2026

SIDOARJO – Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset mahasiswa melalui kegiatan Workshop & Coaching Clinic Vol. III Artikel Publish Nasional 2026 bertema ‘Membangun Narasi Riset Berkualitas untuk Mempercepat Proses Terbit di Jurnal Terakreditasi’. Kegiatan ini dilaksanakan pada , bertempat di Lantai 4 Kampus II UNUSIDA, Selasa (27/1/2026).

Workshop menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Dosen Prodi Akuntansi FEB UPN Veteran Jawa Timur Dr. Gidion Budiwitjiaksono, S.E., M.Si., CfrA., CRA., CRP., dan Dosen Prodi Akuntansi FE UNUSIDA Kafidin Muzakki, S.E., M.Ak. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 serta dosen pendamping sebagai bagian dari penguatan budaya riset di lingkungan Prodi Akuntansi.

Ketua Program Studi Akuntansi UNUSIDA, Dian Fahriani, S.E., M.SA., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda berkelanjutan yang telah memasuki volume ketiga.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk meningkatkan kualitas mahasiswa, khususnya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek penelitian. Mahasiswa sebenarnya sudah memiliki proyek riset melalui perkuliahan, namun tantangannya adalah bagaimana hasil tersebut bisa dipublikasikan di jurnal terakreditasi. Melalui coaching clinic ini, kami ingin mendampingi mereka secara strategis hingga siap submit,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa workshop ini juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa menjelang semester akhir, di mana publikasi artikel menjadi salah satu target akademik.

“Melalui Workshop & Coaching Clinic Vol. III ini, kami berharap mahasiswa semakin percaya diri menulis karya ilmiah, aktif berkontribusi dalam publikasi nasional, serta mampu meningkatkan daya saing akademik di tingkat perguruan tinggi,” harapnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Gidion Budiwitjiaksono menekankan bahwa artikel ilmiah berangkat dari ide yang dituangkan secara tertulis agar memiliki rekam jejak akademik yang abadi.

“Kalau ide hanya disampaikan secara lisan, akan hilang begitu saja. Tapi ketika ditulis dan dipublikasikan, ide itu menjadi jejak ilmiah yang bisa diakses kapan pun. Jurnal terakreditasi berarti tulisan tersebut telah memenuhi standar kelayakan ilmiah untuk dikonsumsi publik,” jelasnya.

Ia juga membagikan tips teknis penulisan artikel, mulai dari struktur naskah, kesesuaian fokus jurnal, pentingnya afiliasi penulis, hingga ketelitian dalam mencantumkan daftar pustaka.

“Mahasiswa harus memahami rumah jurnal yang dituju. Jangan sampai salah kamar. Artikel akuntansi harus masuk jurnal akuntansi. Selain itu, pastikan semua referensi muncul di badan naskah dan ikuti template jurnal dengan disiplin, karena banyak artikel gugur di tahap administratif,” pesannya.

Sementara itu, Kafidin Muzakki, S.E., M.Ak., turut memberikan pendampingan praktis terkait penyusunan narasi penelitian serta strategi memilih jurnal yang relevan dengan topik riset mahasiswa.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga dirancang berkelanjutan melalui sesi pendampingan lanjutan, agar mahasiswa mampu menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan.

SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan Laksanakan Campus Visit ke UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan Laksanakan Campus Visit ke UNUSIDA, Perkuat Akses Pendidikan dan Wawasan Siswa

SIDOARJO – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menerima kunjungan campus visit dari SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan, Madura, sebagai bagian dari upaya membuka cakrawala pendidikan siswa sekaligus memperkuat jejaring antarlembaga. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua institusi ini dipusatkan di Hall Lantai 5 Kampus 2 Gedung A UNUSIDA, Kamis (29/1/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan bersama jajaran guru dan siswa. Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus menggali informasi seputar program studi, kewirausahaan, dan pendidikan keagamaan.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan, Eka Restuti Kusuma Ningrum, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan refleksi perjalanan hidupnya sebagai pendidik yang ditakdirkan mengabdi di wilayah luar Pulau Jawa.

