Pos

Rapat Koordinasi Pimpinan UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Rapat Koordinasi Pimpinan UNUSIDA, Perkuat Konsolidasi dan Orientasi Pelayanan Prima

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan pada Jum’at (27/2/2026) di Hall Kampus 2, Lingkar Timur, Sidoarjo. Rapat ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, mulai dari Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Kepala Program Studi, Kepala Biro, Kepala Bagian, hingga Kepala UPT di lingkungan UNUSIDA.

Sekretaris BPP UNUSIDA, Dr. Sholehudin, dalam arahannya menegaskan bahwa momentum bulan puasa hendaknya dimaknai lebih dari sekadar ibadah ritual. Menurutnya, mentalitas puasa tidak hanya mengajarkan tentang ruhaniyah, tetapi juga membentuk kekuatan spiritual dan ketangguhan mental.

“Puasa tidak hanya berbicara tentang dimensi ruhaniyah, tetapi juga spiritualitas yang membentuk karakter. Hal ini harus diartikan bahwa UNUSIDA harus menjadi kampus yang tangguh, memiliki ketangguhan mental untuk bersaing dengan perguruan tinggi lain, sekaligus melaksanakan pelayanan prima dalam pengabdian,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa orientasi pelayanan di UNUSIDA harus ditekankan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sehingga budaya kerja yang dibangun tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan akhlak dan prinsip ke-NU-an.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat konsolidasi pimpinan di semua lini. Selain itu, rapat juga membahas strategi rekrutmen dosen dan karyawan, serta tindak lanjut hasil rapat kerja universitas.

“Rapat ini menjadi momentum untuk menguatkan konsolidasi pimpinan, membahas rekrutmen dosen dan karyawan, serta menindaklanjuti rapat kerja universitas, termasuk strategi promosi UNUSIDA agar semakin dikenal luas oleh masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Hadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas lulusan sebagai prioritas utama. Salah satu langkah strategis yang dibahas adalah penentuan syarat kelulusan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan UNUSIDA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan kompetitif di pasar kerja.

Melalui rapat koordinasi ini, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu layanan, serta membangun sinergi antarunit demi mewujudkan kampus yang tangguh, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.

Selain itu, sinergi antarunit juga menjadi perhatian penting. Setiap fakultas, lembaga, dan unit kerja didorong untuk saling berkolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Dengan sinergi yang kuat, ia yakin UNUSIDAmampu menghadirkan inovasi serta pelayanan yang lebih optimal kepada mahasiswa dan masyarakat luas.

“Koordinasi yang solid adalah kunci kemajuan institusi. Kita harus bergerak bersama, saling mendukung, dan berorientasi pada pelayanan prima,” pungkasnya.

Safari Ramadhan UNUSIDA 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

Safari Ramadhan UNUSIDA 2026, Wujud Kehadiran Kampus untuk Mengabdi di Tengah Masyarakat

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menggelar kegiatan rutin Safari Ramadhan UNUSIDA 2026. Dengan semangat berkhidmah dan berkarya, kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah masjid di wilayah Sidoarjo sebagai bentuk pengabdian dan penguatan hubungan kampus dengan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah ini.

Adapun rangkaian kegiatan berlangsung pada 24–27 Februari 2026 di beberapa lokasi, yakni Masjid Al-Huda Gebang, Masjid Al-Huda Rangkah Lor Bluru Kidul, Masjid Muttahidin Klurak Candi, serta Masjid Al-Badar Pecantingan Sekardangan, Sidoarjo. Dalam setiap titik kegiatan, UNUSIDA menghadirkan beragam program sosial dan keagamaan seperti medical checkup gratis, santunan marbot masjid, salat tarawih berjamaah, serta kuliah sembilan menit (kultum) Ramadhan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Safari Ramadhan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata kampus dalam mengimplementasikan nilai pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan rutin setiap bulan Ramadhan ini yang telah berjalan selama lima tahun terakhir. Safari Ramadhan menjadi ikhtiar kami untuk mendekatkan UNUSIDA di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan spiritual warga,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran UNUSIDA melalui program-program sosial dan keagamaan di masjid-masjid menjadi sarana memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keagamaan, dan masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa, dosen, dan civitas akademika dapat terlibat langsung dalam pelayanan sosial, dakwah, dan pemberdayaan umat.

