Pos

UNUSIDA Umumkan Prodi Terbaik dalam Audit Mutu Internal 2025: PGSD, Akuntansi, dan Informatika Raih Juara 1

UNUSIDA Umumkan Prodi Terbaik dalam Audit Mutu Internal 2025: PGSD, Akuntansi, dan Informatika Raih Juara

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025. Dari keseluruhan program studi yang ada di UNUSIDA, tiga program studi berhasil meraih predikat terbaik, yaitu Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai Juara 1, Program Studi Akuntansi sebagai Juara 2, dan Program Studi Informatika sebagai Juara 3. Pengumuman pemenang dilakukan pada Kamis, 18 September 2025 bertempat di Auditorium UNUSIDA. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UNUSIDA Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., jajaran wakil rektor, dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa perwakilan organisasi kampus. Penghargaan AMI 2025 diberikan kepada program studi terbaik yang berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam aspek akademik, administrasi, penelitian, pengabdian masyarakat, dan tata kelola mutu. Penilaian dilakukan melalui serangkaian audit dokumen, wawancara, observasi, serta verifikasi lapangan oleh tim auditor mutu internal yang ditunjuk oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNUSIDA. Proses audit sendiri berlangsung sejak Agustus 2025, sebelum akhirnya diumumkan dalam acara penghargaan ini. Tujuan utama dari penghargaan ini adalah memberikan apresiasi, menumbuhkan budaya mutu, serta mendorong kompetisi sehat antar prodi di UNUSIDA agar seluruhnya terus melakukan perbaikan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rektor UNUSIDA Dr. H. Fatkul Anam, M.Si. memberikan apresiasi atas capaian yang diraih tiga prodi terbaik. “Saya sangat bangga dengan kerja keras seluruh program studi yang telah mengikuti AMI tahun ini. Khususnya kepada Prodi PGSD, Akuntansi, dan Informatika yang berhasil menjadi juara terbaik dari keseluruhan prodi di UNUSIDA. Penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga mutu pendidikan. Kami ingin UNUSIDA selalu menjadi rumah akademik yang dipercaya masyarakat karena kualitasnya,” ungkap beliau. Beliau menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti bahwa UNUSIDA telah menempatkan sistem mutu sebagai fondasi dalam mengembangkan tridharma perguruan tinggi.Adapun tiga prodi terbaik memiliki keunggulan masing-masing. Prodi PGSD yang meraih Juara 1 dinilai unggul dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan sekolah dasar modern, inovasi pembelajaran, serta kontribusi penelitian dan pengabdian di bidang pendidikan dasar. Prodi Akuntansi yang meraih Juara 2 berhasil memadukan pembelajaran akuntansi dengan teknologi digital, meningkatkan publikasi ilmiah, serta membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis sesuai kebutuhan industri. Sementara itu, Prodi Informatika yang meraih Juara 3 menonjol karena konsistensinya dalam mendorong inovasi teknologi, kolaborasi dengan dunia usaha, serta prestasi mahasiswa di berbagai kompetisi teknologi tingkat nasional.

Penghargaan AMI 2025 tidak hanya memberikan kebanggaan, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap pengembangan UNUSIDA secara menyeluruh. Pertama, penghargaan ini mendorong prodi lain untuk memperbaiki kualitas dan bersaing secara sehat, sehingga tercipta iklim akademik yang dinamis. Kedua, kegiatan ini semakin meneguhkan UNUSIDA sebagai perguruan tinggi yang menjadikan mutu sebagai pilar utama dalam semua aspek tridharma perguruan tinggi. Ketiga, keberhasilan ini akan meningkatkan kepercayaan publik dan mitra eksternal terhadap UNUSIDA, baik dalam bidang akademik maupun kerja sama dengan dunia industri dan pemerintah. Keempat, dengan mutu yang terjaga, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja. Kelima, LPMPP UNUSIDA akan terus melakukan pendampingan agar prodi yang belum meraih juara dapat memperbaiki diri, sehingga kualitas meningkat secara merata di seluruh fakultas. Rektor UNUSIDA juga menegaskan bahwa penghargaan AMI akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap program studi memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjalankan standar mutu perguruan tinggi. “Saya berharap penghargaan ini menjadi penyemangat. Tahun depan, mungkin akan ada prodi lain yang tampil sebagai juara. Yang terpenting adalah bagaimana setiap prodi memiliki komitmen terhadap peningkatan mutu, bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi demi mahasiswa, masyarakat, dan masa depan bangsa,” tutup Dr. H. Fatkul Anam, M.Si.