“Awalnya saya tidak pernah membayangkan akan mengajar di Pamekasan. Namun ternyata Allah memberikan jalan yang berbeda. Justru di sana saya menemukan ketenangan, terlebih ketika berada di lingkungan pesantren dan Nahdlatul Ulama. Dari situlah tumbuh kesadaran bahwa anak-anak kami perlu diajak keluar melihat dunia yang lebih luas agar memperoleh ilmu yang lebih baik,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia di daerah menjadi alasan utama pihak sekolah memilih untuk bergerak keluar mencari tambahan wawasan bagi siswa.

“Wilayah kami jauh dari perkotaan. Maka kami membawa anak-anak ke sini agar mendapatkan ilmu dari luar, terutama tentang kewirausahaan dan pendidikan agama. Harapannya, ilmu yang diperoleh di UNUSIDA bisa kami aplikasikan sepulang ke Pamekasan,” jelasnya.

Secara khusus, rombongan menyatakan ketertarikan pada Fakultas Ekonomi untuk penguatan kewirausahaan serta Fakultas Agama Islam (PAI) yang relevan dengan kurikulum sekolah berbasis pesantren.

Sementara itu, Plt Rektor UNUSIDA,  Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menyambut hangat kedatangan rombongan SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan. Ia mengapresiasi semangat sekolah dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan.

“Atas nama civitas academica UNUSIDA, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan SMA/SMK Plus Zainuddin Pamekasan. Kunjungan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjembatani pendidikan antara daerah dan perkotaan,” ujarnya.

Dr. Hadi juga menegaskan bahwa UNUSIDA terbuka untuk berkolaborasi dalam peningkatan kualitas SDM, sejalan dengan program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Pihaknya berharap silaturahmi ini menjadi awal kerja sama berkelanjutan dalam mendukung pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas generasi muda, khususnya di wilayah Madura.

“Generasi hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Semangat saja tidak cukup, perlu arah yang jelas, pendampingan lembaga pendidikan, serta penguatan karakter. Kampus, sekolah, dan pesantren harus bersinergi membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi bangsa,” tambahnya.

Kegiatan campus visit ini diisi dengan pengenalan profil UNUSIDA, kunjungan fakultas, dialog interaktif, serta pemaparan peluang studi lanjut. Melalui kunjungan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi serta membawa semangat belajar kembali ke daerah asal.

SDM UNUSIDA Gelar Pelatihan Canva untuk Penguatan Branding Konten Fakultas (Foto: Humas UNUSIDA)

SDM UNUSIDA Gelar Pelatihan Canva untuk Perkuat Branding Konten Fakultas

SIDOARJO – Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Pelatihan Canva sebagai upaya meningkatkan kualitas sekaligus branding konten media sosial fakultas di lingkungan UNUSIDA. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kampus 2 Gedung B UNUSIDA, Kamis (29/1/2026) ini diikuti oleh perwakilan pengelola media dari masing-masing fakultas dan unit kerja.

Dalam sambutannya, Ketua LSDM UNUSIDA Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh beragamnya kualitas desain konten fakultas. Beberapa fakultas dinilai sudah memiliki komposisi warna, layout, dan ciri visual yang kuat, sementara sebagian lainnya masih perlu penguatan.

Jezi mengatakan pelatihan kali ini difokuskan pada standarisasi pembuatan konten, mulai dari penggunaan tagar, penulisan caption, tata letak desain, hingga penguatan identitas visual fakultas melalui kombinasi warna khas masing-masing.

“Karena itu, hari ini kita mulai melakukan standardisasi. Tujuannya agar konten yang dihasilkan seluruh fakultas memiliki kualitas yang setara, tetap menampilkan karakter masing-masing, namun berada dalam satu identitas besar UNUSIDA,” ungkapnya.

Pihaknya berharap seluruh fakultas mampu menghasilkan konten media sosial yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi, konsisten secara visual, serta memperkuat citra UNUSIDA di ruang digital.