Pihaknya terus berupaya menghadirkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun masyarakat yang sehat, religius, dan berdaya. “Safari Ramadhan menjadi salah satu manifestasi nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam merawat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Safari Ramadhan UNUSIDA juga melibatkan berbagai unsur lembaga di lingkungan kampus, termasuk LAZISNU UNUSIDA, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KSR PMI, RSI Siti Hajar Sidoarjo dan unit-unit pendukung lainnya, sehingga kegiatan dapat berjalan secara kolaboratif dan berdampak luas. Antusiasme masyarakat di setiap lokasi kegiatan menjadi bukti bahwa program ini diterima dengan baik dan dinantikan setiap tahunnya.

Musyawarah Besar Aliansi BEM Delta Sidoarjo di UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Sukses Jadi Tuan Rumah Musyawarah Besar Aliansi BEM Delta Sidoarjo, Tegaskan Komitmen Pemimpin Muda

SIDOARJO — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses menjadi tuan rumah Musyawarah Besar BEM Delta Sidoarjo Aliansi BEM Delta Sidoarjo di Auditorium Lt. 5 UNUSIDA pada (25/02/2026). Mengusung tema ‘Muda, Berani, Berubah: Menuju Sidoarjo Berdaya’, forum ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah gerak kolektif mahasiswa lintas kampus di Kabupaten Sidoarjo.

Musyawarah besar tidak hanya dimaknai sebagai agenda formal organisasi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi ide, evaluasi kinerja, serta perumusan peta jalan gerakan mahasiswa ke depan yang lebih sistematis, progresif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Muhammad Azmi, Sekretaris Aliansi BEM Delta Sidoarjo Periode 2024–2025. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi terletak pada kematangan proses kaderisasi dan konsistensi nilai perjuangan.

“Aliansi ini dibangun atas dasar kolaborasi, bukan dominasi. Kepemimpinan baru harus mampu merangkul seluruh kampus serta memastikan semangat kolektif tetap terjaga,” ujarnya, sembari menekankan pentingnya integritas dan transparansi dalam estafet kepemimpinan.

Presiden Mahasiswa UNUSIDA, M. Rafly Afandi, turut menegaskan posisi strategis mahasiswa dalam dinamika sosial daerah. Ia menyoroti pentingnya membangun gerakan yang berbasis kajian ilmiah serta responsif terhadap persoalan masyarakat.

“Mahasiswa tidak boleh terjebak dalam simbolisme gerakan. Kita harus hadir dengan analisis yang kuat, sikap yang rasional, dan keberanian untuk menyampaikan kebenaran demi kemajuan Sidoarjo,” tegasnya.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Besar ini, Aliansi BEM Delta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk memperkuat konsolidasi mahasiswa secara berkelanjutan. Semangat Muda, Berani, Berubah tidak hanya menjadi slogan, melainkan komitmen kolektif untuk menghadirkan gerakan mahasiswa yang lebih matang, terarah, terstruktur, progresif, dan berkontribusi nyata bagi terwujudnya Sidoarjo yang berdaya, inklusif, dan berkeadilan.

Memasuki agenda inti, forum membahas dan menetapkan tata tertib persidangan sebagai fondasi mekanisme musyawarah yang demokratis, partisipatif, dan akuntabel. Proses perumusan berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan konstruktif dari delegasi sembilan kampus. Perbedaan gagasan yang muncul menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi dalam menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan aliansi.

Sidang berlanjut pada pembahasan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya serta rekomendasi organisasi. Forum menyoroti perlunya penguatan sistem koordinasi internal, optimalisasi program kolaboratif lintas kampus, serta pembentukan tim kajian isu strategis daerah yang lebih terstruktur. Selain itu, dibahas pula pentingnya membangun relasi konstruktif dengan pemerintah daerah tanpa menghilangkan fungsi kontrol sosial mahasiswa sebagai mitra kritis yang independen.