Penghargaan AMI Tahun 2025 yang diberikan kepada Prodi PGSD, Akuntansi, dan Informatika menjadi tonggak penting dalam perjalanan UNUSIDA sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen penuh pada budaya mutu. Tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, penghargaan ini juga merupakan cerminan visi besar UNUSIDA untuk mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan pencapaian ini, UNUSIDA semakin memperkuat posisinya di antara perguruan tinggi lain, sekaligus menunjukkan bahwa kualitas dan integritas adalah kunci keberhasilan dalam membangun pendidikan tinggi yang berkelanjutan. (AS)

Company Visit Fakultas Teknik UNUSIDA di PT Garuda Food (Foto: Humas UNUSIDA)

Fakultas Teknik UNUSIDA Lakukan Company Visit ke PT. Garuda Food dan PT. Smelting Gresik

GRESIK — Fakultas Teknik (FT) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melaksanakan kegiatan Company Visit ke dua perusahaan besar di Jawa Timur, yakni PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk dan PT Smelting Gresik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran lapangan untuk memberikan wawasan industri kepada mahasiswa di luar ruang kelas.

Kunjungan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari 3 Program Studi, yaitu Teknik Industri, Teknik Lingkungan dan Teknik Kimia, didampingi oleh dosen dan staf akademik. Rombongan mengawali kunjungan ke PT Garudafood yang berlokasi di Gresik. Di sana, para mahasiswa diajak melihat langsung proses produksi makanan ringan, pengemasan otomatis, serta manajemen mutu dan keselamatan kerja di lingkungan industri makanan.

“Dengan melihat langsung proses produksi di pabrik, mahasiswa dapat memahami penerapan ilmu yang selama ini dipelajari secara teori di kampus,” ujar Zahrotul Azizah, M.T., salah satu dosen pendamping dari Teknik Kimia.

Dekan Fakultas Teknik UNUSIDA, Listin Fitrianah, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata kampus dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri. Ia sangat mengapresiasi sambutan hangat dan kesempatan belajar yang diberikan kepada para mahasiswa.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia kerja serta menjalin relasi yang bisa membuka peluang magang maupun kerja sama riset di masa depan,” terangnya.

Setelah dari PT Garudafood, rombongan melanjutkan kunjungan ke PT Smelting Gresik, satu-satunya perusahaan pemurnian tembaga di Indonesia. Di lokasi ini, mahasiswa dikenalkan dengan teknologi pemurnian tembaga, sistem pengolahan limbah, dan protokol keselamatan kerja di industri berat.

Senior Staff General Affairs PT. Smelting, Budi Setiawan, menyampaikan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang menuntut kompetensi teknis dan soft skills yang kuat. Ia menekankan bahwa dunia industri saat ini tidak hanya menuntut penguasaan ilmu dan keterampilan teknis, tetapi juga soft skills yang kuat, seperti komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Kami sangat mendukung kunjungan seperti ini karena menjadi wadah awal pengenalan dunia industri bagi calon-calon tenaga kerja profesional,” ungkapnya.

Ia juga menyambut baik kunjungan dari UNUSIDA ini sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan industri. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi jembatan awal bagi mahasiswa untuk memahami realitas lapangan serta membentuk pola pikir yang lebih siap dan terbuka terhadap tantangan kerja ke depan.

Selain mendapatkan paparan materi, para mahasiswa juga berkesempatan melihat langsung proses pemurnian tembaga serta sistem manajemen lingkungan dan keselamatan kerja yang diterapkan PT Smelting sebagai salah satu perusahaan strategis di sektor pertambangan dan metalurgi di Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri dan memperluas wawasan sebelum terjun ke dunia profesional. Kompetensi teknis tentu penting, tapi yang membedakan antara satu kandidat dengan lainnya sering kali justru ada di soft skills-nya. Dunia kerja sangat dinamis, dan kesiapan mental serta sikap profesional menjadi kunci untuk bisa bertahan dan berkembang,” pungkasnya.

UNUSIDA Gelar Rapat Persiapan Perkuliahan Gasal Tahun Akademik 2025–2026 2

UNUSIDA Gelar Rapat Persiapan Perkuliahan Gasal Tahun Akademik 2025–2026

Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2025–2026 pada Kamis, 19 September 2025 di Auditorium Kampus UNUSIDA, Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan universitas, para dekan, kaprodi, dosen, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan UNUSIDA.