“Ke depan, standar yang telah disepakati diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga branding fakultas dan universitas dapat tersampaikan dengan lebih profesional melalui berbagai platform media sosial,” harapnya.

Kegiatan ini menghadirkan Athika Dwi Wiji Utami, S.Pd., M.Pd., dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) UNUSIDA, sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi secara teoritis.

Dalam kesemptan tersebut, ia menjelaskan tentang dasar-dasar desain visual, seperti komposisi warna, gradasi warna fakultas, pengaturan layout, pemilihan elemen grafis, hingga teknik menyusun konten ucapan atau informasi agar tampil lebih profesional dan konsisten. Selain itu, peserta juga mempelajari berbagai jenis kombinasi warna, struktur desain atas–bawah, serta pemanfaatan elemen visual seperti bentuk dan penempatan objek agar pesan tersampaikan secara efektif.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi praktik bersama Fabet Ali Thaufan, S.Si., yang memandu secara langsung penggunaan Canva, mulai dari pemilihan template, pengaturan elemen visual, hingga teknik menyusun desain konten yang menarik dan komunikatif. Hasil desain peserta dikumpulkan sebagai bahan evaluasi bersama, sehingga setiap fakultas dapat saling belajar dan meningkatkan kualitas kontennya.

Prodi Manajemen UNUSIDA Gelar Seminar Konsentrasi (Foto: Humas UNUSIDA)

Prodi Manajemen UNUSIDA Gelar Seminar Konsentrasi: Bekali Mahasiswa Kenali Potensi Diri di Bidang Marketing, Finance, dan HR

SIDOARJO – Program Studi Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Seminar Konsentrasi bertajuk ‘Starting Your Journey: Discovering Your True Potential in Marketing, Finance, and Human Resources’, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa sebelum menentukan konsentrasi bidang studi yang akan ditempuh.

Seminar menghadirkan tiga narasumber dari dunia praktisi, yakni Nur Rahmawati, S.E. (Owner Rahma Fashion dan SBR Fruit Salad), Ina Diyanti, S.E. (HRD CV Sari Bakery), serta Rinaldi Nugraha (Asisten Manajer Otoritas Jasa Keuangan/OJK Jawa Timur).

Kaprodi Manajemen UNUSIDA, M. Mustaqim, S.E., M.M., menegaskan pentingnya spesialisasi di era modern. Menurutnya, perkembangan dunia kerja menuntut mahasiswa untuk tidak hanya memahami ilmu manajemen secara umum, tetapi juga mendalami bidang tertentu seperti pemasaran, sumber daya manusia, atau keuangan.

Ia berharap, melalui seminat ini mahasiswa dapat mampu mengenali minat serta kekuatan masing-masing, sehingga dapat menentukan konsentrasi secara tepat dan siap menjadi lulusan Manajemen UNUSIDA yang kompeten, mandiri, serta berdaya saing.

“Dulu manusia memenuhi kebutuhannya sendiri. Sekarang semuanya berbasis spesialisasi. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini sesuai minat dan potensinya, agar setelah lulus benar-benar siap terjun ke dunia profesional,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi (FE) UNUSIDA, Ayu Lucy Larassaty, S.E., M.M., menyampaikan bahwa seminar ini dirancang agar mahasiswa tidak memilih konsentrasi secara asal, melainkan berdasarkan pemahaman yang matang. Sehingga tidak memilih secara asal, melainkan berdasarkan minat, potensi diri, serta gambaran nyata dunia kerja.

“Kami hadirkan langsung praktisi marketing, HR, dan keuangan agar mahasiswa mendapat gambaran nyata dunia kerja. Selain itu, profil lulusan Manajemen juga diarahkan pada jiwa wirausaha, sehingga mahasiswa bisa belajar langsung dari pelaku usaha,” ujarnya.

Plt. Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.HI., M.Pd., turut memberikan motivasi kepada peserta. Ia menekankan bahwa kesiapan karier harus dibangun sejak awal perkuliahan, termasuk melalui penguatan karakter dan kompetensi diri.