Agenda pemilihan Koordinator Umum Aliansi BEM Delta Sidoarjo menjadi momen penting dalam musyawarah tersebut. Proses pemilihan berlangsung demokratis, tertib, dan transparan melalui mekanisme yang telah disepakati bersama. Hasil forum menetapkan Sultan Saladin Batubara, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), sebagai Koordinator Umum Aliansi BEM Delta Sidoarjo, serta M. Rafly Afandi, Presiden Mahasiswa UNUSIDA, sebagai Sekretaris Aliansi BEM Delta Sidoarjo untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Dalam pernyataan perdananya, Sultan menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab kolektif seluruh kampus yang tergabung dalam aliansi.

“Ini adalah komitmen bersama untuk memperkuat konsolidasi mahasiswa dan memastikan aliansi tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Seluruh perwakilan BEM yang tergabung dalam Aliansi BEM Delta Sidoarjo, yakni BEM UNUSIDA, BEM UMSIDA, BEM Universitas PGRI Delta Sidoarjo, BEM Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA), BEM STAI An-Najah Indonesia Mandiri, BEM Poltekkes Kerta Cendekia, BEM Universitas Anwar Medika, BEM IAI Al-Khoziny, serta BEM IAI YPBWI, mengikuti musyawarah dengan penuh khidmat. Kehadiran sembilan kampus tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi mahasiswa Sidoarjo tidak hanya bersifat simbolik, tetapi substantif dalam merumuskan arah gerak bersama.

Lebih lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan isu-isu strategis daerah yang relevan dengan kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Diskusi ini menjadi fondasi awal bagi kepengurusan baru dalam menyusun agenda kerja yang responsif terhadap dinamika sosial di Kabupaten Sidoarjo.

Penulis: Muchammad Waziruddin (MY)

Plt. Rektor UNUSIDA Sambut Hangat Silaturahmi PC GP Ansor Sidoarjo (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Sambut Silaturahmi PC GP Ansor Sidoarjo, Dorong Kolaborasi Nyata untuk Kader dan Mahasiswa

SIDOARJO — Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Hadi Ismanto, menyambut baik kunjungan dan silaturahmi jajaran Gerakan Pemuda Ansor Cabang Sidoarjo dalam kegiatan Ansor University Campus Tour yang digelar di Kampus 2 UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Senin (23/2/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pihak kampus sangat terbuka terhadap kerja sama dengan organisasi kepemudaan, termasuk GP Ansor, selama kerja sama tersebut memiliki konsep yang jelas dan program yang konkret.

“Kerja sama itu prinsipnya sederhana, tuliskan apa yang mau dilakukan, programnya apa, lalu kita laksanakan bersama. Jangan hanya seremonial tanda tangan, tetapi harus ada dampak nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan perguruan tinggi harus mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi kader muda Nahdlatul Ulama yang masih menghadapi tantangan ekonomi. Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang mobilitas sosial.

Dr. Hadi menjelaskan bahwa UNUSIDA telah menyiapkan berbagai skema bantuan bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, mulai dari keringanan biaya hingga program dukungan pendidikan lainnya. Ia berharap kader Ansor dapat memanfaatkan peluang tersebut dan turut menyebarkan informasi kepada masyarakat luas.

Selain itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam membangun kerja sama kelembagaan. Ia menyampaikan bahwa setiap program harus memiliki standar, perencanaan matang, serta komitmen bersama agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan pengalamannya dalam mendampingi berbagai perguruan tinggi dan pesantren di sejumlah daerah di Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun tata kelola pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan mampu bertahan di tengah tantangan zaman.

Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan organisasi seperti Ansor sangat penting untuk menciptakan kader profesional yang tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga kompeten secara akademik dan ekonomi.

“Kampus ini rumah besar kita bersama. Kalau kita bangun bersama, maka manfaatnya juga akan dirasakan bersama. Karena itu, mari kita buat program yang realistis dan berdampak,” katanya.

Ia juga mendorong adanya sinergi dalam bidang pelatihan, pengabdian masyarakat, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kapasitas kader. Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap dapat mampu menciptakan hubungan saling menguntungkan antara kampus dan organisasi kepemudaan.

“Semoga silaturahmi ini menjadi awal penguatan kemitraan strategis dalam membangun generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing di masa depan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Choirul Mukminin, menegaskan bahwa arah gerakan Ansor ke depan tidak hanya berfokus pada penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga pada kemandirian kader dan organisasi melalui sektor ekonomi produktif.

Choirul menyampaikan apresiasi atas keterbukaan UNUSIDA dalam menerima kunjungan dan kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan menjadi model kolaborasi organisasi kepemudaan dengan perguruan tinggi di daerah lain.