Rapat yang berlangsung selama hampir tiga jam ini diisi dengan berbagai agenda penting, mulai dari evaluasi perkuliahan semester genap tahun akademik sebelumnya, pemaparan rencana strategis peningkatan kualitas akademik, hingga pembahasan implementasi teknologi digital dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Dalam suasana yang hangat namun serius, peserta rapat menunjukkan antusiasme tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya masukan dan diskusi yang berkembang, baik terkait perencanaan kurikulum, pembaruan metode pengajaran, maupun penyesuaian sistem administrasi akademik dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.

Rektor UNUSIDA, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan semua elemen civitas akademika dalam menghadapi perkuliahan semester gasal. “Persiapan perkuliahan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen kita untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa. Kita ingin memastikan bahwa setiap proses pembelajaran berjalan efektif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya. Beliau juga menambahkan, “Tantangan dunia pendidikan saat ini sangat kompleks. Perubahan teknologi, dinamika sosial, hingga kebutuhan industri menuntut kita untuk selalu sigap dan adaptif. Oleh karena itu, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh unsur universitas harus bahu-membahu dalam menyukseskan semester gasal ini.”

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, kesiapan kurikulum yang harus terus diperbarui sesuai capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan kebutuhan pasar kerja. Kedua, peningkatan kualitas dosen melalui pelatihan, workshop, dan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi agar perkuliahan lebih interaktif. Ketiga, pemanfaatan teknologi digital seperti Learning Management System (LMS) UNUSIDA, pemanfaatan platform video conference, serta integrasi sistem administrasi akademik. Keempat, evaluasi fasilitas perkuliahan meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan konektivitas internet. Kelima, peningkatan layanan mahasiswa melalui bimbingan akademik, pengembangan diri, serta percepatan layanan administrasi.

Lebih lanjut, Dr. H. Fatkul Anam menegaskan bahwa kesiapan ini adalah bentuk tanggung jawab bersama. “Kualitas sebuah universitas diukur dari bagaimana kita menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia nyata. Bukan hanya membekali mereka dengan teori, tetapi juga keterampilan, etika, dan karakter. Rapat ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik kita berjalan sesuai visi UNUSIDA, yaitu mencetak lulusan unggul, berkarakter, dan berdaya saing global,” tegasnya. Beliau juga memberikan motivasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan agar terus menjaga semangat pengabdian. “Kita semua adalah pendidik dan pelayan ilmu. Maka, mari jadikan semester gasal ini sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa UNUSIDA mampu menjadi universitas yang memberi manfaat luas, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa,” pungkas Rektor.

Rapat persiapan perkuliahan ini memberikan dampak signifikan bagi jalannya kegiatan akademik di UNUSIDA. Pertama, memperkuat kolaborasi internal antara pimpinan universitas, dekan, kaprodi, dosen, dan tenaga kependidikan sehingga koordinasi akademik lebih terarah. Kedua, meningkatkan kesiapan teknis dan administratif dengan adanya pemetaan kebutuhan perkuliahan, mulai dari kurikulum hingga fasilitas, sehingga pelaksanaan perkuliahan gasal diproyeksikan berjalan lebih lancar. Ketiga, mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui integrasi teknologi digital dalam perkuliahan agar suasana belajar lebih menarik dan efektif. Keempat, memperkuat reputasi UNUSIDA di mata masyarakat melalui keseriusan mempersiapkan semester baru dengan matang.

Menutup rapat, Rektor menyampaikan harapannya agar seluruh elemen civitas akademika mampu menjaga semangat kolaborasi. Ia optimistis bahwa persiapan yang matang akan berdampak positif pada keberlangsungan proses belajar mengajar. Dengan persiapan yang dilakukan secara menyeluruh, UNUSIDA siap menyongsong Semester Gasal Tahun Akademik 2025–2026 dengan penuh optimisme. Mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga relevan dengan tantangan dunia nyata.

Kabar Membanggakan Tujuh Dosen UNUSIDA Raih Kelulusan Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 Kemdikti Saintek 3

Kabar Membanggakan Tujuh Dosen UNUSIDA Raih Kelulusan Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 Kemdikti Saintek

Sidoarjo, 17 September 2025 – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak tujuh dosen dari berbagai program studi berhasil lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang 1 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bidang Sains dan Teknologi (Kemdikti Saintek).

Ketujuh dosen yang lolos adalah: Erlyna Tri Rohmiatun, S.E., M.A. (Prodi Akuntansi), Machfudzil Asror, S.Pd.I, M.Pd. (Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Neny Kurniati, S.Kom., M.T. (Prodi Informatika), Syahri Mu’min, S.Kom., M.T. (Prodi Sistem Informasi), Dr. Novaria L. Jannah, S.Pd., M.Pd. (Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Putra Uji Deva Satrio, S.Sn., M.Sn. (Prodi Desain Komunikasi Visual), dan Taqwanur, M.MT. (Prodi Teknik Industri).