“Konsentrasi ini bukan sekadar pilihan akademik, tapi langkah strategis membangun masa depan. Yang terpenting adalah kemauan belajar, konsistensi, dan keberanian mengembangkan potensi diri,” pesannya.

Panitia BEM Fakultas Ekonomi dan KSPM UNUSIDA Setelah Sukses Gelar Webinar Edukasi Sekolah Pasar Modal Level 1 Volume II (Foto: BEM FE UNUSIDA)

BEM Fakultas Ekonomi dan KSPM UNUSIDA Gelar Webinar Edukasi Sekolah Pasar Modal Volume II

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) bekerja sama dengan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) UNUSIDA sukses menyelenggarakan Webinar Edukasi Sekolah Pasar Modal Level 1 Volume II secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (23/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum dari berbagai daerah. Webinar tersebut menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk memahami dasar-dasar investasi dan pasar modal sebagai langkah awal menuju kemandirian finansial.

Webinar menghadirkan dua pemateri berkompeten di bidang pasar modal, yakni Rahmat Fajar Basarda selaku Deputi Kepala Wilayah Jawa Timur Bursa Efek Indonesia (IDX) sebagai pemateri utama, serta Adrian Fajar Eka Putra selaku Trainer PT Phintraco Sekuritas Surabaya sebagai pemateri pendamping. Acara dipandu oleh moderator Nurul Hikmah A. dan Alfiorence Devarareza S.

Dalam pemaparannya, Rahmat Fajar menyampaikan materi pengenalan pasar modal, berbagai jenis instrumen investasi, mekanisme transaksi, serta menekankan pentingnya literasi keuangan sejak dini. Para peserta juga dibekali pemahaman tentang investasi yang aman, legal, dan berkelanjutan sebagai bekal awal membangun kemandirian finansial.

“Mahasiswa harus mulai melek finansial. Tidak hanya menabung, tetapi juga memahami investasi yang aman dan sesuai regulasi. Ini penting sebagai bekal membangun kemandirian finansial sejak usia muda,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai karakteristik berbagai instrumen investasi, mulai dari saham, reksa dana, hingga obligasi. Rahmat Fajar menjelaskan prinsip dasar memilih investasi yang legal, terdaftar di OJK, serta memiliki risiko yang terukur dan berkelanjutan.

Ia berharap melalui kegiatan Edukasi Sekolah Pasar Modal Level 1 Volume II ini mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui kolaborasi BEM FE dan KSPM UNUSIDA, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong masyarakat agar lebih mengenal pasar modal secara bijak dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran akan perencanaan keuangan jangka panjang, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan dengan pemahaman investasi yang tepat dan bertanggung jawab,” terangnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan selama sesi diskusi interaktif. Selain memperoleh wawasan teoritis, peserta juga mendapatkan insight praktis seputar dunia investasi, khususnya bagi pemula yang ingin mulai terjun ke pasar modal.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan fasilitas berupa e-sertifikat, kesempatan memperoleh fee top up Rekening Dana Nasabah (RDN), serta peluang networking dengan sesama peserta dan praktisi pasar modal.

Penulis: Mawan Ardiansyah

Latihan Alam IV UKMTeater SAE UNUSIDA (Foto: Dwi Anggraeni Novita Sari/Humas UNUSIDA)

UKM Teater SAE UNUSIDA Sukses Gelar Latihan Alam IV, Perkuat Karakter dan Solidaritas Mahasiswa

SIDOARJO — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) Teater SAE sukses menggelar Latihan Alam IV dengan mengusung tema ‘Panggung Tanpa Batas: Ruang Tumbuh dan Berkarya’. Kegiatan ini dipusatkan di Gondang, Pacet, Mojokerto selama tiga hari, Jum’at-Ahad (23-25/1/2026).

Selama pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian agenda yang meliputi penyampaian materi, diskusi, praktik lapangan, refleksi, hingga aktivitas seni dan kebersamaan di alam terbuka. Seluruh kegiatan dirancang untuk melatih mental, fisik, serta pola pikir peserta agar mampu berproses secara disiplin, bertanggung jawab, dan kolaboratif.