“Kami bangga dengan keberadaan UNUSIDA sebagai kampus warga Nahdliyin di Sidoarjo. Semoga ke depan semakin banyak program bersama yang bisa memberikan manfaat nyata bagi kader, mahasiswa, dan masyarakat luas,” pungkasnya.

Dari Kampus untuk Negeri: Aksi Nyata Mahasiswa FE UNUSIDA di SDN 2 Gebang dan SDN 4 Kupang Sidoarjo (Foto: Sekara 2026 SDN Kupang/Angelia Salvana)

Fakultas Ekonomi UNUSIDA Gelar Program SEKARA, Perluas Akses Pendidikan di Sekolah Terpencil Sidoarjo

SIDOARJO — Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sukses melaksanakan kegiatan Sinergi Edukasi & Kepedulian untuk Akses Ruang Aktivitas dengan Program Bakti Sosial (SEKARA) di SDN 2 Gebang dan SDN 4 Kupang, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini mengusung tema ‘Menjaga Asa, Memperluas Akses: Gerakan Pendidikan & Charity untuk Sekolah dengan Keterbatasan Akses’, Kamis (8/1/2026) lalu.

Ketua Pelaksana, Malinda Dwi Hanjani Setyo menyebutkan bahwa kedua sekolah tersebut diketahui memiliki keterbatasan akses geografis, sehingga mahasiswa harus menempuh perjalanan dengan medan yang cukup menantang untuk mencapai lokasi. Kondisi tersebut justru menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan semangat kepedulian serta kesadaran mahasiswa akan pentingnya pemerataan akses pendidikan.

Program SEKARA merupakan bagian dari pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Character Education Program Studi Manajemen angkatan 2024 serta Akuntansi 2023 kelas A dan B yang diikuti oleh 115 mahasiswa Fakultas Ekonomi. “Kegiatan ini sengaja dirancang sebagai implementasi nyata pembelajaran karakter melalui aksi edukasi dan kepedulian sosial di sekolah dengan keterbatasan akses pendidikan,” katanya, Rabu (11/2/2026).

Rangkaian kegiatan meliputi bakti sosial berbasis edukasi, pembuatan pojok baca sebagai ruang literasi siswa, permainan edukatif, pembagian hadiah apresiasi, hingga nonton bareng film bertema Character Education yang bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, serta semangat meraih cita-cita.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Pohon Harapan, di mana siswa-siswi menuliskan harapan dan cita-cita mereka pada lembaran kertas untuk kemudian ditempelkan pada media berbentuk pohon. “Seluruh kegiatan ini dirancang menjadi simbol semangat dan mimpi besar anak-anak untuk masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, buku-buku di pojok baca merupakan hasil sumbangan yang dikumpulkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan budaya literasi di sekolah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang belajar berkelanjutan yang mampu mendorong minat baca siswa.

Jumlah siswa di kedua sekolah relatif sedikit, dengan satu angkatan tidak mencapai 20 siswa. Mayoritas berasal dari keluarga yang bekerja di sektor perikanan dan tambak. Melalui program SEKARA, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori perkuliahan, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial secara langsung.

Malinda berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga asa serta memperluas akses pendidikan bagi sekolah-sekolah dengan keterbatasan akses di wilayah Sidoarjo, sekaligus membentuk mahasiswa yang berkarakter, peduli, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, antusiasme siswa terlihat tinggi melalui partisipasi aktif dalam setiap sesi kegiatan. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang turut menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Penulis: Angelia Salvana

UPT PIK UNUSIDA Gelar Megengan Menyambut Ramadhan 1447 H (Foto: Humas UNUSIDA)

UNUSIDA Gelar Megengan Menyambut Ramadhan, Perkuat Spirit Keagamaan Civitas Akademika

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menyelenggarakan kegiatan Megengan Menyambut Ramadhan yang diisi dengan sholawat, tahlil, dan tausiyah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyongsong bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid KH. M. Hasyim Asy’ari, Komplek Kampus 2 UNUSIDA pada Jumat (13/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut dapat memberikan keberkahan bagi semua pihak, termasuk orang tua, para pendahulu, serta seluruh civitas akademika UNUSIDA. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini harus menjadi bagian dari budaya akademik kampus agar setiap aktivitas yang dilakukan bernilai ibadah dan membawa manfaat.