Sertifikasi dosen merupakan bentuk pengakuan profesional bagi tenaga pendidik di perguruan tinggi. Melalui proses seleksi yang ketat, dosen yang lulus dinyatakan layak sebagai tenaga pendidik profesional dan berhak memperoleh tunjangan profesi dari pemerintah. Sertifikasi ini tidak hanya mengukur kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga menjadi tolok ukur kualitas seorang dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Hasil kelulusan Serdos Gelombang 1 Tahun 2025 diumumkan secara resmi oleh Kemdikti Saintek pada awal September 2025. Kabar gembira ini menjadi bukti nyata bahwa UNUSIDA semakin berkomitmen meningkatkan kualitas dosen dan mutu pendidikan. Keberhasilan tujuh dosen UNUSIDA bukan hanya pencapaian individu, tetapi juga indikator meningkatnya kualitas tenaga pendidik di kampus. Dengan bertambahnya jumlah dosen tersertifikasi, UNUSIDA semakin siap bersaing dengan perguruan tinggi lain, baik di tingkat regional maupun nasional.

Kepala Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Lolosnya tujuh dosen UNUSIDA dalam sertifikasi dosen gelombang pertama tahun 2025 menunjukkan bahwa kualitas tenaga pendidik kita semakin diakui. Ini juga menjadi bukti bahwa UNUSIDA memiliki sumber daya manusia yang berkompeten, profesional, dan siap mendukung visi kampus untuk menjadi universitas unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses sertifikasi dosen bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan persiapan, kelengkapan administrasi, serta bukti kinerja dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, kelulusan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi para dosen yang patut diapresiasi bersama. “Serdos ini diharapkan dapat semakin memotivasi para dosen untuk meningkatkan kualitas diri, memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta membawa kemajuan bagi UNUSIDA tercinta,” tegas Jeziano.

Keberhasilan tujuh dosen UNUSIDA juga memberikan dampak positif yang luas. Dari sisi institusi, kelulusan ini meningkatkan reputasi kampus karena semakin banyak dosen UNUSIDA yang diakui profesionalitasnya. Dari sisi pembelajaran, mahasiswa akan merasakan proses belajar mengajar yang lebih berkualitas karena dosen tersertifikasi memiliki kompetensi yang teruji dalam hal pedagogik dan profesionalisme. Dari sisi kelembagaan, sertifikasi dosen turut memperkuat akreditasi program studi maupun institusi, mengingat Serdos menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi BAN-PT maupun lembaga penjaminan mutu lainnya.

Tidak kalah penting, capaian ini juga menjadi motivasi bagi dosen lain di UNUSIDA untuk terus meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan diri mengikuti sertifikasi pada gelombang berikutnya. Selain itu, dosen yang tersertifikasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penelitian, pengabdian, serta inovasi yang bermanfaat luas.

Ke depan, UNUSIDA optimis dapat melahirkan lebih banyak dosen profesional yang mampu memberikan kontribusi tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Jeziano menutup keterangannya dengan penuh harapan. “Kami akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan agar semakin banyak dosen UNUSIDA yang berhasil lolos sertifikasi. Dengan begitu, mutu pendidikan di UNUSIDA akan semakin meningkat dan memberi dampak nyata bagi pembangunan bangsa,” jelasnya.

Keberhasilan tujuh dosen UNUSIDA dalam lulus Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 Kemdikti Saintek menjadi bukti komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Capaian ini tidak hanya membanggakan civitas akademika UNUSIDA, tetapi juga menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan bertambahnya jumlah dosen tersertifikasi, UNUSIDA semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang mampu mencetak lulusan unggul, berkarakter, dan adaptif di era global, serta terus bergerak maju membawa kejayaan bagi UNUSIDA tercinta.(AS)

Ayo jadi bagian dari Tim Task Force PMB UNUSIDA! 4

Ayo jadi bagian dari Tim Task Force PMB UNUSIDA!

Hai Sobat NUsantara 👋
Ayo jadi bagian dari Tim Task Force PMB UNUSIDA! ✨

Selain jadi mahasiswa berprestasi, kamu juga bisa berkesempatan jadi tim yang mendukung proses penerimaan mahasiswa baru. Dapatkan banyak manfaat dan pengalaman berharga dengan mendaftar sebagai Tim Task Force PMB UNUSIDA!