Ketua Umum UKM Teater SAE UNUSIDA, Agus Muhsinin, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa Latihan Alam IV bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang tumbuh bagi setiap peserta. Ia menyebutkan, kegiatan pengkaderan ini berfokus pada pembentukan karakter, solidaritas, serta pengembangan kreativitas dan kepemimpinan mahasiswa.

“Latihan Alam IV ini diharapkan menjadi proses pembelajaran berkelanjutan. Melalui kebersamaan selama tiga hari, kami ingin membangun kesadaran peran individu dalam organisasi serta membentuk pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan peka terhadap dinamika kerja kolektif,” ujarnya, Jumat (24/01/2026).

Melalui kegiatan ini, ia berharap Latihan Alam IV menjadi wadah berkelanjutan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kepedulian peserta terhadap alam dan lingkungan. Lebih dari sekadar pengkaderan, kegiatan ini menjadi ruang proses yang menumbuhkan kebersamaan, kepekaan rasa, dan semangat berkarya.

“Semoga nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat terus diterapkan, baik dalam perjalanan berteater maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Antusiasme peserta tampak dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi, mulai dari materi, diskusi, hingga praktik lapangan. Kegiatan ini juga didampingi pemateri berpengalaman yang memberikan arahan serta ruang dialog, sehingga proses pembelajaran berlangsung terarah dan bermakna.

Presiden Mahasiswa (Presma) UNUSIDA, Rafly Alfandi, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Latihan Alam IV menjadi ruang belajar untuk mengolah rasa terhadap diri sendiri, alam, dan lingkungan sekitar.

“Nikmati alamnya, resapi prosesnya, dan tetap berkarya di mana pun kalian berada,” pesannya.

Salah satu peserta, Nur Izzah, mengungkapkan bahwa Latihan Alam IV membantunya menyadari pentingnya hubungan manusia dengan alam. “Alam memberi kehidupan, ketenangan, dan pelajaran berharga tentang rasa syukur atas ciptaan-Nya,” tuturnya.

Penulis: Dwi Anggraeni Novita sari

Katib Syuriyah PCNU Sidoarjo Tekankan Muhasabah dan Kekompakan dalam Momentum Serah Terima SK Plt. Rektor UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

PCNU Sidoarjo Tekankan Muhasabah dan Kekompakan dalam Momentum Serah Terima Plt Rektor UNUSIDA

SIDOARJO — Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, KH Sihabudin Sholeh, menegaskan pentingnya menjadikan setiap laporan dan capaian institusi sebagai bahan muhasabah (introspeksi diri) bersama. Menurutnya, setiap amanah yang diemban merupakan catatan yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan serah terima Surat Keputusan (SK) Plt. Rektor UNUSIDA dan penyerahan laporan pertanggungjawaban pembangunan Gedung B Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Senin (26/1/2026).

Kiai Sihab mengajak seluruh civitas akademika untuk menjaga nilai amanah dan tanggung jawab, sekaligus menanamkan komitmen agar UNUSIDA benar-benar menjadi warisan peradaban yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Jadikan universitas ini sebagai peninggalan kebaikan untuk masa depan anak cucu kita. Semua yang kita kerjakan hari ini akan dimintai pertanggungjawaban,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, mengajak seluruh elemen UNUSIDA untuk terus menjaga kekompakan, kerukunan, dan semangat kolektif dalam melanjutkan capaian-capaian yang telah dirintis oleh pimpinan sebelumnya.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan baru nantinya merupakan kelanjutan dari pondasi yang sudah dibangun, bukan untuk merombak, melainkan memperkuat dan mengembangkan.