“Semoga seluruh doa yang kita panjatkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan, baik bagi kita semua, orang tua, maupun para pendahulu kita. Setiap kegiatan yang dilakukan dengan niat baik insyaAllah akan mendapat balasan dari Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam membangun lingkungan kampus yang religius dan penuh keberkahan, terutama menjelang datangnya bulan Ramadhan yang penuh rahmat. Ia berharap seluruh civitas akademika dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, semangat ibadah yang meningkat, serta komitmen untuk terus menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, tausiyah agama disampaikan oleh Wakil Katib PCNU Sidoarjo, Abdul Mujib Hasyim. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, memperkuat hati, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, termasuk kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Kiai Mujib mengingatkan bahwa generasi muda perlu terus dibimbing agar memiliki kecintaan terhadap ibadah dan nilai-nilai keislaman, sehingga mampu menjadi pribadi yang berakhlak baik dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Menurutnya, kegiatan Megengan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah di lingkungan kampus NU.

“Kualitas ibadah harus terus dijaga, hati perlu diperkuat dengan dzikir dan doa, serta kepedulian sosial harus ditingkatkan. Ketiganya menjadi fondasi utama dalam membangun pribadi yang berakhlak,” tuturnya.

Tampak hadir, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUSIDA, Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., Sekretaris Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I., Kepala Unite Pelaksana Teknik (UPT) Pengkajian Islam dan Keaswajaan (PIK) UNUSIDA, H. Muhammad Arisy Karomi, S.T., M.Pd.I., serta pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.

Mokh. Yahya, S.T., Lulusan Teknik Lingkungan UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Dedikasi Mokh. Yahya, S.T., Lulusan Teknik Lingkungan yang Berkontribusi untuk Masyarakat melalui Penerangan Jalan

Perjalanan hidup setiap alumni selalu menyimpan cerita perjuangan, proses pembelajaran, serta perubahan cara pandang yang mengantarkan mereka menuju dunia profesional. Hal tersebut tergambar dari sosok Mokh. Yahya, S.T., alumni Program Studi S1 Teknik Lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) yang lulus pada tahun 2020. Kini, ia mengabdikan diri sebagai Teknisi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, sebuah peran strategis yang berkontribusi langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Bagi Yahya, masa kuliah bukan sekadar proses akademik untuk meraih gelar sarjana, melainkan ruang pembentukan mindset, karakter, serta penguatan soft skills dan hard skills yang sangat dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja. Ia menyadari bahwa keberhasilan profesional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan kemampuan bekerja dalam tim.

“Selama kuliah, saya belajar bahwa ilmu tidak cukup hanya dipahami di kelas. Kita harus aktif mencari pengalaman, berani mencoba, dan terus mengembangkan diri,” ungkap Yahya.

Prinsip tersebut membantunya beradaptasi dengan cepat ketika mulai bekerja di lingkungan pemerintahan yang menuntut ketelitian, kecepatan, serta pelayanan publik yang optimal.

Sebagai Teknisi PJU, Yahya bertanggung jawab memastikan sistem penerangan jalan umum berfungsi dengan baik, mulai dari pemeriksaan jaringan listrik, perawatan lampu jalan, hingga penanganan gangguan teknis di lapangan. Peran ini sangat penting karena penerangan jalan berkaitan erat dengan keselamatan pengguna jalan, keamanan lingkungan, serta aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.

Latar belakang pendidikan Teknik Lingkungan yang ia miliki memberikan bekal relevan, terutama dalam memahami aspek keselamatan kerja, efisiensi energi, serta dampak infrastruktur terhadap lingkungan. Hard skills seperti analisis teknis dan pemecahan masalah menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugasnya.

Namun, Yahya menekankan bahwa soft skills justru menjadi kunci keberhasilan yang sering tidak disadari mahasiswa. Kemampuan berkomunikasi, koordinasi dengan masyarakat, manajemen waktu, serta ketahanan mental saat menghadapi tekanan pekerjaan sangat menentukan kinerja di lapangan.