📌Syarat dan Ketentuan:
– Mahasiswa aktif UNUSIDA angkatan tahun 2023-2025.
– Memiliki akun media sosial yang aktif.
– Mampu berkomunikasi dengan baik.
– Dapat bekerja sama baik secara tim maupun individu.
– Memiliki kepribadian yang percaya diri, aktif, kreatif, dan inovatif.
– Bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai Tim Task Force PMB.
– Berkomitmen untuk menyelesaikan kegiatan sebagai Tim Task Force PMB selama periode 2024-2025.

📌Benefit yang Didapat:
– Memperluas relasi dan jaringan.
– Meningkatkan soft skill, terutama dalam komunikasi dan kerja tim.
– Mendapatkan pengalaman berharga.
– Memperoleh E-Sertifikat dan Sipoma

Yuk, daftar sekarang di link yang tertera di bio atau langsung klik disini

Jangan sampai ketinggalan, pendaftaran dibuka dari 19-24 September 2025!
Ajak teman-teman kamu yang lain untuk bergabung juga, ya!

 

LSDM UNUSIDA dan Bagian Kepegawaian UNWAHA Gelar Pendampingan Pengurusan Jabatan Fungsional Dosen (Foto: Humas UNUSIDA)

LSDM UNUSIDA dan Bagian Kepegawaian UNWAHA Gelar Pendampingan Pengurusan Jabatan Fungsional Dosen

SIDOARJO – Sebagai langkah konkret dalam merealisasikan Memorandum of Agreement (MoA) antara Lembaga Sumber Daya Manusia (LSDM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) dan Bagian Kepegawaian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), kedua institusi melaksanakan kegiatan pendampingan pengurusan Jabatan Fungsional Dosen (JFD), Selasa (16/09/2025).

Ketua LSDM UNUSIDA, Jeziano Rizkita Boyas, S.E., M.M., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis dan konsultasi langsung terkait proses administrasi, penyusunan dokumen, serta strategi pengajuan jabatan fungsional, mulai dari Asisten Ahli hingga Lektor dan seterusnya.

Jezi menyebutkan bahwa kerja sama antara LSDM UNUSIDA dan Bagian Kepegawaian UNWAHA merupakan bagian dari komitmen bersama dalam peningkatan kualitas SDM dosen, khususnya dalam mendukung kelancaran dan percepatan proses pengajuan jabatan akademik yang sesuai dengan ketentuan Kemendikbudristek.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi MoA yang telah disepakati. Kami ingin memastikan bahwa dosen-dosen di lingkungan kedua kampus dapat memahami alur dan menyusun dokumen jabfung secara benar dan sistematis,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para dosen diberikan pendampingan intensif terkait tata cara pengajuan Jabatan Fungsional Dosen, Penyusunan Angka Kredit (PAK), pemanfaatan dokumen pendukung seperti karya ilmiah, laporan pengabdian, dan sertifikat penunjang, pendampingan sistem informasi jabfung (SISTER dan lainnya), serta tips dan strategi percepatan kenaikan jabatan

Sementara itu, Kepala Kepegawaian UNWAHA, M. Aliyul Wafa, M.Pd., berharap bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan ini saja, namun berlanjut pada program-program peningkatan kompetensi dosen lainnya seperti pelatihan penulisan artikel ilmiah, pengelolaan BKD, hingga pembekalan sertifikasi dosen Oleh karena itu pihaknya turut menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam pengurusan jabfung, serta berbagi praktik baik dari kampusnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang terdiri dari para dosen dari berbagai program studi. Hal ini menjadi sebuah komitmen bersama dalam mendorong kenaikan jabatan akademik.

Melalui kerja sama yang saling menguatkan ini, diharapkan kedua institusi dapat menjadi model sinergi antar Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dalam membangun kualitas akademik dan profesionalisme tenaga pendidik.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Pendampingan seperti ini sangat membantu, terutama untuk memahami dokumen apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana menyusunnya secara tepat,” pungkasnya. (MY)

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2025, Bekali Mahasiswa Baru Tentang Akademik dan Pengembangan Diri di Dunia Teknologi 5

PAFILIUN FILKOM UNUSIDA 2025, Bekali Mahasiswa Baru Tentang Akademik dan Pengembangan Diri di Dunia Teknologi