“Mari kita lanjutkan dan kembangkan apa yang sudah baik. Nahkoda boleh berganti, tapi arah perjuangan harus tetap sama. Kita dorong bersama agar UNUSIDA terus melaju,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kesiapan sumber daya manusia, termasuk calon doktor yang tengah dipersiapkan, sebagai modal penting penguatan UNUSIDA menuju perguruan tinggi yang semakin unggul.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Pembangunan Gedung B UNUSIDA secara resmi menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada Rektor UNUSIDA. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan LPJ dari Rektor kepada Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, PCNU Sidoarjo, dan PC Muslimat NU Sidoarjo.

“Mari meneguhkan komitmen bersama untuk terus membangun UNUSIDA sebagai kampus NU yang berdaya saing, berkarakter, dan memberi manfaat luas bagi umat,” pungkasnya.

Ketua BPP UNUSIDA Sampaikan Kesan Mendalam atas Kepemimpinan Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si (Foto: Humas UNUSIDA)

Ketua BPP UNUSIDA Sampaikan Kesan Mendalam atas Kepemimpinan Prof. Fatkul Anam Sebagai Rektor

SIDOARJO — Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., menyampaikan kesan mendalam dan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., selama menjabat sebagai Rektor UNUSIDA masa khidmat 2014-2026. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Serah Terima Surat Keputusan (SK) Plt. Rektor ini dilaksanakan di Hall Lantai 5 Gedung A, Kampus 2 UNUSIDA, Senin (26/1/2026).

Dalam kesempatan tersbeut, Kiai Arli Fauzi mengungkapkan bahwa pertemuan dan perpisahan merupakan bagian dari siklus kehidupan yang telah digariskan Allah SWT. Menurutnya, setiap amanah kepemimpinan harus disikapi dengan penuh kebijaksanaan, keikhlasan, serta doa kebaikan.

“Allah yang mempertemukan dan Allah pula yang memisahkan. Maka yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebaikan dalam setiap fase kehidupan. Perpisahan bukan akhir, tetapi bagian dari perjalanan khidmah,” tuturnya.

Kiai Arli Fauzi menegaskan bahwa Prof. Fatkul Anam tidak hanya berperan sebagai Rektor sejak UNUSIDA resmi berdiri hingga tahun 2026 ini, tetapi juga merupakan salah satu tokoh pendiri yang paling aktif mengawal proses perizinan hingga berdirinya UNUSIDA. Di bawah kepemimpinan beliau, UNUSIDA mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi tata kelola, akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, maupun penguatan sumber daya manusia.

Berbagai capaian gemilang berhasil diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional. UNUSIDA tercatat menerima Anugerah Gold Winner Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dari Kemenristekdikti selama dua tahun berturut-turut, serta penghargaan dari PBNU sebagai perguruan tinggi terbaik di antara perguruan tinggi NU berbadan hukum perkumpulan.

“Ini bukan sekadar prestasi institusi, tetapi investasi amal jariyah. Tata kelola yang beliau bangun, pola komunikasi yang beliau rajut, dan fondasi manajemen yang beliau letakkan akan terus memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh civitas akademika untuk melanjutkan kebaikan yang telah dirintis, seraya menegaskan bahwa siapa pun yang menanam kebaikan, maka pahala akan terus mengalir, termasuk bagi mereka yang melanjutkannya.

Ia berharap agar hubungan kultural antara Prof. Fatkul Anam dan UNUSIDA tetap terjalin erat, sehingga pengalaman dan inspirasi beliau tetap menjadi energi penggerak bagi pengembangan UNUSIDA ke depan.

“Semoga UNUSIDA terus berkembang, melahirkan generasi hebat, dan siap menghadapi tantangan zaman. Sinergi kuat untuk UNUSIDA yang semakin maju,” pungkasnya.

Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si saat menyampaikan Laporan Kinerja di depan BPP, PCNU, dan PC Muslimat NU Sidoarjo (Foto: NU Delta)

Serah Terima SK Plt Rektor UNUSIDA, Prof. Fatkul Anam Sampaikan Laporan Kinerja dan Capaian Institusi 2025

SIDOARJO — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) Masa Khidmat 2014-2026 Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., menyampaikan laporan kinerja tahun 2025. Laporan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Serah Terima Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor di Hall Lantai 5 Gedung A, Kampus 2 UNUSIDA, Senin (26/1/2026). Laporan kinerja tersebut disampaikan di depan Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, PCNU Sidoarjo, dan PC Muslimat NU Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Fatkul Anam menyampaikan bahwa salah satu kekuatan utama UNUSIDA adalah soliditas internal dan komunikasi yang terjaga dengan baik. Menurutnya, harmonisasi antar unsur pimpinan dan civitas academica menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas kampus.