“Di dunia kerja, kita bertemu banyak karakter dan situasi yang tidak selalu sesuai rencana. Di sinilah pentingnya kesabaran, kerja sama, dan pola pikir yang terus berkembang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa perubahan mindset dari mahasiswa menjadi profesional harus dibangun sejak dini dengan membiasakan diri bersikap proaktif dan solutif.

Perjalanan karier Yahya menjadi bukti bahwa setiap lulusan memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pelayanan publik. Bekerja di instansi pemerintah memberikan pengalaman berharga karena pekerjaan yang dilakukan berdampak langsung bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi diri.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa agar tidak ragu mengembangkan potensi di luar perkuliahan melalui organisasi, pelatihan, maupun kegiatan lapangan. “Jangan menunggu sempurna untuk mulai. Terus belajar, terus mencoba, dan jangan takut gagal,” pesannya.

Kisah Mokh. Yahya, S.T. menunjukkan bahwa keberhasilan alumni UNUSIDA bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang kemauan untuk berubah, belajar, dan beradaptasi. Melalui dedikasinya sebagai Teknisi PJU, ia tidak hanya menjalankan profesi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Lampu-lampu jalan yang menyala setiap malam menjadi simbol kerja keras, tanggung jawab, dan kontribusi seorang alumni yang terus berupaya memberi terang bagi lingkungan sekitarnya.

Ia berharap, pengalamannya dapat memotivasi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus mengembangkan diri, membangun pola pikir positif, serta berani mengambil peran di tengah masyarakat. Karena pada akhirnya, keberhasilan sejati adalah ketika ilmu yang dimiliki mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.

Workshop Digital Marketing Batch 4 UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Workshop Digital Marketing Batch 4, Bekali Mahasiswa UNUSIDA Strategi Bisnis Digital Berbasis AI

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo kembali menyelenggarakan Workshop Digital Marketing Batch 4 pada Rabu (11/2/2026) di Hall kampus UNUSIDA, Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai program studi yang antusias mempelajari strategi pemasaran digital terkini untuk menunjang kesiapan di dunia kerja maupun wirausaha.

Workshop menghadirkan narasumber Fidi Handoko, seorang konsultan bisnis yang juga aktif sebagai praktisi di bidang pemasaran digital. Dalam pemaparannya, ia membahas tema seputar pembuatan konten otomatis, strategi mendapatkan cuan melalui affiliate marketing, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam platform e-commerce seperti Shopee.

Menurut Fidi, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menciptakan sumber pendapatan baru tanpa harus memiliki modal besar.

“Sekarang siapa pun bisa memulai bisnis digital, kuncinya adalah konsisten membuat konten, memahami pasar, dan memanfaatkan teknologi AI untuk mempercepat proses kerja,” ujarnya di hadapan peserta.

Ketua Himma Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Sidoarjo tersebut menekankan bahwa mahasiswa harus mampu memanfaatkan peluang teknologi sebagai sarana membangun usaha mandiri sekaligus meningkatkan daya saing. Menurutnya, era digital membuka kesempatan luas bagi generasi muda untuk berinovasi tanpa harus terbatas pada modal besar, selama memiliki kreativitas dan kemauan belajar yang tinggi.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi soft skills, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan di era digital. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin ekonomi masa depan. Mereka harus berani mencoba, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk berkembang,” ujarnya.

Salah satu peserta mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai peluang bisnis digital. Ia merasa termotivasi untuk mencoba mengembangkan konten kreatif sekaligus belajar membangun personal branding di media sosial.

Suasana workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mendapatkan contoh praktik langsung terkait strategi pemasaran digital yang efektif dan relevan dengan tren saat ini.

Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI) UNUSIDA Gelar Scitech Tools Workshop 2026 (Foto: Humas UNUSIDA)

HIMAKSI UNUSIDA Gelar Scitech Tools Workshop 2026, Kembangan Keterampilan Analisis Data dan Penelitian Ilmiah

SIDOARJO — Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan pelatihan bertema ‘Analytical Skills for Future Scholars: Excel, SPSS, dan SmartPLS’. Kegiatan yang berlangsung di Kampus 2 UNUSIDA, Jum’at (13/2/2026) ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang memiliki minat dalam pengembangan keterampilan analisis data dan penelitian ilmiah.