Sidoarjo – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan Pengenalan Aktivitas Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA (PAFILIUN) 2025 yang dilaksanakan di Kampus 2 UNUSIDA, Rabu-Kamis (17-18/9/2025). Dengan mengangkat tema ‘DIGITOPIA: Membangun Dunia Digital Berbasis Teknologi dan Kreativitas’, acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik dan pengembangan diri di dunia teknologi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNUSIDA, H. Ali Masykuri, M.Pd.I.,memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih Fakultas Ilmu Komputer sebagai tempat menimba ilmu. “Saya sangat mengapresiasi keputusan kalian memilih FILKOM. Di era globalisasi yang sangat maju saat ini, mahasiswa harus proaktif mencari tahu banyak hal tentang kuliah, tidak hanya menerima tapi juga aktif memberi masukan yang membangun,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap kritis yang positif serta penggunaan akal pikiran yang disertai dengan etika dan akhlak sebagai mahasiswa UNUSIDA. “Gunakan etika dan akhlak yang baik. Jadilah mahasiswa yang tidak mudah terpancing, tapi berpikir jernih dan bertanggung jawab,” tegasnya. Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, Dr. Arda Surya Editya, S.Pd., M.T., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa perkuliahan bukan hanya soal teknologi dan akademik, tetapi juga bagian dari proses membangun diri menjadi manusia yang beriman dan berilmu.

Ia mengutip surah Al-Hujurat sebagai pengingat bahwa orang-orang beriman yang menuntut ilmu akan diberikan derajat yang tinggi oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jadikan kampus ini sebagai tempat membangun masa depan berbasis iman dan ilmu “Di sinilah tempat kalian menimba ilmu, mengenal bapak ibu dosen, kakak-kakak kelas, serta menjelajahi ruang-ruang kuliah dan laboratorium. Jadikan pengalaman ini sebagai pijakan awal untuk perjalanan akademik kalian di dunia digital yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM FILKOM, Fitto Ardiansyah, menuturkan bahwa UNUSIDA sudah menjadi seperti rumah kita, tempat bertumbuh bersama. Menurutnya, PAFILIUN bukan sekadar acara perkenalan kampus, tapi juga bentuk penyambutan yang mengajak mahasiswa baru untuk merasa memiliki tempat dan peran di lingkungan kampus. “Selamat datang dan selamat bergabung di fakultas tercinta kita ini. Hari ini kalian resmi menjadi bagian dari rumah kita bersama,” ucapnya.

Lebih dari itu, PAFILIUN 2025 menjadi bukti bahwa Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA tidak hanya fokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan. “Di Fakultas Ilmu Komputer, kita tidak hanya belajar koding, jaringan, atau data. Kita belajar berpikir kritis, bekerja sama, dan jadi problem solver,” lanjutnya. Ia juga berpesan agar mahasiswa baru menikmati setiap proses, aktif berorganisasi, menjaga kesehatan mental dan fisik, serta membangun kolaborasi. “Mari kita jadikan PAFILIUN ini langkah awal untuk menciptakan suasana fakultas yang seru, kreatif, dan penuh inovasi. Ingat, masa depan teknologi dimulai dari kalian,” pungkasnya. (MY)

LPPM UNUSIDA Coaching Clinic Penyusunan Roadmap Riset Program Studi dan Fakultas (Foto: Humas UNUSIDA)

LPPM UNUSIDA Gelar Coaching Clinic Penyusunan Roadmap Riset Program Studi dan Fakultas

SIDOARJO — Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Roadmap Riset Program Studi dan Fakultas. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dari berbagai program studi dan fakultas di lingkungan UNUSIDA. Kegiatan ini dilaksanakan di Hall Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Kamis (12/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, setiap dosen diberikan kesempatan untuk menyusun roadmap penelitian yang lebih efisien dan efektif. Penyusunan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam merumuskan pedoman riset di tingkat program studi maupun fakultas, sehingga arah penelitian menjadi lebih terukur, fokus, dan relevan dengan kebutuhan bangsa.

Wakil Rektor 1 UNUSIDA, Dr. Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd.I, menegaskan bahwa peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian merupakan prioritas universitas. Sebab, menjadi penunjang akreditasi di setiap lingkup Program Studi dan Fakultas masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, UNUSIDA berkomitmen untuk terus melahirkan penelitian yang bermutu tinggi, yang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan daya saing bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap program studi dan fakultas di UNUSIDA memiliki roadmap penelitian yang berbeda sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Menurutnya, penyusunan roadmap penelitian tidak hanya sekadar memetakan arah riset, tetapi juga harus memperhatikan luaran penelitian yang relevan dengan kebutuhan ilmu pengetahuan dan kearifan lokal daerah. Dengan demikian, hasil riset yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik bagi masyarakat sekitar maupun bagi peningkatan daya saing bangsa.

Ia juga menekankan pentingnya kerapian dalam pengarsipan data penelitian. “Setiap hasil penelitian harus terdokumentasi dengan baik. Arsip penelitian yang rapi akan memudahkan proses evaluasi, pemetaan capaian, dan pengembangan riset di masa mendatang,” pesannya.