“Alhamdulillah, di UNUSIDA kita bisa menjaga komunikasi dan perundingan dengan baik. Ini menjadi kelebihan kita, sehingga dinamika organisasi dapat dilalui tanpa konflik yang berarti,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga menjadi bagian dari perjalanan sejarah UNUSIDA, mulai dari proses perizinan hingga pengembangan institusi saat ini. Dalam laporan kinerja 2025, ia memaparkan sejumlah capaian strategis di berbagai bidang.

Dalam laporannya, Prof. Fatkul Anam menjelaskan, di bidang akademik dan kelembagaan, UNUSIDA berhasil meraih berbagai penghargaan nasional, di antaranya pengakuan sebagai perguruan tinggi terbaik dalam ajang Anugerah Perkumpulan pada Januari 2025, serta ditutup dengan perolehan lima penghargaan di akhir tahun. Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, UNUSIDA mencatat peningkatan peringkat nasional hingga berada di posisi 1.611.

Sementara pada sektor kemahasiswaan, UNUSIDA mengalami peningkatan prestasi secara signifikan, termasuk capaian mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Terbukti, sepanjang tahun 2025 UNUSIDA mencatat berbagai prestasi membanggakan, di antaranya meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Terbaik LPT PBNU, Gold Winner BIMA Award 2025 pada kategori Pengabdian kepada Masyarakat, serta predikat Baik Sekali Klaster SIMKATMAWA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Capaian ini diperkuat dengan penguatan sistem penjaminan mutu, digitalisasi layanan akademik, serta peningkatan kinerja tridarma perguruan tinggi.

Di bidang sumber daya manusia, UNUSIDA saat ini didukung oleh 91 dosen dengan mayoritas berkualifikasi magister dan terus mendorong percepatan studi lanjut doktoral. Pada sektor riset, produktivitas publikasi mengalami akselerasi signifikan dengan capaian skor SINTA yang terus meningkat, publikasi Scopus yang berkembang, serta penguatan budaya penelitian lintas program studi.

“Dari sisi sumber daya manusia, hingga akhir 2025 UNUSIDA terus memperkuat kualitas dosen dengan bertambahnya doktor baru dan peningkatan jabatan fungsional. Bahkan, diproyeksikan pada 2027 sekitar 40 persen dosen UNUSIDA telah bergelar doktor,” jelasnya.

Selain itu, UNUSIDA juga memperluas jejaring kerja sama nasional dan internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara, serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.

Ia juga menyampaikan gambaran umum kondisi keuangan dan aset universitas. Di antaranya pelunasan sebagian pinjaman perbankan, penguatan aset kampus, serta optimalisasi kerja sama dengan lembaga keuangan syariah. Per 23 Januari 2026, saldo kas UNUSIDA tercatat masih di angka yang sehat menunjukkan kesiapan menghadapi agenda akademik awal tahun.

“Saya berharap silaturahmi antar pimpinan dan civitas academica tetap terjaga demi keberlanjutan pembangunan UNUSIDA,” harapnya.

Ia juga menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi fondasi penting menuju UNUSIDA yang unggul, mandiri, dan berdampak, dengan fokus pada peningkatan mutu akademik, prestasi mahasiswa, penguatan tata kelola kelembagaan, serta keberlanjutan keuangan dan aset institusi. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pijakan kuat bagi kepemimpinan selanjutnya untuk melanjutkan akselerasi pembangunan UNUSIDA.

“Insyaallah seluruh proses ini kita lakukan bersama-sama, untuk menjaga amanah dan terus membangun UNUSIDA agar semakin maju,” pungkasnya.