Plt. Rektor UNUSIDA, Hadi Ismanto, memberikan motivasi kepada peserta mengenai pentingnya ruang pengembangan diri bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan pelatihan seperti ini merupakan panggung berharga untuk meningkatkan kapasitas keilmuan sekaligus melatih kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik.

“Saya harap melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu meningkatkan kualitas penelitian, lulus tepat waktu, serta memiliki kompetensi unggul yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik berbasis data,” harapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Hj. Muhafidhah Novie, S.E., M.M., menekankan pentingnya kemampuan riset bagi mahasiswa sebagai bekal masa depan akademik maupun profesional. Ia berharap pelatihan ini mampu memberikan wawasan baru sekaligus memotivasi mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan mampu mengharumkan nama kampus.

“Riset akan melekat pada diri kita sepanjang karier akademik. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan baik agar bisa menghasilkan karya terbaik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua HIMAKSI UNUSIDA, Putri Nely Agustin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun material, sehingga kegiatan dapat terselenggara sesuai dengan perencanaan. Ia menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kemampuan analisis data untuk kebutuhan akademik dan riset ilmiah.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak. Besar harapan kami kegiatan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya mewakili panitia pelaksana.

Ia menjelaskanbahwa kegiatan ini merupakan upaya organisasi dalam menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap penguasaan keterampilan analisis data yang semakin penting di dunia akademik maupun profesional. Menurutnya, kemampuan mengolah dan menganalisis data menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa, khususnya dalam penyusunan skripsi dan penelitian ilmiah.

Workshop ini  menjadi langkah strategis dalam mencetak future scholars yang unggul, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi berbasis data. Pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kapasitas mahasiswa guna mendukung terciptanya lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu meningkatkan keterampilan analitis sebagai bekal dalam penyusunan tugas akhir, penelitian, maupun persiapan menghadapi kompetisi akademik,” ujarnya.

Jajaran Kemahasiswaan saat menghadiri LKMM-TD Fakultas Teknik UNUSIDA (Foto: Muchammad Waziruddin)

LKMM-TD Season V Fakultas Teknik, Wakil Rektor 3 UNUSIDA Apresiasi Konsistensi prestasi mahasiswa

MOJOKERTO — Komitmen penguatan kapasitas mahasiswa dalam LKMM-TD Season V Fakultas Teknik UNUSIDA turut mendapat perhatian dari Biro Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok Darul Muta’allimin (DAMIN), Trawas, Mojokerto, Sabtu–Ahad, (07–08/2/2026).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNUSIDA, H. Ali Masykuri, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi prestasi mahasiswa Fakultas Teknik yang setiap tahun berhasil menorehkan capaian membanggakan, khususnya dalam program-program unggulan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), serta Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari pembinaan terarah dan budaya prestasi yang terus dijaga. Lebih lanjut, ia berharap LKMM-TD Season V menjadi instrumen strategis untuk memperkuat capaian melalui target luaran yang lebih terukur.

“Jangan hanya hadir secara administratif. Jadikan forum ini sebagai momentum transformasi diri. Dari sini harus lahir proposal, gagasan, dan kolaborasi yang siap bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kemahasiswaan UNUSIDA, Machfudzil Asror, S.Pd.I., M.Pd., menggarisbawahi pentingnya sinergi antara fakultas dan universitas dalam mendorong capaian mahasiswa agar lebih terarah dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan pembinaan kemahasiswaan yang menekankan penguatan kapasitas kepemimpinan dan kompetensi mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi yang solid antara unit fakultas dengan institusi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang efektif. Menurutnya, ketika arah pembinaan disusun secara terpadu, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman organisasi, tetapi juga memiliki peta pengembangan diri yang jelas.

“Kegiatan seperti LKMM-TD bukan sekadar agenda pembinaan rutin, melainkan fondasi strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kompetisi akademik maupun dunia profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan sinergi pembinaan harus terus dilakukan secara konsisten agar mahasiswa memiliki daya saing tinggi. Ia menilai bahwa tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta kesiapan karier yang matang.

Menurutnya, melalui program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu merancang arah pengembangan karier sejak dini. Hal ini penting agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang kompetisi nasional.

“Kampus akan terus mendukung berbagai program pengembangan mahasiswa yang berorientasi pada prestasi dan luaran nyata. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan capaian yang terukur serta berdampak bagi institusi dan masyarakat,” pungkasnya.