Dengan adanya coaching clinic ini, Ketua LPPM UNUSIDA, Elsa Rosyidah, S.TP., M.I.L berharap seluruh dosen dapat memperkuat tradisi riset yang inovatif, berdaya guna, serta mendukung visi universitas sebagai kampus unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya terharu dengan antusiasme bapak-ibu dosen yang menunjukkan progress dalam menyusun sebuah roadmap penelitian seperti ini. Saya harap, setiap program studi dan fakultas memiliki panduan yang sistematis sebagai acuan agar lebih terarah dalam merancang penelitian,” ungkapnya. (MY)

Wisudawan Terbaik UNUSIDA, Dewi Sri Rahayu saat menyampaikan Pesan Wisudawan saat Wisuda KeIX (Foto: Humas UNUSIDA)

Simak Pesan Wisudawan Terbaik UNUSIDA 2025: Gelar Sarjana adalah Bukti Perjuangan

SURABAYA – Momentum Wisuda IX Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menjadi momen yang penuh makna bagi seluruh wisudawan, khususnya bagi Dewi Sri Rahayu, S. Ak, wisudawan terbaik dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi angkatan 2021 dengan IPK 3,94. Wisuda tersebut dilaksanakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (6/9/2025).

Dewi sapaan akrabnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan untuk berdiri mewakili rekan-rekan wisudawan dalam memberikan sambutan. Dalam pidatonya, Dewi mengajak wisudawan untuk sejenak menoleh ke belakang, mengingat perjalanan panjang yang telah dilalui sejak awal perkuliahan.

“Rasanya baru kemarin kita mengikuti PKKMB, masih canggung, masih mencari teman karena semester awal kita masih melakukan kuliah daring akibat pandemi. Tapi dari situlah perjalanan kita dimulai,” ujarnya.

Ia mengenang suka duka masa kuliah, mulai dari menumpuknya tugas, menghadapi dosen yang tegas namun penuh perhatian, begadang demi menyelesaikan makalah, hingga melewati fase penting seperti LKMM-TD, PKL, KKN, hingga menyusun skripsi. Semua momen tersebut, menurutnya, kini berbuah manis dengan toga dan gelar sarjana yang disandang.

Dewi juga menegaskan bahwa perjalanan setiap wisudawan tidaklah mudah. Ada yang berjuang mempertahankan beasiswa, ada yang membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan, bahkan ada yang tetap berjuang sambil memikul tanggung jawab keluarga.

“Semua punya cerita, tapi satu pesan yang sama: dengan usaha, tidak ada yang mustahil. Seperti pesan Presiden ke-3 RI, Prof. B.J. Habibie: Keberhasilan bukan milik orang yang pintar, melainkan milik mereka yang senantiasa berusaha,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dewi menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, mulai dari orang tua, dosen, tenaga kependidikan, sahabat, hingga almamater tercinta, UNUSIDA. Ia juga menekankan kebanggaannya atas prestasi UNUSIDA yang meski masih berusia muda, sudah mencatatkan berbagai pencapaian gemilang, seperti penghargaan Anugerah Pendidikan Nahdlatul Ulama 2025, peringkat Klaster Utama Perguruan Tinggi Nasional 2024, hingga Gold Winner Anugerah Diktiristek 2023 dalam bidang pengabdian masyarakat.

Lebih lanjut, Dewi juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu memilih UNUSIDA sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. Sebab UNUSIDA telah membuktikan bahwa mahasiswa dan alumninya memiliki daya saing, kreativitas, dan kemampuan untuk berdiri sejajar dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

“Di sini, Anda tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik yang mumpuni, tetapi juga tumbuh dalam suasana kampus yang mendidik karakter, memperkuat akhlak, serta mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dewi menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru. Ia berharap UNUSIDA semakin maju, semakin dikenal, tidak hanya di Sidoarjo tetapi juga di kancah nasional maupun internasional, serta terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

“Apapun jalan yang kita tempuh setelah ini bekerja, melanjutkan studi, berwirausaha, maupun membangun keluarga yang terpenting adalah tetap berusaha, terus belajar, dan menjaga nama baik almamater. Semoga ilmu yang kita peroleh menjadi amal jariyah bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pungkasnya. (MY)

Prof. Muhammad Nuh Saat menyampaikan materi dalam PKKMB Ke-X UNUSIDA (Foto: Humas UNUSIDA)

Prof. Nuh Ajak Mahasiswa Baru UNUSIDA Pegang Teguh Nilai Kesetiaan dan Birrul Walidain

SIDOARJO – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) mendapat kehormatan dengan hadirnya Prof. Dr. Ir. Mohammad NUH, DEA, Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2009–2014), dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Ke-X yang diikuti oleh ratusan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 yang dipusatkan di Kampus 2 UNUSIDA, Lingkar Timur, Sidoarjo, Selasa-Kamis (9-11/9/2025).

Dalam sesi pemaparan yang penuh inspirasi dan nilai-nilai kehidupan, Prof. Nuh menyampaikan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kepandaian, tetapi oleh nilai-nilai luhur yang tertanam kuat dalam pribadi setiap individu.

“Nilai pertama yang ingin saya bagi kepada adik-adik semua adalah kesetiaan,” ujar Prof. Nuh membuka pemaparannya.

Ia menekankan pentingnya setia kepada kebenaran, agama, bangsa dan negara, hingga lembaga tempat belajar, termasuk Unusida sendiri. Menurutnya, banyak kerusakan dalam organisasi, rumah tangga, perusahaan, bahkan negara, yang diawali oleh hilangnya kesetiaan.

“Kalau mau sukses, pegang teguh nilai kesetiaan. Orang yang tidak setia akan merusak dari dalam,” tegasnya.

Mengutip kisah pribadinya, Prof. Nuh menceritakan pertemuannya yang mengesankan dengan KH. Hamid Pasuruan di masa mudanya. Saat itu, beliau mendapat doa singkat namun sangat bermakna: ‘Birrul walidain… birrul walidain…’ yang berarti berbakti kepada orang tua. Hal tersebut yang menjadi rahasia sukses yang tidak terlihat.

“Saya percaya, doa itu menjadi titik balik yang menancap dalam kehidupan saya. Sukses itu bukan hanya soal ikhtiar lahiriah, tapi juga berkah batin. Jangan pernah menyakiti hati orang tua, meski ada perbedaan pendapat,” katanya.

Nilai ketiga yang dibagikan adalah bersedekah setiap hari, berapapun nilainya. “Kalau tidak punya uang, bersedekahlah dengan tenaga, senyum, atau ilmu. Hidup itu tentang memberi sebelum berharap menerima,” kata Prof. Nuh.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak sholawat, karena Allah sendiri dan para malaikat-Nya bersholawat kepada Nabi. Sebab sedekah harian dan sholawat menjadi penyempurnakan usaha. “Kalau salat, puasa, zakat Allah tidak ikut melakukannya. Tapi untuk sholawat, Allah sendiri melakukannya. Maka perbanyaklah,” pesannya.

Prof. Nuh juga berpesan agar mahasiswa baru tidak pernah bermimpi sukses tanpa kerja keras. “Tidak ada ceritanya orang malas bisa sukses. Yang ada hanya orang yang kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” ujarnya.

Ia menceritakan perjalanan hidupnya, dari SD Al-Islah, SMP Wachid Hasyim, SMA Negeri 9 Surabaya, hingga menjadi mahasiswa Teknik Elektro di Institut Teknologi Surabaya (ITS), lalu melanjutkan studi S2 dan S3 di Prancis pada usia muda, dan kembali untuk membangun pendidikan di tanah air hingga menjadi Rektor ITS dan Menteri.

“Saya bisa sampai ke titik ini bukan karena pintar, tapi karena pertolongan Allah, karena doa orang tua, dan karena saya tidak menyentuh apa yang bukan hak saya,” ungkapnya.

Di akhir sesi, Prof. Nuh mengingatkan bahwa Unusida didirikan bukan sekadar universitas biasa, melainkan sebagai kawah candradimuka para pejuang peradaban NU. Baginya UNUSIDA merupakan kampus para pejuang peradaban.

“Saat saya di kementerian, saya melihat NU disanjung-sanjung hanya di pesantren. Tapi di bidang lain pendidikan tinggi, kesehatan, ekonomi kita ditinggal. Maka kami dirikan 23 universitas NU, salah satunya Unusida. Agar NU tidak dijebak hanya di satu titik,” tegasnya.

Ia berharap mahasiswa Unusida menjadi pribadi yang militan, jujur, pekerja keras, setia pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah, serta siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Jadilah mahasiswa yang berintegritas, punya nilai, dan siap berkontribusi untuk agama, bangsa, dan NU. Pegang teguh kesetiaan, berbaktilah kepada orang tua, bersedekahlah setiap hari, perbanyak sholawat, dan kerja keraslah tanpa henti. InsyaAllah kalian akan jadi orang besar,” tuturnya. (MY)